cover
Contact Name
Zaenal Mustofa
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6283108502368
Journal Mail Official
suwandi@apji.org
Editorial Address
Jalan Majapahit No 605
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
ISSN : 29620325     EISSN : 29647819     DOI : 10.55606
Core Subject : Health,
Gizi klinik Gizi masyarakat Gizi olahraga Gizi molekuler Biokimia gizi Pangan fungsional Pelayanan dan manajemen gizi Ilmu Kesehatan
Articles 223 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KASIH FATIMAH KOTAMOBAGU Thania Sumanta; Hariamayanti Hariamayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.188 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.854

Abstract

Asfiksia adalah keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir sehingga bayi tidak mampu memasukkan oksigen dan tidak mampu mengelurkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O² (oksigen) . Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 52 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan Uji Chi-square pada setiap variabel. Hasil penelitian ini didapatkan faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Brau lahir antara lain usia ibu (p=0.001), usia kehamilan (p=0.002), berat badan lahir (p=0.000), air ketuban (p=0.002), lilitan tali pusa (p=0.001). Usia ibu (RR : 1.98), usia kehamilan (RR :1.80), berat badan lahir (RR :1.69), air ketuban (RR : 180), lilitan tali pusat (RR : 1.84). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia ibu, usia kehamilan, berat badan lahir, air ketuban, lilitan tali pusat dengan Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir. Diharapkan terutama pada bu hamil agar melakukan antenatal care secara teratur agar mudah dideteksi adanya kelainan.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PEPAYA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BILATO Sulistiani A. Ilohuna; Fadli Syamsuddin; Sabirin B. Syukur
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.954 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.861

Abstract

Hipertensi atau yang lebih di kenal masyarakat dengan sebutan penyakit darah tinggi yaitu terjadinya peningkatan tekanan darah. Jika hipertensi terjadi secara berkepanjangan, maka akan beresiko terjadinya penyempitan pembuluh darah, stroke, gagal jantung dan gagal ginjal kronis. Salah satu alternative pengobatan non farmakologis pada pasien hipertensi adalah pemberian jus buah papaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah papaya terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode penelitian ini adalah pre-ekperimental, dengan desain penelitian one group pretest-posttes. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan secara signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi setelah diberikan jus buah pepaya dengan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik 24,00 mmHg dan tekanan diastolik 16,00 mmHg, hal ini dikarenakan peranan kalium yang terkandung dalam buah pepaya, yang dalam mekanisme penurunan tekanan darah menyebabkan vasodilatasi yang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih lancar. Sehingga ini diharapkan pasien hipertensi dapat mengkonsumsi jus buah pepaya sebagai salah satu alternative yang aman untuk menurunkan tekanan darah.
Kegel Exercises On Urinary Incontinence Aniska Indah Fari; Veroneka Yosepfha Windahandayani
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.558 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.877

Abstract

One of the decline in body systems experienced by adult women is the urinary system. In an adult woman, the decrease in the hormone estrogen causes atrophy of the urethral tissue and the effects of childbirth cause weakness of the pelvic floor muscles which can lead to disturbances in controlling urine output, which is called urinary incontinence. The impact of urinary incontinence is experiencing irritation in the area around the vagina, feeling embarrassed, withdrawing from the environment and can lead to depression. Efforts that can be made to overcome urinary incontinence include non-pharmacological therapy in the form of Kegel exercises. The purpose of this study was to determine the level of urinary incontinence before and after being given Kegel exercises. This study uses a quantitative method with a Quasi Experimental design with a Pre-post test approach to Non-equivalent Control Group, the sample in this study amounted to 39 respondents with a sampling technique using purposive sampling. The results of this study showed that the average level of mild urinary incontinence in pre-test women in the intervention group I was 12 people (60%) and post-test was 15 people (75%) then 5 people were normal (25%). While the level of mild urinary incontinence in pre-test women in the intervention group II was 9 people (47.4%) and at the post-test as many as 16 people (84.2%) then found normal as many as 3 people (15.8% )
AKSELERASI PENANGANAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI PUSKESMAS LAMBU KABUPATEN BIMA Mujiburrahman Mujiburrahman; Nini Niatullah Aliyati
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.133 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.879

