cover
Contact Name
Hernianti Harun
Contact Email
decisiondecision13@gmail.com
Phone
+6281245631807
Journal Mail Official
herniantiharunanty@gmail.com
Editorial Address
Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91131
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 27214907     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare dengan frekuensi dua kali dalam setahun, yaitu Februari dan Oktober. Jurnal DECISION sebagai wadah pengembangan ilmu manajemen yang terdiri dari manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia dan manajemen pemasaran.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI KONSEP ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DALAM MENGEMBANGKAN USAHA BUMDES DI DESA RANGA KABUPATEN ENREKANG Nur Rahmadani; Hernianti Harun
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i1.3580

Abstract

Masih tingginya jumlah BUMDes yang dikategorikan belum mampu memberikan partisipasi terhadap perekonomian yang ada di Desa bahwa salah satu bentuk kegagalan dari BUMDes dalam memberikan dukungan terhadap pendapatan desa karena kurangnya sosialisasi yang menyebabkan masyarakat kurang memahami tentang BUMDes dan berdampak pada rendahnya tingkat partisipasi mereka untuk terlibat dalam pengembangan BUMDes.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui bentuk Pendekatan dalam Konsep Asset Based Community Development sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan usaha BUMDes di Desa Ranga Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif, dan hasil yang diperoleh bahwa konsep asset based community development merupakan sebuah model pemberdayaan untuk meningkatkan peran serta partisipasi masyarakat dalam menentukan Usaha BUMDes yang dianggap potensial melalui konsep asset based community development maka BUMDes Ranga telah dapat mempetakan potensi-potensi yang dianggap layak untuk dikembangkan menjadi usaha BUMDes diantaranya optimaliasasi hasil panen jagung, pengelolaan peternakan sapi, pengembangan usaha untuk tanaman kelapa dan gula aren, sedangkan beberapa usaha rintisan didasarkan potensi yang dilimiliki oleh Desa Ranga antara lain Pengelolaan buah pisang, briket tongkol jagung dan pembuatan wadah tanam dari sabuk kelapan. Model Pemberdayaan pada konsep asset based community development merupakan pendekatan pengembangan usaha yang melihat dan memanfaatkan peran masyarakat dalam menentukan usaha yang dianggap dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga dapat dikatakan bahwa melalui konsep ini secara langsung atau tidak langsung maka partisipasi masyarakat dapat dikembangkan.
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF MATERIAL DAN NON MATERIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT BOLL PUTRA MARIO KOTA PAREPARE Randi, Randi; Darmawan, Darmawan
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i1.3581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif material dan insentif non-material terhadap kinerja karyawan di PT Boll Putra Mario Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS dengan teknik analisis deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta pengujian hipotesis melalui regresi linear berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif material dan insentif non-material berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Insentif material, seperti gaji, bonus, dan tunjangan, terbukti meningkatkan motivasi dan produktivitas kerja karyawan. Sementara itu, insentif non-material, seperti apresiasi, peluang pengembangan karier, dan lingkungan kerja yang kondusif, juga berperan penting dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas karyawan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan mengadopsi kebijakan insentif yang seimbang antara insentif material dan non-material guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan kompetitif. Evaluasi berkala terhadap efektivitas sistem insentif juga diperlukan untuk memastikan dampak positifnya terhadap kinerja karyawan.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK BERAS PADA PT. SANG HYANG SERI KOTA MAKASSAR Syahrul Anugrah
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i1.3617

