cover
Contact Name
Hendri Hermawan Adinugraha
Contact Email
sahmiyya@iainpekalongan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sahmiyya@iainpekalongan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Islamic Economics and Business, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Jalan Pahlawan No.52 Rowolaku, Kabupaten Pekalongan, Indonesia
Location
Kota pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : 29638100     EISSN : 29632986     DOI : https://doi.org/10.28918/sahmiyya
Core Subject : Economy, Education,
Sahmiyya is a journal providing authoritative sources of scientific information for researchers and scholars in academia, research institutions, government agencies, and industries. Sahmiyya Journal publish original research papers, review article and case studies focused on Economics and Business, Islamic Economics, Sharia Banking, and Sharia Accounting as well as related topics.
Articles 239 Documents
Strategi Manajemen Risiko dalam Perbankan Syariah: Studi Kasus pada Bank Syariah Indonesia Cabang Comal Windi Rizki Febrianingtyas; Singgih Setwian; Muhammad Masrur
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajemen risiko yang diimplementasikan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Comal guna menghadapi permasalahan pembiayaan bermasalah (non-performing financing) serta berbagai risiko inherent dalam operasional perbankan syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dengan pihak manajemen, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi terhadap laporan keuangan serta prosedur operasional standar.Temuan penelitian mengungkapkan bahwa BSI Cabang Comal menghadapi delapan kategori risiko utama sesuai kerangka perbankan syariah, yakni risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, strategis, kepatuhan, dan reputasi. Sebagai respons, strategi mitigasi yang dijalankan meliputi penguatan analisis profil dan kelayakan nasabah, pemantauan berkelanjutan pasca-pencairan pembiayaan, restrukturisasi pembiayaan bermasalah, serta peningkatan kapabilitas sumber daya manusia melalui program pelatihan khusus.Meskipun demikian, implementasi strategi tersebut menghadapi sejumlah kendala signifikan, antara lain kapasitas SDM yang terbatas dalam pemahaman prinsip syariah secara komprehensif, efektivitas pengawasan yang belum optimal, serta dinamika eksternal seperti disruptasi teknologi finansial (fintech) dan evolusi perilaku konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko di BSI Cabang Comal tidak hanya berperan sebagai alat mitigasi kerugian, tetapi juga berfungsi sebagai kerangka strategis untuk menjamin sustainability operasional, memperkuat daya saing, dan memastikan adherence terhadap prinsip syariah dan regulasi perbankan nasional
Pengaruh Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Teknologi Digital terhadap Kepercayaan Nasabah pada Bank Syariah Nala Maghfiroh; Agus Arwani
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini menganalisis pengaruh literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital terhadap kepercayaan nasabah pada Bank Syariah. Meskipun pertumbuhan industri perbankan syariah meningkat pesat, tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah, yang dapat menyebabkan masyarakat rentan terhadap risiko dan menghambat pertumbuhan industri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan wawancara mendalam untuk memahami secara holistik bagaimana kedua faktor tersebut memengaruhi kepercayaan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan yang tinggi membangun keyakinan, sementara pemanfaatan teknologi digital yang andal dan aman meningkatkan rasa nyaman dan kepercayaan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan berfokus pada variabel kepercayaan dan dapat menjadi masukan praktis bagi Bank Syariah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merumuskan strategi edukasi dan promosi yang lebih efektif di era digital
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Minat Masyarakat Menggunakan Produk Perbankan Syariah Maulidya, Lailatul; Husni Awali; Pratomo Cahyo Kurniawan
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan syariah di Indonesia berkembang dengan baik, namun masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh literasi keuangan syariah terhadap minat masyarakat menggunakan produk perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman masyarakat dalam mengadopsi pengetahuan literasi keuangan syariah serta dampaknya terhadap minat mereka. Data diperoleh dari studi dokumen dan kajian pustaka. Hasil penelitian menegaskan literasi keuangan syariah yang meliputi pemahaman prinsip-prinsip syariah dan produk terkait memiliki efek positif signifikan terhadap pembentukan minat. Minat berfungsi sebagai variabel yang memediasi hubungan literasi dan keputusan penggunaan. Temuan ini mengusulkan strategi literasi yang mengintegrasikan pendekatan sosio-kultural, tokoh masyarakat terpercaya, dan pemanfaatan media sosial agar edukasi lebih efektif. Oleh karena itu, bukan sekedar transfer pengetahuan, namun perlu fokus pada pembangunan minat dan kepercayaan masyarakat untuk mendukung penggunaan produk perbankan syariah.
