cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Strategi Pengembangan Pabrik Pakan Ternak Ayam Ras Petelur Di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar (Studi Kasus Pada Pabrik Pakan Ternak UPTD Balai Ternak Non Ruminansia) Muhammad Nizam Auza; Teuku Fauzi; Otto Nur Abdullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.115 KB)

Abstract

Provinsi Aceh melakukan impor pakan dari luar daerah, khususnya dari Medan.Dikarenakan ketergantungan pakan yang berasal dari luar daerah, Aceh tidak dapat mengontrol harga pakan yang beredar sehingga harga pakan yang ada berfluktuasi. Pasar pakan sendiri dikuasai oleh dua perusahaan besar, Seperti yang di kutip dari dinas peternakan Aceh. Harga pakan di aceh yaitu sebsar 7.200 rupah per kilogramnya. UPTD Balai Ternak Unggas Non Ruminansia yang mulai beroperasi sejak tahun 2013 dengan total anggaran untuk pembangunan pabrik sebesar 4,5 miliar rupiah.Maka dari itu perlu dilakukannya pengembangan terhadap pabrik dengan mengetahui strategi-strategi yang tepat, guna keberlansungan untuk terus bereproduksi. Penelitian strategi pengembangan pabrik pakan ternak bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal apa yang mempengaruhi pengembangan pabrik pakan, serta untuk mengetahui strategi pengembangan yang menjadi alternatif pada Pabrik Pakan Ternak Ayam Ras Petelur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kunci internal pada kekuatan yang dimiliki adalah keuangan/modal yang mencukupi, manajemen usaha yang teratur, bahan baku yang telah tercukupi, kualitas dan mutu produk yang mempuni, lokasi usaha yang strategis, promosi melalui media cetak dan faktor internal pada kelemahan terdiri dari sumberdaya manusia yang masih kurang, produksi yang terbatas, belum adanya label, dan merek dan harga yang belum ditetapkan. Faktor Ekstrnal pada peluang adalah pangsa pasar yang besar, kerjasama dengan pemasok, harga bahan baku yang stabil, kebijakan pemerintah yang sangat mendukung, sosial ekonomi masyarakat dan hubungan yang baik dengan konsumen dan faktor eksternal pada ancaman terdiri dari permintaan yang belum bisa disanggupi, persaingan yang banyak, kurangnya bahan konsentrat dan perubahan selera konsumen. Pabrik pakan ternak dalam pengembagan usahanya berdasarkan hasil analisis SWOT berada pada kuadran I yang berarti strategi agresif (Sstrategi SO)  yaitu strategi memperluas jaringan dan pemanfaatan pangsa pasar. Dan strategi ini terdapat 5 strategi pengembangan, yaitu : 1) Menggunakan modal dengan efektif dan meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan pasar yang besar; 2) Memperat kerjasama dengan produsen dan konsumen sehingga pabrik dapat beroprasi dengan stabil; 3) Menetapkan harga jual karna stabilnya harga bahan baku; 4) Meningkatkan kualitas dan mutu produk agar dapat bersaing dengan produk lainnya; 5) Meningkatkan produksi untuk dapat memenuhi permintaan konsumen.
Prediksi Kadar Total Padatan Terlarut (TPT) dan Vitamin C Buah Mangga Arumanis (Mangifera indica L) Menggunakan Near Infrared Spectroscopy (NIRS) dengan Metode Partial Least Square (PLS) Salman Rivaldi; Yuswar Yunus; Agus Arip Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1074.166 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i2.10916

