cover
Contact Name
AAN SETIAWAN
Contact Email
aansetiawan@stainmajene.ac.id
Phone
+6282296334936
Journal Mail Official
jurnalelfakhru@gmail.com
Editorial Address
Jl. BLK. Kelurahan Totoli. Kelurahan Banggae. Majene. Sulawesi Barat
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
El-Fakhru : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 2828433x     DOI : https://doi.org/10.46870/elfakhru
El-Fakhru : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam menerbitkan naskah akademik pada pengajaran Pendidikan Agama Islam dan Studi Pendidikan Islam baik dalam konteks Bahasa Indonesia maupun internasional dengan perspektif multi disiplin : khususnya dalam tradisi keilmuan Islam klasik, studi pendidikan dan ilmu sosial lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
KONSEP DASAR ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN Supangi, Hendra Mahardika
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.651

Abstract

This journal explains how analysis in the world of education and how to implement it by the values ​​that lead to changes in the world of education. Educational policy analysis is a procedure using data to produce information as well as for the formulation of solving an educational problem, and also as an applied social science structured with the aim of the substance of educational policy to make it easier to identify problems in education. Therefore the government and certain parties improve and maintain policies that lead to the common good in education.
KUALITAS STRATEGI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DI SMK RADEN RAHMAT MOJOKERTO Edy; Sigit; Nurfitri
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.656

Abstract

Banyak sekolah yang tidak mampu merekrut peserta didik dan berakhir penutupan sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis (1) kualitas formulasi, (2) kualitas implementasi, (3) kualitas pengendalian, dan (4) kualitas produk strategi rekrutmen peserta didik di SMK Raden Rahmat. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian yaitu SMK raden Rahmat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian yaitu kepala sekolah, panitia PPDB, OSIS dan karang taruna. Teknik analisis data yaitui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas (1) formulasi strategi rekrutmen peserta didik SMK Raden Rahmat dilihat dari langkah menetapkan visi misi PPDB, mendeteksi ancaman peluang, kelemahan dan kekuatan, menentukan strategi PPDB, (2) implementasi strateginya yaitu pemilihan ketua panitia PPDB, pembentukan panitia PPDB, rapat koordinasi, publikasi, pendaftaran, seleksi, pengumuman hasil penerimaan, pendaftaran ulang, (3) pengendalian strateginya dengan bekerja sama dengan OSIS dan karang taruna, menyiapkan dua pengawas ruang ujian, ruangan ujian dadakan, menambah kapasitas internet; melakukan evaluasi kerjasama OSIS dalam pelaksanaan seleksi, (4) produknya ditentukan berdasarkan syarat lulus dalam seleksi tes akademik, fisik dan wawancara.
PERAN GURU DALAM ADMINISTRASI KURIKULUM Kamus; Yuni Purnama Sari
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.771

Abstract

Administrasi kurikulum adalah semua proses usaha yang telah terencana dan diusahakan secara sengaja dan bersungguh-sungguh serta pembinaan secara berkelanjutan pada kegiatan belajar mengajar secara efektif dan efisien demi mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui seperti apa proses kegiatan administrasi kurikulum dan bagaimana peran guru dalam mengimplementasikan administrasi kurikulum di sekolah. Dalam penulisan artikel ini peneliti menggunakan metode penelitian kajian kepustakaan atau library research yaitu meneliti dengan cara membaca buku yang ada di perpustakaan terkait materi yang akan dikaji dan membaca beberapa artikel atau jurnal terkait. Hasil dari penulisan artikel ini yaitu proses administrasi kurikulum yang meliputi empat komponen penting yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, serta guru yang sabfat berperan penting dalam pengimplementasian administrasi kurikulum, yang dimana guru berperan sebagai implementer (pelaksana kurikulum), adapters (penyelaras kurikulum), developers (pengembang kurikulum) dan researches (peneliti hasil implementasi kurikulum). Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa administrasi kurikulum itu sangat penting dan peran guru sangatlah dibutuhkan dalam pelaksanaan administrasi kurikulum demi tercapainya suatu tujuan pendidikan. Semoga artikel ini dapat menjadi rujukan tambahan untuk penulisan artikel selanjutnya.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MTS RIBATTULMUTA’ALIMIN: PELUANG DAN TANTANGAN Ulul Albab; Fina Mawadah; Ferdian Nawawi; Alif Tito; Ahmad Ta’rifin
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peluang dan tantangan implementasi kurikulum merdeka belajar dalam proses pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Ribatulmuta’alimin Pekalongan. Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata pelaksanaan kurikulum merdeka di MTS Ribatulmuta’alimin pekalongan dilaksanakan pada jenjang kelas VII, sementara kelas VIII dan IX Masih menggunakan kuriulum 2013. Proses pembelajaran menggunakan Model problem based learning, Project based learning dan Inquiri based learning, sementara implementasi Merdeka belajar dilakukan melalui beberapa tahapan. implementasi kurikulum Merdeka di MTS Ribatulmuta’alimin mendapatan respon positif dari seluruh pihak termasuk guru, siswa, dan orang tua. Namun demikian, pelaksanaan kurikulum Merdeka di MTS Ribatulmuta’alimin masih terkendala kurangnya pemahaman tenaga pendidik dan orang tua mengenai kuriulum Merdeka, selain itu masih terbatasnya sarana dan prasarana sekolah juga menjadi tantangan tersendiri dalam implementasi kurikulum Merdeka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dan pengembangan pendidikan di madrasah ini
PENERAPAN METODE DRILL ATAU LATIHAN DALAM MENGHAFAL DO’A SESUDAH WUDHU DI MTSN 2 MAJENE: Metodologi Pembelajaran PAI Maghfira Cahya AR, Maghfira Cahya; Muhammad Ahirul Siddik
El-FAKHRU Vol. 3 No. 2 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i2.801