Optimalisasi Strategi Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Meningkatkan Tata Kelola Perbankan Syariah di Indonesia Nabila; Fitri Kurniawati
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menganalisis peran penguatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam tata kelola perbankan syariah di Indonesia setelah diterbitkannya Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2024. Perbankan syariah di Indonesia telah berkembang pesat, namun efektivitas pengawasan DPS seringkali menghadapi tantangan, termasuk kewenangan yang terbatas, tumpang tindihnya peraturan, dan independensi yang cukup rentan. Identifikasi tantangan DPS serta menyusun strategi guna mengoptimalkan peran DPS dalam tata kelola perbankan syariah di Indonesia pascapenerbitan POJK No. 2 Tahun 2024 ini menjadi tujuan dalam penelitian. Studi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur, memanfaatkan data primer dari Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2024 dan sumber sekunder dari jurnal, buku, dan laporan yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025. Hasil penelitian menyoroti bahwa implementasi yang efektif memerlukan strategi pendukung, seperti peningkatan kapasitas, pemantauan berbasis digital, penguatan independensi, dan koordinasi yang lebih kuat dengan DSN-MUI dan OJK. Peraturan OJK Nomor 2 Tahun 2024 menyediakan kerangka hukum untuk memperkuat DPS sebagai aktor kunci dalam memastikan kepatuhan syariah dan meningkatkan kualitas tata kelola di perbankan syariah.
IMPLEMENTASI MARKETING SYARIAH DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN LOYALITAS NASABAH LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Nabila; Hendri Hermawan Adinugraha; Anggun Rahadian Kusuma Dewi
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing syariah dalam meningkatkan pertumbuhan dan loyalitas nasabah lembaga keuangan syariah di Indonesia. Penekanan diberikan pada prinsip-prinsip syariah seperti kejujuran, keadilan, dan transparansi sebagai kunci keberhasilan strategi pemasaran. Meskipun industri perbankan syariah mengalami pertumbuhan yang signifikan, pangsa pasar lembaga keuangan syariah masih terbatas bila dibandingkan lembaga konvensional, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran syariah yang diterapkan untuk menarik dan mempertahankan nasabah. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan marketing syariah yang berbasis edukasi dan transparansi mampu membangun kepercayaan dan loyalitas nasabah secara berkelanjutan serta memperkuat posisi lembaga keuangan syariah dalam pembangunan sosial-ekonomi. Selain itu, penelitian ini membahas kendala dan tantangan yang dihadapi, sehingga memberikan gambaran holistik mengenai dinamika pasar lembaga keuangan syariah
The Efektivitas Produk Pembiayaan Syariah BSI (Bank Syariah Indonesia) Terhadap Pemberdayaan UMKM : Bank Syariah Rifqa Rosyita Ammaliah
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MSMEs are the backbone of the Indonesian economy, contributing significantly to GDP and employment. However, most businesses still face obstacles in accessing capital, making it difficult for them to grow and compete. Bank Syariah Indonesia (BSI) offers solutions through various sharia-based financing products such as mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, and other schemes. This study aims to analyze the extent to which BSI's sharia financing products are effective in empowering MSMEs, in terms of increasing income, production capacity, and business sustainability. The method used is a literature review by examining various previous studies and secondary data sources related to sharia financing. The results of the analysis show that BSI's sharia financing is able to provide a significant positive impact, not only in the form of additional capital but also in the form of assistance, training, and strengthening of business networks. However, challenges remain, particularly the low level of sharia financial literacy among MSME players and the application procedures, which are considered quite complicated. Therefore, improving education and simplifying services is necessary so that Islamic financing can be more optimal in supporting the empowerment of MSMEs as the main drivers of the national economy.
Implementasi Inklusi Keuangan Melalui Lembaga Keuangan Syariah bagi Pengembang UMKM Ghaisani Putri, Mezaluna; Ayatullah Sadali; Wilda Yulia Rusyida
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun aksesnya terhadap layanan keuangan formal, terutama pembiayaan, masih terbatas. Inklusi keuangan menjadi solusi agar UMKM dapat terhubung dengan sistem keuangan formal. Dalam konteks ini, lembaga keuangan syariah hadir sebagai alternatif pembiayaan yang tidak hanya menyediakan permodalan, tetapi juga mengedepankan prinsip keadilan, kemitraan, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inklusi keuangan melalui lembaga keuangan syariah dalam mendukung UMKM dan mengidentifikasi kendala yang muncul. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan wawancara mendalam kepada pengelola lembaga keuangan syariah dan pelaku UMKM, serta studi dokumentasi laporan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lembaga keuangan syariah menawarkan pembiayaan sesuai prinsip syariah, masih terdapat kendala seperti rendahnya literasi keuangan syariah, prosedur administrasi yang rumit, dan terbatasnya akses terhadap teknologi digital. Implementasi inklusi keuangan syariah terbukti mampu meningkatkan kapasitas keuangan, pengelolaan usaha, dan memperluas jaringan pasar UMKM. Oleh karena itu, strategi peningkatan literasi, penyederhanaan prosedur, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi penting untuk memperkuat inklusi keuangan syariah dan mendukung pengembangan UMKM secara inklusif dan berkelanjutan.
