cover
Contact Name
Edi Suprayetno
Contact Email
edisuprayetno@gmail.com
Phone
+6282267267023
Journal Mail Official
abdimas.maduma@gmail.com
Editorial Address
Jl. M.Idris No. 45 B - Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Abdimas Maduma
ISSN : 28286812     EISSN : 28287614     DOI : https://doi.org/10.52622/jam.v1i1
Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh ELTA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah jurnal dengan terbitan 2 kali dalam satu tahun yaitu dibulan April dan Oktober. Penulisan artikel jurnal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa indonesia Scope Jurnal Abdimas Maduma JAM adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Perkumpulan profesi Dosen dan Guru Bahasa Inggris ( English Lecturers and Teachers Association “ ELTA”) Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam JAM meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: 1. Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa 2. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal 3. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal 4. Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan 5. Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM 6. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan 7. Bidang ilmu dan teknologi komputer 8. Bidang sastra dan budaya 9. Bidang hukum 10. Bidang komunikasi dan soial politik 11. Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial 12. Peningkatan kesehatan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Pendampingan Pengenalan Agroekosistem Kelapa Sawit untuk Membentuk Karakter Manajerial Calon Asisten Kebun wismaroh Saragih; Dedi Kurniawan; Rita Rosmala Dewi; Octanina Sari Sijabat; Michael Prawira Hutapea; Filemon Simarmata; Asraf Allatif Marpaung; Nazwalita Azzahra; Ignes Arlina Siburian
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.721

Abstract

Industri kelapa sawit memerlukan calon asisten kebun yang tidak sekadar memiliki kompetensi teknis agronomis, tetapi juga memiliki karakter manajerial yang kuat. Namun, sering terjadi kesenjangan kompetensi antara teori akademis dan kenyataan di lapangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada mahasiswa beasiswa sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Universitas Tjut Nyak Dhien guna membentuk karakter calon asisten kebun kelapa sawit yang profesional. Pelaksanaan program berfokus pada pelibatan aktif melalui tahapan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Rangkaian intervensi mencakup evaluasi pre-test, pemaparan materi dan praktik penyerbukan langsung di perkebunan kelapa sawit Marihat terhadap 30 mahasiswa. Hasil evaluasi pasca-pendampingan membuktikan eskalasi kognitif yang signifikan; peserta yang awalnya menyelesaikan permasalahan produksi secara linier kini mampu mengidentifikasi faktor pembatas secara komprehensif dan mengorelasikannya dengan kualitas sumber benih. Meskipun demikian, peserta masih membutuhkan pendampingan lanjutan, terutama dalam penanaman kecambah, pembibitan pre-nursery, pembibitan main-nursery dan  penanaman bibit di lapangan. Kegiatan ini memperkuat kapasitas mahasiswa beasiswa sawit untuk menjadi calon asisten kebun kelapa sawit yang adaptif, taktis, dan berwawasan keberlanjutan. Kata Kunci : Agroekosistem; Asisten Kebun; Beasiswa Kelapa Sawit BPDPKS
Dari Limbah Ke Harapan : Media Edukatif Berbasis Sampah Kain Untuk Pemulihan Psikososial Siswa SD dan Pemberdayaan Ibu PKK Pascabanjir Di Aceh Tamiang Taruli Silalahi; Nanda Ayu Setiawati; Ruth Donda Eleonora; Inggrit Puspita Sari; Rara Nadia; Putri Parapat; Valex Anggrato Hulu
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.728

