cover
Contact Name
Muhammad Arfan Harahap
Contact Email
muhammadarfanharahap@gmail.com
Phone
+6282163361321
Journal Mail Official
muhammadarfanharahap@gmail.com
Editorial Address
Jl. Binjai No. 99 Kelurahan Pekan Tanjung Pura Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Location
Kab. langkat,
Sumatera utara
INDONESIA
JEKSya Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
ISSN : -     EISSN : 29630975     DOI : -
Core Subject : Economy,
JEKSya Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah adalah jurnal akademik yang diterbitkan tiga kali setahun Mey September Desember oleh Yayasan Perima dan bekerjasama dengan STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura, Langkat. JEKSya adalah jurnal akademik peer-review untuk mahasiswa, praktisi, sarjana, dan ilmuwan yang tertarik pada aspek multi konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi pada bidang ekonomi dan keuangan syariah.
Articles 128 Documents
Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Langkat Muhammad Ronaldo; Ahmad Fuadi; Anjur Perkasa Alam
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat memiliki peran strategis dalam menanggulangi kemiskinan, namun realisasi penghimpunannya di Indonesia masih jauh dari potensi maksimal karena masalah kredibilitas lembaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan prinsip transparansi dalam pengelolaan zakat, bentuk akuntabilitas dalam pelaporan dan pertanggungjawaban, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pada BAZNAS Kabupaten Langkat. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan/staf BAZNAS, muzakki, dan mustahik, serta melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil Penelitian: Temuan penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Langkat telah menunjukkan komitmen dalam menerapkan transparansi dan akuntabilitas melalui penggunaan sistem pelaporan digital SIMBA yang memudahkan pencatatan arus dana secara terintegrasi. Akuntabilitas juga diperkuat dengan adanya audit internal rutin dan prosedur seleksi mustahik yang objektif. Namun, penerapan tersebut belum optimal karena akses publik terhadap laporan keuangan masih terbatas pada media internal dan belum menjangkau masyarakat luas secara periodik. Faktor pendukung utama adalah komitmen pimpinan dan dukungan teknologi, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM yang menguasai teknologi informasi serta rendahnya literasi zakat di masyarakat.
Analisis Strategi Pemasaran Cicilan Emas Pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa Muhammad Ryansyah Putra Nasution; Anjur Perkasa Alam; Diyan Yusri
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kehadiran produk cicilan emas di pegadaian syariah cabang Langsa, tentu perlunya strategi pemasaran. Dalam meningkatkan minat nasabah produk cicil emas, perusahaan perlu melakukan strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan dan inovasi produk secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran cicilan emas pada pehadaian syariah cabang Langsa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yaitu bagian marketing. Adapun teknhik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Strategi pemasaran cicilan emas yang digunakan Pegadaian Syariah Cabang Langsa dengan langkah promosi, promosi yang dilakukan seperti memasang flyer dan benner, menempelkan stiker, menghubungi nasabah secara langsung via WA blast; 2) Produk cicilan emas yang diterapkan pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa adalah emas lantakan yang diproduksi oleh PT. Antam Tbk, ketetapan harga yang dimiliki oleh Pegadaian Syariah tentu berbeda dengan tempat yang lainnya dan besaran pembiayaan dengan ketentuan DP 15% tambah biaya admin, menggunakan akad murabahah dan jangka waktu pembiayaan 3 bulan sampai 3 tahun; dan 3) Hambatan Dalam Pemasaran Cicilan Emas Pada Pegadaian Syariah Cabang Langsa terdapat pada ketidakpastian harga emas yang kadang naik turun, membuat pihak Pegadaian Syariah Cabang Langsa tetap hadir untuk memberikan pengenalan dan penawaran produk dengan menerapkan strategi pemasaran yang maksimal.
