cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 146 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020)" : 146 Documents clear
Implementasi Pelaksanaan Konservasi Seni Melalui Dunia Pendidikan: Lomba Tari Barong Ket Antar Sma Se-Bali Sebagai Upaya Pelestarian Tari Tradisi Pande Putu Yogi Arista Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gejala-gejala serta kondisi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sistem sosial. Dalam perspektifkonservatisme yang terkait dengan nilai-nilai sosial, pendidikan harus menciptakan hubungan yanginteraktif serta dapat menjamin keberlangsungan hidup antara satu dengan yang lain, termasukpendidikan seni. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pelestarian dan pembudayaanyang berlangsung sepanjang hayat, salah satunya adalah untuk melestarikan kebudayaan adiluhungyang telah diwariskan. Banyak cara dapat dilakukan untuk melestariakan seni tradisional dalam ranahpendidikan, salah satunya dengan menyelenggarakan lomba seni tradisional yang berlangsung disekolah vokasi atau non-vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya pelestariankesenian tradisional melalui kegiatan lomba tari Barong Ket yang diselenggarakan antar SMA seBali. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta dalam hal ini penulismelakukan studi pustaka dalam proses penelitian. Hasil tulisan ini mengungkapkan bahwa, dalamajang perlombaan dipandang efektif sebagai bentuk pelestarian kesenian tradisional, hal tersebutdikarenakan ajang perlombaan dapat diselengarakan secara rutin setiap tahunnya, serta melaluikegiatan lomba siswa berada diposisi sebenarnya dalam memaknai suatu kesenian tradisional.
Kajian Project Based Learning (PjBL) pada Kondisi Sebelum dan pada saat Pandemi Covid-19 Berlangsung Muhammad Riza; Kartono Kartono; Endang Susilaningsih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah mengalami wabah pandemi covid-19 sehingga pembelajaran disemua jenjangdilakukan secara virtual jarak jauh. Model PjBL ini merupakan model yang dianjurkan olehMendikbud dalam pelaksanan pembelajaran virtual saat pendemi covid-19. Telah dilakukan studi,kajian pustaka tentang pembelajaran Model PjBL sebelum dan saat pandemi Covid-19. BeberapaJurnal, prosiding yang meliputi jurnal nasional, jurnal international, prosiding nasional danprosiding internasional yang terkait dengan PjBL telah dianalisis secara rinci. Analisis data dimulaidari permasalahan, tujuan, metode, teknik analisis data, hasil penelitian, dan simpulan padapenerapan atau pengembangan media pembelajaran, instrumen penilaian berbasis PjBL. Padapenerapan ataupun pengembangan model PjBL sebelum dan saat pandemi. Hasil analisis datakajian beberapa jurnal dan prosiding baik nasional maupun Internasional diperoleh: terjadinyapeningkatan hasil belajar, motivasi, kemampuan berpikir kritis peserta didik baik sebelum maupunpada saat pandemi Covid-19 berlangsung. Beberapa temuan tentang kendala yang dialami padapenerapan PjBL saat pandemi Covid-19 berlangsung antara lain : sinyal dan SDM pendidikmaupun peserta didik yang kurang menguasai teknologi. Simpulan dan hasil kajian pustaka adalahperlu ditingkatkan kemampuan literasi peserta didik dalam mencari informasi serta perlupendampingan.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari SelfEfficacy pada Problem Based Learning Berbantuan Edmodo Gita Hayu Ridaningrum; Rochmad Rochmad; Scolastika Mariani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan dalam mengkomunikasikan ide-ide danpikiran matematika baik secara lisan maupun tulisan. Hal tersebut membantu siswa untukmengorganisasi proses berpikirnya. Guru harus memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi danmendukung keterampilan siswa dengan memilih model pembelajaran yang tepat dimana pemilihanmodel harus dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk berperan aktif, bertanya danmengklarifikasi informasi yang mereka peroleh sehingga kemampuan komunikasi siswa juga dapatberkembang. Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu alternatif pembelajaran yangdapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dimana pembelajaran berbasis pada masalah, sehinggamenuntun siswa untuk memperoleh penyelesaian masalah dengan terlibat secara aktif dalampembelajarannya baik dalam hal mengkomunikasikan ide matematisnya maupun dalam menyajikanhasil penyelesaian baik secara mandiri maupun kelompok. Edmodo sebagai salah satu learningmanagement system dapat mendukung kegiatan pembelajaran PBL melalui ruang diskusi secaraonline, sehingga siswa dapat berkomunikasi secara aktif dan memperoleh informasi yang lebih luas.Keyakinan diri (self-efficacy) siswa akan kemampuannya untuk mengungkapkan ide-ide juga turutmemberikan kontribusi terhadap keberhasilan siswa dalam menyelesaikan suatu persoalan.Kemampuan komunikasi matematis merupakan ungkapan dari ide-ide masalah matematika denganmemperlihatkan hasil kerjanya melalui berbagai cara tertentu, sehingga self-efficacy berkaitandengan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Analisis Habit of Mind Mahasiswa Calon Guru dengan Pemodelan RASCH Meyta Dwi Kurniasih; YL Sukestiyarno; Rochmad Rochmad; Amin Prayitno; Isnaini Handayani
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Habit of mind atau yang disebut sebagai kebiasaan berpikir meliputi prilaku yang mencerminkankebiasaan untuk seseorang dalam mampu bertahan, mengatur kata hati, mendengarkan pendapatorang lain dengan rasa empati, berpikir luwes, yang semua itu dapat dikambangkan dengan prosespembelajaran yang tepat. Pembelajaran geomatri transformasi untuk calon guru matematika pentinguntuk megembangkan HOM mahasiswa. Analisis RASCH menunjukkan bahwa perkuliahangeometri transformasi dari sudut pandang HOM, masih perlu untuk ditingkatkan terutama dalam halperan aktif mahasiswa dalam membangun pengetahuannya secara mandiri.