Abstract

Abstract                The aim of writing this article is to describe how the drill method is implemented at MTsN 2 Majene Class IX D. This research uses qualitative research methods; research through observation and library research (library search). The stages of implementing the drill method at MTsN 2 Majene are the preparation stage, implementation stage and evaluation stage.This research explains the application of the drill method at MTsN 2 Majene Class IX. The stages of implementing the drill method at MTsN 2 Majene are the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The results of the research show that although not all students can remember memorization rules well, the practice method has quite a big influence on students' memorization results. The strength of the drill method is that students in PAI learning will have a broader understanding because the exercises are carried out repeatedly and teachers can easily organize and differentiate between students who are disciplined in learning and those who are not by paying attention to students' actions and behavior during class. Meanwhile, the weakness of the drill method is that it can kill students' creativity and make students feel bored with the teaching material that they study repeatedly. Keywords: Drill Method, Memorization, Ablution Prayer     Abstrak             Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode drill di MTsN 2 Majene Kelas IX D. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif; penelitian melalui observasi dan penelitian kepustakaan studi (library search). Tahapan pelaksanaan metode drill  di MTsN 2 Majene adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa  meskipun tidak semua siswa dapat mengingat kaidah hafalan dengan baik, namun metode latihan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap hasil hafalan siswa. Kekuatan metode drill , peserta didik dalam pembelajaran PAI akan memiliki pemahaman yang lebih luas karena latihan yang dilakukan secara berulang dan guru dapat mudah mengatur dan membedakan siswa yang disiplin belajar dan yang tidak dengan memperhatikan tindakan dan perilaku siswa selama di kelas. Sedangkan Kelemahan dari metode drill adalah dapat mematikan kreasi peserta didik, dan membuat siswa merasa jenuh dengan materi ajar yang berulang-ulang dipelajarinya. Kata Kunci: Metode Drill, Hafalan, Doa Wudhu
PENDIDIKAN ISLAM PADA PONDOK PESANTREN DI INDONESIA DALAM CATATAN SEJARAH Kamus, Kamus
El-FAKHRU Vol. 3 No. 2 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i2.846

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pendidikan Islam pada Pondok Pesantren di Indonesia dalam catatan sejarah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: Sejarah pesantren di Indonesia bermula pada era Wali Songo, sebelum masa penjajahan, pesantren digunakan sebagai wadah untuk menimba ilmu sekaligus menempa para santri agar dapat menyebarluaskan ajaran agama Islam, mendidik kader-kader pendakwah guna disebarkan ke seluruh Nusantara. Hasilnya bisa dilihat, Islam menjadi agama mayoritas di Indonesia dan bahkan, jumlah pengikutnya adalah yang terbanyak di dunia. Diantara pesantren tertua adalah Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen, Pondok Pesantren Luhur Dondong, Semarang, Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Sampang, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, Pondok Pesantren Tegalsari, Ponorogo. Pada masa colonial, Indonesia dijajah dan pesantren selalu berhadapan dengan kolonialis Belanda yang sangat membatasi ruang geraknya. Sebagai respons penindasan Belanda tersebut, kaum santri mulai melakukan perlawanan. Antara tahun 1820-1880, pemberontakan kaum Padri di Sumatera yang dipimpin oleh Imam Bonjol, pemberontakan Diponegoro di Jawa, pemberontakan Banten akibat tanam paksa yang dilakukan Belanda dan pemberontakan di Aceh yg dipimpin antara lain oleh Teuku Umar dan Teuku Cik Ditiro. Pada akhir abad 19 Belanda mencabut resolusi yang membatasi jamaah haji sehingga jumlah peserta jamaah haji pun membludak. Kaum Muslimin melaksanakan haji sekaligus niat belajar agama d Makkah sehingga setelah kembali jumlah pesantren semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menjelang kemerdekaan, kaum santri terlibat dalam merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar Republik Indonesia, yang diantaranya melahirkan Piagam Jakarta. Pesantren pada era kemerdekaan, para santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, namun ponpes mendapat ujian karena Soekarno melakukan penyeragaman atau pemusatan pendidikan nasional. Akibatnya pengaruh pesantren mulai menurun kembali, jumlah pesantren berkurang, hanya pesantren besarlah yang mampu bertahan. Hal ini dikarenakan pemerintah mengembangkan sekolah- sekolah umum. Pondok Pesantren membentuk madrasah-madrasah sebagai sekolah umum bercirikan Islam.
PENERAPAN METODE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS XI MIPA 1 SMAN 3 MAJENE Annida Indah Khofiyah
El-FAKHRU Vol. 3 No. 2 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i2.853

