cover
Contact Name
Fajar Husen
Contact Email
fajar@stikesbch.ac.id
Phone
+628985181934
Journal Mail Official
fajar@stikesbch.ac.id
Editorial Address
Jl. Pahlawan No.V/6, Tanjung, Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53144
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal Kesehatan dan Science
ISSN : -     EISSN : 18584616     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
bidang kebidanan, keperawatan, kedokteran, farmasi, kesehatan masyarakat, gizi, teknologi laboratorium medik, farmasi dan rumpun ilmu bidang science (mikrobiologi, imunologi, fisiologi, biologi, biologi molekuler, parasitologi, dan toksikologi)
Articles 179 Documents
Perbandingan Koefisien Fenol Desinfektan Berbasis Benzalkonium Klorida, Sodium Hipoklorit, Dan Pine Oil Terhadap Staphylococcus aureus Yuniati, Nilasari Indah; Khasanah, Nur Aini Hidayah
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai jenis desinfektan kini banyak muncul di pasaran sebagai bentuk pencegahan terhadap kemungkinan adanya infeksi bakteri. Kandungan senyawa aktif yang terdapat pada desinfektan juga semakin beragam. Untuk menentukan efektivitas desinfektan, koefisien fenol umum digunakan sebagai standar pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan koefisien fenol tiga jenis desinfektan berbasis benzalkonium klorida, sodium hipoklorit, dan pine oil dalam membunuh bakteri Staphylococcus aureus. Koefisien fenol dihitung dengan cara membagi pengenceran tertinggi desinfektan dengan fenol yang mematikan mikroorganisme dalam 10 menit, tetapi tidak mematikan dalam 5 menit. Desinfektan dikatakan memiliki efektivitas yang baik jika memiliki nilai koefisien fenol >1. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien fenol benzalkonium klorida, sodium hipoklorit, dan pine oil, masing-masing 4,5, 3,5 dan 3,0. Hasil uji Kruskall Wallis menunjukkan bahwa nilai koefisien fenol ketiga jenis desinfektan tidak berbeda signifikan, dengan p-value <0,05 (p = 0,368). Dapat disimpulkan bahwa benzalkonium klorida, sodium hipoklorit, dan pine oil memiliki efektivitas yang sama terhadap S. aureus.
Deskripsi Kejadian Ketuban Pecah Dini Di RS Aghisna Kroya Fajarsari, Dyah; Suryandari, Artathi Eka
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) diartikan sebagai robeknya selaput khorioamnion dalam kehamilan atau fase laten persalinan dan merupakan penyebab terbesar persalinan prematur dengan berbagai akibatnya. Kejadian KPD terjadi pada sekitar 6,46-15,6% kehamilan aterm dan PPROM terjadi pada sekitar 2-3% dari semua kehamilan tunggal dan 7,4% dari kehamilan kembar. PPROM merupakan komplikasi pada sekitar 1/3 dari semua kelahiran prematur, yang telah meningkat sebanyak 38% sejak tahun 1981. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian Ketuban Pecah Dini berdasarkan faktor risiko seperti usia ibu, paritas, usia kehamilan, kelainan letak dan jenis persalinan. Penelitian Deskriptif dengan pendekatan retrospektif dimana subyek penelitian merupakan semua ibu bersalin dengan KPD sebanyak 143 orang. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar ibu bersalin dengan KPD di RSU Aghisna Kroya dalam usia reproduksi sehat yaitu 76%; mempuyai paritas multipara yaitu: 62%; dalam usia kehamilan aterm yaitu: 78%; tidak mempunyai penyulit yaitu: 96% dan mengalami proses persalinan secara spontan yaitu 59%.
Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Pada Tekanan Darah Susanto, Rachmat
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah sebagai bagian dari sistem peredaran darah dipengaruhi oleh kondisi stres, genetik, usia, jenis kelamin, nutrisi, dan gaya hidup (kurang aktifitas, kurang serat, merokok). Penambahan kalium alami sebagai bagian dari nutrient dapat mempengaruhi tekanan darah. 30 ml air kelapa muda yang mengandung 61 mg kalium,sehingga dipercaya dapat mempengaruhi perubahan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi air kelapa muda terhadap tekanan darah mahasiswa keperawatan Stikes Serulingmas Cilacap. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group pre and posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, sebanyak 40 sampel. Uji menggunakan Paired t Test dan Wilcoxon. Hasil analisis tekanan darah sistolik posttest pada kelompok intervensi dan kontrol diperoleh p-value sebesar 0,032 sedangkan p-value tekanan darah diastolik sebesar 0,192 yang menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh konsumsi air kelapa terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada mahasiswa keperawatan.
Studi Korelasi Faktor Janin Dengan Kematian Bayi Baru Lahir Di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto Sumarni, Sumarni
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas masih tinggi. Angka kematian bayi pada tahun 2021 kasus kematian bayi meningkat menjadi 219 kasus. Penyebab utama kematian bayi di Indonesia antara lain; BBLR, Asfiksia, Tetanus Neonatorum, Sepsis, Kelainan Bawaaan,  pneumonia, diare, malaria, kelainan saraf dan kelainan saluran cerna serta penyebab lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi faktor janin dengan kematian bayi di RS Margono Soekarjo Purwokerto, kabupaten Banyumas periode tahun 2020-2022. Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah case control retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kematian bayi yang terjadi pada periode tahun 2020-2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan besar sampel sebanyak 156 untuk kasus dan 156 untuk kontrol. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis bivariat  yang digunakan adalah dengan uji statistik non parametrik Chi square. Hasil menunjukan bahwa  ada korelasi asfiksia (p= 0,000), BBLR (p= 0,000) Ikterus neonatorum (p= 0,006), kelainan kongenital (p= 0,000) dan jenis kelamin (p= 0,001) dengan kematian bayi. Kesimpulan Ada korelasi antara asfiksia, BBLR, Ikterus neonatorum, kelainan kongenital dan jenis kelamin dengan kematian bayi
Hubungan Pengetahuan Tentang K3 Dan Kepatuhan Terhadap Prosedur Dengan Risiko Bahaya Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Petugas Pemadam Kebakaran Di Kabupaten Purbalingga Anasari, Tri; Trisnawati, Yuli
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu pemikiran serta usaha agar terjaminnya kesempurnaan baik fisik dan mental kerja karyawan pada umumnya dan juga budaya menuju makmur serta adil. Pemadam kebakaran ialah pekerjaan dengan risiko tinggi berupa luka-luka dan penyakit akibat kerja yang kemudian dapat mengakibatkan cacat dan kematian. Data Dinas Pemadam Kebakaran di Kabupaten Purbalingga angka kecelakaan kerja pada tahun 2019 sampai 2022 terdapat 45 kasus kecelakaan kerja. Faktor-faktor yang berkaitan dengan risiko bahaya K3 antara lain faktor manusia yang terdiri dari umur, masa kerja, sikap kerja, pengetahuan tentang K3, penggunaan APD, kepatuhan terhadap prosedur, kejadian kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang K3 dan kepatuhan terhadap prosedur dengan risiko bahaya kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Populasi penelitian ini sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar reponden mempunyai risiko bahaya sedang sebanyak 38 (72%), sebagian besar patuh terhadap prosedur sebanyak 31 (62%), sebagian besar pengetahuan responden baik sebanyak 34 (68%) dan ada hubungan pengetahuan tentang K3 dan kepatuhan terhadap prosedur dengan risiko bahaya kesehatan dan keselamatan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Purbalingga dengan p-value: 0,000.
