cover
Contact Name
Roushandy Asri Fardani
Contact Email
lppmpmfh@gmail.com
Phone
+6281907456950
Journal Mail Official
danylastchild07@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.poltekmfh.ac.id/index.php/JPKIK/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram
ISSN : 24078603     EISSN : 25411128     DOI : https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i2.422
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram (JPKIK) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram sejak tahun 2015 dengan pISSN 2407-8603 dan tahun 2016 memiliki eISSN 2541-1128. JPKIK menerima karya tulis ilmiah berupa laporan penelitian (original research paper) dengan fokus pada perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk perkembangan dan permasalahan pokok di bidang epidemiologi; Promosi kesehatan; Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia. Meski fokus di wilayah Indonesia, JPKIK tidak menutup kemungkinan naskah di luar wilayah yang memiliki isu korelatif dan/atau sebanding dalam lingkup geografis tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
GAMBARAN SEDIMEN URINE PADA PENDUDUK DI PESISIR PANTAI TELONG-ELONG DESA JEROWARU KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Zul Karnaen Handayani
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 1 No. 2 (2015): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.175 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v1i2.185

Abstract

Pantai Telong-elong terletak di Kecamatan Jerowaru yang penduduknya mengkonsumsi sumber air di pesisir pantai yang banyak mengandung Ca dan nilai kesadahan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran sedimen urine pada penduduk di pesisir pantai Telong-elong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan macam-macam sedimen urine pada penduduk di pesisir pantai Telong-elong Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru. Hasil penelitian ini menunjukkan Jenis sedimen organik yang ditemukan dalam urine penduduk panatai Telong-elong adalah Eritrosit 289 rerata 9,6/Lp, leukosit 203 rerata 6,7/Lp, dan epitel 144 rerata 9,8/Lp. Jenis sedimen anorganik yang ditemukan dalam urine penduduk pantai Telong-elong Kristal Triple Phosphat dengan jumlah 45 rerata 1,5/Lp, dan Ca Oxalat 27 dengan rerata 0,9/Lp, kesimpulan dari penelitian ini adalah gambaran sedimen urine dalam urine penduduk pantai Telong-elong adalah leukosit, eritrosit, epitel, Triple Phosphat, dan Ca Oxalat.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS MENARCHE PADA ANAK REMAJA PUTRI DI JEMPONG BARU KOTA MATARAM
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.974 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.215

Abstract

Dari berbagai studi dan penelitian pada remaja putri, usia menarche baik di negara maju maupun berkembang mengalami percepatan. Diketahui bahwa semakin dini usia menarche akan meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan gangguan kesehatan lainnya saat dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi tinggi badan dan tingkat sosial ekonomi dengan status menarche remaja putri di Jempong Baru. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan uji analitik dari SPSS 21. Sampel diambil secara acak dari accidental sampling remaja putri peserta “kegiatan remaja masjid” di lingkungannya yang berjumlah 61 responden. Responden adalah remaja putri berusia 9 sampai 16 tahun yang tinggal di Desa Jempong Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berstatus menarche, tinggi badan normal, dan status keluarga pra sejahtera atau status sosial ekonomi rendah. Berdasarkan status tinggi badan, kelompok tinggi badan normal mengalami lebih banyak menarche pada usia lebih dini. Berdasarkan tingkat sosial ekonomi, responden memiliki usia menarche yang lebih muda pada kelompok keluarga sejahtera dibandingkan pada kelompok pra sejahtera. Kesimpulan yang dapat diambil adalah ada hubungan tinggi badan (p = 0,008) dan sosial ekonomi (p = 0,003) dengan status menarche di Jempong Baru. Mengingat bahaya status menarche pada usia yang lebih muda, pendidikan kesehatan reproduksi perlu ditingkatkan. Kata kunci: remaja putri, menarche, tinggi badan, sosial ekonomi
Esty Restiana Rusida UJI AKTIVITAS AFRODISIAKA EKSTRAK METANOL BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifoli (L) MERR) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) ESTY RESTIANA RUSIDA
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.69 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.219