Abstract

Abstrak. Total padatan terlarut (TPT) dan vitamin C merupakan suatu komponen penting dalam mangga. Total padatan terlarut (TPT) merupakan total unsur atau elemen mineral yang terlarut didalam suatu larutan. TPT disebut juga dengan kadar gula total, karena  kualitas rasa  manis dari buah diukur dengan pengukuran kadar gula. Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air dan esensial untuk biosintesis kolagen. Pengukuran TPT dapat dilakukan menggunakan alat refraktometer, sedangkan vitamin C diukur menggunakan metode titrasi, serta dengan penggunaan gelombang elektromagnetik seperti NIRS. Penelitian ini bertujuan menguji dan mengevaluasi teknologi NIRS sebagai metode cepat dan tepat dalam memprediksi kandungan TPT dan vitamin C pada mangga dengan metode Partial Least Squares (PLS) serta menentukan metode koreksi spektrum yang terbaik dan akurat untuk memprediksi TPT dan vitamin C pada mangga dengan menggunakan pre-treatment Baseline Correction, dan Multiplicative Scatter Correction (MSC). Penelitian ini menggunakan buah mangga jenis Arumanis, yang berjumlah 30 sampel. Prediksi TPT dan vitamin C dengan NIRS menggunakan alat FT-IR IPTEK T-1516. Pengolahan data menggunakan Unscramble software® X version 10.5. Hasil penelitian menunjukkan prediksi TPT pada mangga dengan metode Partial Least Squares (PLS) menghasilkan sufficient performance dengan nilai RPD yang didapat yaitu 1,29 dan metode koreksi terbaik pada pendugaan TPT ialah Baseline Correction dengan nilai RPD 1,53, r sebesar 0,4783 , R2 sebesar 0,5600 dan RMSEC sebesar 2,9048. Sedangkan hasil prediksi vitamin C pada mangga menghasilkan good model performance dengan nilai RPD yang didapat yaitu 2,18 dan metode koreksi terbaik pada pendugaan vitamin C ialah MSC dengan nilai RPD 2,36, r sebesar 0,9026, R2 sebesar 0,8147 dan RMSEC sebesar 4,4067.Prediction of Soluble Solids Content (SSC) and Vitamin C on Mangoes (Mangifera Indica L) Using Near Infrared Spectroscopy (NIRS) with Partial Least Square (PLS) MethodAbstract. Soluble solids content (SSC) and vitamin C are important components in mangoes. Soluble solids content (SSC) is the total element or mineral element dissolved in a solution. SSC is also called total sugar content, because the quality of the sweet taste of the fruit is measured by measuring the total sugar. Vitamin C is a water-soluble vitamin and essential for collagen biosynthesis. Measurement of SSC can be done using a refractometer, while vitamin C is measured using the titration method, and by the use of electromagnetic waves such as NIRS. This study aims to test and evaluate NIRS technology as a fast and appropriate method in predicting the content of SSC and vitamin C in mangoes using the Partial Least Squares (PLS) method and determining the best and accurate spectrum correction method to predict SSC and vitamin C in mango by using pre-treatment Baseline Correction, and Multiplicative Scatter Correction (MSC). This study used Arumanis mangoes, which amounted to 30 samples. Prediction of TPT and vitamin C with NIRS using FT-IR tool of Science and Technology T-1516. Processing data using the Unscramble software® X version 10.5. The results showed that the prediction of SSC on mangoes using the Partial Least Squares (PLS) method resulted in sufficient performance with the obtained RPD value is 1,29 and the best correction method in estimating SSC is Baseline Correction with a value of RPD is 1,53, r is 0,4783, R2 is 0,5600 and RMSEC is 2,9048. While the prediction results of vitamin C on mangoes obtain a good performance model with the value of RPD obtained is 2,18 and the best correction method for estimating vitamin C is MSC with a value of RPD is 2,36, r is 0,9026, R2 is 0,8147 and RMSEC is 4,4067.
Sebaran Spasial Permeabilitas Tanah di Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar Maulana Abdul Hakim; Manfarizah Manfarizah; Muhammad Rusdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.039 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i2.7476

