cover
Contact Name
Fajar Husen
Contact Email
fajar@stikesbch.ac.id
Phone
+628985181934
Journal Mail Official
fajar@stikesbch.ac.id
Editorial Address
Jl. Pahlawan No.V/6, Tanjung, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53144
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan dan Science
ISSN : -     EISSN : 18584616     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
bidang kebidanan, keperawatan, kedokteran, farmasi, kesehatan masyarakat, gizi, teknologi laboratorium medik, farmasi dan rumpun ilmu bidang science (mikrobiologi, imunologi, fisiologi, biologi, biologi molekuler, parasitologi, dan toksikologi)
Articles 179 Documents
Pengetahuan Ibu Balita Tentang Perilaku Makan Balita Di Desa Adisara Khotimah, Khusnul; Rudatiningtyas, Ulfa Fadilla; Aulia, Nuansa Dwika
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UNICEF menyatakan Indonesia adalah salah satu negara berkembang dengan prevalensi stunting yang tinggi karena masuk dalam lima besar kasus stunting dari 88 negara di dunia. Berdasarkan data UNICEF dan WHO angka prevalensi stunting Indonesia menempati urutan tertinggi ke-27 dari 154 negara yang memiliki data stunting, menjadikan Indonesia berada di urutan ke-5 diantara negara-negara di Asia. Berdasarkan data presentase balita stunting menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam 27 Provinsi dengan kategori Kronis Akut. Kabupaten Banyumas berada di urutan ke 25 di Jawa Tengah untuk kasus stunting dengan prevalensi stunting balita pada 2013 sebesar 33,49% dan terdapat penurunan tahun 2021 yaitu sebesar 21,6%. Kebijakan penanganan stunting di Kabupaten Banyumas termaktub dalam Peraturan Bupati Banyumas Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanganan Stunting Kabupaten Banyumas Tahun 2020-2023. Kesuksesan pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menurunkan angka stunting tentunya tidak lepas dari kerjasama berbagai sektor baik sektor kesehatan maupun non-kesehatan. Besarnya kontribusi sektor non kesehatan pada intervensi gizi sensitif tentunya harus mendapatkan perhatian mengingat banyaknya lintas sektor yang terlibat dan bekerjasama dalam penanganan stunting di Kabupaten Banyumas, sehingga pada penelitian ini penulis hanya berfokus pada intervensi gizi sensitif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah ibu balita di Desa Adisara sebanyak 394 orang. Penentuan besar sampel pada penelitian ini berdasarkan teknik sampling yang digunakan yaitu proportionated stratified random Sampling dan diperoleh 218 sampel. Analisa data menggunakan Rank Spearman (Rho). Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan ibu tentang perilaku makan balita sebagian besar memiliki kategori pengetahuan cukup yaitu 93 orang (42,7 %), sedangkan perilaku makan pada balita sebagian besar yaitu 114 orang (52,3 %) dalam kategori perilaku sedang. Dalam hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku makan pada balita di Desa Adisara dengan nilai p value = 0,001< 0,05 dan nilai Correlation Coefficient sebesar 0,882 yang menunjukkan arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sangat kuat antara pengetahuan ibu dengan perilaku makan pada balita.
Profil Nilai Tekanan Darah Penderita Diabetes Melitus dengan Kadar Glukosa Darah yang Tidak Terkontrol Rakhmawati, Aprilia
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada metabolisme, yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat gangguan pada sekresi insulin, fungsi insulin, atau bahkan keduanya. Hiperglikemia yang berlangsung lama dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil  nilai tekanan darah pada penderita DM dengan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan di Posbindu Masjid As-Sakinah Grendeng, Banyumas pada Mei 2025. Total sebanyak 30 responden yang menderita DM dengan kadar glukosa darah >200 mg/dL. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden mengalami hiperglikemia. Sebanyak 27% responden berada dalam kategori prahipertensi, 30% hipertensi tahap I, 10% tergolong hipertensi tahap II, dan hanya 33% yang memiliki tekanan darah dalam batas normal. Berdasarkan analisis menggunakan uji Spearman, tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar glukosa darah dan tekanan darah sistolik (r=0,239;p=0,204) maupun diastolik (r=0,150;p=0,428). Walaupun sebagian besar penderita DM dengan glukosa darah tidak terkontrol menunjukkan peningkatan tekanan darah, secara statistik tidak terdapat korelasi yang bermakna antara kedua variabel. Oleh karena itu, pemantauan tekanan darah dan kadar glukosa secara berkala tetap menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan komplikasi lebih lanjut.