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas afrodisiaka ekstrak metanol bulbus bawang dayak (Eleutherine Palmifolia (L) Merr) terhadap tikus putih jantan (Rattus Norvegicus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol bulbus bawang dayak terhadap peningkatan potensi perilaku seksual pada tikus putih jantan yaitu dengan melakukan variasi dosis pemberian ekstrak metanol bulbus bawang dayak (100; 200; 250 mg/KgBB), kemudian dilakukan pengamatan selama 1 jam. Data yang diamati yaitu jumlah introduksi, climbing, koitus, yang akan dianalisis dengan analisis varian pola satu arah pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bulbus bawang dayak mempunyai aktivitas terbesar pada dosis 250 mg/Kg BB. Persentase aktivitas ekstrak metanol bulbus bawang dayak dosis 250 mg/Kg BB terhadap kontrol negatif yaitu introduksi 65,98%, climbing 70,23% dan koitus 74,07%.
Dwi Monika Ningrum THE ROLE OF A PHARMACIST IN APPLYING THE STANDARD OF PHARMACEUTICAL CARE IN PHARMACY AT WEST LOMBOK Dwi Monika Ningrum
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.368 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.220

Abstract

Pharmaceutical care is a direct and responsible service to patients related to pharmaceutical preparations with the aim of achieving definite results to improve the quality of life. The standards of Pharmaceutical care in pharmacies are designed to serve as guidelines for pharmacist practice in carrying out the profession, to protect the public from unprofessional services and to protect the profession in carrying out pharmaceutical practices. This study aims to describe the implementation of pharmaceutical service standards in pharmacies in West Lombok Regency. This research is a non-experimental qualitative descriptive research with cross sectional data collection with a total of 40 pharmacies in Lombok Barat. The collection data was carried out using questionnaire sheets to respondents who were willing. The results obtained in this study include the management standards of pharmaceutical supplies by pharmacists together with pharmacist assistant with a percentage of 35.4%, clinical pharmacy service standards carried out by pharmacists with a percentage of 38%, and quality evaluation implementation. service in the pharmacy is carried out by pharmacists by 80%. The conclusion obtained in this study is that the role of pharmacists is very influential on the success of services, especially in clinical pharmacy services, namely in drug information services, monitoring drug therapy, and monitoring drug side effects which really require the role of a pharmacist.
Baiq Nova Aprilia Azamti HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT TABLET TAMBAH DARAH (Fe) DENGAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH DI PUSKESMAS PARAMPUAN KABUPATEN LOMBOK BARAT
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.299 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.221

Abstract

ABSTRAK Tablet tambah darah yang mengandung zat besi (Fe)adalah salah satu unsur pembentuk hemoglobin (Hb)yang berfungsi sebagai pengikat oksigen yang sangat dibutuhkan dalam metabolisme sel dalam tubuh. Pada masa kehamilan wanita akan mengalami pengenceran sel darah merah sehingga memerlukan tambahan zat besi 20 mg per hari untuk meningkatkan pembentukan sel darah merah (hemoglobin). (Rasmaliah,2014).Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil melalui konsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan, namun kenyataanya upaya ini tidak semua ibu hamil minum tablet tambah darah sesuai anjuran yang ada. (Hani 2011) Penelitianya itu untuk mengetahui bagaiman hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat tablet tambah darah (Fe) dengan kepatuhanminumi Tablet Tambah Darah di Puskesmas Parampuan Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Diskriptif Analtik dengan pendekatan cross sectional. Besar Sampel dalam penelitian ini adalah 32 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan uji statistic sperman rank dengan tingkat signifikan ? sebesar 5% (0,05) didipatkan nilai sperman rank sebesar 0,457 dan p-Value 0,065, hal ini menunjukkan nilai p < 0,05 (0.065 < 0.05) artinya ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat tablet tambah darah (Fe) dengan kepatuhan minum tablet tanbah darah di Puskesmas Parampuan dengan tingkat kekuatan hubungan yang sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan ibu hamil minum tablet tambah darah (Fe) didukung oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Tingkat pengetahuan yang baik akan meningkatkan kepatuhan ibu hamil untuk patuh mengkonsumsi tablet tambah darah di Puskesmas Parampuan. . Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, Tablet Tambah Darah, Kepatuhan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN IUD PASCA PLASENTA PADA WUS DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA MATARAM Kristiani Kisid
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.527 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.222

