cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 146 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020)" : 146 Documents clear
Pengembangan Teknologi dalam Pendidikan Pascapandemi Covid-19 Saiful Bahri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic COVID-19 telah merubah secara keseluran dalam kehidupan manusia, khusus dalambidang pendidikan ini pemerintah harus terlibat langsung dalam menyusun alternatif pendidikan.tujuanpenulisan ini hanya sekedar menyampaikan informasi bahwa yang terjadi sekarang masyarakat masih dalamtahapan kebingungan dalam mendidik anaknya. Penulisan ini menngunakan metode deskriptive contentanalysis study, Atau analisa yang dilakukan dalam artikel secara Internasional, Nasional serta bersumberyang masih satu jenis. Pembelajaran diakibatkan pandemic ini terlah terjadi perubahan yang bertolakbelakang dengan kejadian sebelumnya. Pembelajaran onlaine menjadi salah satu alternatif bagi masyarakatmaupun peserta didik namun teknik dalam penyampaian harus ditata dengan dengan baik agar tidak terjadisalah paham antara tenaga pendidik dan peserta didik. Ketidak siapan lain, memfasilitasi didalampemahaman orang tua memberikan penyampaian pembelajaran secara Online yang sangat beda-bedasehingga perlu adanya pembaharuan pembelajaran dalam menggunakan teknologi.
Penguatan Pembelajaran Jarak Jauh Anak Usia Dini Melalui Pendekatan STEAM Dan Pemberdayaan Keluarga Virgilia Zephanya Bratanoto; Lita Latiana; Ali Formen
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan besar dalam pendidikan anak usia dini di Indonesia,dimana proses pembelajaran terpaksa dilakukan jarak jauh, baik secara daring (dalam jaringan ataumenggunakan jaringan internet ) ataupun luring ( luar jaringan, atau tanpa menggunakan jaringaninternet). Tanpa persiapan yang memadai untuk menghadapi perubahan besar ini, ada banyak kendalayang dihadapi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh, meliputi : infrastruktur dan teknologi, strategipembelajaran, kesiapan guru dan keterlibatan orang tua. Pada hakikatnya, pembelajaran jarak jauh(PJJ) merupakan praktik baru dalam proses pembelajaran anak usia dini. Secara esensi, pembelajaranjarak jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka, sehingga diperlukan pendekatan dan strategipembelajaran yang tepat dan ramah anak agar pembelajaran PJJ berjalan efektif. Selain itu, PJJ jugamembawa pergeseran peran pada proses pembelajaran, yang menempatkan orang tua kembalimenjalankan perannya sebagai “guru” di rumah, yang harus membimbing, melaksanakan danmengevaluasi proses pembelajaran pada anak mereka. Pada kenyataannya, banyak orang tua yangbelum memahami tugas perkembangan anak dan proses pembelajaran anak usia dini. Untukmenjawab kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan PJJ untuk anak usia dini, makaartikel ini berusaha menjelaskan pentingnya penguatan pembelajaran jarak jauh pada anak usia dinimelalui pendekatan STEAM, dengan meningkatkan keterlibatan orang tua dan keluarga.
Perbedaan Kualitas Kemeja Pria Menggunakan Pola Sistem Soekarno dan Sistem Winifred Aldrich Ruth Riefdayantika; Sri Endah Wahyuningsih; Musdalifah Musdalifah
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan sistem pola Soekarno dan sistem Winifred Aldrich. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui perbedaan hasil dan tingkat kenyamanan kemeja yang dibuat dengan sistem polatersebut menggunakan ukuran paspop pria S, M, dan L. Analisis data menggunakan uji Anava untukmengetahui perbedaan hasil kemeja sedangkan analisis deskriptif persentase untuk mengetahuitingkat kenyamanan kemeja. Hasil uji Anava menunjukkan Fhitung 4,89 > Ftabel 2,28 yang berarti bahwaada perbedaan hasil kemeja antara sistem Soekarno dan sistem Winifred Aldrich. Hasil analisistingkat kenyamanan kemeja yang menggunakan sistem pola Soekarno ukuran S dan M serta kemejasistem Winifred Aldrich ukuran S berada pada interval 81,28-100, termasuk dalam kriteria sangatnyaman. Kesimpulan yang diperoleh yaitu ada perbedaan kualitas kemeja pria menggunakan polasistem Soekarno dan sistem Winifred Aldrich, dan kemeja sistem Soekarno memperoleh hasil yanglebih baik dibandingkan dengan kemeja sistem Winifred Aldrich.