Kombinasi Terapi Massage Effleurage Dan Kompres Hangat Dalam Menurunkan Rasa Nyeri Persalinan Kala 1 Istikomah, Evita Nurul; Surtiningsih; Yanti, Linda
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 20 No 2 (2024): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data persalinan di Banjarnegara pada tahun 2021 sekitar 14.283, sedangkan angka persalinan di Puskesmas Purwanegara 1 cukup tinggi pada tahun 2021 yaitu  458. Data pra survey menunjukan bahwa dari total 23 ibu bersalin, 15 diantaranya mengeluhkan nyeri persalinan. Nyeri apabila ibu tidak bisa memanajemen nyerinya maka akan mengakibatkan persalinan panjang dan komplikasi lainnya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri pada persalinan menggunakan Massage Effleurage dan Kompres Hangat. Tujuannya untuk mengidentifikasi data subjektif dan objektif ibu bersalin kala 1, mengidentifikasi tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi Massage Effleurage dan Kompres Hangat, mengidentifikasi rerata penurunan nyeri, dan mengidentifikasi lama persalinan kala 1 dan kala 2. Metode penelitian studi kasus ini menggunakan teknik deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu bersalin inpartu kala 1 total sampel 5 responden. Hasil dari penelitian menunjukan adanya perbedaan tingkat nyeri pre dan post diberikan Massage Effleurage dan Kompres Hangat terdapat penurunan skala nyeri sebanyak 2,8. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan responden dapat menerapkan terapi yang telah diberikan dan dapat digunakan sebagai cara menurukan nyeri saat akan bersalin.
Formula Pengawetan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Asryadin; Hasan; Aqwam, Adhi; Nurhidayah, Jumratul; Annas, Fahrul; Khairunnisa, Rizka; M. Rahadian; Setiawan, Aldi
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan hasil panen ikan yang ada harus sebanding dengan proses pengolahan dan pengawetan ikan. Saat ini pengawetan ikan yang sudah banyak dilakukan menggunakan metode pengendalian suhu serta bahan kimia seperti nitrit, paraben, asam benzoat, asam sorbat, asam propionat dan lain-lain. Penggunaan zat-zat tersebut menyebabkan gangguan kesehatan jika melebihi dosis atau jumlah yang telah ditetapkan pemerintah. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif, Lokasi penelitian di BRIDA dan di UPT. Labkesda Kota Bima, sedangkan lokasi pengambilan sampel di tempat pembongkaran ikan Kelurahan Kolo Kota Bima. Penelitian dilakukan pada Bulan September s/d Oktober 2023. Sampel berupa ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebanyak 30 kg. Peralatan dalam penelitian : beaker glass, gelas erlenmeyer, pinset, pisau, baskom, sarung tangan, neraca analitik, batang pengaduk, Box perlakuan ikan, saringan, corong, kertas label, dan alat dokumentasi.­­­­ Bahan penelitian : Ikan tongkol, Garam, MSG, ice gel, soda, vanili, regaen formalin, reagen Borak serta bahan pengujian mikrobiologi pangan. Prosedur penelitian : (1)  Pengumpulan Data, (2) Pemeriksaan Kualitas Fisik, kimia dan biologi sampel, (3) Penentuan Formula Pengawetan Ikan. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, Pemberian formula terbaik yaitu pemberian es batu dan garam namun dengan kemungkinan penggunaan kurang dari 3 hari (1-2 hari) sebagai pengawet ikan tongkol yang ditunjukkan melalui parameter sifat fisik dan biologi (pemeriksaan angka kuman) pada sampel namun tidak ditemukan penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya (formalin dan borak).
