Jurnal Abdimas Maduma
Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh ELTA merupakan jurnal pengembangan dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Abdimas MADUMA (JAM) adalah jurnal dengan terbitan 2 kali dalam satu tahun yaitu dibulan April dan Oktober. Penulisan artikel jurnal dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa indonesia Scope Jurnal Abdimas Maduma JAM adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Perkumpulan profesi Dosen dan Guru Bahasa Inggris ( English Lecturers and Teachers Association “ ELTA”) Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam JAM meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: 1. Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa 2. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal 3. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal 4. Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan 5. Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM 6. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan 7. Bidang ilmu dan teknologi komputer 8. Bidang sastra dan budaya 9. Bidang hukum 10. Bidang komunikasi dan soial politik 11. Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial 12. Peningkatan kesehatan masyarakat
Articles
140 Documents
Peran Dosen dan Mahasiswa STT Misi William Carey dalam meningkatkan Minat Jemaat Muda-Mudi Untuk Beribadah di GSRI Haunatas II
Teresa Rulih Rizkina Ginting;
Ike Safitri Pakpahan;
Kogilambal;
Maringan Pahala Siregar
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (938.678 KB)
Pertumbuhan iman anggota jemaat merupakan salah satu aspek penting yang harus mendapat suatu kesatuan . Kesejahteraan jemaat, kemakmuran jemaat tergantung atas pengaruh-pengaruh rumah tangga. pertumbuhan secara iman maupun rohani, dengan adanya Pengabdian Kepada Masyarakat yang diadakan oleh dosen dan mahasiswa STT Misi William Carey ke GSRI Haunatas II dan melihat bahwa masih kurangnya pertumbuhan iman maupun kerohaniaan Jemaat gereja tersebut. Dosen dan mahasiswa STT Misi William Carey Ingin memiliki peran penting untuk meningkatkan pertumbuhan iman maupun kerohaniaan jemaat GSRI Haunatas II, mengadakan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani,Pesrsekutuan Ibadah Homesel, Ibadah Pemuda-Pemudi dan Ibadah Puasa. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pertumbuhan iman dan kerohanian Jemaat Gereja GSRI Haunatas II, dan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan terus belajar lebih giat dalam mengadakan pelayanan di Gereja maupun masyarakat. Metode pelaksanaan yang digunakan penulis yaitu tahap awal: Meliputi kegiatan team dalam melakukan penelitian lokasi. Pada kegiatan ini tim mendapatkan data dan informasi tentang personalan yang di hadapi oleh mitra serta kebutuhan apa saja yang dapat membantu memecahkan masalah yang terjadi, Tahap pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan selama 5 minggu, tahap evaluasi, pada akhir sesi kegiatan tim PKM menyebarkan angket terhadap jemaat yang dilayani untuk melihat hasil dari kegiatan yang dilaksanakan dan tindak akan lanjut dari kegiatan tersebut. Dalam pengabdian ini jemaat kita kumpulkan untuk melakukan ibadah, sebelum memulai ibadah jemaat sangat antusias dalam membersikan tempat dan menyiapkan konsumsi untuk dihidangkan sebelum ibadah mulai. Kata Kunci: Meningkatkan Minat Ibadah , Jemaat Muda-Mudi
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Perkembangan Nilai, Moral dan Sikap Siswa SD. Negeri 064998
Budiono Simbolon;
Putri Paskah Zebua;
Dormasi Gultom;
Mulina Tarigan
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (981.821 KB)
Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan perkembangan Nilai, Moral dan Sikap Siswa melalui metode dan teori belajar yang kami lakukan untuk perkembangan siswa di kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SD. Negeri 064998 dengan subjek yang diteliti adalah siswa dikelas 1 sampai kelas 6 SD. Yang kami lakukan untuk perkembangan nilai,moral,siswa adalah dengan metode kelompok(diskusi) dan metode expositori (menerangkan) sehingga mereka mengerti dan dapat mengaplikasikannya di lingkungan rumah maupun disekolah, data hasil penelitian dianalisis menggunakan angket dengan memberi lembar pertanyaan untuk di jawab oleh siswa.Pengabdian ini lakukan untuk memberikan solusi dalam masalah yang kami temukan ketika berada dilingkungan sekolah tersebut, ada pun masalah yang kami hadapi adalah nilai sikap siswa yang sangat kurang disekolah dan etika dalam beribadah sangat kurang, sehingga kami ingin meneliti atau mencari cara untuk siswa dapat berubah, dan memotivasi anak untuk dekat kepada Tuhan.Yang dapat kami lakukan yaitu menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa agar siswa tersebut dapat berubah, dengan penelitian ini kami pun mengetahui perubahan anak, kami melakukan teknik observasi dan penyebaran angket kepada siswa. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah penanaman nilai-nilai moral terhadap siswa SD. Negeri 064998 adalah sebahagian besar sudah baik karena guru sudah menanamkan nilai moral dan sikap terhadap siswa,untuk mencapai ini semua kami juga melakukan menasehatkan anak dan memberi motivasi terhadap anak didik kami dan kami juga konseling terhadap orang tua mengenai moral dan sikap anak, untuk membantu kami dalam menjangkau perkembangan moral anak baik dirumah maupun disekolah. Kata Kunci : Guru, Perkembangan Nilai, Moral, Sikap
