cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Analisis Perbedaan Pendapatan Petani Kopi (Pola Diversifikasi dan Non-Diversifikasi) di Kecamatan Atu Lintang Kabupaten Aceh Tengah Fahira Leny Alansa; Mustafa Usman; Widyawati Widyawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.95 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.18955

Abstract

The problem of the selling price of coffee beans cannot be separated from dependence on export markets which are more vulnerable and risky when compared to commodities that have alternative market shares such as the domestic market. The occurrences is often detrimental to farmers, because the harvest is the time that is awaited, especially for farmers in Atu Lintang. This is because almost all people are coffee farmers who are very dependent on the production and selling price of coffee. Presence of diversification plants on the same land as coffee can provide oppotunities for new sources of income for farmers and an reduce price fluktuations and crop failures in one of the commodities that can harm farmers. Where in addition to coffee, farmers divesify their coffee plants with fruit tree in the form of avocados, oranges, and bananas. But in Atu Lintang not all farmers implement diversification. There are still many farmers who only grow coffee plants. This study aims to find out how the differences in farm income that apply a diversification pattern and non-diversification farming pattern in Atu Lintang sub district. In this study using two average difference test analysis or independent sample t-test. The analytical method used is statistical analysis of the average differences test or independent sample t-test. The results showed that the income of the diversification farming pattern was greater than that of the non-diversification farming pattern. This is indicated by the results of the independent sample t-test where the t-count value obtained is greater than the t-table, which is 3.082 2.019 at the 95% confidence level.
Pengaruh Suhu, Pemupukan K dan N terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi Inpari 30 (Oryza sativa L.) Husna Husna; Bakhtiar Bakhtiar; Cut Nur Ichsan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.915 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i4.18715

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu, pemupukan K dan N terhadap pertumbuhan tanaman padi Inpari 30. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca 1 dan Rumah Kaca 2  Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung dari bulan November 2020 - Februari 2021. Rancangan yang digunakan adalah Split-split Plot pola RAK Faktorial 2 x 2 x 3 dengan 3 ulangan sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dan 36 satuan percobaan dengan total 108 unit percobaan. Faktor yang diteliti adalah suhu (T) sebagai petak utama yang terdiri dari dua taraf, yaitu T1 (28-32°C) dan T2 (33-37°C), pemupukan K (K) sebagai anak petak yang terdiri dari dua taraf, yaitu K1 (100 kg K ha-1) dan K2 (150 kg K ha-1). dan pemupukan N (N) sebagai anak-anak petak yang terdiri dari tiga taraf, yaitu N1 (100 kg N ha-1), N2 (150 kg N ha-1) dan N3 (200 kg N ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, pemupukan K dan N berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan. Pemupukan K 150 kg ha-1 dan N 200 kg ha-1 efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman padi inpari 30 pada suhu 33-37°C.  Effect of Temperature, K and N Fertilization on Growth of Rice Inpari 30 (Oryza sativa L.)Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of temperature, K and N fertilization on the growth of Inpari 30 rice plants. This research was carried out in Greenhouse 1 and Greenhouse 2, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University which took place from November 2020 to February 2021. This study was conducted using the Split-split Plot design with factorial RBD pattern 2 x 2 x 3 with 3 replications so that there were 12 treatment combinations and 36 experimental units with a total of 108 experimental units. The factors studied were temperature (T) as the main plot consisting of two levels, namely T1 (28-32°C) and T2 (33-37°C), fertilization of K (K) as a subplot which consisted of two levels, namely K1 (100 kg K ha-1) and K2 (150 kg K ha-1). and fertilization of N (N) as subsubplots consisting of three levels, namely N1 (100 kg N ha-1), N2 (150 kg N ha-1) and N3 (200 kg N ha-1). The results showed that temperature, K and N fertilization had an effect on plant height, number of leaves and number of tillers. Fertilization of K 150 kg ha-1 and N 200 kg ha-1 was effective to increase the growth of  Inpari 30 rice plants at a temperature of 33-37°C. 
Memperhitungkan Laju Infiltrasi Model Green-Ampt Menggunakan Aplikasi Pemrograman Visual Basic Yesi Ardiani; Devianti Devianti; Agus Arip Munawar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.482 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i4.18147