Implementasi Sumber Pembelajaran Berbasis Teks Multimodal Tema Hewan Endemik Hutan Manggrove Pascapandemi Covid19 : Studi Pustaka Ruhama Desy M; Sarwi Sarwi; Enni Suwarsi Rahayu; Dyah Rini Indriyanti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melihat Implementasi Sumber Pembelajaran Berbasis Teks MultimodalTema Hewan Endemik Hutan Manggrove Pascapandemi Covid 19. Pemaparan ini berdasarkanterhadap 4 (empat) hal, yaitu (1) Sumber Pembelajaran Berbasis Teks Multimodal, (2) TeachingMaterial, (3) Hewan Endemik Hutan Manggrove, (4) Pembelajaran Pascapandemi Covid-19.Permasalahan yang muncul adalah Sumber Pembelajaran berbasis Multimodal dengan kondisiPascapandemi Covid-19. Proses kegiatan belajar-mengajar ditujukan untuk terwujudnya pesertadidik yang siap untuk bersaing di era revolusi industri 4.0 yang mewajibkan peserta didik mampumembangun dan menjadikan dunia dalam aspek pendidikan maupun masyarakat lebih maju. Sertamenjadikan peserta didik lebih meghargai serta dapat melestasrikan alam sekitar. Metode yangdigunakan yaitu literatur review atau studi pustaka, dengan melakukan review dari 230 artikelIlmiah kemudian di reduksi menjadi 107 artikel selanjutkan di reduski kedua menjadi 91 artikelkemudian reduksi ketiga menjadi 65 artikel dan reduksi keempat menjadi 33 artikel jurnal Ilmiahdari berbagai penerbit yang bereputasi baik.
Model Supervisi Akademik Berbantuan Elektronik bagi Pengawas Madrasah di Provinsi Jawa Tengah Ratna Prilianti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawas madrasah mempunyai tugas pengawasan akademik kepada guru dan pengawasanmanajerial kepada madrasah. Di Jawa Tengah, terjadi ketimpangan jumlah SDM pengawas denganjumlah madrasah. Selain tantangan jumlah daerah binaan yang banyak dan tantangan era revolusiindustri 4.0, saat ini pengawas memiliki tantangan baru di situasi pandemi COVID-19 yangmegharuskan bekerja dari rumah. Pengawas sekolah dan madrasah harus menjalankan tugas, pokokdan fungsinya untuk melakukan pembinaan guru, kepala madrasah dan kelembagaannya. PandemiCovid-19 bukan hanya menjadi musibah bagi tenaga kependidikan khususnya pengawas namun jugamenjadi tantangan yang menarik. Cara yang efektif untuk saat ini yang dapat dilakukan pengawasmadrasah dalam melakukan tugas, pokok dan fungsinya dengan metoda daring atau pengawasandigital. Oleh karena itu pengawas melaksanakan tupoksinya dengan physical distancing. Supervisifaktual dan manual tidak bisa dilaksanakan di saat kondisi pandemi covid-19 seperti saat ini. Satusatunya cara untuk melakukan supervisi adalah menggunakan model supervisi berbantuan elektronik.Bagi pengawas madrasah di Jawa Tengah model supervisi berbantuan elektronik bisa dilakukandengan skype, zoom meeting, cisco webex, google meet, video conference dengan whatsapp.Pengumpulan dokumen bisa menggunakan fasilitas google form dan google doc. Selain itu bisamenggunakan model supervisi menggunakan LMS edmodo.
Penanaman Pendidikan Karakter Cinta Lingkungan Pascapandemi Covid-19 Pada Anak Sekolah Dasar Rian Jamhariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis penanaman pendidikan karakter cinta lingkungan pascapandemiCovid-19 pada anak sekolah dasar. Bentuk dari penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Denganmengguganakan pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: (1) Penanaman pendidikan karakter cinta lingkungan pascapandemi Covid-19pada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan menunjukkan bahwa seseorang tersebut peduli akanlingkungan sekitarnya yang bisa ditunjukkan dengan tindakan dan aksi untuk senantiasa berupayamencegah kerusakan pada alam sekitarnya. (2) Proses penanaman pendidikan karakter cintalingkungan pascapandemi Covid-19 pada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan metodemengajarkan dan menanamkan kebiasaan (habituation) mengenai kegiatan yang baik sehingga siswapaham, mampu merasakan, dan ingin melakukan hal-hal yang baik.
