cover
Contact Name
Suwanto
Contact Email
info@nafatimahpustaka.org
Phone
+6281235775561
Journal Mail Official
info@nafatimahpustaka.org
Editorial Address
PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA Jalan Raya Gresik – Lamongan, Palebon, Duduksampeyan, Kabupaten Gresik 61162
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan
ISSN : 30251184     EISSN : 29872057     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Osadhawedyah merupakan publikasi ilmiah yang menerima setiap tulisan dibidang medis dan kesehatan baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report).
Articles 112 Documents
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP KLIEN SKIZOFRENIA PARANOID PADA HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG NAKULA RSJD DR. ARIF ZAINUDDIN SURAKARTA Resti Pratiwi; Norman Wijaya Gati; Suyatno
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah pada tahun 2019 terdapat 26.842 orang mengalami gangguan Skizofrenia, 67.057 orang yang mengalami depresi dan 67.057 orang mengalami gangguan mental emosional. Berdasarkan data yang diperoleh dari RS Jiwa Daerah Surakarta pada bulan Desember 2020 bahwa prevalensi pasien yang dirawat ada 5.669 klien rawat inap salah satu masalah dari gangguan jiwa yang menjadi penyebab terbesar di bawa ke rumah sakit adalah halusinasi dengan data 3.654 klien. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi musik terhadap klien skizofrenia paranoid pada halusinasi pendengaran. Metode: Penelitian penerapan deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus dengan 2 random sampling dan menggunakan lembar kuesioner AHRS (Auditory Hallucination Rating Scale). Hasil: Hasil penerapan terapi mendengarkan musik terhadap tingkat halusinasi. Pada responden I mengalami penurunan dari skor 17 menjadi 11 sedangkan responden II mengalami penurunan dari 15 menjadi 9. Kesimpulan: Terapi mendengarkan musik dapat menurunkan tingkat halusinasi pada pasien halusinasi di RSJD dr Arif Zainudin Surakarta.
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP LANSIA PENDERITA INSOMNIA Tri Wahyuningsih; Aliq Faturahman
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lanjut usia adalah individu berusia diatas 60 tahun dimana memiliki tanda-tanda penurunan fungsi biologis, psikologis sosial, dan ekonomi terus menerus secara alamiah, salah satu perubahan yang dialami oleh lansia adalah penurunan kualitas tidur. Prevalensi penderita gangguan tidur di Indonesia dipekirakan mencapai 67% dari total 273,8 juta dari total penduduk indonesia pada lanjut usia. Angka kejadian insomnia pada lansia, sekitar 50% dipengaruhi oleh proses patologis dan fisiologis sehingga menyebabkan menurunnya kualitas tidur. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui manfaat dari penerapan terapi musik klasik terhadap lansia yang mengalami insomnia. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Kelengkapan alat yang digunakan adalah instrumen PSQI, headphone, handphone dan SOP. Hasil: Setelah dilakukan terapi musik klasik sebanyak 7x dalam seminggu terjadi perbaikan kualitas tidur Tn I dari skor PSQI 18 menjadi 9. Simpulan dan saran: Penerapan terapi musik klasik dapat berpengaruh terhadap kualitas. Diharapkan terapi musik klasik ini dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengatasai insomnia pada lansia.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG BULLYING DI SMP 2 GONDANG SRAGEN Sudaryanto; Lestyani; Siti Rofiatun Rosida; Dila Lestari
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Bullying merupakan ancaman yang dilakukan seseorang terhadap orang lain yang menimbulkan gangguan fisik atau psikis. Di perkirakan 30,5% remaja di dunia mengalami bullying. Di Indonesia sebanyak 84% anak usia sekolah mengalami kasus bullying. Perilaku bullying di Jawa Tengah menunjukkan sebanyak 13.1% remaja menjadi korban bullying. Badan Pusat Statistik Jawa Tengah melaporkan di Kabupaten Sragen terdapat setidaknya 30 anak usia 0-18 tahun menjadi korban kekerasan. Berdasarkan data anak yang tidak sekolah di Kabupaten Sragen tahun 2023 dilaporkan terdapat 1.143 anak tidak sekolah diantaranya terdapat 25 anak tidak bersekolah karena menjadi korban bullying. Salah satu kasus bullying di Kabupaten Sragen yang sempat viral di berbagai media surat kabar dan media sosial adalah kasus bullying yang terjadi di SMPN 2 Gondang di tahun 2023 dan kembali terulang viral dan menjadi sorotan publik ditahun 2025. Kurangnya pengetahuan mengenai bullying menjadi salah satu penyebab tingginya angka kasus bullying. Pendidikan kesehatan menjadi satu upaya preventif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa, khususnya