Abstract

Abstrak. Infiltrasi merupakan salah satu informasi penting dari keadaan suatu lahan. Laju infiltrasi merupakan kecepatan air yang masuk kedalam tanah persatuan waktu dan apabila laju infiltrasi telah mencapai maksimum maka ini yang dinamakan dengan kapasitas infiltrasi. Infiltrasi perlu diukur untuk mengetahui kadar air bawah tanah (perkolasi). Perhitungan laju infiltrasi secara pengukuran dan menggunakan model Green-Ampt dilakukan untuk mengetahui laju infiltrasi yang ada pada suatu lahan, serta membangun bahasa pemograman visual basic untuk memperkirakan laju infiltrasi. Perhitungan laju infiltrasi pengukuran ini menggunakan alat rainfall simulator sebagai simulasi hujan buatan. Sampel tanah pada rainfall simulator diambil dari lahan Perkebunan Kurma Barbate denga kemiringan lereng 25% yang diambil secara tidak terganggu dan diletakkan kedalam plot penelitian. Pengukuran infiltrasi dilakukan per kejadian pemberian hujan dengan rainfall simulator dengan menghitung terlebih dahulu air yang tetampung pada gelas ukur untuk mengetahui intensitas hujannya dan mengukur tinggi air akhir pada reservoir untuk mengetahui laju infiltrasi pengukuran.  Hasil penelitian menunjukkan model Green-Ampt dapat memperkirakan laju infiltrasi pada kondisi intensitas dan kadar air tanah yang berbeda dengan  nilai  laju infiltrasi,waktu terjadinya ponding, limpasan, dan akumulasi infiltrasi yang berbeda-beda pula.Tingkat perbedaan akurasi MAPE, RMSE dan Bias pada laju infiltrasi pengukuran dengan perhitungan model Green-Ampt pada tekstur tekstur tanah pasir, lempung berpasir, pasir berlempung, lempung dan liat dengan kadar air 10%, 20%, 25%, 28,26%, dan 35% yang mendekati nilai aktual untuk MAPE adalah pada tekstur tanah pasir dengan kadar air 10%, 20%, 25% dan 35% sebesar 4,65, 2,66, 6,33 dan 13,73 (layak), Bias adalah pada tekstur tanah pasir dengan kadar air 10% sebesar 10,17 , dan RMSE adalah pada tekstur tanah pasir dengan kadar air 20% sebesar 18,28. Nilai Bias dan RMSE 1 dikarenakan hasil dari suatu model Green-Ampt memiliki nilai yang jauh dari nilai pengukurannya.Kata kunci: Infiltrasi, Model Green-Ampt, Rainfall SimulatorAbstract. Infiltration is one of the important information of the state of a land. The infiltration rate is the speed of water entering the soil per unit time and when the infiltration rate has reached its maximum, it is called the infiltration capacity. Infiltration needs to be measured to determine the groundwater content (percolation). Calculation of the infiltration rate by measurement and using the Green-Ampt model is carried out to determine the rate of infiltration that exists in a land, and build a visual basic programming language to estimate the rate of infiltration. The calculation of the infiltration rate of this measurement uses a rainfall simulator as a simulation of artificial rain. Soil samples in the rainfall simulator were taken from the Barbate Dates Plantation with a slope of 25% which was taken undisturbed and placed into the research plot. Infiltration measurements are carried out per rain event with a rainfall simulator by first calculating the water stored in the measuring cup to determine the intensity of the rain and measuring the final water level in the reservoir to determine the measurement infiltration rate. The results show that the Green-Ampt model can estimate the infiltration rate under conditions of different intensity and soil water content with different values of infiltration rate, time of ponding, runoff, and accumulation of infiltration. The different levels of accuracy of MAPE, RMSE and Bias at rates infiltration measurement using the Green-Ampt model calculation on the texture of the soil texture of sand, sandy loam, loamy sand, clay and clay with moisture content of 10%, 20%, 25%, 28.26%, and 35% which is close to the actual value for MAPE is on sandy soil texture with moisture content of 10%, 20%, 25% and 35% of 4.65, 2.66, 6.33 and 13.73 (adequate), the bias is on sandy soil texture with 10% water content of 10.17 , and RMSE is on sandy soil texture with 20% moisture content of 18.28. Bias and RMSE values 1 because the results of a Green-Ampt model have values that are far from the measurement value.Keywords: Infiltration, Green-Ampt Model, Rainfall Simulator  
Pengaruh Pengaturan Panen Terhadap Volume Produksi Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di PT.Semadam Fira Meutia; Irwan A. Kadir; Romano Romano
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 4 (2020): November 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.115 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i4.15545