STRATEGI PEMASARAN BANK SYARIAH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM Karomah, Lu'luil; Mohammad Rosyada; Aditya Agung Nugraha
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan syariah mengalami perkembangan yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. Dalam situasi persaingan industri yang semakin intens, strategi pemasaran menjadi faktor kunci untuk menjaga sekaligus memperluas pangsa pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang digunakan bank syariah dalam meningkatkan daya saing di tengah kompetisi perbankan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, melalui telaah berbagai artikel, jurnal, dan penelitian terdahulu mengenai pemasaran bank syariah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan bank syariah berperan penting dalam memperkuat daya saing dengan menekankan pemahaman kebutuhan pasar, segmentasi nasabah, serta kepatuhan pada prinsip syariah yang menolak praktik riba. Selain itu, bagi pelaku UMKM halal, strategi berbasis nilai Islami menjadi kebutuhan mendesak untuk mampu bersaing secara global. Studi ini juga melibatkan wawancara dengan pelaku UMKM halal dan kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan manajemen bisnis syariah dapat meningkatkan kinerja operasional, kepercayaan konsumen, dan loyalitas pasar. Prinsip halal, transparansi keuangan, serta pemasaran berbasis etika Islami terbukti mendukung pertumbuhan pangsa pasar dan daya saing UMKM. Dengan demikian, model manajemen bisnis syariah dapat menjadi fondasi penting bagi pengembangan UMKM halal yang berkelanjutan di era ekonomi kontemporer
Analisis Implementasi Good Corporate Governance (GCG) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Pasca Awal Merger Mulyanti, Irma Dwi; Mohammad Rosyada; Caroline Ambarsari Sutarman
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggabungan tiga bank syariah menjadi BSI membawa tantangan integrasi yang menuntut penguatan GCG untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Good Corporate Governance (GCG) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) pasca awal merger tiga bank syariah milik Himbara, yaitu BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan sumber utama berupa Laporan GCG BSI tahun 2021 serta dokumen pendukung dari jurnal dan artikel ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GCG di BSI telah berjalan cukup baik dengan capaian peringkat “baik” pada penilaian internal serta memperoleh pengakuan eksternal melalui predikat “Most Trusted Company” pada tahun 2021. Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas sudah diimplementasikan dengan konsisten, sementara aspek independensi dan kewajaran masih menghadapi tantangan, terutama terkait komposisi Dewan Komisaris Independen, penyesuaian budaya kerja, serta harmonisasi sistem layanan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah BSI telah membangun fondasi tata kelola yang baik meskipun masih terdapat kelemahan yang perlu diperbaiki agar konsistensi tata kelola dapat terjaga. Saran yang diajukan meliputi konsolidasi budaya organisasi, penguatan independensi, optimalisasi teknologi informasi, serta perbaikan berkelanjutan untuk memperkokoh daya saing BSI di tingkat global.
Literature Review: Dinamika Persepsi Nasabah terhadap Perkembangan Digital Banking Syariah Malfaliya Nabila; Drajat Stiawan
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam industri perbankan syariah, terutama melalui hadirnya layanan digital seperti mobile banking, internet banking, dan aplikasi berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika persepsi nasabah dalam menghadapi inovasi digital banking syariah, dengan fokus pada faktor yang mendorong penerimaan maupun kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review, di mana data diperoleh dari artikel jurnal, prosiding, dan publikasi akademik melalui Google Scholar serta Publish or Perish. Analisis dilakukan dengan metode content analysis untuk menemukan pola dan dinamika persepsi nasabah. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi milenial dan Gen Z cenderung memiliki persepsi positif karena menilai layanan digital lebih praktis, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan era digital. Namun, terdapat pula tantangan seperti isu keamanan data, keterbatasan literasi digital, ketidakmerataan infrastruktur, serta keraguan mengenai kepatuhan syariah yang membuat persepsi nasabah beragam. Selain itu, perbedaan antar generasi dan segmen nasabah menunjukkan bahwa strategi inovasi digital bank syariah tidak bisa disamaratakan. Secara keseluruhan, digital banking syariah memiliki kelebihan dalam meningkatkan efisiensi, kepuasan, dan loyalitas nasabah, tetapi kelemahan pada aspek edukasi dan transparansi syariah masih perlu diperbaiki. Penelitian ini menyarankan agar bank syariah memperkuat keamanan, meningkatkan literasi digital, serta menegaskan kepatuhan syariah agar inovasi digital lebih inklusif dan berkelanjutan.