cover
Contact Name
Moh Hasan
Contact Email
hasansanza33@gmail.com
Phone
+6282335104319
Journal Mail Official
hasansanza33@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Pondok Pesantren Wali Songo, Jl. Basuki Rahmad No. 07 Mimbaan Panji Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
As-Syifa Journal of Islamic Studies and History
ISSN : 29639395     EISSN : 29639395     DOI : https://doi.org/10.35132/assyifa.v1i1.202
The journal As-Syifa welcomes papers from academics on theory, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religious practice. In particular, papers that consider the following common topics are invited. Islamic Education Islamic Studies Islamic Law Political Islam Islamic Economics Social Islam Islamic Culture Islamic History
Articles 132 Documents
GERAKAN PADRI DAN DINAMIKA PEMBAHARUAN ISLAM DI MINANGKABAU: PERSPEKTIF SEJARAH DAN SOSIAL ansori, muhammad afif
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1275

Abstract

Gerakan Padri abad ke-19 di Minangkabau merupakan gerakan pembaharuan Islam fundamental yang mengubah lanskap sosial-keagamaan melalui konflik internal dan intervensi kolonial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor historis-sosial kemunculan Padri, dinamika konflik yang melibatkan kaum Adat dan Belanda, dampak gerakan terhadap proses pembaharuan pemikiran dan praktik Islam termasuk interaksinya dengan institusi adat, serta warisan sosial-keagamaan jangka panjangnya di Minangkabau. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-sosiologis, penelitian ini mengkaji sumber primer dan sekunder melalui kritik, interpretasi, dan historiografi untuk membangun narasi yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Padri berakar pada ideologi puritanisme yang diinspirasi dari Wahabisme, berupaya memurnikan praktik Islam lokal dari unsur sinkretis dan adat yang dianggap bertentangan. Meskipun memicu perang saudara yang destruktif, gerakan ini secara signifikan mengakselerasi Islamisasi yang lebih mendalam, yang berpuncak pada formulasi sintesis harmonis "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," serta menanamkan semangat anti-kolonialisme dan memberikan inspirasi bagi gerakan pembaharuan Islam berikutnya di Nusantara.
DINAMIKA PEMIKIRAN AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH: MENUJU ISLAM YANG PROGRESIF DAN EGALITER ansori, muhammad afif
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1280

Abstract

Al-Irsyad Al-Islamiyyah, sebagai gerakan pembaharuan Islam signifikan di Indonesia yang lahir pada awal abad ke-20 melalui Syaikh Ahmad Surkati, memiliki DNA historis yang menekankan pada tajdid (pembaharuan) dan egalitarianisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika intelektual kontemporer Al-Irsyad dalam upayanya menuju artikulasi dan implementasi Islam yang progresif dan egaliter di tengah kompleksitas tantangan modern. Fokus utama penelitian adalah menganalisis akar historis serta evolusi pemikiran reformis dan egaliternya, menyelidiki bagaimana Al-Irsyad menginterpretasikan dan mengartikulasikan Islam progresif, mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi dinamika pemikirannya, serta menilai manifestasi konkret dari orientasi tersebut dalam program dan diskursus publiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi historis-sosiologis, didukung oleh kajian pustaka mendalam terhadap sumber-sumber primer dan sekunder serta analisis wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos reformis-egaliter warisan pendirinya tetap menjadi landasan penting yang memengaruhi trajektori Al-Irsyad. Organisasi ini menginterpretasikan Islam progresif dengan merespons tantangan zaman melalui kerangka maqashid asy-syari'ah, seraya berupaya menyeimbangkan warisan puritan-reformisnya dengan tuntutan kemaslahatan dalam konteks masyarakat Indonesia kontemporer. Dinamika pemikiran ini terbukti merupakan produk interaksi kompleks antara faktor internal, seperti kepemimpinan dan dialektika intelektual, dengan pengaruh eksternal, termasuk perubahan sosial-politik dan diskursus Islam global. Manifestasi nyata dari orientasi progresif dan egaliter ini termanifestasi dalam inovasi di bidang pendidikan, keterlibatan yang meningkat dalam wacana publik, serta program-program pemberdayaan komunitas
NILAI PENDIDIKAN AL-QUR'AN TENTANG MAAF DALAM FILM ANIMASI NUSA DAN RARA EPISODE MAAF Aisyah, Rusnah
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1382

