cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2021)" : 84 Documents clear
Systematic Literature Review : Proses Berpikir Aljabar pada Pembelajaran Matematika Arie Purwa Kusuma; Stevanus Budi Waluya; Isti Hidayah; Rochmad Rochmad
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanggapi kesulitan dalam permasalahan aljabar, banyak studi yang memaparkan tentang berpikir aljabar di tingkat satuan pendidikan sebagai jalan menuju aljabar. Beberapa penelitian menunjukkan kesulitan peserta didik dengan pemikiran aljabar dan tantangan guru dalam menciptakan konteks yang mendukung kemampuan berpikir aljabar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur tentang berpikir aljabar. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel mengenai berpikir aljabar yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015-2021. Artikel menyajikan teori yang didasarkan pada konstruktivis tentang praktik yang saling bergantung yang mendukung kemampuan berpikir aljabar. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 12 artikel jurnal internasional dan 11 artikel nasional terakreditasi yang diperoleh dari database, Sciencedirect, Google Scholar, Mendeley menggunakan aplikasi Publish or Perish. Berdasarkan penelitian ini didapatkan Effect size tinggi diperoleh pada kategori partisipan tingkat SMP yang berupa penerapan model pembelajaran yang digunakan dalam peningkatan kemampuan berpikir aljabar siswa SMP.
Deskripsi Analisis Kesalahan Siswa dalam Memecahkan Masalah Aljabar berdasarkan NEA Erina Siskawati; Zaenuri Zaenuri; Budi Waluyo; Iwan Junaedi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika problem solving materi aljabar berdasar Newman Error Analysis (NEA) beserta scaffoldingnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Asy-Syifa Balikpapan pada kelas VII. Data hasil tes dijadikan sebagai data awal. Selanjutnya dilakukan wawancara terhadap empat subjek penelitian dan diberi scaffolding bila melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal problem solving materi aljabar Subjek penelitian sebanyak 4 siswa, dua putri (AR dan MMS) dan dua putra (MFS dan MMS). Metode pengambilan data adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian adalah kesalahan reading yang dilakukan subjek pada soal nomor empat. Subjek melakukan kesalahan transformasion pada soal nomor satu dan tiga. Kesalahan yang dilakukan subjek pada process skill untuk soal nomor dua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil analisis bentuk-bentuk kesalahan siswa MTs Asy-Syifa Balikpapan kelas VII dalam menyelesaikan soal problem solving materi Aljabar berdasar Newman Error Analysis (NEA) adalah pada tahapan membaca (reading), yaitu siswa tidak menuliskan yang diketahui dengan benar. Pada tahapan transformasion (pemahaman), subjek salah dalam menuliskan rumus yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal. Pada tahap process skill (kemampuan proses) subjek masih melakukan kesalahan yaitu tidak melakukan tahapan matematis, salah dalam memanipulasi variabel atau bilangan, dan mengoperasikan aljabar.
Implementasi untuk Model STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art, and Mathematic): Pembelajaran Matematika untuk Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Feylosofia Putri Agry; Kartono Kartono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan abad 21 menghendaki pendidikan mempunyai penguasaan di bidang sains, teknologi serta beraneka keterampilan berkomunikasi, berpikir kritis, kreativitas serta kemampuan kolaboratif. Pembelajaran Matematika khususnya di Indonesia pada umumnya belum mengarahkan mahasiswa untuk menguasai keterampilan tersebut. Perkembangan Pembelajaran yang mampu mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics melalui Implementasi STEAM dalam pembelajaran abad 21 ini. Pembelajaran STEAM mampu memajukan kemampuan akademis mahasiswa dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa sehingga diharapkan melalui pembelajaran STEAM mampu melatih keterampilan abad 21 pada mahasiswa. Implementasi STEAM dalam Pembelajaran merupakan proses penerapan ide, gagasan, serta konsep yang terkandung dalam meta disiplin pengetahuan dalam sebuah pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan baik dalam aspek kognitif, afektif serta psikomotorik mahasiswa dalam menghadapi kemajuan Teknologi. Penelitian ini dibahas bagaimana implementasi STEAM dalam pembelajaran Abad 21, khususnya pembelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan manfaat terkait STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics dan Implementasinya dalam pembelajaran Abad 21 khususnya pembelajaran Matematika di sekolah, baik guru, maupun dosen sebagai pelaku pembelajaran.