Abstract

Abstrak. Tanah, air, udara merupakan sumber daya alam utama yang sangat penting dalam kehidupan terutama dibidang pertanian. Oleh karena itu keadaan tanah harus selalu dijaga dan dilestarikan agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya begitu juga dengan air dan udara yang berpengaruh terhadap pembentukan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat permeabilitas tanah terhadap erosi di Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian menggunakan metode survei yang didasarkan pada hasil pengamatan di lapangan  dan analisis tanah di laboratorium, sedangkan analisis spasial menggunakan SIG dengan konsep Interpolasi. Hasil pengamatan di wilayah kajian didapatkan 4 kriteria tingkat permeabilitas yaitu sangat lambat, agak lambat, lambat, dan sedang.Spatial Distribution Of Land Permeability at Kota Jantho Sub-distrik Aceh BesarAbstract. Land, water, air are the most important natural resources in life, especially in agriculture. Therefore the condition of the soil should always be maintained and preserved in order to be utilized in accordance with its function as well as water and air that affect the formation of soil. This study aims to determine the level of soil permeability to erosion in Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. The research method used survey method based on field observation and soil analysis in laboratory, while spatial analysis using GIS with Interpolation concept. The result of observation in the study area found 4 criteria of permeability level that is very slow, somewhat slow, slow, and medium.
Analisis Tingkat Keberhasilan Usahatani Sayuran Di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah zahraturrahmi zahraturrahmi; Agussabti Agussabti; T Makmur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.123 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i3.3748

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan usahatani sayuran dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan usahatani sayuran di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah dengan menggunakan metode survei. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Chi Square dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 20 untuk melihat hubungan antara variabel terikat (Dependent variable) dengan variabel bebas (Independent variabel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan usahatani sayuran di Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah dalam kategori tingkat keberhasilan usahatani sedang dengan nilai skor sebesar 2,10 dengan persentase rata-rata 58,7 %. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usahatani sayuran adalah faktor karakteristik petani (X1), faktor modal (X2), faktor inovasi (X3), dan faktor motivasi petani (X5). Sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi keberhasilan usahatani adalah faktor peran penyuluh (X4) yang dapat dilihat dari nilai X2hitung X2tabel dan pada taraf signifikansi 0,05 nilai Asymp.Sig yang diperoleh adalah 0,526 lebih besar dari 0,05 yang berarti tidak signifikan dan semakin tidak erat pengaruhnya terhadap keberhasilan usahatani sayuran.Success Rate Analysis Of Vegetables Farming In The Permata District Of Bener MeriahThe purpose of this study was to assess the success of vegetable farming and the factors that influence the success of vegetables farming in the district of Permata Bener Meriah. This research was conducted in the district of Bener Meriah district Permata using survey methods. Analysis of the data used is the statistical test Chi Square by using SPSS version 20 to see the relationship between the dependent variable (dependent variable) with independent variables (independent variables). The results showed that the success rate of vegetable farming in the district of Bener Meriah district Permata in the category of farming success rate was with a score of 2.10 with an average percentage of 58.7%. Based on the results of the analysis showed that the factors that influence the success of vegetable farming is characteristic factors of farmers (X1), capital factors (X2), innovation factor (X3), and farmer motivation factor (X5). While the factors that do not affect the success of the farm is the role of extension factor (X4) which can be seen from the X2count X2table and at significance level 0.05 Asymp value. Sig obtained was 0,526 greater than 0.05, which means not significant and increasingly strong influence on the success of vegetables farming. Kata Kunci : Keberhasilan Usahatani Sayuran; Kepastian Pasar ;Produktivitas dan Keberlanjutan UsahataniKeywords : Vegetables Farming Success ; Market Certainty ; Productivity and Business Continuity
Kualitas Pengaruh Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium Sativum) terhadap Uji Organoleptik Sie Balu Daging Kerbau Ardiansyah Ardiansyah; Amhar AB; Cut Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.044 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1251