Abstract

Menyikapi fenomena tersebut maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Pemasaran dihubungkan Prinsip-prinsip yang menjadi acuan pada Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Strategi Pengembangan melalui Metode Analisis SWOT yang dapat dilakukan oleh PT. Sang Hyang Seri. Pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan metode kualitatif pada penggunaan Analisis SWOT. Adapun informan yang digunakan yakni bagian pemasaran, bagian disribusi produk beras dan rumah makan dan hotel pengguna produk beras pada PT. Sang Hyang Seri. Hasil yang diperoleh dari peneltian ini adalah Pengembangan Pola Pemasaran yang dapat dilakukan oleh PT. Sang Hyang Seri jika dikaitkan dengan bauran pemasaran yakni salah satunya adalah dengan melakukan diversifikasi produk melalui penambahan varian kemasan, selain untuk mendukung jangkauan daya beli masyarakat juga dapat dimanfaatkan sebagai media dalam memperkenalkan jenis-jenis produk beras dari perusahaan ini serta dapat pula menjadi sarana dalam pengembangan segmen pasar juga sasaran pasar. Adapun langkah strategi yang direkomendasikan yakni Growth and Build, atau dengan kata lain bahwa status pemasaran Beras dari PT. Sang Hyang Seri saat ini berada pada kondisi tumbuh dan Berkembang, sehingga untuk tetap mendukung kondisi tersebut terdapat beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan antara lain mengefektifkan kegiatan promosi, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, memperluas sasaran pasar dan juga mengoptimalkan segmentasi pasar melalui promosi sehingga produk lebih dikenal oleh masyarakat.
Pengaruh PENGARUH PENGGUNAAN BUY NOW PAY LATER TERHADAP GAYA HIDUP KONSUMTIF GENERASI Z Muhamad ifan; Rasmi Nur Anggraeni
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.3966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) terhadap gaya hidup konsumtif Generasi Z. Meningkatnya penggunaan platform BNPL seperti Shopee PayLater, GoPayLater, dan Kredivo memberikan kemudahan dalam bertransaksi yang dapat mendorong perilaku pembelian impulsif, khususnya pada Generasi Z yang sangat adaptif terhadap teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada 100 responden berusia 17–28 tahun yang telah menggunakan layanan BNPL dalam enam bulan terakhir. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BNPL berpengaruh positif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif Generasi Z dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,381. Hal ini berarti 38,1% variasi gaya hidup konsumtif dapat dijelaskan oleh penggunaan BNPL, sementara 61,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Selain itu, sebagian besar responden mengaku pernah membeli barang yang tidak dibutuhkan karena promosi BNPL dan merasakan peningkatan beban keuangan setelah menggunakannya secara rutin. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin sering Generasi Z menggunakan layanan BNPL, semakin tinggi kecenderungan mereka untuk berperilaku konsumtif. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan untuk meminimalkan dampak negatif penggunaan BNPL dan mendorong perilaku keuangan yang lebih bijak di kalangan generasi muda.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM LITERASI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA KRIPIK SIKAPA DI DESA CEMBA Yadi Arodhiskara; Hernianti Harun; Anggi Jufri
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transformasi digital dalam memperkuat literasi keuangan, pengelolaan keuangan, serta pengembangan usaha Kripik Sikapa di Desa Cemba, Kecamatan Enrekang. UMKM seperti Kripik Sikapa menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses pasar, pencatatan keuangan yang masih sederhana, serta keterbatasan modal dan kemampuan digital. Transformasi digital hadir sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat daya saing usaha di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas empat orang, yakni dua informan utama: Ibu Nirwana (pemilik dan pengelola utama usaha Kripik Sikapa) dan Bapak Tunning (pengelola produksi dan pencatatan keuangan), serta dua informan pendukung, yaitu satu masyarakat lokal sebagai pelanggan tetap dan satu pendamping UMKM dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital melalui media sosial, marketplace, dan aplikasi pencatatan keuangan sederhana telah meningkatkan keterampilan pelaku usaha dalam mencatat transaksi, mengelola arus kas, dan mengambil keputusan keuangan secara lebih tepat. Selain itu, pemasaran digital membuka peluang perluasan pasar, membangun brand awareness, serta mendorong inovasi produk sesuai kebutuhan konsumen. Integrasi literasi keuangan dengan teknologi digital juga berdampak positif terhadap transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, transformasi digital terbukti menjadi faktor penting yang tidak hanya memperkuat pengelolaan keuangan, tetapi juga mendorong pengembangan usaha Kripik Sikapa secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Desa Cemba.
STRATEGI PENGEMBANGAN BUMDES MADALLENG MELALUI ANALISIS MODAL BERBASIS PEMBERDAYAAN POTENSI DESA CEMBA ST. Nurhaliza; Rika Rahma
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan BUMDes Madalleng melalui analisis kebutuhan modal yang berorientasi pada pemberdayaan potensi lokal Desa Cemba, Kabupaten Enrekang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan kunci, yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta pelaku usaha masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Cemba memiliki beragam potensi ekonomi, di antaranya pertanian jagung, peternakan sapi, pengolahan gula aren menjadi gula semut, pengelolaan air bersih, serta pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket. Analisis kebutuhan modal mengungkapkan bahwa strategi pengembangan BUMDes tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian keuntungan finansial, melainkan juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan partisipasi, pemberdayaan sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam. Pendekatan berbasis potensi desa membuka peluang untuk meningkatkan keberlanjutan usaha, memperluas jenis unit usaha yang dikelola, serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap BUMDes. Dengan demikian, keberadaan BUMDes Madalleng diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta berkontribusi terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
PEMETAAN POTENSI DESA DAN INOVASI SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA BUMDES MELALUI KONSEP ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT DI DESA CEMBA KABUPATEN ENREKANG Hasdiana, Hasdiana; Ayu Paradiba Guntur; Nirwana Sampara
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan potensi desa dan peran inovasi sosial terhadap pengembangan usaha BUMDes melalui konsep Asset Based Community Development (ABCD) di Desa Cemba, Kabupaten Enrekang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Cemba memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, antara lain sektor pertanian (jagung), peternakan, gula aren, UMKM, hingga pengelolaan air bersih. Melalui pendekatan ABCD, potensi tersebut dipetakan secara sistematis melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Selain itu, inovasi sosial muncul dari masyarakat dalam bentuk gagasan baru, seperti pengolahan limbah jagung menjadi briket, diversifikasi gula aren menjadi gula semut, hingga pengembangan produk keripik lokal. Inovasi ini menjadi faktor penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha BUMDes karena tidak hanya menambah nilai ekonomi, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, pengembangan BUMDes di Desa Cemba tidak hanya bergantung pada ketersediaan potensi alam, melainkan juga pada kreativitas sosial masyarakat dalam mengelola potensi tersebut secara berkelanjutan.
APLIKASI TOLAK UKUR KINERJA DAN KEDISIPLINAN (APATOKI) SEBAGAI INOVASI SISTEM MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN DAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI Gita Puspita Zhakiah; Parman, Parman; Fajar Ladung
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Aplikasi Tolak Ukur Kinerja dan Kedisiplinan (APATOKI) sebagai inovasi sistem manajemen berbasis teknologi terhadap peningkatan disiplin kerja dan produktivitas pegawai. APATOKI dikembangkan sebagai instrumen digital untuk memantau, mengukur, dan mengevaluasi kinerja secara objektif melalui indikator kedisiplinan yang terukur, seperti kehadiran, ketepatan waktu, dan tanggung jawab terhadap tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif asosiatif, yang dilaksanakan di tiga kelurahan di Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng (Botto, Bila, dan Lemba) dengan jumlah responden 39 orang pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan APATOKI berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dan produktivitas pegawai. Sistem berbasis android dengan fitur GPS dan verifikasi wajah terbukti memperkuat pengawasan kehadiran, menumbuhkan kesadaran disiplin, serta meningkatkan efektivitas waktu kerja. Selain itu, mekanisme reward and punishment berbasis data mendorong peningkatan produktivitas melalui sistem penilaian yang transparan dan adil. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya optimalisasi penggunaan APATOKI secara berkelanjutan, disertai penguatan budaya organisasi dan peningkatan kapasitas pegawai, agar dampaknya terhadap disiplin dan produktivitas dapat dimaksimalkan dalam mendukung reformasi birokrasi berbasis teknologi.
PENILAIAN KESEHATAN KEUANGAN PT PEGADAIAN (PERSERO) UPC SUDIRMAN PAREPARE BERDASARKAN ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS DAN AKTIVITAS Amal Nuzul Mahendra; Syarifuddin Yusuf; Irwan, Irwan
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4086

