cover
Contact Name
Daru Estiningsih
Contact Email
daru_estiningsih@almaata.ac.id
Phone
+6281328739496
Journal Mail Official
bangundesa@almaata.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Alma Ata Jl. Brawijaya 99, Yogyakarta 55183 Telp : (0274) 434 2288,(0274) 434 2270 Email: pengabmas@almaata.ac.id
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bangun Desa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29884225     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/jbd
Bagun Desa adalah Jurnal yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Alma Ata. Bangun Desa merupakan jurnal pengabdian yang mencakup kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan kesehatan, ekonomi, pendidikan, agama, informasi dan teknologi serta sosial humaniora dipertimbangkan dan disetujui oleh Tim Editorial. Bangun Desa terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
Pendampingan Baca Tulis Al-Qur’an Di TPQ Masjid Sholikhin RT 04 Butuh Lor Kelurahan Triwidadi Ummah, Maulida Latifatul; Gutama, Deden Hardan; Rusiyono, Ruwet; Pranita, Arse Yoza; Putri, Estina Dea; Muas, Farid Rahman; Syaroh, Fitria May; Fisdiyah, Imawati; Anifa, Imroatul; Nadliroh, Lubabun; Hak, M. Aji Asnal; Nashrudin, Nashrudin; Muttaqin, Rafie Zaenul; Andini, Rizky; Agustina, Siti Nur; Oktaviana, Vinda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(1).28-32

Abstract

Determining the object of the problem posed is the background of the problems that arise in the need for maximizing the Al-Quran Education Park (TPQ) as a center for religious character education. The solution proposed by the Thematic Community Service Group II team at Alma Ata University was to integrate learning to read the Koran and the addition of religious knowledge with religious character values for students. The method used by the Thematic KKN team is method PAR (Participatory Active Research). The contribution proposed by the Thematic KKN team is so that TPQ can maximize the role of TPQ in religious character education. For students, can get additional knowledge. for the community, they can support efforts to inculcate religious character education. In conclusion, the existence of TPQ is still essential in society as a place of education for children.Keywords: Caracter Education , Al-Qur'an Education Park (TPQ), Students, Butuh Lor
Gyoza Ikan Bandeng Sebagai Inovasi Pangan Lokal Desa Juwiring Untuk Penurunan Angka Stunting Pamungkas, Srilya Putri; Safitri, Aisyah Nur; Alfaid, Ahmad; Harvianty, Widya; Khoiriyah, Fariqotul; Lestari, Prasetya
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).104-110

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kembang balita yang ditandai dengan tubuh lebih pendek dari anak seusianya sehingga berpengaruh pada kecerdasan otak. Prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia sebanyak 21,6% pada tahun 2022 dan telah ditetapkan target prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024, sehingga diperlukan upaya penanggulangan balita stunting dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan pencegahan stunting serta melakukan pelatihan pengolahan produk pangan sehat berbasis potensi pangan lokal. Pelaksanaan program ini didasarkan pada hasil kegiatan familiarisasi dan assessment yang dilakukan dengan menggunakan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) bersama masyarakat setempat. Peningkatan pemahaman dapat dilihat dari antusias masyarakat desa yang berperan aktif dan antusias dalam proses diskusi, serta dilihat dari masyarakat yang berhasil mempraktikkan pelatihan sesuai dengan materi yang telah disampaikan.
Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pentingnya ASI Ekslusif dan Demonstrasi PMT Pada Ibu Hamil dan Menyusui di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah Rabinu, Sapia; Sumarni, Sumarni; Asttuti, Desi Fitri; Amiruddin, Fatach; Ana, Melly; Senorita, Putri; Peuhulu, Rosmawati; Amaliah, Mutiara; Hidayah, Siti Nurul; sa’adah, Nur Salamatus; Darmawan, Yogi Dwiki; Yulanda, Yulanda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).8-16

Abstract

Stunting dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Salah satu solusi untuk permasalahan stunting di Indonesia adalah pemberian ASI eksklusif. Kandungan dalam ASI dapat berperan sebagai zat pembangun, zat pengatur, dan zat tenaga. Pentingnya edukasi mengenai ASI eksklusif menjadi salah satu cara pencegahan stunting pada anak. Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang paling besar prevalensi pendek (stunting) diatas angka nasional dengan prevalensi stunting pada tahun 2020 sebesar 13,8%. Pelaksanaan edukasi ASI eksklusif pada ibu hamil di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi kepada 10 orang ibu hamil dan menyusui. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya stunting dan manfaat ASI Eksklusif yang kaya gizi dan murah dalam pencegahan stunting. Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi manfaat pemberian ASI Eksklusif dan zat gizi yang terkandung dalam ASI dilanjutkan demonstrasi masak PMT untuk Ibu-Ibu di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah. Hasil dari pengabdian ini Ibu-ibu dapat mengetahui pentingnya pemberian ASI Eksklusif untuk mengurangi angka kejadian stunting. Diharapkan setelah dilakukan edukasi masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi dan wanita usia subur, pasangan suami istri dapat menerapkan pemberian ASI Eksklusif guna menekan angka kejadian stunting.Kata Kunci : Edukasi, Stunting, Asi Ekslusif, Ibu Hamil Dan Menyusui
Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Aromaterapi di Dusun Karangber Kabupaten Bantul Bulianto, Gerry Dwi; Putri, Febrianty Ratashya; Kusumah, Dyah Aryanti; Rustandi, Henri; Niswannabila, Himmah; Elfaradita, Lovysna Aulia; Sarfana, Sarfana; Sholikhah, Hidayatus; Nurindah, Santi; Aliza, Fidya Nur; Estiningsih, Daru
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).22-28