Abstract

Abstrak. Suatu penelitian telah dilakukan tentang Pengaruh Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Uji Organoleptik Sie Balu Daging Kerbau. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Daging dan Ikan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung dari  Juni sampai dengan Juli 2016. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) Terhadap Uji Organoleptik Sie Balu Daging Kerbau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan P0 adalah pada pemberian  0 % Bawang Putih (kontrol), perlakuan P1 adalah pada pemberian 10 % Bawang Putih dari berat daging, perlakuan P2 adalah pada pemberian 15 % Bawang Putih dari berat daging dan perlakuan P3 adalah pada pemberian 20 % Bawang Putih. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa dan keempukan. Panelis yang digunakan adalah sebanyak 25 orang yang terdiri dari 10 orang ibu rumah tangga, 5 orang dosen, dan 10 orang mahasiswa Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sie Balu daging Kerbau dengan berbagai pemberian persentase bawang putih tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap uji warna, aroma, rasa dan keempukan. Percentage of Giving Effect of Garlic (Allium Sativum)on Organoleptic Sie Balu Buffalo MeatAbstract. A study has been conducted on the Effect of Percentage of Garlic (Allium sativum) Organoleptic Test Against Sie Balu Buffalo Meat. This research was conducted at the Laboratory of Meat Processing and Fish Department of Animal Husbandry Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala which lasts from June to July 2016. The purpose of this study was to observe the effect of percentage of Garlic (Allium sativum) Organoleptic Test Against Sie Balu Buffalo Meat. This study uses a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. Treatment P0 is the provision of 0% Garlic (control), treatment P1 is the provision of 10% of the weight of the meat Garlic, P2 treatment is the administration of 15% of the weight of the meat Garlic and treatment P3 is the administration of 20% Garlic. The parameters observed in this study is the organoleptic tests include color, aroma, flavor and tenderness. Panelists in use is of 25 people consisting of 10 housewives, five lecturers and 10 students of Department of Animal Husbandry Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala. The results showed that Balu Sie buffalo meat with various percentages administration of garlic not significant (P 0.05) to test the color, aroma, flavor and tenderness
Pengaruh Bahan Pengisi Kemasan Terhadap Kerusakan Fisik Pada Buah Pepaya (Carica papaya L.) Selama Transportasi Laut. Muazzimi Muazzimi; Kiman Siregar; Bambang Sukarno Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.029 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5506

Abstract

Abstrak.  Salah satu ciri komoditas hortikultura termasuk pepaya adalah sifatnya yang mudah rusak (perishable) seperti mudah busuk dan mudah susut bobotnya karena kulitnya yang tipis dan daging buahnya yang lunak. Dari hasil penelitian kerusakan fisik yang yang terendah terdapat pada alat transportasi kapal cepat dengan perlakuan bahan pengisi kemasan yang menggunakan bahan pengisi daun pisang kering, dan dari hasil uji BNT bahan pengisi yang bagus adalah daun pisang kering, dikarenakan daun pisang kering berbentuk lentur dan suhu dari daun pisang kering tersebut netral. Susut bobot setelah transportasi yang paling sedikit terjadinya kehilangan pada kapal lambat dengan perlakuan tanpa bahan pengisi, hanya sedikit selisih dengan alat transportasi kapal cepat bahan pengisi daun pisang kering.Nilai vitamin C yang tertinggi adalah 11,6 yang diperoleh pada perlakuan kapal cepat dengan bahan pengisi styrofoam. Tingkat kesukaan panelis terhadap rasa dan warna pada perlakuan kapal lambat dengan bahan pengisi styrofoam, sedangkan nilai terendah ada pada perlakuan kapal lambat tanpa bahan pengisi, rasa dan warna sangat berhuhungan sehingga nilai tertinggi terdapat pada perlakuan yang sama dan juga hasil terendah.The Influence of Packaging Fillers on Physical Damage to Papaya Fruits (Carica papaya L.) During Sea TransportAbstract. One characteristic of horticultural commodities including papaya is its perishable nature as it is easy to rot and easily shrinks its weight due to its thin skin and soft flesh. From the result of the research, the lowest physical damage was found in fast ship transportation by the treatment of packing material using dry banana leaf filler, and from the BNT test the good filler was dried banana leaf, due to dry banana leaf-shaped bending and temperature from Dry banana leaves are neutral. Weight loss after transport with the least loss of slow-moving vessels with no filler treatment, only slight difference with the rapid vessel transport filling of dried banana leafs.The highest vitamin C value was 11.6 obtained in the treatment of fast vessels with fillers Styrofoam. The panelist's favorite level of taste and color in the treatment of slow vessels with styrofoam fillers, while the lowest values are in slow ship treatment without fillers, the flavors and colors are highly respected so that the highest value is in the same treatment and also the lowest yield.
Uji Tanaman Padi Hasil Persilangan Varietas Lokal dengan IRBB-27 terhadap Pertumbuhan dan Ketahanan Hawar Daun Bakteri Nurdin Nurdin; Bakhitar Bakhtiar; Cut Nur Ichsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.944 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1002