Peran Perbankan Syariah Dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan UMKM Melalui Pembiayaan KUR Syariah Pada BSI KCP Stabat Chandini Sara; Kamliah R; Khairani Sakdiah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah pilar penting perekonomian nasional, namun sering terkendala oleh keterbatasan akses pembiayaan formal yang sesuai prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Stabat, mengidentifikasi hambatannya, serta merumuskan strategi optimal untuk mendukung peningkatan kinerja keuangan UMKM. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak BSI KCP Stabat dan pelaku UMKM penerima KUR Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KUR Syariah di BSI KCP Stabat telah berjalan efektif, didukung oleh Strategi Pendekatan Socio-Finansial dan Fokus pada Pembinaan Karakter nasabah. Efektivitas ini tercermin dari capaian Non-Performing Financing (NPF) KUR yang sangat rendah (0,6%) dan dampak nyata pembiayaan dalam peningkatan omzet dan laba usaha UMKM. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan adalah peningkatan literasi keuangan dan digital serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperluas inklusi keuangan syariah.
Pengaruh Teori TAM Terhadap Kepuasan Nasabah Pengguna Aplikasi Sumut Mobile (Studi Pada Bank Sumut Syariah Stabat) Amelia; Muhizar Muchtar; Asmawarna Sinaga
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Teori Technology Acceptance Model (TAM) yang diproyeksikan melalui variabel Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), dan Trust terhadap Kepuasan Nasabah pengguna aplikasi Sumut Mobile di Bank Sumut Syariah Stabat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya adaptasi teknologi perbankan digital dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah Bank Sumut Syariah Stabat dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan melalui teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (Uji t), variabel Perceived Usefulness (0,001 < 0,05), Perceived Ease of Use (0,004 < 0,05), dan Trust (0,000 < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah. Secara simultan (Uji F), ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Nasabah dengan nilai signifikansi $0,000$. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,735 menunjukkan bahwa variabel PU, PEOU, dan Trust berkontribusi sebesar 73,5% terhadap variasi Kepuasan Nasabah, sedangkan sisanya sebesar 26,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Variabel Trust ditemukan sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi Kepuasan Nasabah di Bank Sumut Syariah Stabat.
Pengaruh Fintech Syariah Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Stabat Rinda Septia Anggeraini; Zaifaturidha; Khairani Sakdiah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Fintech Syariah terhadap kepuasan nasabah pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Stabat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital di era Revolusi Industri 4.0 yang mengharuskan perbankan syariah beradaptasi guna memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat, efisien, namun tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah aktif BSI KCP Stabat yang menggunakan layanan digital, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling4444. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Persepsi Fintech Syariah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah BSI KCP Stabat. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 12,450 yang lebih besar dari ttabel sebesar 1,984, serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,612 menunjukkan bahwa variabel Fintech Syariah memberikan kontribusi sebesar 61,2% terhadap kepuasan nasabah, sedangkan sisanya 38,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Indikator dominan yang mendorong kepuasan nasabah adalah efisiensi kecepatan layanan serta kesesuaian teknologi dengan prinsip-prinsip syariah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modernisasi layanan melalui fintech merupakan strategi efektif dalam meningkatkan loyalitas dan kepuasan nasabah di era digital.
Implementasi Qawaid Fiqhiyyah Dalam Mengembangkan Produk Perbankan Syariah Tya Novianti; Khairani Sakdiah; Rani Febriyanni
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi sistem keuangan di Indonesia mendorong munculnya perbankan syariah yang berbasis nilai dan etika. Namun, masih terdapat kesenjangan pemahaman masyarakat terhadap struktur dan legalitas produk bank syariah dibandingkan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Qawaid fiqhiyyah dalam pengembangan produk perbankan syariah di Indonesia, mengidentifikasi kaidah-kaidah fikih yang dominan digunakan, serta mengkaji tantangan dan kontribusinya dalam menjamin kepatuhan terhadap prinsip maqashid syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif kritis dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis konten (content analysis). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Stabat dengan melibatkan 5 informan yang terdiri dari pihak manajemen, staf operasional, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qawaid fiqhiyyah di BSI KCP Stabat telah melampaui teks normatif dan menjadi instrumen praktis yang dinamis. Kaidah-kaidah dominan yang diterapkan meliputi: 1) Al-Ashlu fil Mu’amalat al-Ibahah (hukum asal muamalah adalah boleh) sebagai pintu gerbang inovasi digital; 2) Al-Kharaj bi al-Dhaman (hasil sebanding risiko) dan Al-Dhararu Yuzal (bahaya harus dihilangkan) dalam mitigasi risiko pembiayaan; serta 3) Al-Umur bi Maqashidiha (setiap perkara tergantung niatnya) dan Al-Ghunmu bi al-Ghurmi (potensi untung sebanding risiko) dalam edukasi produk simpanan. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi syariah masyarakat, namun inovasi layanan digital seperti aplikasi BYOND terbukti mampu memberikan kemaslahatan (maslahah) nyata bagi nasabah sesuai koridor syariat.