The Application of Controlled Writing Technique for Students’ Writing Skill at SMP Yabes School
Dorayanti Lumbangaol;
Risma Hartati;
Zulmawati;
Tiara Pasaribu;
Donna Pasaribu
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1016.762 KB)
Controlled Writing Technique is a technique where students generate, organize, and express their own ideas, in their own sentences. Controlled writing can give benefits at all levels of teaching and not just in the early stages before students have the ability to compose free writing. The aim of this community dedication is to improve the students ability in the writing skills at SMP Yabes School. There are 30 students as participant in this activity. The method that used in this community dedication is by giving training to the students about the application of of controlled Writing technique for the student at SMP Yabes School, before the training was given the first stage the team did is survey the location then give some interview about the problem at the students face at the school. The team found that the students are difficult to understand about writing. after the traning the team of community given the pre-test and post test to the participants then give some quistionare to the students and partners to know about their respond with our community dedication. Based on the result of the pre-test and post test that given to the students, it was found that there was improvement of the average value between the pre-test and the post test on 58,52 %, where the average value of the pre-test was 44,40 and the post-test 75,60 so it can be concluded that the controlled writing technique can improve the students ability in writing. Based on the interview with the partners they convey that the community dedication is very useful to the students and hence the students more interest to study English especially in writing, the partners said that they still waiting for the community in the future. Key Words : Controlled Writing Technique, Writing Skills
The Application of Semantic Mapping Techniques on Reading Comprehension for Junior High School Curriculum At SMP 22 Medan
Immanuel Padang;
Marice Saragih;
Sabar Manik;
Kurniawan Sinaga
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (998.612 KB)
Semantic mapping is an excellent strategy to help students engage in higher-order thinking. In learning reading, it is important for the students to make an effort and show their interest. The aims of this community dedication is to improve the student’s reading comprehension ability through semantic mapping technique. This training very beneficial to the students due to their low competence in the reading comprehension skills. In general, the use of semantic mapping in the classroom can be divided into five phases. These are “introducing the topic, brainstorming, categorization, personalizing the map, post-assesment synthesis : a) Introducing the topic: the teacher studies a unit in the syllabus and determines whether or not semantic mapping can be useful. The teacher announces the topic of the unit by drawing a large oval on the board. He states that some teachers display a picture relating to the topic to stimulate students’ thoughts and to get the brainstorming procedure.b) Brainstorming: the teacher draws a blank map which consists of some blank ovals on the board and provides the students with a reading passage. Furthermore, the teacher asks the students to find some information in the passage that are appropriate to be filled into the blank map.c.)Categorization: the teacher does his best to encourage students to see relationships among their ideas in order to form category cluster.d) Personalizing the map: each student makes a copy of the blank map and complete it by using information found in the passage. E) Post-assignment synthesis: The last part of the class period is used to record students’ suggestions from their personal maps to the board version of the map made by the teacher. The discussion will probably be the centre on the amount of information acquired from the reading. Based on the result of the pre-test and post test that given to the students, it was found that there was improvement of the average value between the pre-test and the post test on 59,52 %, where the average value of the pre-test was 44,40 and the post-test 74,60 so it can be concluded that smantic mind mapping technique training was able to increase reading comprehension of the students of SMP 22 Medan Key Words : Semantics Mapping Technique, Reading Comprehension
The Application Roundtable Technique for Teaching Descriptive Text at SMK Jambi Medan
Lastri Wahyuni Manurung;
Sondang Manik;
Riniwati Sembiring;
Rotua Elfida