Abstract

Banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan penurunan kondisi psikososial siswa sekolah dasar, terbatasnya media pembelajaran pascabencana, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kain yang berpotensi mencemari lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan media edukatif berbasis limbah kain untuk mendukung pemulihan psikososial siswa sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pengolahan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan 15 siswa SD Negeri 2 Kuala Simpang dan 20 anggota Kelompok Wanita Berkarya Landuh. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 54,60 pada pretest menjadi 82,47 pada posttest dengan rata-rata N-Gain sebesar 59,35% (kategori sedang). Sebanyak 80% siswa terlibat aktif dalam aktivitas pembelajaran dan 75% siswa mampu menyelesaikan tugas kreatif yang diberikan. Pada kelompok PKK, pelatihan menghasilkan 50–60 produk kerajinan berbahan limbah kain, dengan sekitar 80% produk memenuhi kategori layak pakai dan layak jual. Program ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan produktif masyarakat, tetapi juga mendukung pengurangan limbah tekstil melalui penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle. Kebaruan program ini terletak pada integrasi pemanfaatan limbah kain sebagai media edukatif untuk pemulihan psikososial siswa dengan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PKK dalam satu model pengabdian berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Kata Kunci : Limbah Kain; Media Edukatif; Pemulihan Psikososial; Pemberdayaan PKK; pascabanjir.
Pelatihan Pembuatan Sabun Ecoenzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Siswa di SDIT Sultan Andirja Medan Sisilia Florina yanti; Suharsih; Ramadani; Marice Saragih; Antonius Remigius Abi; Fatimah Pohan; Harlen Simanjuntak; Binner Sihaloho
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.735

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan limbah organik menyebabkan sampah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk yang bernilai guna. Hasil observasi di SDIT Sultan Andirja Medan menunjukkan bahwa siswa belum mengenal konsep ecoenzyme, sekolah belum pernah menyelenggarakan pelatihan pembuatan ecoenzyme, serta belum memiliki program pengolahan sampah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa melalui pelatihan pembuatan ecoenzyme dan pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan sabun ramah lingkungan. Menggunakan pendekatan Service Learning melalui tahapan observasi, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sebanyak 60 siswa SDIT Sultan Andirja Medan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 48,46%. Pelatihan pembuatan ecoenzyme dan sabun ramah lingkungan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian lingkungan siswa sekolah dasar, dan berpotensi menjadi model edukasi lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Kata Kunci : Pelatihan; Sabun Eko Enzim; Limbah organik
Peningkatan Akses Pasar UMKM Kota Depok Melalui Implementasi E-Katalog Malisa Huzaifa; Rizki Elisa Nalawati; Ratna Widya Iswara; Dewi Yanti Liliana; Noorlela Marcheta
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.564

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan akses pasar dan kompetensi digital UMKM Kota Depok melalui pengembangan e-katalog berbasis web dengan fitur interaktif tambahan Augmented Reality (AR). Metode yang digunakan adalah desain pre-test–post-test untuk mengukur perubahan kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan meliputi identifikasi dan pengelompokan produk, pengembangan platform, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai dari pre-test ke post-test, dengan rata-rata post-test mencapai 4,51, yang mengindikasikan peningkatan kemampuan teknis, kepercayaan diri, dan pemahaman peserta dalam memanfaatkan teknologi digital. Program ini efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan visibilitas produk UMKM, sekaligus mendorong kemandirian digital serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha. Disarankan adanya pendampingan lanjutan, pembaruan konten e-katalog, dan pelatihan tambahan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pemasaran. Kata Kunci : UMKM; E-Katalog; Pemasaran Digital; Kota Depok  
Penguatan Tata Kelola Kelembagaan dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Kersik, Kutai Kartanegara Muhammad Fauzan Noor; Dini Zulfiani
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.618