Analisis Self-Efficacy Dalam Pembelajaran Matematika Dilihat Dari Gender Hanifah Hanifah; S B Waluya; M Asikin; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self-efficacy dalam pembelajaran matematika dilihat darigendernya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitiannyaadalah mahasiswa pendidikan matematika Universitas Singaperbangsa Karawang semester empat.Teknik pengumpulan data yaitu dengan angket self-efficacy dan wawancara. Berdasarkan hasilanalisis data angket self-efficacy dan wawancara, diperoleh hasil bahwa self-efficacy mahasiswalaki-laki lebih baik daripada mahasiswa perempuan dilihat dari persentasenya. Mahasiswa laki-lakilebih unggul dalam: kemampuan matematikanya, kemampuan mengolah pengalaman padapembelajaran matematika, menjadikan role model sebagai motivator, menganalisis pendapat dariorang lain dan mampu mengontrol situasi emosinya.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Berbantuan Pertanyaan Metakognitif Melalui Web-Based Mathematics Learning Nella Haiprilisya; Sukestiyarno Sukestiyarno; Nur Cahyono A
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dapat dlikatakan sebagai suatu keterampilan yang digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah matematika secara prosedural secara cermat dan tepat dari prosespembelajaran. Dalam proses pembelajaran tidak terlepas dari perkembangan teknologi yangmenuntut para pendidik untuk terus berinovasi menciptakan terobosan baru dalam dunia pendidikan.Perkembangan era globalisasi seperti saat ini, matematika menjadi salah satu ilmu dasar yangmengalami perkembangan yang begitu pesat. Perkembangan tersebut menuntut untukdiperhatikannya pula berbagai perkembangan yang ada, baik pada masa lalu, sekarang ataupunkemungkinan-kemungkinan pada masa yang akan datang. Web-based mathematics learningmerupakan salah satu bentuk inovasi dalam pembelajaran guna tercapainya tujuan dalam sebuahpembelajaran. Tujuan pembelajaran matematika (Depdiknas, 2006) yaitu antara lain untukmemahami konsep matematika dan hubungannya serta menerapkannya dalam pemecahan masalahsecara tepat dan teliti. Masalah yang dibantu dengan pertanyaan metakognitif diharapkan mampumenjadi bahan acuan dalam evaluasi, hal ini dikarenakan pertanyaan metakognitif mencakup seluruhaspek pertanyaan pemecahan masalah peserta didik baik itu pengetahuan, strategi dan juga koneksi,guna mengetahui lebih jauh tentang perolehan hasil kemampuan pemecahan masalah denganberbantuan pertanyaan metakohnitif melalui web-based mathematics learning.
Stimulasi Keterampilan HOTs dalam PAUD Melalui Pembelajaran STEAM Ikaningtyas Purnamasari; Dewanti Handayani; Ali Formen
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel yang dibuat memiliki tujuan ingin memaparkan bagaimana menjawab tantanganperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat dengan mempersiapkan lulusananak didik untuk terus maju dan berkembang dengan harapkan memiliki ketrampilan abad 21termasuk di dalamnya anak usia dini. Indikasi keberhasilan meningkatkan sumber daya manusiadalam bidang pendidikan sesuai kebutuhan abad 21 adalah dimilikinya kemampuan berpikir tingkattinggi HOTS (Higher Order Thinking Skills) . HOTS menyiapkan anak usia dini memilikiketrampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, problem solving dan membuat keputusan. Inilah yangkemudian menjadi tantangan bagimana mengembangkan HOTs pada anak usia dini denganpendekatan STEAM. Penggunaaan pendekatan pembelajaran STEAM membantu anak usia dinimelakukan analisa dari permasalahan yang dijumpai menggunakan pendekatan sains, teknologi,teknik, seni dan matematika sehingga menjadi sebuah strategi bertahan menghadapi perubahanjaman. Dalam penulisan ini, metode yang digunakan adalah study literatur dimana data diambil darijurnal, buku dan penelitian yang relevan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Kebiasaan Belajar Matematika pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Google Classroom Ulfa Nur Afifah; St. Budi Waluya; N. R. Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan gagasan matematika baik lisan maupun tulisan yangmembantu siswa dalam memahami informasi yang diperoleh. Siswa yang memiliki kemampuankomunikasi matematis dapat meningkatkan pemahaman matematisnya dengan diskusi antar siswa.Selain komunikasi matematis, kebiasaan belajar perlu dikembangkan. Kebiasaan belajar merupakancara belajar siswa yang sering dilakukan berulang-ulang secara sengaja ataupun tidak sengaja.Kemampuan komunikasi matematis siswa akan baik jika siswa memiliki kebiasaan belajar yang baik.Cara belajar yang efisien dapat mencapai kemampuan komunikasi matematis yang lebih tinggi. Salahsatu model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkontruksipengetahuannya sendiri adalah Problem Based Learning. Problem Based Learning merupakan suatumodel pembelajaran yang penerapannya melibatkan siswa untuk memecahkan masalah, sehinggasiswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memecahkan masalah. Untukmengembangkan kemandirian siswa dalam belajar dapat memanfaatkan learning managementsystem. Learning management system merupakan software aplikasi yang menghubungkan siswadengan guru untuk diskusi atau lainnya tanpa bertatap muka secara langsung. Google Classroommerupakan salah satu platform learning management system yang memiliki berbagai fitur yangmenunjang aktivitas pembelajaran online.

Page 6 of 15 | Total Record : 146