Abstract

Abstrak. Penurunan hasil produksi padi disebabkan beberapa faktor salah satunya adalah penyakit hawar daun bakteri (HDB). Penyakit HDB yang disebabkan oleh Xanthomonas oryzae pv. oryzae (Xoo). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan ketahanan tanaman padi (Oryza sativa L.) hasil persilangan antara genotipe lokal dan IRBB-27 terhadap Hawar Daun Bakteri. Penelitian ini menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan genotipe dan 5 taraf diulang sebanyak 5 kali sehingga  diperoleh 25 satuan percobaan. Setiap satuan prcobaan terdiri 3 tanaman sehingga total tanaman yang diamati yaitu 75 tanaman. Genotipe padi yang digunakan pada penelitian ini adalah Sigupai, Sikuneng, IRBB-27, F1 (Sg/IRBB-27) dan F1 (Sk/IRBB-27). Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi Sg/IRBB-27 dan Sk/IRBB-27 tahan terhadap hawar daun bakteri. Lesio terpendek dijumpai pada genotipe F1 (Sg/IRBB-27) yaitu 0,34 cm pada 14 HSI. Sedangkan persentase rata-rata intensitas serangan terendah dijumpai pada F1 (Sg/IRBB-27) yaitu 0,49 %. Tanaman Sg/IRBB-27 dan Sk/IRBB-27 lebih tinggi jika dibandingkan dengan genotipe IRBB-27. Tanaman Sg/IRBB-27 dan Sk/IRBB-27 lebih tinggi jika dibandingkan dengan genotipe IRBB-27. F1 (Sk/IRBB-27) memiliki rata-rata tinggi tanaman mencapai 145,93 cm, sedangkan F1 (Sg/IRBB-27) rata-rata tinggi tanaman 142,40 cm ini menunjukkan bahwa hasil kedua persilangan belum memiliki tinggi tanaman padi yang ideal yaitu 90-100 cm. 
Kontribusi Komoditas Hasil Hutan Bukan Kayu dan Pertanian Pada Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara Ira Asmawar Butar-Butar; Tuti Arlita; Fikrinda Fikrinda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.883 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i2.24466