Abstract

Abstrak. Pada kegiatan pemanenan kelapa sawit perlu dilakukan pengaturan panen agar produksi yang dihasilkan memiliki kualitas maupun kuantitas yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pengaturan panen terhadap volume produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT.Semadam selama 5 tahun (2015-2019). Adapun tujuan khususnya yaitu melihat pengaruh rotasi panen, tahun tanam, interaksi antara tahun tanam dengan rotasi panen serta interaksi masa trek dengan rotasi panen terhadap volume produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di PT.Semadam. Penelitian ini menggunakan metode analisis Two Way Anova dan dilanjutkan dengan Uji Tukey. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel rotasi panen dan tahun tanam terhadap volume TBS. Pada interaksi tahun tanam dengan rotasi panen nilai signifikan hanya terdapat pada 2 tahun, dan 3 tahun lainnya tidak signifikan. Interaksi masa trek dengan rotasi panen didapatkan nilai yang signifikan pada 4 tahun produksi, sedangkan pada tahun produksi 2016 nilai yang didapatkan tidak signifikan. Nilai yang signifikan menandakan adanya pengaruh antar variabel yang diteliti. Kata Kunci : panen, kelapa sawit, rotasi panen, two way anova Abstrac. In the activities of harvesting oil palm, it is necessary to arrange harvesting so that the production produced has good quality and quantity. This study aims to look at the effect of harvest regulation on the production volume of fresh fruit bunches of oil palm at PT.Semadam for 5 years (2015-2019). The specific objective is to see the effect of crop rotation, planting year, the interaction between planting years with crop rotation, and the interaction of the track rotation with harvest rotation on the production volume of fresh fruit bunches of oil palm at PT.Semadam. This research uses the Two Way Anova analysis method and continued with the Tukey Test. The results of this study are that there is a significant influence on the variable rotation of harvest and planting year on the volume of fresh fruit bunches. In the interaction of planting years with crop rotations, significant values were only found at 2 years, and the other 3 years were not significant. The interaction period of the track with the rotation of the harvest obtained a significant value at 4 years of production, whereas in the year of production 2016 the value obtained was not significant. A significant value indicates the influence between the variables studied. Keywords : harvesting, palm oil, rotation of harvest, two way anova
Eksplorasi Fungi Mikoriza Arbuskula pada Perkebunan Kelapa Sawit PT. Lembah Bhakti di Rawa Singkil dengan Kultur Trapping safran safran; Ashabul Anhar; Fikrinda Fikrinda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.563 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i3.3700

