cover
Contact Name
Nuris Dwi Setiawan
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285641386859
Journal Mail Official
setyawan_dw@stekom.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 605
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen
ISSN : 29642418     EISSN : 29641349     DOI : 10.59031
Core Subject : Science,
Topik dalam Jurnal ini berkaitan dengan aspek apapun dari manajemen, namun tidak terbatas pada topik berikut : Manajemen Sumberdaya Manusia , Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Operasional, Manajemen Rantai Pasokan, Corporate Governance, Etika Bisnis, Akuntansi Manajemen, Pasar Modal dan Investasi dan ilmu Ekonomi
Articles 170 Documents
Analisis Implementasi Kebijakan Kesejahteraan Sosial Dan Ketimpangan Distribusi Bantuan Publik Di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka: Tinjauan Teori Keadilan Yosef Keladu; Fransiskus Bhoga; Fidelis Boli Uran; Gregorius Huin Taen Oes; Bertolomeus Ape Lerek; Humenlinus Ola Da'a; Benedict Nicholaz Pedro Duka; Dominucus Bernadino Bedeman
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.842

Abstract

Kebijakan kesejahteraan sosial merupakan instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi bantuan publik. Namun demikian, dalam praktik implementasinya di tingkat lokal, kebijakan ini kerap menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ketepatan sasaran, transparansi, dan keadilan distribusi bantuan. Fenomena tersebut juga terlihat di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, di mana masih ditemukan indikasi ketimpangan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan kesejahteraan sosial dan ketimpangan distribusi bantuan publik dengan menggunakan tinjauan teori keadilan, khususnya keadilan distributif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan masyarakat penerima bantuan, serta dokumentasi terkait kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesejahteraan sosial di Desa Ladogahar belum sepenuhnya berjalan secara optimal, ditandai oleh lemahnya validitas data penerima, adanya pengaruh kedekatan sosial dalam penentuan penerima manfaat, serta kurangnya transparansi dalam proses distribusi. Dalam perspektif teori keadilan, kondisi ini mencerminkan belum terpenuhinya prinsip keadilan distributif yang menekankan pemerataan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat guna mewujudkan distribusi bantuan publik yang lebih adil dan merata.
Analisis Pengaruh Suhu Permukaan Laut Dan Klorofil-A Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Di Pantai Selatan Islakhul Muamalah Devitasari; Suwono Suwono; Hatta Setiabudhi
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i2.844

Abstract

Studi ini dirancang untuk menginvestigasi pengaruh Suhu Permukaan Laut (SST) dan konsentrasi klorofil-a terhadap variabilitas hasil tangkapan ikan di kawasan Pantai Selatan melalui pendekatan model regresi linear berganda dengan estimasi Ordinary Least Squares (OLS). Pada tahap diagnostik awal, terdeteksi adanya indikasi autokorelasi positif pada residual model (statistik Durbin–Watson = 0,993), suatu kondisi yang berpotensi menginduksi bias pada estimasi standard error sehingga dapat mengkompromikan validitas inferensi statistik. Guna mengantisipasi permasalahan tersebut, dilakukan koreksi menggunakan metode Newey-West Heteroskedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) standard errors yang diimplementasikan melalui komputasi Python. Hasil estimasi pasca-koreksi mengungkapkan bahwa secara simultan, variabel SST dan klorofil-a memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keragaman hasil tangkapan ikan, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 23,7%. Berdasarkan uji parsial (uji t terkoreksi), SST menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan secara statistik terhadap hasil tangkapan, sementara klorofil-a tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan. Temuan tersebut mengimplikasikan bahwa variabel termal (SST) memiliki kontribusi yang lebih dominan dibandingkan indikator produktivitas primer (klorofil-a) dalam memengaruhi dinamika hasil tangkapan ikan pada wilayah kajian.
Analisis Sistem Penilaian Kinerja Holistik: Integrasi 360-Degree Feedback dan Critical Incident Technique dalam Konteks Politeknik Abdul Tahir; Duddy Arisandi
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.846