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indikator utama dalam menilai tingkat kesehatan dan keberlanjutan suatu perusahaan. Melalui analisis laporan keuangan, manajemen dapat menilai sejauh mana efektivitas pengelolaan aset, kemampuan memenuhi kewajiban, serta tingkat profitabilitas dan efisiensi operasional yang dicapai. PT Pegadaian (Persero) sebagai lembaga keuangan nonbank berperan penting dalam memberikan layanan pembiayaan berbasis gadai kepada masyarakat, sehingga perlu menjaga stabilitas dan kinerja keuangannya agar tetap sehat dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan keuangan PT Pegadaian (Persero) UPC Sudirman Parepare pada periode 2021–2022 dengan menggunakan analisis rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan melalui perhitungan rasio keuangan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, pengelolaan struktur permodalan, efektivitas pemanfaatan aset dalam menghasilkan laba, serta efisiensi operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas mengalami peningkatan signifikan, dengan Current Ratio meningkat dari 17,146 pada tahun 2021 menjadi 34,213 pada tahun 2022, sementara Quick Ratio stabil pada 18,942. Rasio solvabilitas menurun dari 1,51% menjadi 0,69%, yang menandakan berkurangnya ketergantungan terhadap utang. Rasio profitabilitas relatif stabil, sedangkan rasio aktivitas menunjukkan efisiensi yang baik. Secara keseluruhan, PT Pegadaian (Persero) UPC Sudirman Parepare berada dalam kondisi keuangan yang sehat dengan kinerja positif selama periode penelitian.
PERAN KEPUASAN KERJA DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN SISTEM PENGGAJIAN DENGAN KINERJA PEGAWAI TIDAK TETAP Evi Rahmadani; Imran Rosadi
DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): DECISION : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/decision.v6i2.4095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara sistem penggajian dengan kinerja pegawai tidak tetap pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan penelitian yang terdiri dari Kepala Sub Bagian Kepegawaian, pegawai honorer, dan Tenaga Pekerja Harian (TPH). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai tidak tetap pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare terbagi menjadi dua kategori, yaitu Pegawai Honorer dan Tenaga Pekerja Harian (TPH). Sistem penggajian yang diterapkan adalah sistem penggajian ganda dengan metode pembayaran non tunai yang ditransfer setiap bulan ke rekening masing-masing pegawai. Besaran gaji ditentukan berdasarkan dua faktor utama: resiko dan beban kerja, serta jenjang pendidikan. Penelitian ini menemukan bahwa sistem penggajian berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai tidak tetap, dan kepuasan kerja tersebut selanjutnya mempengaruhi kinerja pegawai. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai mediator dalam hubungan antara sistem penggajian dengan kinerja pegawai tidak tetap. Sistem penggajian yang jelas, adil, dan konsisten dapat meningkatkan motivasi pegawai, mengurangi tingkat absensi, dan mendorong pegawai untuk memperbaiki kinerjanya.