Abstract

ABSTRACT The cultivation of ethical values from a formative age is the main foundation in the development of a child's character. Islamic pedagogy occupies an important position in this endeavor, especially through the moral and spiritual values derived from the Qur'an and Sunnah. The purpose of this study was to conduct an analysis of the depiction of the concept of forgiveness in two episodes of the animated series Nussa and Rara, specifically titled Sorry Part 1 and Sorry Part 2. Using qualitative methodology and library research techniques, content analysis was performed on dialogue and narrative structure to discern the values of Islamic moral education presented. Research findings show that these animations masterfully articulate ethical messages regarding the importance of holding back anger, seeking forgiveness, and forgiving the transgressions of others. These values are exemplified in depth through the strengthening of Quranic verses, including Surah Ali Imran verse 134, Al-Baqarah verse 237, and Ash-Shura verse 40. The evolution of Rara's character describes the process of internalizing Islamic principles through family guidance and social experience. These results underscore the great potential of animated media as a relevant and contextual source of nonformal education in cultivating the Islamic character of children in an increasingly digital era. ABSTRAK Kultivasi nilai-nilai etika dari usia formatif merupakan fondasi utama dalam pengembangan karakter anak. Pedagogi Islam menempati posisi penting dalam upaya ini, terutama melalui nilai-nilai moral dan spiritual yang berasal dari Al-Qur'an dan Sunnah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis penggambaran konsep pengampunan dalam dua episode serial animasi Nussa dan Rara, yang secara khusus berjudul Maaf Bagian 1 dan Maaf Bagian 2. Menggunakan metodologi kualitatif dan teknik penelitian perpustakaan, analisis konten dilakukan pada dialog dan struktur naratif untuk membedakan nilai-nilai pendidikan moral Islam yang disajikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa animasi ini dengan mahir mengartikulasikan pesan etis mengenai pentingnya menahan amarah, mencari pengampunan, dan memaafkan pelanggaran orang lain. Nilai-nilai ini dicontohkan secara mendalam melalui penguatan ayat-ayat Al-Qur'an, termasuk Surah Ali Imran ayat 134, Al-Baqarah ayat 237, dan Asy-Syura ayat 40. Evolusi karakter Rara menggambarkan proses internalisasi prinsip-prinsip Islam melalui bimbingan keluarga dan pengalaman sosial. Hasil ini menggarisbawahi potensi besar media animasi sebagai sumber pendidikan nonformal yang relevan dan kontekstual dalam menumbuhkan karakter Islam anak-anak di era yang semakin digital.
PERPINDAHAN WALI DALAM PERNIKAHAN: Studi kasus di Desa Serakit Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Mardiah, Siti; Nida, Wafiah Rafifatun; Ubaidillah, M. Hasan
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1416

Abstract

Upaya untuk melakukan pernikahan secara sah terdapat syarat-syarat dan rukun-rukunnya yang menjadi syarat sahnya sebuah pernikahan, baik itu dalam melaksanakan pernikahan berdasarkan hukum islam dan juga berdasarkan undang-undang. Namun berbeda dengan fakta yang terjadi di masyarakat, di Desa Serakit Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur, peneliti menemukan adanya kasus pernikahan dengan menggunakan wali ba’id yang dinikahkan oleh kepala KUA sendiri padahal ayahnya masih hidup tanpa adanya pelimpahan kuasa dari wali aqrob. Dalam pernikahan tersebut yang bertindak sebagai wali adalah kakanya dan menikahnya secara tercatat dan disaksikan oleh orang banyak. Yang harusnya pernikahan tersebut menggunakan wali hakim bukan kaka nya yang bertindak sebagai wali. Penelitian ini bersifat studi kasus. Dalam penelitian ini peneliti datang langsung ke lokasi penelitian untuk mendapatkan kasus perpindahan wali dalam pernikahan, serta untuk mendapatkan data-data yang diperlukan yakni kepada informan yang melakukan perpindahan wali dalam pernikahan di Desa Serakit, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Faktor penyebab perpindahan wali nasab dalam pernikahan tersebut disebabkan pada beberapa faktor dari kasus-kasus yang telah diteliti diantara pada kasus I faktornya karena sang ayah berada jarak tempuh yang jauh atau berbeda kota tempat tinggal, dan untuk menghemat biaya keluarga. Dan pada kasus II yang kedua dikarnakan ayah kandungnya tidak ingin menjadi wali dalam pernikahan anaknya, karena MV menikah dengan laki-laki yang sudah beristri. Dengan perkawinan yang dilakukan perpindahan wali dari wali aqrab ke wali ab’ad atau menggunakan wali muhakkam karena ayahnya tidak merestui. Pada kasus pertama dapat dikatakan dikatakan pernikahannya tetap dikatakan sah tetapi tidak berkekuatan hukum dan pernikahan kasus kedua tidak sah, karena tidak sesuai dengan aturan hukum yang telah ditetapkan baik dari hukum Islam atau Perundang-undangan.
PENDIDIKAN MORAL PADA KISAH NABI YUSUF DALAM AL-QUR’AN (MENURUT TAFSIR AL-MISBAH KARYA M.QURAISH SHIHAB) Hartono, Hartono; agustin, Nurul
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Pendidikan Moral Pada Kisah Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an. Moral dimasyarakat memerlukan nilai-nilai seperti sabar, pemaaf, amanah seperti yang telah dicontohkan oleh kisah Nabi Yusuf. Ada dua Rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya bagaimana kisah Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an dan bagaimana nilai-nilai moral yang terkandung dalam kisah Nabi Yusuf menurut Tafsir Al-Misbah karya M.Quraish Shihab dengan menggunakan metode penelitan pustaka. Manfaat yang diharapkan untuk mengetahui dan mengaplikasikan nilai-nilai moral pada kisah Nabi Yusuf dalam Al-Qur’an dengan penafsiran M.Quraish Shihab di tengah-tengah masyarakat. Nilai-nilai moral pada kisah Nabi Yusuf menurut M.Quraish Shihab meliputi nilai-nilai akhlak terdapat beberapa bagian yaitu: sabar, pemaaf kepada saudara, menghormati majikan, amanah, jujur, berbakti kepada orang tua seperti yang telah dicontohkan oleh kisah Nabi Yusuf. Dalam Tafsir al-Mishbah Quraish Shihab mengunggkapkan bahwa surah Yusuf merupakan surah yang unik karena menguraikan suatu kisah yang terkait dengan figure kepribadian sempurna. Menurutnya, sementara ulama memahami bahwa kisah dalam surah Yusuf ini, digelari sebagai ahsan al-Qashshas (sebaik -baik kisah) bukan saja lantaran isi kandungannya yang kaya dengan pelajaran tuntunan dan hikmah, tetapi kisah ini juga kaya pula dengan gambaran yang sesungguhnya tentang hidup, menggambarkan gejolak hati pemuda, rayuan wanita, kepedihan, kesabaran, dan kasih sayang ayah.
EKSISTENSI PRODI HUKUM PIDANA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI ISLAM PASCA PENGESAHAN KUHP NASIONAL Hidayat, Taufik; Yanto, Adri; Arif, Firman; Irham, Muhammad
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 4 No. 2 (2025): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i2.1477