Abstract

The use of the Kb method is expressed by the Contraceptive Prevalence Rate (CPR). Based on Riskesdas (2013), the proportion of family planning use in risk groups, namely the group of married women aged 15-19 years, is 46%, this figure is still lower than the 2014 RPJM target of 60.1%. Younger married women use more modern short-term contraceptives such as injections and birth control pills, while older women use more long-term contraceptives such as IUD and sterile (BKKBN et al., 2012). The purpose of this study was to determine the description of the user profile and what factors influence the selection of post-placental IUDs in fertile aged women in the PKM, Mataram City area. This research is a descriptive analytic study. With a case control research design which is an analytic survey (survey) that concerns how risk factors are studied using a retrospective approach. The sample in this study was 40 respondents who were divided into 2 groups, namely 20 respondents for the user group and 20 respondents for the control group. The user profile of the respondents in this study is the post-placenta IUD which is most widely used in respondents with the age group of 20 - 35 years, namely a number of 19 respondents (95%). Most of them came from high school education level with a number of 15 respondents (75%). Most of them came from unemployed mothers / housewives, namely 17 respondents (85%). With the highest number of parity is multiparous, namely 12 respondents (60%). And all respondents 20 respondents (100%) have the goal of family planning is to delay pregnancy. There is a significant relationship between perceptions and attitudes with the use of the Post Placenta IUD in women in the working area of ??Puskesmas in Mataram City
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA IBU HAMIL DI DESA DAJAN PEKEN DAN DESA DELOD PEKEN KECAMATAN TABANAN TAHUN 2019 Desak Made Abdi Utami; Ni Ketut Sutiari; Ni Kadek Tresna Adhi; Anak Agung Sagung Sawitri
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.575 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.227

Abstract

Anemia pada kehamilan membahayakan ibu dan anak karena berperan dalam meningkatkan prevalensi kematian dan kesakitan ibu dan bayi, serta meningkatkan kejadian berat bayi lahir rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia di Desa Dajan Peken dan Desa Delod Peken, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan case control menggunakan pendekatan retrospektif dengan memakai data sekunder. Data sekunder diperoleh dari data kohort ibu hamil di Puskesmas Tabanan III dari bulan Januari sampai Oktober tahun 2019. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya yang tinggal di Desa Dajan Peken dan Desa Delod Peken wilayah kerja Puskesmas Tabanan III. Kasusnya adalah semua ibu hamil yang menderita anemia dengan kadar hemoglobin kurang dari 11 gr% sebanyak 39 ibu hamil, Sedangkan kontrolnya adalah 78 ibu hamil yang tidak menderita anemia dengan kadar Hb lebih dari 11 gr %. Hasil analisis yang berpeluang meningkatkan kejadian anemia pada ibu hamil yaitu umur ibu hamil dengan nilai OR sebesar 2,040 (95 % CI=0,75-5,533,p=0,156) dan kurang energi kronis dengan nilai OR sebesar 1,914 (95% CI=0,639-5,734;p=0,241). Sedangkan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil adalah paritas dengan nilai OR sebesar 5,546 (95 %CI=1,071-19,283;p=0,027). Disarankan untuk memberikan penyuluhan pada remaja putri, WUS dan ibu hamil tentang dampak anemia dan cara mencegahnya.
PERSEPSI SEHAT SAKIT MASYARAKAT PADA YANKES ALTERNATIF GHANTA YOGA DENPASAR Erlin Fitriyanti; Nadip Adiputra; Dyah Pradnyaparamita Duarsa
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.498 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.228

Abstract

Pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia sudah mulai diperhatikan sejak dikeluarkannya UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan mengalami perkembangan pada peraturan pemerintah nomor 103 tahun 2014 yang menjelaskan tata laksana dan jenis pelayanan kesehatan tradisional (Yankestrad) (Kemenkes, RI 2015). Peminat pengobatan tradisional di Bali dapat dikatakan cukup banyak. keadaan ini justru menjadi pertanyaan, mengingat fasilitas kesehatan dan pelayanan kesehatan konvensional sudah tersedia dengan cukup baik. Berdasarkan keadaan tersebut maka peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai persepsi sehat dan sakit masyarakat terhadap pelayanan kesehatan alternatif Ghanta Yoga di Kota Denpasar. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui gambaran persepsi masyarakat yang berkunjung ke Pelayanan Kesehatan Alternatif Ghanta Yoga di Kota Denpasar. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan eksplorasi yang dilaksanakan di Yayasan Taman Bukit Pengajaran Kota Denpasar pada bulan 26 Juli – 25 Agustus 2020. Total informan sebanyak 12 orang yang terdiri dari 5 orang pengunjung sakit, 5 orang pengunjung sehat, 1 orang pengelola, dan 1 orang praktisi yoga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi sakit sebagian besar informan yaitu penyakit yang dideritanya merupakan penyakit kronis yang telah dikonsultasikan ke tenaga medis, sering minum obat dan perlu melakukan kunjungan rutin untuk memeriksa kesehatan secara medis. Persepsi sehat informan berkaitan dengan upaya maintain kesembuhannya dan kesehatannya dengan melakukan yoga. Proses labeling penyakit yang dilakukan oleh pengunjung berawal dari diagnosa medis. Informan yang berkunjung hampir seluruhnya menderita penyakit tidak menular dan kronis seperti tumor otak, kanker payudara, prediabetes, lupus, hingga gangguan psikis. Tidak ada tarif yang berlaku bagi pengunjung yang ingin mendapatkan pengobatan di Ghanta Yoga, namun bersifat punia yang berarti sukarela sesuai kemampuan pengunjung.
Rencana Kebutuhan Tenaga Kesehatan Dokter Umum Puskesmas Di Kabupaten Bangli Tahun 2019 Ni Luh Sri Niteri
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.309 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.229