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Kersik, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan fokus utama pada penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai aktor pengelola desa wisata. Permasalahan awal yang teridentifikasi berdasarkan data tabel menunjukkan belum optimalnya fungsi kelembagaan Pokdarwis, yang ditandai dengan ketiadaan visi dan misi tertulis, struktur organisasi yang belum jelas, belum tersusunnya program kerja berjenjang, serta belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan dan pelayanan wisata. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendampingan partisipatif yang mencakup sosialisasi, diskusi terfokus, pelatihan, dan praktik penyusunan dokumen kelembagaan dengan melibatkan pengurus Pokdarwis, pemerintah desa, dan perwakilan masyarakat. Hasil utama kegiatan berdasarkan data tabel menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kelembagaan Pokdarwis yang tercermin dari tersusunnya visi dan misi berorientasi keberlanjutan, struktur organisasi yang lebih fungsional, rancangan program kerja jangka pendek hingga panjang, serta SOP awal pengelolaan dan promosi wisata. Kegiatan ini juga menghasilkan komitmen bersama dari peserta untuk menerapkan hasil pendampingan secara berkelanjutan. Kesimpulan program menunjukkan bahwa penguatan tata kelola kelembagaan merupakan fondasi penting dalam mendorong pengembangan desa wisata yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan di Desa Kersik. Kata Kunci : Desa wisata; tata kelola kelembagaan; Pokdarwis; Pariwisata berkelanjutan
Pemberdayaan Santri dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Berbasis Ekoteologi di Pondok Pesantren Nisa Aulia; Iftitah Utami; Hafifatul Auliya Rahmy; Ayu Nurkhayati; Rina Juliana; Marissa Putriana; Defina Dwi Bulan
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.639

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri, termasuk dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai Islam. Namun, banyak pesantren masih menghadapi persoalan lingkungan, serta belum terintegrasinya edukasi ekoteologi dalam aktivitas keseharian. Pondok Pesantren Darul Arifin di Provinsi Jambi masih mengalami permasalahan timbunan sampah sisa makanan santri yang cukup tinggi dan hingga kini masih dikelola secara konvensional tanpa pemilahan dan pengolahan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk  mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi Islam dalam praktik kehidupan santri serta memberdayakan santri sebagai agen perubahan lingkungan melalui aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan derngan pembentukan Green Santri Team. Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, pelatihan teknis, pendampingan, dan aksi lingkungan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan evaluasi program yang dihasilkan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri dari 30% menjadi 85% dan meningkatnya kesadaran santri melalui praktik aksi lingkungan dari 50% menjadi 95%. Kesimpulannya, pemberdayaan santri dalam pengelolaan lingkungan berbasis ekoteologi tidak hanya meningkatkan pemahaman nilai-nilai ekoteologi pada santri tetapi juga meningkatkan aksi nyata santri dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan di pondok pesantren. Kata Kunci : Eco-pesantren; Pemberdayaan santri; Pengelolaan lingkungan berkelanjutan; Ekoteologi Islam
Analisis Kesiapan Transformasi Digital UMKM Desa Jubung Kabupaten Jember dalam Mendukung Pengembangan Usaha Sabil Lutfir Rahman; Nanik Hariyana
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.641

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jubung, Kabupaten Jember, masih menghadapi keterbatasan kesiapan digital dalam memanfaatkan platform pemasaran online, sehingga berpotensi menurunkan daya saing usaha. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan pemanfaatan WhatsApp Business, marketplace, Google Maps, serta kemampuan pembuatan konten dan foto produk digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan digital UMKM sekaligus memberikan pendampingan digitalisasi melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta pengukuran kesiapan digital menggunakan skala Likert 1-5 pada lima aspek utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kesiapan digital UMKM Desa Jubung sebesar 34%, yang menandakan UMKM masih berada pada tahap awal digitalisasi. Aspek WhatsApp Business dan Google Maps menunjukkan kesiapan tertinggi, sementara pemanfaatan marketplace menjadi aspek terendah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendampingan digital yang bertahap dan kontekstual mampu meningkatkan pemahaman, kesiapan, dan motivasi UMKM dalam mengadopsi teknologi digital, sehingga berkontribusi penting terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM desa. Kata Kunci : UMKM; Digitalisasi; Pendampingan;
Implementation of Game-Based Learning in Socialization to Teachers and Students as an Effort to Transform Digital Education Jonris Tampubolon; Desta Gloria Siahaan; Fitra Ramadhan; Lukas Pardosi; Eliyah Acantha Manapa Sampetoding
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.650