Abstract

Prodi Hukum Pidana Islam telah lama hadir di Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol Padang dengan nama Jurusan Jinayah Siyasah. Akan tetapi semenjak keluarnya Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: 3389 Tahun 2013, Jurusan ini dipisahkan menjadi jurusan jinayah dan siyasah. Akibat dari pemisahan ini adalah dibentuknya Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syari’iyyah) dan hilangnya Prodi Hukum Pidana Islam (Jinayah). Penelitian ini akan melihat bagaimana Eksistensi Prodi Hukum Pidana Islam di Perguruan Tinggi Islam Pasca Pengesahan KUHP Nasional. Dengan menggunakan metode penelitian mixed methods dapat disimpulkan bahwa pertama regulasi pembentukan hukum pidana Islam telah diatur secara legal dalam peraturan perundang-undangan mulai pada hirearki tertinggi sampai terendah. Kedua, tingkat peminatan siswa untuk memilih kuliah pada Prodi Hukum Pidana Islam sangat tinggi karena faktor keilmuan, faktor agama, dan budaya, dan faktor lapangan kerja Ketiga, borang prodi hukum pidana Islam telah memenuhi tiga persyaratan untuk dapat disubmit. Persyaratan pertama pada kriteria kurikulum telah terdapat perbedaan pada poin keunggulan dan keunikan pada hukum acara pidana Islam yang tidak didalami pada Prodi-Prodi Hukum Pidana Islam yang telah ada di PTKIN lainnya. Kriteria kedua yaitu dosen telah memenuhi persyaratan kualitas dan kuantitas bahkan rata-rata dosen yang diusulkan telah dokter bahkan satu orang proffessor. Kriteria ketiga yaitu unit pengelolaan Prodi sangat ideal, karena Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol Padang merupakan kampus baru dengan fasilitas yang lebih modern dan luas.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN QUIZZIZ TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI TERINTEGRASI DENGAN KEBUDAYAAN ISLAM ekinengsih, ekinengsih; Buchori, Achmad; Wulandari, Novita
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.839