Profil Pengetahuan Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Terkait Beyond Use Date Rosyadi, Anwar; Ramadhan, Diki; Fahri, Radifatu
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kesalahan penggunaan obat salah satunya disebabkan oleh kurangnya pemahaman tenaga kesehatan tentang batas waktu penggunaan obat. Meskipun banyak yang familiar dengan tanggal kedaluwarsa (expired date (ED)), masih sedikit yang memahami konsep Beyond Use Date (BUD). Padahal, BUD sangat penting untuk menentukan kapan suatu obat tidak boleh lagi digunakan, terutama setelah kemasan dibuka atau obat tersebut diracik Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut memahami konsep BUD. Diharapkan, semakin rendah pula risiko terjadinya kesalahan dalam pemberian obat kepada pasien. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui pemberian kuesioner online melalui Google Form yang berisi 15 pertanyaan kepada responden Responden adalah karyawan tenaga kesehatan RSU Siaga Medika Purbalingga sebanyak 73 orang yang terdiri dari dokter umum, apoteker, TTK, Perawat dan bidan. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tenaga kesehatan di RSU Siaga Medika Purbalingga mengenai BUD tergolong cukup baik, dengan persentase sebesar 56%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan BUD di kalangan tenaga kesehatan RSU Siaga Medika Purbalingga cukup baik, namun masih terdapat kesalahpahaman bahwa tanggal kadaluarsa adalah satu-satunya acuan. Padahal, stabilitas obat dapat berubah setelah kemasan dibuka, sehingga BUD yang lebih pendek perlu diterapkan. Hal ini mengindikasikan pentingnya upaya lanjutan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan tentang konsep BUD.
Kondisi Sanitasi Rumah Dan Pengaruhnya Terhadap Penyakit Tuberculosis Di Klinik Utama Paru Masyarakat Kelas A Kabupaten Banyumas Tahun 2024 Widyaningsih; Anasari, Tri; Rudatiningtyas, Ulfa Fadilla; Trisnawati, Yuli
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit yang menular melalui udara, penyakit ini  disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Sanitasi rumah sebagai faktor lingkungan memiliki peranan besar untuk kesehatan. Sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit yang menitikberatkan kegiatan pada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara sanitasi rumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada pasien di Klinik Utama Paru Masyarakat Kelas A  Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan accidental sampling sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian kondisi sanitasi rumah responden berjumlah 100 orang terbanyak pada kategori tidak sehat yaitu 66 responden (66,0%) dan terbanyak bukan TB Paru yaitu 78 responden (78,0%). Hasil uji statistik dengan Chi Square diperoleh nilai p = 0,041. Nilai p yang lebih kecil dari a = 0,05 artinya ada hubungan antara sanitasi rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di Klinik Utama Paru Masyarakat Kelas A Kabupaten Banyumas. Kondisi sanitasi rumah terbanyak pada kategori tidak sehat. Responden yang diteliti terbanyak bukan TB Paru.  Ada hubungan yang signifikan antara sanitasi rumah dengan kejadian tuberkulosis paru.
Profil Asam Urat Pada Ibu Rumah Tangga Di Purwokerto Selatan Rakhmawati, Aprilia; Khasanah, Nur Aini Hidayah; Yuniati, Nilasari Indah; Wulansari, Keke Putri
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 21 No 1 (2025): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat adalah produk utama dari metabolisme purin yang kadarnya dipengaruhi oleh asupan makanan yang mengandung purin dan fruktosa yang tinggi. Produksi asam urat yang berlebih dapat menyebabkan terjadinya hiperurisemia dan gout. Ibu rumah tangga memiliki metabolisme yang lebih lambat yang berpengaruh terhadap kadar asam urat dan sering kali menjadi populasi yang terabaikan dalam penelitian kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kadar asam urat pada ibu rumah tangga di Purwokerto Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional dengan total sampel sebanyak 170. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kadar asam urat ibu rumah tangga di Purwokerto Selatan. Dari 170 sampel ditemukan sebanyak 20 sampel memiliki kadar asam urat yang tinggi dengan rata-rata sebesar 7.81 mg/dL. Kadar asam urat tertinggi yang ditemukan adalah 10.2 mg/dL. Sebanyak 3 sampel memiliki kadar asam urat yang rendah dengan rata-rata 2,23 mg/dL. Sisanya memiliki kadar yang normal. Kadar asam urat tinggi ditemukan pada rentang usia 41 – 60 tahun. Pada usia tersebut wanita akan mengalami menopause. Kadar asam urat ditemukan lebih tinggi pada wanita menopause. Hal ini dikarenakan pada wanita menopause produksi hormon estrogen menurun sehingga ekskresi asam urat menjadi tidak maksimal dan menumpuk di ginjal. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar asam urat pada ibu rumah tangga.