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi fungi mikoriza arbuskula (FMA) pada perkebunan kelapa sawit PT Lembah Bhakti dengan kultur trapping. Populasi spora dan kolonisasi FMA pada akar kelapa sawit di amati pada kelapa sawit  umur 5 tahun, 10 tahun, dan 15 tahun dengan tiga media pembawa (zeolit, pasir dan biochar). Terdapat dua genus yang ditemukan pada rizosfir kelapa sawit yaitu Glomus dan Acaulospora. Glomus merupakan genus yang  dominan dan Glomus sp1 merupakan spesies yang lebih banyak. Hasil penelitian menunjukkan kepadatan spora tertinggi didapatkan pada rizosfer kelapa sawit umur 5 tahun ( 65 spora per 50g tanah) sedangkan kolonisasi akar tertinggi didapatkan pada umur 10 tahun (39,6 %). Zeolit merupakan media pembawa terbaik dalam kultur trapping yang ditunjukkan oleh lebih tingginya kepadatan spora maupun kolonisasi akar. bstract. This research was conducted to explore the arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) at oil palm plantation of PT Lembah Bhakti with trapping culture. AMF Spore populations at colonization at the root of palm oil were observed in oil palm aged were observation at 5 years, 10 years, and 15 years with three carrier media (zeolite, sand and biochar).  There are two genera found Glomus and Acaulospora. Glomus was the dominant genus and Glomus sp1 was a larger species. The results showed that the highest spore density was found in the 5-year-old palm oil rizosphere (65 spores per 50g of land) while the highest root colonization was obtained at age 10 (39.6%). Zeolite was the best carrier in trapping culture which is shown by higher spore density and root colonization.  
Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Jerami terhadap Pertumbuhan Dua Varietas Padi Gogo (Oryza sativa L.) pada Tanah Ultisol Faridah Faridah; Erida Nurahmi; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.415 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i2.11056

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilaksanakan diTaman Teknologi Pertanian (TTP) Jantho Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, yang berlangsung sejakbulan Agustus hingga Desember 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terpisah (split plot design), dengan dua faktor yaitu dosis pupuk kompos jerami dan varietas. Dosis pupuk kompos jerami menjadi petak utama yang terdiri atas 3 taraf yaitu (kontrol, 10 dan 20 ton ha-1), varietas menjadi anak petak yang terdiri atas 2 taraf yaitu (Situ Patenggang dan Sanbei). Peubah yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, dan berat berangkasan kering. Perlakuan dosis pupuk kompos jerami berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 4 dan 8 MST. Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun pada umur 4 dan 8 MST. Terdapat interaksi antara kompos jerami dan varietas terhadap jumlah anakan, jumlah daun dan berat berangkasan kering. Dosis pupuk kompos jerami yang terbaik terhadap pertumbuhan padi gogo  pada tanah ultisol adalah 20 ton ha-1. Pertumbuhan padi gogo terbaik pada tanah ultisol dijumpai pada varietas sanbei. Kombinasi terbaik terhadap pertumbuhan padi gogo pada tanah ultisol adalah dosis pupuk kompos jerami 20 ton ha-1 dengan varietas sanbei.The Effect of Straw Compost Fertilizer on the Growth of Two Gogo Rice Varieties (Oryza sativa L.) in Ultisol SoilAbstract. This research was conducted in the Agricultural Technology Park (ATP) of Jantho, Kota Jantho Subdistrict, Aceh Besar Regency, and Laboratory of Plant Physiology at the Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, which lasted from August to December 2016. The study used a split plot design, with two factors are doses of straw compost fertilizer and varieties. The doses of straw compost became the main plot consisting of 3 levels, namely (control, 10 and 20 tons ha1), the varieties being subplots consisting of 2 levels namely (Situ Patenggang and Sanbei). The variables observed included plant height, number of leaves, number of tillers, and dry weight. The treatment of straw compost doses significantly affected plant height at age 4 and 8 WAP. The treatment of varieties had a very significant effect on the number of leaves at ages 4 and 8 WAP. There were interactions between straw compost and varieties on the number of tillers, number of leaves and weight of dry stover. The best dose of straw compost for padigogo growth in ultisol soil is 20 tons ha-1. The best growth of upland rice on ultisol soil was found in sanbei varieties. The best combination of the growth of upland rice on ultisol soil is the dose of straw compost fertilizer 20 tons ha-1 with varieties of sanbei.
Analisis Pendapatan Dan Efisiensi Pemasaran Industri Tahu (Studi Kasus: Industri Tahu Mandiri di Desa Punge Jurong Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh) Cut Intan Maulina; Widyawati Widyawati; Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.782 KB)