Abstract

Aromaterapi adalah terapi yang didasarkan pada penggunaan sistematis minyak nabati esensial (terkonsentrasi) yang disuling. Senyawa aromatik dari bunga, akar, herba, buah-buahan, damar, kulit kayu, dan tumbuhan lain yang merawat dan meningkatkan kesehatan fisik, fisiologis, dan mental. Desa Guwosari merupakan salah satu desa di Kecamatan Pajangan yang memiliki luas wilayah 830,00 Ha dengan jumlah penduduk sebesar 12.745 jiwa. Desa Guwosari secara administratif pemerintahan terbagi dalam 15 (lima belas) Pedukuhan dan 77 RT. Dukuh Karangber tergolong merupakan dukuh yang mayoritasnya banyak membudidayakan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) seperti, jahe, sereh, dan jeruk nipis. Berdasarkan uraian di atas maka kami mahasiswa KKN berinisiatif untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan judul “Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Aromaterapi”. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah sosialisasi tentang pemanfaatan minyak atsiri yang diolah dari daun jeruk nipis sebagai bahan baku utama dalam pembuatan lilin aromaterapi, serta menjelaskan mengenai cara pembuatan lilin aromaterapi. Para ibu-ibu PKK sangat antusias dengan program kerja yang kami adakan, terbukti dengan semangat para ibu-ibu PKK yang banyak melontarkan berbagai pertanyaan pada sesi tanya jawab tentang materi pengabdian ini. Sosialisasi aromaterapi kepada ibu-ibu PKK Dusun Karangber berhasil memotivasi para ibu- ibu untuk membuat lilin aromaterapi sendiri dirumah.
Teknologi Pengeringan Dengan Mikrokontroler dan Pemasaran Online Produk Makanan Ringan UKM di Desa Mertasari Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Propinsi Jawa Tengah -, Purwanto; Ulkhaq, M. Zia; Hartono, Hartono
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).60-68

Abstract

Desa Mertasari Kecamatan Purwonegoro, merupakan salah satu sentra penghasil makanan ringan di Kabupaten Banjarnegera.  UKM menghasilkan produk makanan ringan  sale pisang.  Menurut data 2020, jumlah UKM Makanan ringan mencapai 23 keluarga (KK) yang tergabung menjadi 6 kelompok UKM, yang terbesar adalah UKM brayan maju. UKM Brayan Maju proses pembuatan makanan belum menggunakan teknologi, tahapan pembuatan tidak mengacu proses yang standar industri. Semua produk belum mempunyai ijin PIRT, sehingga pemasaran bersifat lokal. Untuk meningkatkan kapasitas UKM, tahapan pembuatan dan manajemen UKM  harus sesuai dengan jaminan mutu dan keamanan pangan sesuai dengan ISO-9000 dan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Pengeringan bahan makanan dilakukan diatap rumah dan dihalaman dengan mengandalkan sinar matahari, sehingga menghambat proses produksi, tidak higines dan mutu makanan masih rendah. Pemasaran masih bersifat lokal dengan kapasitas terbatas,  maka kebutuhan UKM skala prioritas adalah teknologi pengeringan otomatis, belum adanya ijin edar produk skala rumah tangga (PIRT). Luaran PKM adalah berupa Mesin Pengering dengan pemanas gas ganda berpengatur putaran dan waktu otomatis, kapasitas 30-50 kg dengan 20 rak. Pengaturan kerja pengering dilakukan dengan penentuan suhu maksimal 90oC, waktu yang dapat diatur dengan timer. Penggunaan Web E-Commerce dalam penjualan produk memudahkan dan memiliki jangkauan yang lebih luas. Pemasaran produk akan dibantu ijin PIRT dan  melatih kelompok untuk mampu melakukan transaksi penjualan online. Kata kunci: Makanan Ringan, Pengering otomatis, E-Commerce
Optimalisasi Pemanfaatan Ikan Patin Melalui Modifikasi Makanan Berbahan Dasar Ikan " Fish Finger " Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Karangayu Ramadhani, Ulin Nuha; Pramasti, Anisa Eka; Tritami, An’nisa Dian; Prafidani, Fadhila Rahmi; Munawaroh, Milatul; Mubarok, Muhammad Rifki; Astina, Mutiara Andin; Allia, Nik Nor; Renyaan, Ninsya; Ikhsannudin, Nur Ahmad; Aisya, Siti; Susanto, Susanto; Abdullah, Ahmad Anis
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).83-88