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (819.47 KB)
Writing is more than a medium of communication. It means that writing is not just a way to communicate with each other but also a means of ideas and emotional expression (Raymond, 1980).Writing makes words permanent, and thus expands the collective memory of human beings. Spoken words disappear as soon as they are spoken, but writing freezes their thoughts and makes them visible and permanent so people can examine and test their quality.students gotdifficulty starting the writing, they got confused about what to write and also about how to generate ideas. This is because the lack of knowledge about the steps in writing was a procedural factor that cause difficulties for all students. And the most important thing is that writing usually getsthe least attention in teaching learning in the classroom, which makes students rarely exposed to writing.This matter might happen because acquiring writing skills needs a lot of practice, and producing a piece an essay needs a long process. Most researchers recognize this difficulty in writing is caused by the complexity of writing. roundtable teaching technique is a technique that requires a group or team working in the teaching learning process which requires all members to know and be ready to explain their group’s answer(s), when students help their group mates, they help themselves and their whole group, because the response given belongs to the whole group, not just to the group member giving it. Roundtable is a technique designed with a round table form that divides the students into groups with their respective tasks and allows students to work or solve problems by working together in which each member in the group has each task and then the results obtained from the task they have done will be collected and solved simultaneously. Key Words : Roundtable Technique, Descriptive Text
Meningkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris Para Guru Yayasan Ghafa Melalui Permainan Spelling Bee
Reni Rosianna Lumbangaol;
Putri Nasution;
Beriman Gulo;
May Fitriana Hasibuan
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1010.895 KB)
Guru Yayasan Ghafa menganggap belajar Bahasa Inggris itu sulit sehingga membuat mereka malas untuk meningkatkan kemampuan dalam Bahasa Inggris. Mengingat pentingnya Bahasa Inggris sebagai bahasa global yang digunakan oleh banyak negara di dunia khususnya untuk berkomunikasi. Para Guru Yayasan Ghafa di Indonesia tentunya dituntut untuk paling tidak memiliki kemampuan Bahasa Inggris dasar yang dapat membantu mereka dalam berkomunikasi dengan orang asing didunia. Ada banyak cara yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kemampuan kosa kata Bahasa Inggris, salah satunya dengan penggunaan permainan spelling bee. Para guru Yayasan Ghafa dapat belajar tentang kosa-kata baru (vocabulary), pengucapan kata yang baik dan benar (pronunciation), serta struktur kalimat yang benar (grammar). Selain itu, para guru Yayasan Ghafa juga bisa memperluas pengetahuan mereka dengan lirik spelling bee tersebut. Mereka bisa belajar idiom juga slang bahasa Inggris. Pemanfaatan spelling bee sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris merupakan salah satu cara yang sangat praktis, sederhana dan mudah. Oleh karena itu, spelling bee bisa dijadikan sebagai media yang menyenangkan dalam mempelajari bahasa Inggris. Kegiatan belajar dengan menggunakan musik menjadi lebih menyenangkan dan memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran. Penggunaan spelling bee memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mudah kepada guru-guru di Yayasan Ghafa. Mendorong guru untuk lebih aktif dan tertarik dalam belajar Bahasa Inggris. Dan dengan memanfaatkan penggunaan spelling bee, kegiatan pembelajaran membuat guru-guru di Yayasan Ghafa suka dan mencintai Bahasa Inggris. Proses belajar yang menyenangkan merupakan hal penting agar perkembangan pencapaian belajar para guru Yayasan Ghafa menjadi lebih cepat dan capaian kemampuan Bahasa Inggris mereka menjadi lebih memuaskan. Kata kunci: Bahasa Inggris, Spelling bee
Pelatihan Penggunaan Parts of Speech Dalam Kalimat Bahasa Inggris Pada SMP Swasta Pahlawan Nasional
Hetty Zaharani
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1136.922 KB)
Penggunaan tata cara bahasa Inggris saat ini sangatlah penting terutama dalam memahami Parts of Speech (bagian-bagian kata) dalam Bahasa Inggris. Parts of Speech (bagian-bagian kata) adalah salah satu aspek yang sulit sehingga sering mengalami kegagalan dalam memahami tata cara (grammar) Bahasa Inggris. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilaksanakannya metode pengajaran ini yang dilaksanakan di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Dengan tujuan untuk melatih dan membekali keterampilan bagi siswa dalam menganalisa Parts of Speech. Sehingga siswa/i SMP Swasta Pahlawan Nasional tersebut mudah membuat kalimat Parts of Speech. Khalayak sasaran dari pengabdian ini adalah siswa/i SMP Pahlawan Nasional. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2022 yang bertempat di SMP Swasta Pahlawan Nasional Medan , dengan diikuti oleh 21 orang peserta siswa/i SMP Swasta Pahlawan Nasional Medan. Dari hasil evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatkan keterampilan siswa/i SMP Swasta Pahlawan Nasional dalam hal pembuatan kalimat Parts of Speech dengan mudah. Kata Kunci : Parts of Speech, Pelatihan, Bahasa Ingris