Abstract

This community service activity is driven by the importance of adapting learning methods in line with technological developments and the needs and conditions of students and teachers. The purpose of this community service activity is to provide socialization on the benefits of implementing game-based learning methods by utilizing digital platforms in the modern education era. This activity involved 90 participants consisting of 45 teachers and 45 students of SMAN 1 Kefamenanu, North Central Timor, East Nusa Tenggara. The activity was carried out in September 2025. Before socialization, a pre-test was administered, followed by a post-test and questionnaire distribution to get participants’ feedbacks.  The results of the implementation of this socialization activity showed that there was a change in the increase in teacher and student understanding reaching 20% ​​about gamification-based learning and its benefits in increasing learning motivation. However, in supporting the implementation of gamification-based learning, good cooperation is needed between teachers and school administrators in providing the necessary supporting facilities for the learning process. Keywords : Game-Based Learning; Socialization; Digital Education; Learning Motivation
Pendampingan Ibu Hamil melalui Media Edukasi untuk Pencegahan Stunting di Galesong Takalar Nurfaidah Uphe; Hadijah Alimuddin; Guruh Amir Putra; Nur Alam; Hezron Alhim Dos Santos; Sugirah Nour Rahman; Irene Ekklesia; Adriani; Muthmainnah
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 2 (2026): April, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i2.656

Abstract

Stunting masih menjadi sebuah permasalahan kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Galesong Takalar, dengan prevalensi mencapai 28% pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan sejak masa kehamilan, gizi dan kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan janin serta risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau langsung masyarakat, khususnya ibu hamil. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu guna menaikkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan kesehatan kehamilan sebagai strategi pencegahan stunting. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan berbasis media video, leaflet, dan poster, serta penguatan melalui diskusi secara interaktif. Evaluasi dilaksanakan dengan memberikan pretest sebelum kegiatan serta posttest setelah kegiatan guna mengetahui pemahaman dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,2 pada pretest menjadi 84,5 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 24,3% setelah diberikan edukasi.. Selain itu, peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam perencanaan pola makan harian dan kepedulian terhadap kesehatan selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi sederhana namun informatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu hamil untuk mencegah stunting. Kata Kunci : gizi ibu hamil; media Edukasi; stunting.
Promoting Indonesian Cultural Practices through August 17th Games: A Community Service Program in Thailand Zahratus Syifa; Abdul Rohim; Aidil Syah Putra
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i3.657

Abstract

Students in international schools may have limited opportunities to get to know Indonesian culture firsthand. This community service program aims to introduce social values with education in the celebration of August 17 through simple games at Islamwittaya Foundation School, Thailand. The method used is a participatory method that is carried out using four stages, including planning, implementation, observation, and mentoring. The data collected was by direct observation with photo documentation, then analyzed descriptively based on participation, compliance with rules, cooperation, and sportsmanship. Cultural introduction was analyzed as an additional outcome of the program. Activities are adjusted to the conditions in the classroom, student characteristics, facilities, and school schedule. The results of observations indicate that students have a high level of participation, compliance, cooperation, and sportsmanship in individual, pair, or group activities. They communicate, divide roles, help friends, follow the rules, by accepting the outcome of the game without dispute. Photo documentation also indicates that the activity took place in an orderly and enjoyable manner. Because it does not use a pre-test or post-test, the standard attitude scale, the results of the study only indicate a direct response of students, not long-term changes in cultural understanding. The program indicates that simple, low-cost games can provide cross-cultural experiences, strengthen social interactions, and support experiential learning. This activity model can also be implemented by schools or service teams without disrupting routine learning. Keywords : August 17th Games; Indonesian Cultural Practices; Experiential Learning; Cross-Cultural Awareness