Abstract

Abstract Currently, many students have little interest in Islamic Religious Education lessons even though Islamic Religious Education is very important to understand. One of the factors that causes students lack of interest in learning is because learning methods are monotonous and not varied. In this research, the Jigsaw method is expected to increase student’s interest in learning in Class XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. The aim of this research is to find out what influence the Jigsaw method has on interest in learning Islamic religious education at XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. The research method used is the Classroom Action Research (PTK) method and Library Research related to research. As a result, student’s interest in studying in class. Keywords: Method, Learning, Jigsaw, Interest in Learning Abstrak Saat ini banyak peserta didik yang memiliki minat yang kurang terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam padahal PAI sangat penting untuk dipahami. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya minat belajar peserta didik yakni karena metode pembelajaran yang monoton dan tidak bervariasi. Dalam penelitian ini, metode jigsaw diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di Kelas XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa pengaruh metode jigsaw terhadap minat belajar Pendidikan agama islam di XI MIPA 1 SMAN 3 Majene. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Library Research yang terkait dengan penelitian. Hasilnya, minat belajar siswa Kelas XI MIPA 1 SMAN 3 Majene terhadap mata pelajaran PAI meningkat yang ditandai dengan hasil refleksi atau evaluasi di kelas. Kata Kunci: Metode, Pembelajaran, Jigsaw, Minat Belajar
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI SMKN 5 MAJENE Rahmat Kurniawan; siti khumairah fikrillah
El-FAKHRU Vol. 3 No. 1 (2023): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i1.869

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk kedisiplinan peserta didik SMKN 5 Majene, 2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat starategi guru dalam membentuk kedisiplinan SMKN 5 Majene. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan cara mengumpulkan data, menganalisis data, kemudian menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam membentuk kedisiplinan peserta didik adalah membimbing dan mengarahkan perilaku peserta didik ke arah positif, memperlihatkan perilaku disiplin yang baik pada peserta didik, mengawasi seluruh perilaku peserta didik , mengendalikan seluruh perilaku peserta didik , dan memberikan hukuman atau ganjaran yang sifatnya membangun. Adapun faktor penghambat guru yaitu terdiri faktor internal (kurangya kesadaran diri peserta didik) dan faktor eksternal (keluarga, sekolah, dan masyarakat). Sedangkan faktor pendukung guru yaitu perlunya kerjasama antar sesama guru dan personil disekolah dan kerja sama antara guru dengan orang tua peserta didik.
EFEKTIVITAS STRATEGI MOVIE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS IX A SMP NEGERI 2 PAMBOANG saddang, muhammad
El-FAKHRU Vol. 3 No. 2 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i2.965

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana penggunaan strategi pembelajaran film dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas IX A SMPN 2 Pamboang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah menggunakan strategi movie learning, dan mengetahui apakah strategi movie learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain One Grup Pre-Test and Post-Test design. Penelitian ini melibatkan 27 peserta didik kelas IX A SMPN 2 Pamboang. Instrument yang digunakan ialah tes, dan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik sebelum menggunakan strategi movie learning termasuk dalam kategori rendah dengan nilai rata-rata 60,25. Sebaliknya, hasil belajar siswa setelah menggunakan strategi movie learning termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,20. Selanjutnya hasil uji paired sample t-test menghasilkan nilai sig 0,000 sehingga sig (2-tailed) < α atau (0,000 < 0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi movie learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX A SMPN 2 Pamboang.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PESERTA DIDIK DI SMA GUPPI SALAWATI KABUPATEN SORONG S, Sukman
El-FAKHRU Vol. 3 No. 2 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v3i2.971

Abstract

This study aims to describe the role of the principal in implementing the values that contain Islamic education and to identify the supporting and inhibiting fastors experienced by the principal in implementing the values that contain Islamic education. This research is a qualitative research. This type of research is field research. Methods of data collection using observation techniques, interviews and documentation. Furthermore, the data is presented in an appropriate from so that it is read and understood, then the data is analyzed and conclusions are drawn. The results of this study state tha: 1) the role of the principal in implementing values that contain Islamic religious education to GUPPI SAlawati high school students is maxzimized, it can be seen from the role of the principal which is very important for the progress of the school and fostering students about religion, namely a) implement Dhuha prayer, b) implement reading surah yasin, c) implement Zduhur player, d) implement lectures/cultum, e) implement recitation once a month. 2) supporting and inhibiting factors for the principal, including: a) supporting factors:i) there is support from 100% of teachers, ii) the environment around the school, b) inhibiting factors: i) parental factors, ii) heandpone factors, ii) community environmental factors.

Page 3 of 4 | Total Record : 35