Studi Molekuler Docking Potensi Senyawa Tumbuhan Kalangkala (Litsea angulata) Sebagai Antihiperpigmentasi Fadilah, Nur Aini; Syahputra, Ryan
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalangkala merupakan tumbuhan khas Kalimantan yang termasuk dalam genus litsea pada bagian biji tanaman kalangkala (Litsea angulata) memiliki  aktivitas antioksidan senyawa yang berperan sebagai antioksidan pada biji Kalangkala (Litsea angulata) adalah kuersetin. Kuersetin memiliki  aktivitas antioksidan melalui penghambatan jalur stres oksidatif yang berhubungan erat dengan pembentukan tirosinase yang menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Kalangkala (Litsea angulata) sebagai agen inhibitor tirosinase baru dari bahan alam secara pendekatan molekuler docking. Pada tahap penelitian ini persiapan yang dilakukan meliputi persiapan reseptor dan native ligand, validasi metode docking, preparasi senyawa kuersetin, dan molekuler docking senyawa kuersetin terhadap protein uji enzim tirosinase. Hasil yang diperoleh dari docking molekuler antara Kuersetin biji Kalangkala (Litsea angulata) dan  protein protein tirosinase memiliki nilai afinitas binding (ΔG) dan konstanta inhibisi (IC) sebesar -5.20 kcal/mol dan 154.02 µM. Interaksi ikatan hidrogen yang terbentuk pada senyawa kuersetin menunjukkan bahwa senyawa tersebut afinitas yang nilainya lebih rendah dibandingkan native ligand sehingga berpotensi sebagai agen inhibitor tirosinase baru.
Analisis Hubungan Kuantitatif Struktur Aktivitas (HKSA) Anti-Kanker Senyawa Turunan Benzoxazole Syahputra, Ryan; Fadilah, Nur Aini
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal yang mana sel tersebut bisa tumbuh dan menyebar ke bagian tubuh lainnya bahkan menyebabkan kematian. Benzoxazole termasuk dalam kerangka senyawa yang sangat aktif secara biologis. Berbagai turunan benzoxazole yang diteliti secara ekstensif dapat memberikan aktivitas anti bakteri, anti jamur dan aktivitas anti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan kuantitatif struktur aktivitas (HKSA) dari senyawa turunan benzoxazole serta membangun suatu persamaan berdasarkan HKSA. Sebanyak 14 struktur senyawa turunan benzoxazole yang memiliki aktivitas sebagai anti kanker yang akan digunakan pada penelitian ini. Pemilihan beberapa prediktor yang digunakan didasarkan atas seberapa besar pengaruh nilai dari beberapa prediktor yang mewakili parameter hidrofobik, elektronik, dan sterik yang berfungsi sebagai variabel bebas terhadap aktivitas senyawa berupa logIC50 yang berfungsi sebagai variable terikat yang sebelumnya sudah dilakukan optimasi geometri dan perhitungan energi total. Untuk pengembangan model HKSA, 14 senyawa tersebut dibagi menjadi training set sebanyak 11 senyawa dan test set sebanyak 3 senyawa. Model persamaan HKSA terbaik ditentukan dari hasil analisis HKSA dengan parameter hidrofobik, elektronik dan sterik. Model persamaan yang dapat memprediksi nilai aktivitas biologis (log IC50) yang paling mendekati nilai aktivitas biologis (log IC50) eksperimen merupakan model persamaan HKSA yang terbaik. Dari analisis hasil SPSS regresi linear dengan metode enter diperoleh suatu persamaan HKSA Log IC50 = -9.424 + (-0.963*HOMO) + (0.256*ClogP) + (0.487*logS) + (0.200*Dipole) + (0.009*Mw) dengan nilai R = 0.984, R2 = 0.969, Fhitung = 31.275, Ftabel = 5.050, Fh/Ft = 6.192 > 1. Persamaan HKSA yang diperoleh dapat dikatakan sudah cukup baik dan valid baik secara internal maupun eksternal yang kemudian persamaan tersebut kemudian bisa digunakan untuk mendapatkan senyawa baru turunan benzoxazole dengan aktivitas sitotoksik yang lebih baik dan lebih potensial.
Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Pencegahan Bendungan ASI Pada Ibu Postpartum Sectio Caesarea Di RSUD Cilacap Lestari, Tri Endah Widi; Ayuningtyas, Beby Yohana Okta; Oktanasari, Wiji
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelahiran melalui sectio caesarea dapat menjadi faktor penghambat keberhasilan menyusui, terutama pada hari-hari awal setelah melahirkan. Keterlambatan dalam memberikan ASI pada bayi dapat menyebabkan ASI menumpuk di saluran payudara dan sulit untuk dikeluarkan, yang mengakibatkan terjadinya bendungan ASI. Upaya preventif terhadap kejadian bendungan ASI dapat secara non farmakologi dengan perawatan payudara berupa yang aman bagi ibu dan bayi yaitu memberikan pijat oketani pada payudara ibu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oketani terhadap pencegahan bendungan ASI ibu postpartum sectio caesarea. Metode penelitian menggunakan pre test post test control group, dengan pemilihan responden yaitu purposive sampling, dengan jumlah 15 responden pada kedua kelompok. Perlakuan dilakukan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah melahirkan dengan durasi pemijatan selama 20 menit satu sekali sehari pada kedua payudara. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok pijat oketani  15 (100%) responden tidak mengalami bendungan ASI, sedangkan pada kelompok kontrol terjadi bendungan Asi pada hari kedua sebanyak 2 (13,3%) responden dan meningkat pada hari ketiga yaitu sebanyak 5 (33,3%) responden. Kesimpulan temuan ini menunjukan bahwa adanya pengaruh pijat oketani yang diberikan pada hari pertama sampai ketiga pada ibu postpartum sectio caesarea terhadap pencegahan bendungan ASI.
Pengaruh Demonstrasi Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Ketrampilan Ibu Dalam Pijat Bayi Purwanti, Sugi
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan usia BALITA merupakan fase golden period yaitu pertumbuhan dan perkembangan dalam fase kecepatan paling tinggi jika dibandingkan pada periode usia lainnya. Orang tua memiliki kewajiban untuk memastikan setiap tahap petumbuhan dan perkembangan anaknya dalam kondisi optimal. Salah satu stimulus untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak adalah melalui pemijatan. Orang tua sebagai keluarga terdekat dengan anak harus mampu dan selalu memberikan stimulus untuk pencapaian tumbuh kembang yang optimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah orang tua yang memiliki Balita kurang dari 3 tahun sejumlah 21 orang. Pengambilan data menggunakan ceklist ketrampilan pijat bayi, yang diukur secara 2 kali pengukuran sebelum dan setelah pelatihan metode demonstrasi. Analisis data univariate menggunakan distribusi frekuensi pada variabel ketrampilan sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis bivariate menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai mean ketrampilan sebelum demonstrasi sebesar 64,14, nilai mean ketrampilan setelah demonstrasi sebesar 71,76. Hasil uji komparasi menunjukkan bahwa ada pengaruh demonstrasi dengan peningkatan ketrampilan ibu dalam pijat bayi yang nilai korelasi sebesar 0.458 dengan nilai signifikansi 0.000 (< 0.05).
Dampak Magnesium Sulfat (MgSO4) Terhadap Tekanan Darah: Tinjauan Literatur Susanto, Rachmat
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan pendekatan terapi yang aman dan efektif. Magnesium sulfat (MgSO₄), sebagai mineral esensial, memiliki efek vasodilatasi dan modulasi sistem saraf otonom yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menelaah bukti ilmiah terkait dampak magnesium sulfat terhadap tekanan darah dari berbagai penelitian terkini. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan literature review sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Data dikumpulkan dari PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest dengan kata kunci: “magnesium sulfate”, “blood pressure”, “hypertension”, dan “clinical trial” dalam rentang tahun 2015–2025. Sebanyak 80 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Mayoritas studi menunjukkan bahwa magnesium sulfat efektif menurunkan tekanan darah, terutama pada pasien dengan preeklamsia, krisis hipertensi, dan defisiensi magnesium. Namun, hasil kurang konsisten pada populasi hipertensi kronik. Mekanisme kerja mencakup vasodilatasi, penghambatan sistem saraf simpatis, dan regulasi elektrolit. Kesimpulan: Magnesium sulfat dapat digunakan sebagai terapi adjuvan untuk menurunkan tekanan darah pada kondisi akut tertentu. Namun, diperlukan studi lebih lanjut untuk standarisasi dosis, durasi, dan populasi penggunaannya.