Abstract

Penilaian kinerja merupakan elemen krusial dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan efektivitas organisasi dan pengembangan karyawan. Namun, banyak sistem penilaian tradisional masih bergulat dengan masalah subjektivitas, kurangnya transparansi, dan minimnya fokus pada pengembangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem penilaian kinerja yang berlaku di Politeknik XXX dan mengusulkan kerangka model yang mengintegrasikan 360-Degree Feedback dan Critical Incident Technique (CIT) untuk mengatasi kelemahan tersebut. Menggunakan analisis survei deskriptif dan analisis kesenjangan (gap analysis) pada data Politeknik XXX , ditemukan bahwa sistem saat ini bersifat top-down, minim umpan balik multi-sumber (rekan sejawat dan mahasiswa 0%), lemah dalam pencatatan kejadian kritis (18.5% untuk prestasi, 29.6% untuk pelanggaran), serta memiliki skor komunikasi hasil penilaian (2.07/5.00), kepuasan, dan keadilan yang moderat (2.96/5.00). Kesenjangan signifikan teridentifikasi pada aspek transparansi (gap 2.29), orientasi perbaikan (gap 2.08), dan rekam kejadian kritis/CIT (gap 2.07). Implikasi dari temuan ini menunjukkan urgensi transformasi menuju sistem manajemen kinerja modern yang mengedepankan objektivitas, transparansi, dan pengembangan profesional berbasis data. Integrasi 360-Degree Feedback dan CIT diyakini mampu menyediakan perspektif holistik dan bukti perilaku faktual yang diperlukan untuk penilaian yang lebih adil dan formatif.
Model Transformasi Tata Kelola Persampahan Berbasis Gampong: Kontribusi terhadap PAD dan Ekonomi Lokal di Kota Lhokseumawe Indra Wijaya
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.856

Abstract

Kota Lhokseumawe menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan persampahan perkotaan, ditandai dengan dominasi pendekatan konvensional "kumpul-angkut-buang", tekanan berlebih terhadap TPA Alue Liem, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah, serta belum optimalnya kontribusi sektor persampahan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model transformasi kebijakan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste, Circular Economy, dan Social Engineering melalui Program Broh Jeut Keu Peng (sampah menjadi uang). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan (policy analysis method) yang bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting tata kelola persampahan masih didominasi sistem linear, belum adanya instrumen ekonomi berbasis volume sampah, serta lemahnya kelembagaan ekonomi lokal. Penelitian ini menghasilkan Model BROH Circular Economy yang mengintegrasikan empat pilar kebijakan: (1) Social Engineering melalui Program Broh Jeut Keu Peng, (2) Kelembagaan Ekonomi melalui Koperasi Broh-Broh, (3) Instrumen Ekonomi melalui Trash Bag System, (4) Digitalisasi tata kelola melalui platform M-BROH. Model ini ditempatkan dalam kerangka pengelolaan sampah berbasis gampong yang berpotensi mengurangi volume sampah ke TPA hingga lebih dari 80 persen dalam lima tahun, sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat dan meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Kebaruan kebijakan terletak pada integrasi tiga pendekatan utama berbasis kearifan lokal Broh Jeut Keu Peng yang memosisikan sampah sebagai sumber daya ekonomi produktif. Kesimpulannya, transformasi tata kelola persampahan di Kota Lhokseumawe memerlukan komitmen kebijakan yang kuat, partisipasi aktif masyarakat, serta penguatan kelembagaan ekonomi lokal untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Analisis Penerapan Akuntansi Forensik dalam Mendeteksi Praktik Korupsi Dana Desa Tries Ellia Sandari; Citra Helena Rahmawati; Amelia Wardatus Rizki; Nesa Mia Kasandra; Nicho Candra Hariyanto Putra
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.868

Abstract

Korupsi dalam pengelolaan dana desa masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan masyarakat. Besarnya dana yang dikelola di tingkat desa sering kali tidak diimbangi dengan sistem pengendalian internal yang memadai, sehingga membuka peluang terjadinya kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi forensik dalam mendeteksi korupsi dana desa serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi forensik efektif dalam mengungkap kecurangan melalui analisis dokumen, penelusuran transaksi, dan pemeriksaan bukti keuangan secara mendalam. Berdasarkan konsep Fraud Diamond, kecurangan dipengaruhi oleh tekanan, peluang, rasionalisasi, dan kemampuan, dengan peluang sebagai faktor dominan. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengendalian internal, dan kurangnya dukungan regulasi.
Pengaruh Literasi Keuangan, Literasi Digital, Dinamika Lingkungan Bisnis Terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Kota Makassar Melalui Efektivitas Pemasaran Sebagai Variabel Intervening Tiara, Tiara; Mustari; Andi Caezar To Tadampali; Andi Tenri Ampa; Andi Annisa Sulolipu
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan dinamika lingkungan bisnis terhadap keunggulan bersaing UMKM di Kota Makassar melalui efektivitas pemasaran sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya daya saing sebagian UMKM di Kota Makassar akibat keterbatasan pengelolaan keuangan, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta lemahnya kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM di Kota Makassar yang berjumlah 33.096 unit usaha berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar tahun 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 395 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, literasi digital, dan dinamika lingkungan bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pemasaran dan keunggulan bersaing UMKM di Kota Makassar. Efektivitas pemasaran juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing. Selain itu, efektivitas pemasaran mampu memediasi pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan dinamika lingkungan bisnis terhadap keunggulan bersaing UMKM. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis dapat meningkatkan efektivitas pemasaran sehingga mampu menciptakan keunggulan bersaing UMKM secara berkelanjutan di Kota Makassar.
Implementasi E-Business Dan Manajemen Strategis Dalam Operasional Gerai : Tinjauan Dari Pengalaman Magang Di PT. Inspirasi Bisnis Nusantara Muhamad Angga Sangkara; Fathur Rosi
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.876