Abstract

Dewasa ini, mulai banyaknya industri tahu bermunculan khususnya di dearah Banda Aceh. Sebagian besar penggunaan bahan baku pembuatan kedelai menggunakan jenis kedelai impor.Penggunaan kedelai impor sebagai  bahan baku pembuatan tahu, karena tingginya harga kacang kedelai lokal. Namun sayangnya harga kedelai impor  tidak stabil dan cenderung mahal dipasaran. Pada bulan April tahun 2019, harga kedelai impor mencapai 7.200/Kg padahal sebelumnya harga kedelai impor dapat diperoleh dengan harga 6.800/Kg.. Salah satu industri tahu yang ada di kota Banda Aceh adalah industri tahu Mandiri, industri tahu Mandiri ini menilai harga kedelai impor yang masih tidak stabil di pasaran, mempengaruhi pendapatan, mengingat industri tahu ini masih berskala tradisional, dengan modal sedikit dan pasar yang belum terlalu luas. Selain itu, produk tahu yang tinggi akan kandungan air membuat tahu mudah terserang mikroba. Pemilihan saluran pemasaran merupakan suatu hal yang sangat penting bagi suatu industri tahu agar produk sampai ke tangga konsumen dengan kualitas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi pemasaran industri tahu Mandiri. Metode penelitian ini adalah metode studi kasus dengan penentuan lokasi secara sengaja (Puposive) Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan industri tahu Mandiri adalah sebesar Rp. 26.886.000/Bulan.  Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukan nilai B/C Ratio sebesar 0,31, R/C Ratio 1,31 dan nilai BEP produksi sebesar 2.471 papan dan nilai BEP Harga 26.000/Papan. Saluran pemasaran industri tahu Mandiri terdiri dari dua jenis saluran pemasaran yaitu Saluran Pemasaran I dan saluran pemasaran II, dengan nilai efisiensi sebesar 0 % dan 4,61%, yang artinya dua jenis saluran pemasaran industri tahu Mandiri yang sudah terbentuk termasuk dalam katagori sudah efisien.
Pengaruh Pemberian Jenis dan Dosis Mulsa yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai Abdul Hakim Asma'i; Gina Erida; Hasanuddin Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.075 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i4.9374

Abstract

Abstrak. Penggunaan mulsa diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman. Pola pertumbuhan tanaman akibat aplikasi mulsa dapat dilakukan melalui pendekatan analisis pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan akibat pemberian jenis dan dosis mulsa. Jenis mulsa yang digunakan adalah: kirinyuh, nimba, dan terang bulan sedangkan dosis mulsa adalah: 0, 8, 16, dan 24 ton ha-1. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 3x4, 3 ulangan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rumpeet Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Peubah yang diamati adalah: luas daun dan bobot berangkasan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis berpengaruh terhadap luas daun pada pengamatan 14 dan 42 HST dan bobot berangkasan kering pada 14 dan 42 HST. Ada interaksi antara jenis dan dosis mulsa terhadap luas daun pada pengamatan 28 HST dan bobot berangkasan kering pada pengamatan 28 dan 56 HST.The Effect of Different Types and doses of Mulch on The Growth of SoybeanAbstract. The uses of mulch expected can increase the plant growth. The growth plant pattern as a consequence of application is result by using the growth analysis. This research aim is to know the growth pattern as a consequence of application kinds and dose of mulch. The mulch which using on this research are: mexican sunflower, siam weed and neem whereas the dose of mulch are: 0, 8, 16, dan 24 ton ha-1. This research is using Randomize Block Design (RBD) factorial pattern 3x4, 3 times repeat. This research was held on Rumpet Village Subdistric of Krueng Barona Jaya Aceh Besar Regency and Laboratory of Weed Science. The parameters are: leaf area and dry weight. The result of this research are the dose influence to leaf area on monitoring 14 and 42 HST, and to CGR on monitoring 14-42 HST. There are interaction betweens kind and dose of mulch to leaf area on monitoring 28 HST and dry weight on monitoring 28 and 56 HST. 
Pengaruh Kombinasi Mulsa JAgung dan Pupuk NPK serta Budidaya Tanaman Jagung, KAcang tanah dan kedelai Terhadap Sifat Kimia Tanah pada Ultisol Fajrial Lisha; Zuraida Zuraida; Teti Arabia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.475 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i3.8143