Implementasi Penggunaan Teknologi Blockchain Dalam Keamanan Transaksi Digital Perbankan Syariah Di BSI KCP Pangkalan Brandan Dwi Utari; Khairani Sakdiah; Kamaliah R
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi blockchain hadir sebagai solusi strategis melalui sistem pencatatan terdesentralisasi yang menjamin transparansi, imutabilitas (data tidak dapat diubah), dan keamanan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi blockchain terhadap keamanan transaksi, mengidentifikasi indikator keamanan yang ditingkatkan, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip syariah di BSI KCP Pangkalan Brandan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pangkalan Brandan. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan pihak internal bank (seperti Branch Manager dan Customer Service) serta nasabah, didukung oleh data sekunder terkait operasional digital bank. Teknik analisis data dilakukan untuk mendapatkan gambaran empiris mengenai efektivitas dan tantangan implementasi blockchain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teknologi blockchain (melalui mekanisme smart contract dan sistem terdesentralisasi) secara signifikan memperkuat keamanan transaksi dengan menghilangkan risiko manipulasi data dan meminimalisir human error. Secara teologis, teknologi ini selaras dengan prinsip syariah seperti Amanah, Siddiq, dan Al-Kitabah (perintah pencatatan transaksi secara adil dan jelas). Blockchain terbukti berfungsi sebagai trust enabler technology yang meningkatkan kepercayaan nasabah karena adanya jejak digital (digital footprint) yang transparan dan tidak dapat dimodifikasi secara sepihak. Namun, tantangan utama yang ditemukan adalah masih rendahnya literasi digital masyarakat terhadap teknologi yang dianggap kompleks ini.
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap ROA Pada Bank Syari'ah Indonesia Periode (2021 - 2024) Sahniyar; Azhar; Khairani Sakdiah
Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Peduli Riset dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Bank Syariah Indonesia (BSI) serta melihat pengaruhnya terhadap kinerja keuangan bank yang diukur melalui Return on Assets (ROA) selama periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dengan metode deskriptif dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan BSI yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deret waktu (time series) untuk melihat perkembangan penerapan GCG dan ROA dari tahun ke tahun, serta dilanjutkan dengan pengujian hubungan antara variabel GCG yang meliputi komisaris independen, komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural BSI telah menerapkan prinsip GCG sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, terlihat dari proporsi komisaris independen, keberadaan komite audit, serta struktur kepemilikan yang memenuhi standar. Namun, secara parsial sebagian besar variabel GCG tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA, kecuali kepemilikan institusional yang berpengaruh signifikan namun bersifat negatif. Secara simultan, variabel GCG tetap memiliki peran dalam menjelaskan perubahan kinerja keuangan, meskipun pengaruhnya belum sepenuhnya kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan GCG di BSI masih cenderung bersifat pemenuhan aturan dan belum sepenuhnya berdampak langsung pada peningkatan kinerja keuangan, sehingga diperlukan penguatan peran setiap unsur tata kelola agar mampu mendorong kinerja bank secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Page 13 of 13 | Total Record : 128