Abstract

Abstrak. Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan suatu bentuk pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan komoditas pertanian yang terdapat di sekitar hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis komoditas HHBK dan pertanian yang dimanfaatkan serta kontribusinya terhadap pendapatan masyarakat HKm Rencong di Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Lokasi penelitian terletak di Desa Blang Mane dan Desa Peureupok Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat HKm Rencong memanfaatkan tiga jenis komoditas HHBK dan empat jenis komoditas pertanian. Jenis komoditas HHBK yang dimanfaatkan yaitu jernang (Daemonorop draco) janeng (Dioscorea hispida) dan madu (Apis dorsata). Jenis komoditas pertanian yaitu pinang (Areca catechu), kakao (Theobroma cacao), jahe (Zingiber officinale) dan kunyit (Curcuma longa L.). Kontribusi komoditas HHBK terhadap pendapatan masyarakat HKm Rencong sebesar 25,66% sedangkan komoditas pertanian adalah 74,34%. Pendapatan total masyarakat yang berasal dari komoditas HHBK dan komoditas pertanian Rp. 424.952.000,00 dengan rata-rata Rp. 11.198.261,48. Contribution of Non-Timber Forest Products and Agricultural Commodities in Rencong Community Forest in Paya Bakong Sub-District North Aceh DistrictAbstract. Community Forestry is a form of forest management that involves the community in managing and utilizing non-timber forest product commodities and agricultural commodities found around the forest. This study aims to determine the types of non-timber forest product and agricultural commodities used and their contribution to the income of the HKm Rencong community in Paya Bakong District, North Aceh Regency. This study used a purposive sampling method. The research location is located in Blang Mane Village and Peureupok Village, Paya Bakong District, North Aceh Regency. The results showed that the people of HKm Rencong utilized three types of non-timber forest product commodities and four types of agricultural commodities. The types of non-timber forest product commodities used are jernang (Daemonorop draco) janeng (Dioscorea hispida) and honey (Apis dorsata). The types of agricultural commodities are areca nut (Areca catechu), cocoa (Theobroma cacao), ginger (Zingiber officinale) and turmeric (Curcuma longa L.). The contribution of non-timber forest product commodities to the income of the HKm Rencong community is 25,66%, while agricultural commodities are 74,34%. The total income of the community from non-timber forest product commodities and agricultural commodities is Rp. 424,952,000.00 with an average of Rp. 11,198,261.48.
Pengaruh Dosis NPK dan Genotipe Kedelai Kipas Putih terhadap Pertumbuhan tanaman Nurhaqqi Nurhaqqi; Bakhtiar Bakhtiar; Zuyasna Zuyasna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.114 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i1.24010

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat efektivitas dosis NPK dan genotipe terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Lokasi penelitian di gampong Lampeudaya Kecamatan Darussalam, Aceh Besar mulai Agustus 2021 hingga Januari 2022. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 7 diulang 3 kali. Dosis pupuk NPK sebagai faktor pertama sedangkan genotipe kedelai sebagai faktor kedua. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf yaitu 200 kg ha-1, 300 kg ha-1 dan 400 kg ha-1. Faktor kedua terdiri dari 7 taraf genotipe yang terdiri dari galur mutan B4, B7, B13, B18, B22, varietas Kipas Putih dan varietas Biosoy (pembanding). Diketahui dosis NPK 400 kg ha-1 berefek lebih baik pada jumlah cabang per tanaman, umur berbunga, dan jumlah polong per tanaman. Genotipe terbaik adalah B18 pada jumlah cabang per tanaman. Interaksi antara dosis NPK dan genotipe terjadi pada tinggi tanaman 5 minggu setelah tanam (MST) dengan kombinasi terbaik galur mutan B13 dan dosis 400 kg ha-1judul B. inggris. (Effect of NPK Fertilizer Doses and Genotypes on The Growth of Soybean Plants (Glycine max (L) Merr.))Abstract.  The purpose of this study was to determine the effect of NPK dose and genotype on soybean plant growth. The research was conducted in Gampong Lampeudaya, Darussalam District, Aceh Besar from August 2021 to January 2022. This study used a Randomized Design Group of 3 x 7 factorial patterns with 3 tests. The dose of NPK fertilizer  as the first  factor while the genotype of soybeans as the second factor. The first factor consists of 3 levels, namely 200 kg ha-1, 300 kg ha-1 and 400 kgha-1. The second factor consists of 7 levels of genotypes consisting of mutant strains B4, B7, B13, B18, B22, Kipas Putih varieties and Biosoy varieties (as a comparison). From research it is known that dosis NPK 400 kg ha-1 is better on the parameters of the number of branches per plant,  the age of flowering, and the number of pods per plant. The best genotype is B18 on the parameter of the number of branches per plant. The interaction between NPK dose and genotype occurred at plant height 5 weeks after planting (WAT) with the best combination of mutant strain B13 and dose 400 kg ha-1
Pengaruh Tingkat Kerapatan Inokulum Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman Terhadap Viabilitas Dan Vigor Serta Bibit Tomat Kadaluarsa (Solanum lycopersicum Mill.) Alda Yana; Siti Hafsah; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.427 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.21394