Penggunaan Greeting dalam Percakapan Sehari – Hari Dalam Bahasa Inggris di SMP Swasta Bina Karya Medan
Hetty Zaharani
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 1 No. 1 (2022): Maret, 2022
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1415.608 KB)
Greeting dalam bahasa inggris adalah salah satu materi paling dasar yang harus di pelajari oleh para siswa/i bahasa Inggris. Dalam belajar Bahasa Inggris biasanya siswa/i merasa jenuh karena mereka tidak mengenal penggunaan kosa kata greeting untuk percakapan yang ada. Kosa kata (vocabulary) adalah salah satu faktor penting dalam belajar Bahasa Inggris, karena kurangnya kosa kata, maka siswa menjadi malas belajar. Selain itu, minat dan motivasi dalam diri siswa/i masih rendah sehingga menimbulkan rendahnya prestasi belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilaksanakannya metode pengajaran ini yang dilaksanakan di SMP Swa Bina Karya Medan. Dengan tujuan untuk melatih dan membekali keterampilan bagi siswa/i dalam membuat percakapan greeting (sapaan) dalam bahasa inggris. Sehingga siswa/i SMP Swasta Bina Karya tersebut mudah menggunakan percakapan greeting (sapaan) berbicara bahasa Inggris. Khalayak sasaran dari pengabdian ini adalah siswa/i SMP Swa Bina Karya Medan. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2022 yang bertempat di SMP Swa Bina Karya , dengan diikuti oleh 19 orang peserta siswa/i SMP Swa Bina Karya. Dari hasil evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatkan keterampilan siswa/i SMP Swa Bina Karya dalam hal menggunakan greeting (sapaan) dalam berbicara bahasa Inggris Kata Kunci : Greeting, Pecakapan Sehari – hari, Bahasa Inggris
Training Secondary English Teacher Competence at Toba Regency through Simulation Technique
erikson saragih;
Desri Maria Sumbayak;
Mahriyuni Mahriyuni;
Tiarnida Nababan
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52622/jam.v2i1.143
The success of the learning process is inseparable from the competence of the teacher. As one of the determining factors for the success of learning, teachers are expected to continue to improve competency and literacy by adjusting to the times. However, with the end of the Covid 19 Pandemic hitting the world, learning platforms that used to use online learning have been changed back to using conventional learning modes. Realizing this transition, the Community Service Team from the Faculty of Cultural Sciences, University of North Sumatra conducted pedagogic training and increased literacy for English teachers throughout Toba Regency, North Sumatra Province from 15 May to 31 May 2023 in Balige, Toba Regency. By adopting an Action research pattern, this program was successfully implemented where the training participants consisted of junior high school teachers whose schools were mostly located in remote and isolated areas. The results of this community service program succeeded in increasing the literacy of English teachers in preparing teaching plans, and teaching practices, and evaluating innovative English lessons. The training participants hope that this activity can be carried out regularly and continuously so that English teachers in the District have good pedagogical literacy and can improve the quality of English learning. Keywords: Improving; Literacy; English Teacher; Simulation
Pelatihan Penggunaan Apliaksi Canva Dalam Meningkatkan Hasil Belajar di SMA GKPI Padang Bulan
Tety Octora Paulina Sihotang;
Riniwati Sembiring;
Zulmawati
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52622/jam.v2i1.144
Dalam era globalisasi Ilmu teknologi dan informasi (IPTEK) yang begitu pesat dewasa ini mengharuskan sorang guru harus cakap dalam menggunakan teknologi informasi sebagai media dalam proses belajar mengajar, karena media yang menarik dapat meningkakan motivasi siswa dalam belajar dan juga apat meningkatkan hasil belajar siswa . Salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah penggunaan aplikasi media Canva dalam kegiatan belajar. Aplikasi ini merupkan aplikasi yang dapat digunakan guru untuk membuat bahan ajar yang menarik. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam berkreasi untuk menciptakan bahan ajar yang menarik dengan menggunakan aplikasi Canva. adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah : a). tahap analisis. b). tahap perancangan,c)tahap pelaksanaan pelatihan, d)tahap evaluasi. Berdasarkan hasil wawancara dan juga hasil angket yang diberikan setelah mengadakan pelaksanaan belajar maka dapat disimpulkan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dapat meningkatkan kreativitas guru dalam mendesain media pembelajaran dan apat meningkatkan hasil belajar siswa Kata Kunci : Penggunaan Aplikasi, Hasil Belajar