Media Pop-Up Book sebagai Media Pembelajaran Pascapandemi Covid-19 Rahma Setiyanigrum
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 menyebabkan pembelajaran yang awalnya tatap muka di kelas mengharuskan untuk secaradaring atau online. Hal ini dikarenakan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 dikalangan siswa.Maka untuk menyambut era pascapandemi Covid-19, seorang guru harus mempersiapkan mediapengajaran yang paling tepat untuk menggunakannya dalam aktivitas pengajaran dengan cara tatapmuka. Media yang dapat digunakan oleh siswa ketika pembelajaran di era pascapandemi covid-19yaitu dengan menggunakan pop-up book. Salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan diera pascapademi Covid-19 yaitu media pop-up book. Media pop-up book yaitu sebuah buku yangmengandung unsur 3 dimensi ketika halaman dibuka bagian dalamnya dapat menghasilkan gerakan,serta memberikan visualisasi yang lebih menarik untuk meningkatkan pemahaman anak terkaitmateri. Maka, artikel bertujuan mendeskripsikan media pop-up book yang dapat digunakan sebagaisalah satu media pembelajaran pascapandemi covid-19. Bentuk Penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif.Pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka (Library research). Hasil penelitian melaluistudi pustaka bahwa media pop-up book dapat digunakan sebagai salah satu media pascapandemicovid-19.
Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Musik Ansambel Berbasis Android bagi Siswa SMP M Arvin Nugroho; Totok Sumaryanto Florentinus; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah instrumen penilaian pada materi musik ansambel, penulis membuat suatu aplikasipenilaian untuk melakukan kegiatan penilaian musik ansambel berdasarkan indikator yang tepatdan praktis. Penulis melakukan studi pustaka mengenai pengembangan instrument penilaian padamateri ansambel musik. Penulis menganalisis jurnal nasional dan jurnal internasional. Tujuannyauntuk mendeskripsikan dan menganalisis instrument penilaian yang tepat untuk mengujikepraktisan dan efektifitas. Hasil evaluasi pembelajaran musik yang diharapkan akan menjadiinspirasi dalam sistem kegiatan sebuah evaluasi dalam pembelajaran.