Abstract

Salah satu sumber daya di bidang kesehatan yang sangat strategis adalah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Untuk itu perencanaan kebutuhan SDMK yang mengawali aspek manajemen SDMK secara keseluruhan harus disusun sebagai acuan dalam menentukan pengadaan yang meliputi pendidikan dan pelatihan SDMK, pendayagunaan SDMK, termasuk peningkatan kesejahteraannya, dan pembinaan serta pengawasan mutu SDMK. Ketersediaan tenaga kesehatan dokter umum masih menjadi sorotan penting terkait jenis, jumlah, dan penyebaran yang tidak merata. Standar kebutuhan tenaga dokter umum puskesmas yang digunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli yakni berdasarkan Analisis Beban Kerja (Permenkes No. 33 Tahun 2015 Tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan). Aplikasi yang digunakan dalam penyusunan kebutuhan SDMK yaitu program penyusunan Renbut dengan metode ABK dan Standar Ketenagaan Minimal. Simpulan: Kondisi ketersediaan, kebutuhan dan distribusi SDMK Dokter Puskesmas di Kabupaten Bangli masih kurang karena kebutuhan yang bervariasi dan penyebaran SDMK yang tidak merata. Essay ini diharapkan menjadi masukan khususnya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dalam perencanaan tenaga kesehatan khususnya dokter umum di puskesmas.
Uji Efektivitas Antibakteri Handsanitizer Minyak Atsiri Kalamansi (Citrofortunella Microcarpa) Terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphyllococcus Aureus Secara In Vitro Aina Fatkhil Haque; Betna Dewi; Dika Amanda
Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL PENELITIAN DAN KAJIAN ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK MEDICA FARMA HUSADA MA
Publisher : Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.781 KB) | DOI: 10.33651/jpkik.v7i1.230

Abstract

This study aims to determine the antibacterial activity, effective concentration, and the effect of increasing the concentration of Kalamansi orange essential oil in Handsanitizer gel on the inhibition of growth of Eschericia coli and Staphyllococus Aureus bacteria. Testing for antibacterial activity using the agar cakram method. The parameter that is measured is the diameter of the resistivity formed around the disc paper. Antibacterial activity test results were analyzed by descriptive method. The results showed that the concentration of essential oil in the Handsanitizer gel was 1%; 2%; and 4% have provided inhibitory activity for the growth of the tested bacteria. Effective concentration that can inhibit Eschericia coli and Staphyllococus Aureus bacteria at a concentration of 4%. The increase in the concentration of kalamansi orange essential oil showed the wider the diameter of the inhibition zone for bacterial growth. The inhibition that occurs in the Eschericia coli and Staphyllococus Aureus bacteria, proves that the Gel Handsanitizer Preparation Kalamansi orange essential oil contains limonene active compounds which are antibacterial. From the research that has been done, the following conclusions can be drawn: The availability of Kalamansi orange essential oil gel Handsanitizer with a concentration of 1%, 2% and 4% can inhibit the activity of the bacteria Eschericia coli and Staphyllococus Aureus in vitro. With the higher the concentration of kalamansi orange essential oil, the stronger the antibacterial inhibition is produced so that the handsanitizer with a concentration of 4% has the strongest antibacterial power against Eschericia coli and Staphyllococus Aureus bacteria.

Page 10 of 16 | Total Record : 155