Abstract

Abstrak.Pengaruh jenis rizobakteri dan tingkat kerapatan inokulum terhadap viabilitas dan vigor serta bibit tomat kadaluarsa merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dari Januari-Februari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4x4 dengan 3 ulangan. Terdapat 2 faktor yang diteliti yaitu jenis rizobakteri yang terdiri dari Enterobacter sichuanensis (ASP 5/7), Bacillus subtilis (ASP 7/2), Burkloherdia cepacia (ASP 7/4) dan Bacillus subtilis (ASP 7/5) serta  4 tingkat kerapatan inokulum yang terdiri atas Kontrol (K0),  0,092 cfu/ml (K1), 0,192 cfu/ml (K2), dan 0,292 cfu/ml (K3) dengan 3 kali ulangan. Terdapat interakti sangat nyata terhadap jenis rizobakteri dan tingkat kerapatan inokulum rizobakteri terhadap parameter berat kering dengan kombinasi perlakuan terbaik diperoleh dari jenis rizobakteri Enterobacter sichuanensis ASP 5/7 dengan tingkat kerapatan 0,292 cfu/ml. Terdapat interaksi nyata terhadap parameter potensi tumbuh maksimum dengan perlakuan terbaik diperoleh dari jenis rizobakteri Bacillus subtilis ASP 7/5 dengan tingkat kerapatan 0,092 cfu/ml dan pada jumlah daun 2 MST dengan kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada jenis rizobakteri Bacillus subtilis ASP 7/2 dengan tingkat kerapatan 0,192 cfu/ml.The Effect of the Inoculum Density of Rhizobacteria That Promote Plant Growth on Vibility and Vigor as Well as Expired Tomato Seedlings (Solanum lycopersicum Mill.)Abstract. The effect of rhizobacteria species and inoculum density level on viability and vigor as well as expired tomato seedlings was the aim of this study. This research was conducted at the Seed Science and Technology Laboratory, Syiah Kuala University, Darussalam, Banda Aceh. This research was conducted from January to February 2022. This study used a completely randomized design (CRD) with 4x4 factorial pattern with 3 replications. The factors studied were 2 types of rhizobacteria consisting of Enterobacter sichuanensis (ASP 5/7), Bacillus subtilis (ASP 7/2), Burkloherdia cepacia (ASP 7/4) and Bacillus subtilis (ASP 7/5) and 4 levels of density. inoculum consisting of Control (K0), 0.092 cfu/ml (K1), 0.192 cfu/ml (K2), and 0.292 cfu/ml (K3) with 3 replications. The results showed that there was an interaction. There was a very significant interaction between the type of rhizobacteria and the density level of the rhizobacteria inoculum on the dry weight parameter with the best combination of treatments obtained from the type of rhizobacteria Enterobacter sichuanensis ASP 5/7 with a density level of 0.292 cfu/ml. There was a significant interaction with the parameters of maximum growth potential with the best combination of treatment obtained from the type of rhizobacteria Bacillus subtilis ASP 7/5 with a density level of 0.092 cfu/ml and on the number of leaves 2 MST with the best combination treatment was found in the type of rhizobacteria Bacillus subtilis ASP 7/2 with density level of 0.192 cfu/ml.

Page 41 of 103 | Total Record : 1028