Analisis Potensi Pembelajaran Biologi Secara Online Menggunakan Google Classroom Sebagai Wahana untuk Melatihkan Literasi Digital Sarini Rahayu; Devi Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi e-learning banyak digunakan dan berkembang saat ini dalam dunia pendidikan yaitu pada saatpandemik covid 19 salah satunya yang digunakan aplikasi Google classroom. Platform terbaiki yangdigunakan adalah aplikasi Google classroom. Google classroom digunakan sebagai wahana untukmelatih literasi digital pada peserta didik Sekolah Menenggah Atas. Google Classroom kemudiandiimplementasikan pada pelajaran Biologi dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu ataumedia proses belajar mengajar serta menigkatkan literasi digital. Adapun Metode yang digunakandalam penelitian ini metode deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan skala presentase. Selainitu Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Subjek penelitian yaitu siswa SekolahMenengah Atas Tunas Patria Ungaran Kabupaten Semarang Kelas X dengan jumlah 24 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan dari respoden yang dikategorikan sangat baik dengan tingkatpersentase rata -rata sebesar 79% sehingga dapat disimpulkan pemanfaatan Google classroom dalamproses pembelajaran Biologi dapat melatih literasi digital
Pembuatan Elektroda Berbahan Air Cucian Beras Didik Setiawan; Mahardika Prasetya Aji; Budi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah cucian beras yang mengandung sejumlah besar karbohidrat dapat menimbulkan masalahlingkungan karena menimbulkan bau tidak sedap dan merupakan polusi pada perairan bilapembuangannya tidak diberi perlakuan yang tepat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahuifrekuensi cucian beras sebagai larutan elektrolit untuk menghasilkan sumber energi alternatif yangramah lingkungan. Metode yang digunakan dengan eksperimen untuk mencari jenis air dengantambahan seng dan tembaga serta mengukur tegangan sampel air cucian beras setelah dilakukanpencucian beras untuk menentukan massa optimum dan waktu interaksi optimum. Variasi volumeair dengan 50 ml dan 100 ml dari air cucian beras yang di hasilkan, dengan tambahan seng dantembaga ukuran 1x5 cm, 2x5 cm, 3x5 cm yang hasilnya terjadi naik turun di setiap data. Seperti padanilai tegangan perbedaaan pada jenis air yang digunakan air pam air sumur bervolume air 100 mldengan tambahan seng dan tembaga ukuran 2x5 cm. Air pam (Beras 1,5 liter) yaitu dengan teganganlistrik 0,65 V, 0,70 V, 0,60 V, 0,60 V, 0,75 V dan air sumur (Beras 3 liter) yaitu dengan teganganlistrik 0,60 V, 0,55 V, 0,55 V, 0,55 V, 0,55 V. Kurang maksimal frekuensi yang dihasilkan dengandua gelas yang tidak di jadikan rangkaian seri atau pararel.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Dalam Asesmen Higher Order Thinking Nofrina Maulani; Suharto Linuwih; Sulhadi Sulhadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah fisika dalam asesmenHigher Order Thinking. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian inimenggunakan kelas X MIPA 2 dan X MIPA 4 SMA Negeri 8 Semarang. Pengujian penelitianmenggunakan metode One-Shot Case Study. Asesmen Higher Order Thinking yang digunakan dalampenelitian menggunakan asesmen yang telah siap dan telah dilakukan ujicoba soal. Soal yangdigunakan adalah pilihan ganda beralasan dengan setiap butir soal mengandung keempat aspek untukmengukur kemampuan pemecahan masalah fisika. Berdasarkan dari penelitian menunjukkan hasil padakelas eksperimen X MIPA 4 sebesar: mengenali masalah 80,3%; merencanakan strategi 78,8%;menerapkan strategi 75,9%; dan mengevaluasi solusi 75,5%. Sedangkan hasil pada kelas kontrol XMIPA 2 menunjukkan persentase sebesar: mengenali masalah 75,5%; merencanakan strategi 68,7%;menerapkan strategi 67,2%; dan mengevaluasi solusi 54,3%.
Eksplorasi Kemampuan Penalaran Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa di Era Pandemi Nurul Alfiyah Alsalamah; Zaenuri Zaenuri; Isnarto Isnarto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika tidak hanya menekankan pada menghafal konsep dan teorema namun siswajuga harus dapat mengembangkan kemampuan nalar yang logis untuk menyelesaikan persoalanmatematika yang berkaitan dengan kehidupan sekitar. Salah satu rendahnya kemampuan matematiskarena pembelajaran matematika di Indonesia belum mengarahkan siswa pada proses bernalar,berkomunikasi, pemecahan masalah, dan literasi matematis. Sekolah dan perguruan tinggi juga telahditutup sementara sejak 14 Maret 2020 dan memindahkan kelas tatap muka mereka ke pembelajarandaring menjadi alternatif pembelajaran saat ini. Dalam situasi ini, siswa dituntut belajar mandiri.Kemandirian belajar dibutuhkan oleh siswa karena menentukan keberhasilan belajar. Untuk menunjangkemampuan penalaran dan kemandirian belajar siswa guru harus merancang dan menetapkan modelpembelajaran yang sesuai dengan permasalahan. Penulis mencoba untuk menggali model pembelajaranflipped classroom. bahwa flipped classroom juga disebut sebagai pembelajaran terbalik atau instruksiterbalik. Dalam model pembelajaran flipped classroom, guru mengalihkan pembelajaran langsung dariruang pembelajaran kelompok besar dan memindahkannya ke ruang pembelajaran individu, denganbantuan salah satu dari beberapa teknologi. Flipped classroom menekankan pemanfaatan pembelajaranmandiri online dan interaksi kelas fisik dengan mengadopsi berbagai pedagogi, seperti, pembelajaranberbasis inkuiri, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran denganmelakukan di antara anggota tim kolaboratif.

Page 7 of 15 | Total Record : 146