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi mulsa jagung dan pupuk NPK serta budidaya berbagai macam tanaman terhadap sifat kimia tanah pada Ultisol. Tanman yang digunakan pada penelitian ini berupa tanaman jagung, kacang tanah, dan kedelai. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah pola RAK 3 x 4 dengan tiga ulangan dan 12 perlakuan . Faktor yang diteliti yaitu jenis tanaman dan mulsa jagung. Faktor pertama yaitu jenis tanaman terdiri dari tiga taraf yaitu ; jagung, kedelai dan kacang tanah. Faktor kedua mulsa jagung terdiri atas empat taraf  yaitu ; kontrol, tanpa mulsa, mulsa jagung 5 ton ha-1 dan mulsa jagung 10 ton ha-1 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis tanaman  memberikan pengaruh nayata terhadap K-dd tanah. Terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan jenis tanaman dan mulsa jagung terhadap P-tersedia.The effects of Mulching Maize Combination and NPK Fertilizer with Maize, Soybean and Groundnut cultivation in Soil Chemical Properties of UltisolAbstract. This research aims to know the effects of mulching maize combination and NPK fertilizer with plant cultivation on dry land of Ultisol towards some soil chemical properties. The types of plants that have been used in this research are Maize, Soybean and Groundnut. The experimental layout was a split plot design by 3 x 4 RCBD with three replications and 12 combinations. The first factor is types of plants, consisting of three levels ie: Maize, Soybean, and Groundnut. The second factor is moulching maize consists of four levels ie; control, without mulch, mulching maize 5 ton ha-1 and mulching maize 10 ton ha-1. The results showed that the treatment of types of plants affected the exchangeable K. There is an interaction between types of plants and mulching maize towards the available P.
Perilaku Konsumsi Fast Food Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah Kota Banda Aceh Sitti Geubrina Beu Aulia; Teuku Makmur; Ahmad Humam Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.791 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i1.6472

Abstract

Abstrak - Perilaku konsumsi merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk. Adapun bentuk-bentuk perilaku terdiri dari tiga domain yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan. Objek dari penelitian ini adalah mahasiswa yang berasal dari daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala terhadap fast food serta melihat hubungan antara konsumsi fast food mahasiswa dengan kelas sosial orang tua dari segi pendapatan, pekerjaan dan pendidikan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap dan tindakan mahasiswa tidak berada dalam kategori yang sama serta adanya hubungan antara konsumsi fast food mahasiswa dengan kelas sosial orang tua dari segi pendapatan, pekerjaan dan pendidikan.Kata Kunci: Perilaku Konsumsi, Fast Food, Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan Kelas Sosial(Behavior Fast Food Consumption Studenst of Faculty of Agriculture Syiah Kuala University in Banda Aceh City) Abstract – Consumption behavior is an act involved getting, consuming, and spending products. The forms of behavior consist of three domains namely knowledge, attitude, and action. The object of this study is the college students who come from rural area. This study aims at finding out the knowledge, attitude, and action of the students of Agriculture Faculty of Syiah Kuala University towards fast food and also at finding out the correlation between the students’ fast food consumption and the social class of the students’ parents in terms of income, employment, and education. The analysis method used in this study is descriptive qualitative analysis and Chi-square analysis. The result shows that the students’ knowledge, attitude, and action are not in the same category as well as the relationship between fast food consumption of students and social class of parents in terms of income, employment and education.Keywords: Consumption Behavior, Fast Food, Knowledge, Attitude, Practice and Social Class

Page 79 of 103 | Total Record : 1028