Karakteristik Penderita Hipertensi Di Posbindu “Beras Selawe” Anasari, Tri; Trisnawati, Yuli
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi disebut sebagai the silent killer atau pembunuh tersembunyi karena sering tidak mengakibatkan keluhan dan gejala yang khas. Menurut profil kesehatan Kabupaten Banyumas tahun  2023 dan 2024, terdapat kasus hipertensi pada penduduk berusia >15 tahun di Kabupaten Banyumas pada tahun 2023 sebanyak 172.022 orang dan tahun 2024 sebanyak 169.460 orang. Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Bergas Waras Selawase “Beras Selawe” merupakan salah satu posbindu dibawah pembinaan Puskesmas Purwokerto Barat. Data bulan agustus 2022 sampai bulan maret 2023, jumlah orang yang mengalami hipertensi sebanyak 116 orang (37,7%). Hipertensi menjadi salah satu faktor risiko pintu masuk berbagai penyakit degeneratif antara lain penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah lainnya yang berakibat pada risiko kematian. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, faktor genetik (keturunan), asupan makan, kebiasaan merokok. Penelitian ini adalah penelitian dekriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel pada penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita hipertensi yang datang ke posbindu beras selawe sebanyak 55 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas penderita hipertensi ada pada kelompok usia 36–45 sebanyak 22 orang (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 34 orang (61,8%), memiliki pendidikan terakhir diploma atau sarjana sebanyak 28 orang (50,9%), sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 21 orang (38,2%), dan mayoritas responden berada pada kategori hipertensi derajat 1 sebanyak 34 orang (61,8%).
Efektivitas Massage Effleurage Dalam Mengurangi Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Suryandari, Artathi Eka; Fajarsari, Dyah
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effleurage merupakan salah satu dari empat teknik dasar massage komplementer sebagai suatu bentuk terapi sentuhan yang menggunakan teknik tertentu untuk merangsang relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan otot. Stimulasi massage effleurage dapat memicu produksi endorfin sebagai penghilang rasa sakit alami sehingga nyeri yang dirasakan ibu bersalin kala I berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efek massage effleurage dalam menurunkan nyeri pada ibu bersalin kala I. Metodologi penelitian yang dipakai adalah pra-eksperimental. Uji Wilcoxon Signed Rank non-parametrik digunakan dalam analisis bivariat untuk menentukan perubahan skor nyeri persalinan rata-rata sebelum dan sesudah massage effleurage. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Bersalin Puskesmas Cilongok I dengan responden ibu bersalin kala I. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa massage effleurage bermanfaat untuk menurunkan rasa nyeri pada ibu bersalin kala I di Puskesmas Cilongok I Kabupaten Banyumas dengan nilai ρ sebesar 0,001. Penanganan nyeri dengan teknik effleurage ini tentunya menjadi peluang bagi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif sehingga pasien merasa puas dengan layanan yang diberikan bidan.
Hubungan Status Imunisasi Dan Kunjungan Posyandu Dengan Kesehatan Balita Erdianti, Nur Putri; Astuti, Dwi Puji; Pratiwi, Aisyah Putri; Nurtika, Deti; Dewi, Intan Puspita; Fitria, Tri Utami
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 22 No 1 (2026): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti efektif dalam mencegah penyakit menular pada anak. Namun, rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Desa Simpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dan kunjungan posyandu dengan status kesehatan balita di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 32 balita yang dipilih melalui teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data uji Chi-Square digunakan untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status imunisasi tidak lengkap (50%), rutin berkunjung ke posyandu (68,7%), dan berada dalam kondisi tidak sakit (78,1%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status imunisasi dengan kesehatan balita (p = 0,007). Sebaliknya, kunjungan posyandu tidak berhubungan signifikan dengan kesehatan balita (p = 0,089). Dapat disimpulkan bahwa kelengkapan imunisasi berperan penting dalam menjaga kesehatan balita, sedangkan kunjungan posyandu belum menunjukkan hubungan signifikan pada penelitian ini, meskipun secara deskriptif tetap berkontribusi pada pemantauan tumbuh kembang anak. Upaya peningkatan cakupan imunisasi dan optimalisasi fungsi posyandu perlu diperkuat untuk meningkatkan derajat kesehatan balita