Peran Mediasi Self-Efficacy dalam Hubungan Kecerdasan Emosional, Kecemasan Matematis dan Kemampuan Penalaran Statistik Fitrianto Eko Subekti; Y.L. Sukestiyarno; Wardono Wardono; Isnaini Rosyida
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model hubungan kecerdasan emosional, kecemasan matematis, self efficacy dengan kemampuan penalaran statistik. Untuk mendapatkan model hubungan digunakan uji analisis jalur dengan self-efficacy sebagai variabel moderator. Teknik pengambilan data menggunakan angket dan tes. Angket digunakan untuk mendapatkan data kecerdasan emosional, kecemasan matematis, dan self-efficacy. Tes digunakan untuk mendapatkan data kemampuan penalaran statistik. Hasil analisis jalur diperoleh bahwa kecerdasan emosional berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan penalaran statistik baik secara langsung maupun melalui self-efficacy dengan pengaruh total 0,494. Sedangkan kecemasan matematis tidak berpengaruh secara signifikan terhadap self-efficacy maupun terhadap kemampuan penalaran statistik. Perlu pembiasaan aktifitas yang mendorong kecerdasan emosional dan self-efficacy mahasiswa. Harapannya dengan kecerdasan emosional dan self efficacy yang semakin baik akan mendorong kemampuan penalaran statistik.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 3 Kalibagor Gunawan Gunawan; Kartono Kartono; Wardono Wardono; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kalibagor ditinjau dari kemandirian belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kalibagor yang berjumlah 28 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam satu kelas dipilih 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai terlihat, 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai berkembang, dan 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar membudaya yang memiliki komunikasi baik agar dapat menggali informasi dengan mudah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Uji validitas yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai terlihat belum menguasai semua indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu kemampuan menganalisis, mensintesis, memecahkan masalah, menyimpulkan dan mengevaluasi. Peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai berkembang hanya mampu menguasai indikator kemampuan menganalisis, mensintesis dan memecahkan masalah. Peserta didik dengan kategori kemandirian belajar membudaya sudah dapat menguasai semua indikator kemampuan berpikir kritis.
Dukungan Guru untuk Kemampuan Komunikasi Matematis siswa dalam Pembelajaran Matematika Realistic Mathematics Education Darto Darto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa masih rendah pada aspek komunikasi matematis. Dukungan guru dapat membantu siswa untuk mengeksplor komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika di kelas. Pendekatan pembelajaran realistic mathematics education dapat membantu siswa dalam mengeksplorasi ide-ide matematis dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa melalui indikator written text, yaitu memberikan jawaban dengan menggunakan bahasa sendiri, membuat model situasi atau persoalan menggunakan lisan, tulisan, konkrit, grafik dan aljabar, menjelaskan dan membuat pertanyaan tentang matematika yang telah dipelajari, mendengarkan, mendiskusikan, dan menulis tentang matematika, membuat konjektur, menyusun symbol dan generalisasi, drawing, yaitu merefleksikan benda-benda nyata, gambar, dan diagram ke dalam ide-ide matematika, mathematical expression, yaitu mengekspresikan konsep matematika dengan menyatakan peristiwa sehari-hari dalam bahasa atau simbol. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun sampel dari penelitian ini adalah siswa di SMP Negeri 1 Bunga Raya sebanyak 31 orang siswa. Hasil penelitian ini adalah analisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada level tinggi 83,8%, sedang 12,9%, dan rendah 3,3%.
Desain Web-based Distance Learning: Model TPACK-in Practice untuk Meningkatkan Kesiapan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Bahasa Inggris Agatha Lisa; Abdurrachman Faridi Faridi; Dwi Anggani Linggar Bharati; Mursid Saleh
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mahasiswa calon guru saat ini tidak luput dari pengaruh perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran. Mereka yang memiliki literasi teknologi yang baik bukan hanya mampu menguasai perangkat teknologi informasi dengan fitur-fitur terbaru, eye-catching, atau yang sedang booming, tetapi dapat juga memanfaatkan dan menggunakan teknologi secara tepat dan efektif dalam proses pengajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model pengajaran dengan menggunakan kerangka TPACK sebagai upaya untuk mempersiapkan mahasiswa calon guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mengajar di era revolusi industri 4.0, terutama pada masa darurat pandemi COVID-19. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian kualitatif ini mendeskripsikan penggunaan dan penerapan dari model pengajaran tersebut. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi kelas, interview, dan kajian dokumen tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui workshop yang diadakan secara online, 40 peserta dapat mendesain web-based distance learning yang kreatif dan inovatif. Mereka dapat menentukan berbagai macam aplikasi yang digunakan untuk menunjang kegiatan pengajaran dengan menyesuaikan beberapa aspek penting, seperti materi, tujuan pembelajaran, karakteristik, gaya belajar, dan kebutuhan siswa dalam mengembangkan keterampilan abad 21. Hasil wawancara menunjukkan bahwa mahasiswa tertarik dengan materi workshop yang disampaikan dan merasa puas dengan tugas kelompok yang diberikan. Namun demikian, ada beberapa tantangan dan kendala yang dihadapi peserta dalam menyelesaikan tugas workshop tersebut. Kata kunci: Web-based distance learning, TPACK-in Practice, kesiapan mengajar, mahasiswa calon guru. Abstract. Student-teacher candidates today do not escape the influence of increasingly rapid technological developments, especially in using information and communication facilities for learning. Those who have good technological literacy can master information technology with the latest, eye-catching, or booming features and utilize and use technology appropriately and effectively in the teaching process to achieve the expected learning objectives. Therefore, this study explores a teaching model using the TPACK framework to prepare student teacher candidates to use technology to teach in the era of industrial revolution 4.0, especially during the COVID-19 pandemic emergency. Using a case study approach, qualitative research describes the use and application of the teaching model. This study's data collection techniques used class observations, interviews, and review of assignment documents. The results showed that through an online workshop, 40 participants could design creative and innovative web-based distance learning. They can determine the various applications used to support teaching activities by adjusting several important aspects, such as materials, learning objectives, characteristics, learning styles, and student needs in developing 21st-century skills. The results of the interviews showed that they were interested in the workshop materials presented and were satisfied with the assigned group assignments. However, there were several challenges and obstacles faced by the participants in completing the workshop tasks. Key words: Web-based distance learning, TPACK-in Practice, teaching readiness, student teacher candidates.
Implementasi Information Communication Technology (ICT) Berbasis Human-to-Human Interaction dalam Pembelajaran Grammar Atik Rokhayani; Dwi Rukmini; Rudi Hartono; Dwi Anggani Linggar
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Komunikasi merupakan salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran. Dewasa ini komunikasi akademik banyak dilakukan secara online. Komunikasi online dapat menggantikan keberadaan orang tanpa interaksi tatap muka. Sekarang ini, banyak mahasiswa berkomunikasi melalui Information Communication Technology (ICT). ICT sangat popular di dunia pendidikan. Integrasi teknologi dalam pembelajaran sangat mutlak diperlukan. Pemanfaatan teknologi membutuhkan peran aktif dosen dan mahasiswa. Oleh karena itu diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sebagai generasi digital. Di masa pandemi ini, pembelajaran dilakukan secara online. Salah satu strategi yang dapat diterapkan dalam komunikasi online melalui Human-to-Human Interaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi dalam pembelajaran Grammar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa komunikasi melalui Human-to-Human Interaction memberi pengalaman yang menarik bagi mahasiswa serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk bereksplorasi dengan dosen dan mahasiswa yang lain. Mahasiswa juga menunjukkan sikap positif selama pembelajaran. Kata kunci: ICT, interaksi antar manusia. Abstract. Communication is one of the important factors in the learning process. Nowadays, academic communication is mostly done online. Online communication can replace the presence of people without face-to-face interaction. Nowadays, many students communicate through Information Communication Technology (ICT). ICT is very popular in education. The integration of technology in learning is necessary. Utilization of technology requires the active role of lecturers and students. Therefore, learning strategies are needed that are in accordance with the needs of students as a digital generation. During this pandemic, teaching and learning is conducted via online mode. One strategy that can be applied is online communication through Human-to-Human Interaction. This study aims to explore the application of technology in learning Grammar. This study used a qualitative approach. The results of this study reveal that communication through Human-to-Human Interaction provides an interesting experience for students and provides opportunities for them to explore with lecturers and other students. The students also show a positive attitude during learning. Key words: ICT, human-to-human interaction
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kegiatan Menyimak Mahasiswa di Luar Kelas pada Mata Kuliah Extensive Listening Farah Sukmawati Wahidah; Januarius Mujiyanto; Dwi Rukmini; Katharina Rustipa
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan belajar mengajar dewasa ini tidak bisa dilepaskan dengan teknologi informasi dan komunikasi. Dosen dan mahasiswa menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mencari informasi, termasuk berkomunikasi dan mencari informasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, maupun untuk mengunggah tugas. Kegiatan menyimak mahasiswa yang dilakukan dalam mata kuliah extensive listening ini adalah kegiatan menyimak mahasiswa yang dilakukan diluar kelas sehingga penting untuk mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi oleh mahasiswa dalam melakukan kegiatan menyimak di luar kelas. Artikel ini menjelaskan kegiatan menyimak yang dilakukan oleh mahasiswa semester dua di luar kelas pada mata kuliah extensive listening yang erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, mengenai macam sumber informasi dan teknologi yang digunakan dan bagaimana kegiatan mahasiswa didalamnya. Data