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Experimental Design dan One Group Pretest Posttest Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas penggunaan media quizizz terhadap hasil belajar matematika materi trigonometri di kelas X 8 SMA Negeri 9 Semarang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui tes hasil belajar berupa Pre Test dan post test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif dan analisis statistik inferensial. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uj-t yaitu Paired Sampel T-Test dengan bantuan software IBM SPSS statistics 25. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA N 9 Semarang pada tahun pelajaran 2023/2024. Adapun sampel dalam penelitian diambil dengan purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri. Sehingga peneliti memilih kelas X-8 sebagai subjek penelitian. Hasil uji statatistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar matematika peserta didik memperoleh NGain score 0.3283 termasuk dalam kategori sedang, karena pada kaidah pengujian jika maka termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan untuk hasil uji Paired Sampel T-Test diperoleh nilai signifikan 0.000 < 0.05, karena pada kaidah pengujian jika nilai Sig.(2-tailed) < 0.05 maka ditolak dan diterima. Oleh karena itu pada penelitian ini, peneliti memperoleh hasil penelitian bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz efektif efektif terhadap hasil belajar matematika peserta didik pada materi trigonometri terintegrasi dengan kebudayaan Islam kelas X 8 SMA N 9 Semarang.
SUPERVISI OLEH TEMAN SEJAWAT ( STUDI KASUS MI NU SITI HAJAR TENGARAN ) Musalimah, Evy Laily; Husnatuzzahroh, Husnatuzzahroh
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i1.953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan supervisi oleh rekan sejawat dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI NU Siti Hajar Tengaran. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperoleh dianalisis dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur dan studi lapangan yang dilakukan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan memiliki fungsi sebagai: a) penelitan, mencari problem solving terhadap sesuatu hal yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran, b) penilaian, mengukur tingkat kemajuan proses pendidikan, c) perbaikan, sebagai evaluasi guru, d) pembinaan, untuk sebuah kendala yang terjadi pada proses pendidikan. Supervisi dengan teman sejawat adalah serangkaian kegiatan yang membantu guru agar dapat mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan 4 tahapan yaitu planning conference, pengorganisasian kelompok, pelaksanaan dan analisis. Penerapan supervisi oleh teman sejawat di MI SITI HAJAR Tengaran dilakukan oleh komponen pendidik di madrasah yaitu kepala madrasah dan guru, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dilihat dari definisi dan fungsinya, supervisi oleh teman sejawat sangat berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kesimpulannya, supervisi oleh teman sejawat memberi kemudahan kepada kepala madrasah dan guru dalam upaya mengembangkan potensinya secara optimal.
HUKUM IJARAH TERHADAP JASA PERJOKIAN KARYA TULIS DALAM PERKULIAHAN: MENELISIK HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM POSITIF Muslimah, Nur; Abrori, Muhammad
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i1.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kesesuaian antara praktik ijarah dalam konteks perjokian karya tulis dengan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, kejujuran, dan transparansi, serta implikasinya terhadap ketentuan hukum positif yang berlaku di Indonesia. Artikel ini membahas perihal hukum ijarah terkait dengan jasa perjokian karya tulis dalam perkuliahan, serta menganalisisnya dalam perspektif hukum ekonomi syariah dan hukum positif di Indonesia. Ijarah, sebagai akad sewa-menyewa dalam hukum Islam, diterapkan dalam berbagai transaksi, termasuk jasa perjokian yang memberikan bantuan kepada mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik, seperti penulisan karya tulis. Metode yang digunakan adalah kajian normatif dengan pendekatan perbandingan antara norma-norma hukum ekonomi syariah dan regulasi hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perjokian karya tulis cenderung melanggar prinsip syariah, terutama terkait dengan kejujuran akademik dan potensi penipuan. Selain itu, dalam hukum positif Indonesia, praktik ini juga bertentangan dengan regulasi mengenai plagiarisme dan integritas akademik. Dengan demikian, artikel ini menyarankan perlunya regulasi yang lebih tegas terkait dengan ijarah dalam jasa perjokian akademik agar dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.
PERAN KEARIFAN LOKAL PADA MODERASI BERAGAMA DN DAMPAK KEBERLANJUTKAN PADA KOMUNITAS DI KALIMANTAN BARAT Suharyanto, Suharyanto
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal dalam moderasi beragama dan dampaknya terhadap keberlanjutan komunitas di Kalimantan Barat. Kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Kalimantan Barat mengandung nilai-nilai tradisional yang mendukung keharmonisan sosial, toleransi, dan pemahaman antaragama. Dalam konteks moderasi beragama, kearifan lokal diyakini memiliki peran penting dalam memitigasi ekstremisme dan mendorong kehidupan beragama yang moderat serta toleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional, penelitian ini melibatkan 101 responden dari Masyarakat kalimatan Barat dan dinggap mumpuni untuk menjawab. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert 5 poin yang disebarkan secara daring, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) penelitian ini akan menguji model hubungan antara variabel-variabel yang ada untuk menggali wawasan mengenai hubungan antara kearifan lokal, moderasi beragama, dan keberlanjutan komunitas di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah, dan saling menghormati menjadi dasar penting dalam terciptanya moderasi beragama yang berdampak positif terhadap keberlanjutan sosial, ekonomi, dan budaya di komunitas Kalimantan Barat. Oleh karena itu, peran kearifan lokal sangat signifikan dalam membangun kerukunan antaragama dan mendukung keberlanjutan komunitas di daerah tersebut.

Page 8 of 14 | Total Record : 132