Abstract

Stunting merupakan penggambaran dari status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Kejadian stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti karakteristik keluarga dan balita serta asupan zat gizi yang kurang disertai dengan terjadinya penyakit infeksi pada anak. Adapun data di Puskesmas desa karangayu yaitu terdapat 22 balita (% stunting: 9,3%) -> pd bulan februari, Jumlah balita ada 254, Jumlah balita yang diukur ada 236 ( Nb : sampai bulan februari karena data nya valid ). Metode yang kami berikan terhadap masyarakat yaitu melalui sosialisasi di balai desa dengan menggunakan materi dan contoh makanan yang sudah kami siapkan dari bahan ikan patin " Fish Finger ". Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat desa karangayu supaya berhati-hati dalam memilih bahan makanan untuk disajikan terhadap buah hati, supaya terhindar dari kekurangan gizi. Kata kunci: Stunting, ikan patin, modifikasi
Sosialisasi Nilai Kesalehan Sosial dalam Fenomena Mudik bagi Masyarakat di Desa Maguwo Banguntapan Yogyakarta Musyrifah, Farida; Fathurrohman, Rizal; Khanifuddin, Khanifuddin
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).45-51

Abstract

This research aims to analyze and describe the value of social piety in the homecoming phenomenon for the Maguwo Banguntapan Yogyakarta Community. With this type of field research and phenomenological approach, data collection was carried out through in-depth interviews and observations of several selected communities. Interviews and observations were conducted before and after returning home. The research results show that the homecoming phenomenon is based on the existence of a warm connection. The warm relationship between family members strengthens the spirit of meeting after one year of being overseas/outside the region for several reasons such as continuing studies, working and so on. The tradition of going home on Eid al-Fitr is characterized by several activities that are almost the same in all regions, such as: takbiran for Eid al-Fitr prayers, social gatherings and tours, grave visits, giving gifts and halal bihalal. The value of strengthening social piety from this homecoming phenomenon is in the form of increasing a person's religiosity, hard work, responsibility and social concern. In this way, the phenomenon of going home will always be of interest to the public, even though technology is already sophisticated (facilities of friendly communication) but it cannot yet replace the meaning of going home
Peningkatan Kesehatan Keluarga dan Optimalisasi Potensi Daerah Melalui Literasi Digital Oleh Kelompok 1 KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta di Padukuhan Gampeng Haq, Muhammad Dhiya'ul; Purnomo, Sopyan Joko; Rosyada, Nadhifa; Faisaroh, Dewi Nistinali; Khasanah, Nabila Nur; Oktafiani, Defisa Nur; Mursyid, M. Riefky Azizandi; Fathin, Nabila Salwa; Maharani, Dinda Ayu; Anggraeni, Latif Fatul; Fauzi, Rizal
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).35-44