diperoleh melalui pengamatan kelas selama satu semester dan analisa isi dari hasil kegiatan menyimak mahasiswa yang ada di dalam beberapa aplikasi yang digunakan oleh mahasiswa dalam melaporkan kegiatan menyimak mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik. Mahasiswa mencari sumber teks dari youtube, podcast, dan ted talks. Beberapa aplikasi digunakan dalam kaitannya dengan aktivitas menyimak mahasiswa, seperti padlet dan anchor. Kata kunci: extensive listening, teknologi informasi, teknologi komunikasi Abstract. Nowadays, teaching and learning activities are close to information and communication technologies. Lectures and students use information and communication technologies to communicate and access information, including communicating and accessing information concerning teaching and learning activities and uploading learning tasks. The students’ extensive listening activities are done outside the classroom, so it is essential to explore their extensive listening activities by utilizing information and communication technologies. This study focuses on their activities, including sources and applications used by students for doing extensive listening outside the classroom. I observed teaching and learning activities during one semester. I analyzed the content of students’ extensive listening activities recorded in some applications used by students in reporting their extensive listening activities. The results showed that students could maximize the use of information and communication technologies in doing extensive listening. They accessed sources from youtube, podcasts, and ted talks. The applications used to do extensive listening are padlet and anchor. Key words: extensive listening, information technology, communication technology
Pengembangan Keprofesian Guru Bahasa Inggris Madrasah melalui Professional Learning Community Sayyidatul Fadlilah; Abdurrachman Faridi; Issy Yuliasri; Sri Wuli Fitriati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru madrasah, khususnya guru Bahasa Inggris di Madrasah Tsanawiyah (MTs), saat ini sedang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya pemberian dana stimulan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang didapatkan MGMP secara kompetitif melalui pengajuan proposal bantuan Block Grant Tahun Anggaran 2021 yang diseleksi secara bertahap dari tingkat lokal hingga nasional. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengekspos respon guru Bahasa Inggris terhadap dukungan pemerintah kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk melaksanakan program kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), 2) Mengekspos bagaimana program kegiatan PKB diimplementasikan oleh 2 MGMP Bahasa Inggris MTs di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus Etnografi yang menggunakan paradigma interpretative, social constructivist, interactionist symbolic, dan participatory/emancipatory. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi di kelas pelatihan, Observasi di kelas pendampingan, wawancara, dan kajian dokumen pelaksanaan PKB pada 2 MGMP Bahasa Inggris MTs di Kota Semarang sebagai penerima Block Grant MGMP kemenag RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21 dari 21 guru (100%) MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang dan 23 dari 23 guru (100%) MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang 2 merespon secara positif Program PKB yang diselenggarakan oleh MGMP dengan skema anggaran dana stimulan MGMP dari Kemenag RI. Adapun Implementasi dari kegiatan PKB di 2 MGMP tersebut dilaksanakan dengan pola IN-ON-IN pada satu Unit Pembelajaran (UP) Wajib (Advertisement) dan UP Pilihan. . Kata kunci: Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris, Pola Pelatihan dan Pendampingan IN-ON-IN Abstract. Continuous Professional Development (PKB) for madrasa teachers, especially English teachers at Madrasah Tsanawiyah (MTs), is currently receiving special attention from the government. This is evidenced by the provision of block grants for English Teacher Association (MGMP Bahasa Inggris) from the Ministry of Religious Affairs (MORA) of the Republic of Indonesia which MGMP obtained competitively through the submission of Block Grant assistance proposals for the 2021 Fiscal Year selected from local to national levels. This study aims to: 1) Expose the response of English teachers to government support for English Teacher Association (MGMP Bahasa Inggris) at Madrasah Tsanawiyah (MTs) to carry out a program of Continuous Professional Development (PKB), 2) Expose how the PKB program is implemented by 2 English Teacher Associations (MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang and MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang 2). This research employed an Ethnographic case study that uses interpretative, social constructivist, interactionist symbolic, and participatory/emancipatory paradigms. Data collection techniques in this study used observation in the training class, observation in the mentoring class, interviews, and documents from 2 English Teacher Associations. The results showed that 21 of the 21 (100%) English teachers from MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang and 23 out of 23 English teachers (100%) from MGMP Bahasa Inggris MTs Kota Semarang 2 responded positively to the PKB Program organized by English Teacher Association using the block grant from MORA. The implementation of PKB at 2 English Teacher Associations was carried out using the IN-ON-IN pattern in one Mandatory Learning Unit (UP) and Optional Learning Unit. Key words: Continuous Professional Development, English Teacher Association, IN-ON-IN pattern