melalui metode yang menarik seperti video. Tujuan, mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode video tehadap pengetahuan siswa tentang bullying. Metodologi, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan desain cross sectional. Penelitian ini melibatkan 87 responden dengan teknik stratified random sampling. Intrumen untuk pengumpulan data berupa kuesioner dengan uji analisis data dengan menggunakan paired T Test. Analisa data penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 14 tahun sebanyak 37 responden (42,5%), mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 53 responden (60,9%), mayoritas memiliki pengetahuan bullying yang baik pada pretest sebanyak 45 responden (51,7%) dan mayoritas memiliki pengetahuan bullying yang baik pada posttest sebanyak 75 responden (86,2%), hasil uji statistic paired t-test diperoleh nilai signifikansi (p-value) 0,000 <0,05. Kesimpulan, terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode video terhadap pengetahuan siswa tentang bullying di SMP 2 Gondang Sragen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah, khususnya melalui penguatan program pendidikan kesehatan berbasis media audiovisual. Selain itu, bukti empiris dari penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah, dinas pendidikan, maupun perawat komunitas untuk merancang intervensi berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam mencegah dan melaporkan tindakan bullying.
PENGARUH FOOTBATH DENGAN AIR HANGAT MINYAK LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT ANSIETAS IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III Devia Restiana Sari; Ulty Desmarnita; Emy Rianti
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ansietas pada kehamilan trimester III dapat dipicu oleh ketidakpastian persalinan dan perubahan psikologis. Terapi non-farmakologis seperti footbath dengan air hangat minyak lavender diketahui memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh footbath terhadap penurunan tingkat ansietas ibu hamil primigravida trimester III. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment pendekatan pretest-posttest dengan kelompok kontrol melibatkan 34 responden melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah SOP intervensi, kuesioner ZSAS, data biografi, dan lembar observasi. Data analisis menggunakan uji t-test dependen dan t-test independent. Hasil: Ditemukan nilai p-value sebesar 0,000 maka terdapat adanya pengaruh footbath dengan air hangat minyak lavender terhadap penurunan tingkat ansietas ibu hamil primigravida trimester III. Pada kelompok kontrol hari pertama nilai p-value>0,05 maka tidak adanya pengaruh footbath dengan air hangat minyak lavender terhadap penurunan tingkat ansietas ibu hamil primigravida trimester III. Kesimpulan: Footbath dengan air hangat minyak lavender efektif sebagai intervensi keperawatan komplementer untuk menurunkan ansietas pada ibu hamil primigravida trimester III.
PENGARUH PENGETAHUAN KETERPAJANAN INFORMASI KB TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA USIA 15-19 TAHUN DI INDONESIA Reva Mulyati; Sri Hartina; Achmad Riyan Wardoyo
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia didominasi oleh kelompok usia remaja (10-19 tahun) yaitu sekitar 63,4 juta jiwa yang terdiri dari 32.164.436 remaja laki-laki (50,70%) dan 31.279.012 remaja perempuan (49,30%). Fenomena kelompok usia ini terkait perilaku seksual berisiko hingga memiliki risiko tinggi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan (KTD). Angka penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia masih tergolong rendah. Terbatasnya Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan keterpajanan informasi KB terhadap penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, sampelnya adalah wanita usia 15-19 tahun pada data SDKI 2017. Pada hasil ditemukan Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun, p-value 0,000 dan POR sebesar 0,506 (95% CI=0,410-0,623). Artinya wanita usia 15-19 tahun yang berpengetahuan baik terkait KB memiliki peluang sebesar 0,5 kali lebih besar untuk tidak menggunakan kontrasepsi dibandingkan dengan yang berpengetahuan rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam peningkatan program edukasi kesehatan reproduksi, terutama pada remaja perempuan. Edukasi perlu difokuskan pada penjelasan manfaat, jenis dan cara kerja kontrasepsi secara komprehensif sehingga pengetahuan yang dimiliki tidak hanya bersifat informatif tetapi juga mampu mendorong perubahan sikap dan meningkatkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam penggunaan kontrasespi.