Abstract

ABSTRAKKuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Alma Ata di Dusun Gampeng Desa Triwidadi Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul, merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 Februari hingga 28 Maret 2024. Tujuan utama kegiatan KKN-T adalah memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada mahasiswa untuk dapat menggali potensi-potensi desa yang dimana bisa dikembangkan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan KKN-T di lokasi sudah termasuk survei lokasi dan perencanaan kegiatan tambahan selain kegiatan inti yang telah direncanakan. Kegiatan tambahan tersebut mendapat dukungan penu dari pemerintah setempat dan masyarakat desa. Ada juga penjelasan tentang kegiatan dusun seperti membantu karang taruna, sosialisasi terkait pemanfaatan limbah rumah tangga dengan penerapan biopori untuk pemanfaatan pekarangan rumah, sosialisasi tentang gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita, kegiatan posyandu, dan kegiatan di bulan Ramadhan. Selain itu, ada kegiatan lain yang melibatkan remaja serta anak-anak sekolah, seperti pengajaran mengaji di masjid, senam sehat di lingkungan masyarakat, dan kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan KKN-T Universitas Alma Ata bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat desa, terutama dalam menciptakan ketentraman dan meningkatkan Kesehatan Keluarga dan Optimalisasi Potensi Daerah melalui Literasi Digital. Dalam membangun dan mengembangkan potensi yang ada dalam masyarakat desa, Mahasiswa KKN-T Universitas Alma berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan desa dan memberikan kontribusi nyata.Kata kunci: Peranan; KKN; Pengabdian ABSTRACTThematic Real Work Lectures (KKN) at Alma Ata University in Gampeng village, Pajangan subdistrict, Bantul district, is a form of community service activity. This activity takes place from February 1 2024 to March 31 2024. The main aim of KKN-T activities is to provide experience and learning to students to explore village potentials that can be developed by the community. Methods for implementing KKN-T at locations include site surveys and planning additional activities apart from the core activities that have been planned. Additional activities receive support from local government and village communities. There are also explanations about village activities such as helping karang taruna, socialization regarding the use of household waste by applying biopori to use home gardens, socialization about balanced nutrition to prevent stunting in pregnant women and toddlers, posyandu activities, and activities in the month of Ramadhan. Apart from that, there are other activities involving teenagers and school children, such as teaching the Koran at the mosque, healthy exercise in the community, and community service to keep the environment clean. “Alma Ata University’s KKN-T activities aim to provide benefits to village communities, especially in creating peace and improving family health and optimizing regional potential through digital literacy.” Alma University KKN-T students play a role in building and developing the potential that exists in village communities through active participation in various village activities and making real contributions. Keywords: role; kkn; dedication
Pemanfaatan Tempe Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Brownies (Brotela) di Dusun Bromo, Desa Kalinegoro, Magelang Salsafia, Aisyah; Rachma, Annisa Yunia; hidayat, kukuh; Sari, Indah; Hariawan, Desi Antika; Dewi, Egy Rizqika; Septiani, Nyayu Hindun; soraya, muna; Rizqi, Wahyu; Wahyuda, Dinil Qowim; Hidayat, Muhammad; Kurniasari, Yulinda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).69-76

Abstract

Berdasarkan Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi balita stunting di Kota Magelang sebesar 13,9%. Menurut Informasi Rekap Hasil Pendampingan Keluarga 2023 di desa Kalinegoro jumlah risiko stunting baduta yaitu 2 orang dan ibu hamil yaitu 7 orang. Maka dari itu KKN UAA melakukan sebuah eksperimen pembuatan produk untuk menurunkan angka stunting di Kota Magelang dengan berinovasi brownies tempe dan labu kuning. Pengembangan produk pangan berbasis kearifan lokal dengan menggunakan bahan dari UMKM masyarakat di Desa Kalinegoro yaitu tempe sebagai bahan utama pembuatan brownies, untuk menjadi bahan dasar pengganti tepung terigu dan pemanfaatan UMKM. Menggunakan metode eksperimen dengan teknik analisis dalam pengembangan produk. Penelitian eksperimen bertujuan untuk mengetahui kualitas rasa, aroma, tekstur, lama daya tahan, biaya, serta menambah wawasan dalam mengolah dan menambah aneka olahan dari tempe dan labu kuning. Tempe mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 serta memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Labu kuning juga mengandung antioksidan sebagai penangkal radikal bebas dan penyakit kanker. KKN-T Alma Ata bekerja sama dengan pihak Puskesmas, ibu-ibu PKK, dan para kader Posyandu di setiap dusun untuk memperkenalkan olahan tempe berupa brownies. Dalam kegiatan ini masyarakat sebagai sasarannya. Dengan perwakilan kader dan PKK disetiap dusun untuk mengikuti program kegiatan pembuatan brownies tempe dan labu. Sehingga dari perwakilan kader dan PKK disetiap dusunnya diharapkan dapat memberikan informasi kepada seluruh masyarakat di semua dusun. Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan makanan sehat berupa brownies tempe dan labu ini mendapatkan respons positif dari masyarakat.Keywords : Brownies, Tempe, Labu Kuning, Stunting
Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi Masyarakat Desa Pendreh Asmawati, Asmawati; Yulanda, Yulanda; Sariantoni, Sariantoni; Jannah, Norrahmah Hidayatul; Melati, Melati; Ningsih, Mawar Yulianti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2023.2(2).54-59

Abstract

Penelitian ini membahas tentang moderasi beragama dalam kerangka toleransi di Desa Pendreh. Kajian ini menegaskan hendaknya bersikap moderat dalam kerukunan umat beragama, karena hal ini akan menciptakan keharmonisan antar agama atau kepercayaan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, lokasi penelitian dilakukan di desa dan kecamatan Pendreh. Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah.  dihuni beberapa agama yaitu hindu,islam Kristen, katolik. Toleransi beragama bukanlah tentang mengikuti keyakinan seseorang. Juga tidak bertukar keyakinan dengan kelompok agama yang berbeda. Toleransi di sini dipahami dalam pengertian mu’amalah (interaksi sosial), yaitu ada batasan-batasan umum yang boleh dilanggar atau tidak.Kata kunci: moderasi, toleransi, masyarakat