Abstract

The rapid development of information technology has driven the transformation of conventional business models towards digital ones. PT. Inspirasi Bisnis Nusantara, as a business entity engaged in retail and food and beverage, faces challenges in integrating technology into store operations to maintain competitiveness. This article aims to analyze the implementation of e-business and the application of strategic management in the store operations of PT. Inspirasi Bisnis Nusantara. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach, in which data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation during the internship period. The analysis results show that the implementation of e-business through cloud-based Point of Sales (POS) systems and digital inventory management has successfully improved operational efficiency and data accuracy. Furthermore, the company's strategic management, which focuses on technology-based customer service, proves effective in adapting to changes in consumer behavior. However, challenges related to the readiness of Human Resources (HR) and the stability of internet infrastructure were also found. This article concludes that the synergy between e-business technology and mature strategic planning is the key to the success of store operations in the digital era. : E-Business, Strategic Management, Store Operations, PT. Inspirasi Bisnis Nusantara, Digital Transformation.
Analisis Kasus Kecurangan pada Bank Daerah Menggunakan Pendekatan Fraud Triangle : Investigasi Kasus Korupsi Iklan pada Bank BJB Dian Rimayanti; Prisca Trifena Puspita; Sinta Tri Hapsari; Felisya Natalia Purwanto; Tries Ellia Sandari
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.892

Abstract

Kecurangan (fraud) di sektor perbankan daerah merupakan ancaman serius yang dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menggunakan pendekatan Fraud Triangle Theory yang mencakup tiga elemen utama: tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus Bank BJB mencerminkan interaksi ketiga elemen Fraud Triangle secara simultan. Tekanan bersumber dari kebutuhan dana non-budgeter yang besar dalam pengelolaan anggaran promosi senilai Rp409 miliar. Kesempatan muncul akibat lemahnya sistem pengendalian internal, tidak adanya verifikasi dokumen yang memadai, serta penyimpangan dalam proses pengadaan. Rasionalisasi terbentuk melalui persepsi pelaku bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam lingkungan birokrasi dan korporasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis dan praktis terkait pencegahan fraud di lembaga keuangan daerah Indonesia, khususnya melalui penguatan tata kelola perusahaan dan sistem pengawasan internal.
Pengaruh Flexible Working Arrangement, Work Life Balance, dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Hearts Asesoris Surakarta Melisa Octaviana; Kavita Risang Putri Santoso; Karenina Gadis; Riska Fii Ahsani
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan organisasi di tengah perubahan sistem kerja yang semakin fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flexible Working Arrangement, Work Life Balance, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Hearts Asesoris Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 37 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexible Working Arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Work Life Balance dan kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 60,8%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu mempertahankan dan mengembangkan kebijakan kerja yang fleksibel serta meningkatkan perhatian terhadap keseimbangan kehidupan kerja dan pemberian kompensasi guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan.
Pengaruh Good Corporate Governance, Financial Risk, Dan Capital Terhadap Opini Audit Dengan Earning Sebagai Variabel Intervening Dan Reputasi Kap Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Avita Anggraeni; Tries Ellia Sandari
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i2.938

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Financial Risk, dan Capital terhadap Opini Audit, dengan Earning sebagai variabel intervening dan Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi, pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data panel dari 15 bank yang dipilih secara purposive sampling, sehingga diperoleh 75 observasi bank-tahun. GCG diproksikan dengan jumlah Dewan Direksi dan Komite Audit; Financial Risk diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR); Capital diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR); Earning diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE); dan Opini Audit diukur dengan skor 1–5 berdasarkan jumlah catatan tambahan auditor. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS dengan konstruk formatif dan prosedur bootstrapping 5.000 resample. Hasil penelitian menunjukkan Financial Risk dan Capital berpengaruh negatif signifikan terhadap Earning, sedangkan GCG tidak berpengaruh signifikan. GCG dan Capital berpengaruh signifikan meskipun dengan arah negatif terhadap Opini Audit, sementara Financial Risk dan Earning tidak berpengaruh signifikan. Earning tidak terbukti memediasi pengaruh variabel eksogen terhadap Opini Audit, dan Reputasi KAP tidak terbukti memoderasi hubungan Earning-Opini Audit, meskipun berpengaruh positif secara langsung terhadap Opini Audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada industri perbankan yang sangat teregulasi, opini audit lebih ditentukan oleh kewajaran penyajian laporan keuangan dan kredibilitas auditor dibandingkan kinerja profitabilitas semata.