PENGARUH TEKNIK PETRISSAGE MASSAGE UTERUS TERHADAP PERCEPATAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI IBU POSTPARTUM Regina Alit Pinansti; Ulty Desmarnita; Emy Rianti
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Involusi uterus adalah suatu proses pengembalian rahim ke bentuk dan ukuran sebelum hamil. Involusi uterus ini dapat menjadi masalah yang serius jika mengalami perlambatan pada penurunan tinggi fundus yang dikarenakan kontraksi uterus yang buruk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknik petrissage massage uterus terhadap percepatan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu postpartum. Metode: Desain quasi experimental pendekatan pretest-posttest dengan kelompok kontrol, yang melibatkan 30 responden melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan lembar observasi penurunan tinggi fundus uteri dan SOP teknik petrissage massage uterus. Data analisis menggunakan uji t-test dependen dan t-test independent. Hasil: Didapatkan nilai p-value 0,000 yang artinya adanya pengaruh teknik petrissage massage uterus terhadap penurunan tinggi fundus ibu postpartum. Kesimpulan: Teknik petrissage massage uterus efektif mempercepat penurunan tinggi fundus uteri terutama pada ibu dengan usia 20-35 tahun dan ibu dengan paritas multigravida.
IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KELUARGA Sri Hartina; Reva Mulyati; Achmad Riyan Wardoyo; Revisika Revisika; Dian Indriyani
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan mayarakat di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ lain di tubuh sehingga menimbulkan resiko kesehatan yang serius. Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi salah satu tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan (SDGs). Indonesia termasuk negara terbesar kedua penyumbang kasus TB di dunia. Salah satu cara yang digunakan untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran penyakit TB paru yaitu melalui upaya edukasi kesehatan. Tujuan implementasi yaitu untuk menggambarkan pengetahuan pasien TB paru sebelum dan setelah dilakukan edukasi tentang penyakit TB paru. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan subyek dua pasien TB paru di ruang poliklinik Paru RSUD Provinsi Papua Barat Kota Manokwari tahun 2026. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan melihat tingkat pengetahuan sebelum dan setelah implementasi edukasi kesehatan. Sebelum implementasi tingkat pengetahuan subjek I dalam kategori kurang dengan skor 50% dan subjek II dalam kategori cukup dengan skor 70%. Setelah implementasi, tingkat pengetahuan tentang penyakit TB paru pada subjek I menjadi 80% dalam kategori baik dan subjek II menjadi 90% dalam kategori baik. Disarankan pasien TB paru dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh agar mencegah terjadinya penularan penyakit TB paru.
PENGEMBANGAN APLIKASI IMTARA BERBASIS ANDROID UNTUK PEMANTAUAN INDEKS MASSA TUBUH DAN EDUKASI IBU HAMIL DI JAKARTA SELATAN Adhya Kinaryo Agung Trinanda Sri Suharto; Ulty Desmarnita; Heni Nurhaeni
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Agustus - Oktober 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Status gizi ibu hamil merupakan faktor penting yang memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LILA) secara rutin diperlukan untuk mencegah risiko komplikasi kehamilan, namun keterbatasan waktu, media edukasi, dan sistem pencatatan konvensional (buku KIA) menyebabkan pemantauan belum optimal. Pemanfaatan teknologi mobile health (mHealth) dinilai mampu meningkatkan keterlibatan pasien secara mandiri dalam pemantauan dan edukasi gizi. Tujuan: Mengembangkan aplikasi IMTARA sebagai media pemantauan status gizi ibu hamil secara mandiri serta menilai kelayakan aplikasi, kemudahan penggunaan (usability), dan penerimaan pengguna. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model Borg and Gall dengan tahapan penelitian awal dan pengumpulan informasi, perencanaan, perancangan draf awal produk bersama pengembang aplikasi, uji coba awal oleh ahli materi dan ahli IT, revisi produk, serta uji coba lapangan skala kecil pada 19 responden ibu hamil trimester 1-3 di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. Hasil: Aplikasi IMTARA berhasil dikembangkan dengan fitur pencatatan berat badan, tinggi badan, LILA, grafik IMT dan berat badan, notifikasi pengingat, alarm peringatan dini, serta edukasi gizi berbasis pangan lokal. Uji ahli materi menghasilkan nilai kelayakan 87,5% dan ahli IT 75%, keduanya berada pada kategori layak (>60%). Uji usability (SUS) pada 19 responden memperoleh rerata skor 85,21 kategori excellent, sedangkan uji persepsi dan penerimaan memperoleh rerata skor 42,58 dari skor maksimal 48 (kategori sangat positif). Kesimpulan: Aplikasi IMTARA layak digunakan sebagai media pemantauan status gizi ibu hamil berbasis digital yang mudah digunakan dan diterima secara positif oleh pengguna, sehingga berpotensi menjadi media inovatif dalam upaya promotif dan preventif kesehatan maternal.
PENGARUH PENGGUNAAN BANTAL MENYUSUI TERHADAP PERLEKATAN IBU-BAYI PADA IBU MENYUSUI PRIMIPARA Indah Tri Azizah; Ulty Desmarnita; Heni Nurhaeni
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Agustus - Oktober 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu primipara sering mengalami kesulitan menyusui karena belum memiliki pengalaman dalam mengatur posisi bayi dan memperoleh perlekatan yang tepat. Penggunaan bantal menyusui dapat membantu mempertahankan posisi bayi sehingga proses menyusui menjadi lebih nyaman dan efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan bantal menyusui terhadap perlekatan ibu-bayi pada ibu menyusui primipara. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 34 ibu menyusui primipara di Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlekatan ibu-bayi diukur menggunakan LATCH Score Assessment Tool dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki kategori perlekatan sedang (94,1%), sedangkan 5,9% berada pada kategori baik. Setelah penggunaan bantal menyusui, seluruh responden (100%) berada pada kategori perlekatan baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan skor perlekatan yang bermakna setelah intervensi (p = 0,000). Penggunaan bantal menyusui berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perlekatan ibu-bayi pada ibu menyusui primipara. Bantal menyusui dapat menjadi intervensi sederhana dan praktis untuk mendukung keberhasilan menyusui.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP KEJADIAN FLOUR ALBUS PADA REMAJA Sofa Fatonah HS; Devia; Rudi Karmi
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Agustus - Oktober 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk keputihan (fluor albus), yang sering tidak ditangani akibat kurangnya pengetahuan dan kebiasaan menjaga kebersihan. Keputihan dapat disebabkan oleh faktor fisiologis maupun patologis dan memiliki prevalensi yang tinggi di kalangan remaja. Salah satu alternatif pengobatan alami yang dapat digunakan adalah air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L), yang mengandung senyawa antiseptik seperti tanin dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) dalam mengurangi kejadian keputihan pada siswi kelas VII di SMPN 8 Cimahi. Metode:  Desain Quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan 100 cc air rebusan daun sirih hijau (Piper Betle L) (Piper betle L) dua kali sehari selama lima hari. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji menunjukkan air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi saja dalam menurunkan tingkat keputihan, ditunjukkan oleh nilai p = 0.000 pada kelompok intervensi, lebih kecil dari kelompok kontrol yaitu p = 0.589. Artinya, intervensi yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap penurunan tingkat keparahan keputihan. Kesimpulannya, air rebusan daun sirih hijau (Piper betle L) efektif dalam mengurangi keputihan pada remaja dan berpotensi menjadi terapi herbal pelengkap dalam program kesehatan reproduksi berbasis sekolah. Memberikan bukti empiris bahwa pemberian air rebusa daun sirih hijau (Piper betle L) dapat menjadi salah satu alternatif intervensi komplementer yang sederhana, mudah diterapkan dan berpotensi mendukung upaya pencegahan serta penganan keputihan pada remaj melalui program kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dan institusi pendidikan dalam mengembangkan edukasi serta intervensi kesehatan reproduksi remaja yang berbasis pada pemanfaatan bahan herbal secara tepat dan terukur.

Page 11 of 12 | Total Record : 112