Abstract

Penanganan penyakit demam berdarah dan Pasien yang berkunjung tahun 2021 yaitu 104 pasien. Adapun pasien yang kasus DBD berkunjung tahun 2022 yaitu sebanyak 70 orang pasien, dengan rentang waktu yaitu pada bulan februari-juni sebanyak 32 pasien. Akselerasi Pelayanan penting untuk mendapat atensi dan mengalami penurunan dengan jumlah kasus DBD. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui akselerasi penanganan penyakit demam berdarah di puskesmas Lambu. Kemudian metoede penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien Demam berdarah di Puskesmas lambu Kabupaten Bima dengan jumlah pasien 32 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien demam berdarah di Puskesmas Lambu Kabupaten Bima pada Bulan februari-juni tahun 2022 jumlah pasien sebanyak 32 Dengan menggunakan teknik Total Sampling. Adapun hasil penelitian yaitu akselerasi penanganan penyakit dan signifikan antara kualitas pelayanan petugas kesehatan dengan kehandalan dalam menangani penyakit demam berdarah dengue di Puskesmas Lambu Kabupaten Bima.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur (Wus) Di Wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sri Rahayu Lestari Abidin; Thomson P Nadapdap; Ramadhani Syafitri Nasution; Sarma Lumban Raja; Mey Elisa Safitri
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.578 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.881

Abstract

Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Upaya pemerintah dalam menangani laju pertumbuhan penduduk di Indonesia adalah dengan mengadakannya program KB nasional. Metode KB yang paling efektif adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada usia subur (PUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Desaian penelitian ini menggunakan metode mixed method. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang berada di wilayah kerja Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat yaitu sebanyak 1.984 akseptor KB, dengan sampel kualitatif sebanyak 95 WUS, untuk sampel kualitatif 3 WUS, 1 bidan, 2 suami. Analisis data memenggunakan alanalisis univariat, bivariat dan mulitivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Sedangkan faktor yang paling dominan yaitu pengetahuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pengetahuan, sikap, dukungan suami, sosial budaya dan peran petugas kesehatan terhadap pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah Kerja Puskesmas Hinai Kiri Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan MKJP dan membangun informasi positif tentang penggunaan MKJP dengan melibatkan petugas PLKB desa dan melibatkan akseptor KB sebagai contoh untuk menghilangkan kekhawatiran ibu pus selama ini melalui kegiatan penyuluhan dan wawancara lansung dengan peserta KB sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengguna MKJP tersebut.
Gambaran Cakupan Vaksinasi COVID 19 pada Pasien Anak Penderita COVID – 19 Terkonfirmasi di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Stefanus Gardino Setyo D; Yohanes Firmansyah; Putri Bennya Aisyah; Murni L Naibaho
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1125.548 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.884

Abstract

Coronavirus (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 . Data epidemiologi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, menyatakan terdapat 4265 orang dewasa dan anak dengan COVID-19 yang dirawat di 55 rumah sakit rujukan COVID-19 selama lima bulan pertama epidemi.Vaksin dianggap sebagai alat untuk pencegahan dari penyakit menular. Vaksinasi anak berkontribusi untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Efikasi vaksin dalam mencegah mortalitas pada anak membuat peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai gambaran cakupan vaksinasi COVID-19 pada pasien anak penderita COVID-19 terkonfirmasi di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Penelitian cross-sectional ini bertujuan untuk melihat proporsi penerima vaksin COVID-19 pada anak yang terkonfirmasi COVID-19. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih dengan mengambil data kasus anak COVID-19 dengan rentang usia 6-12 tahun. Berdasarkan hasil data yang didapatkan dari wilayah Kecamatan Cempaka Putih didapatkan bahwa Penelitian terdiri dari 366 responden dengan laki-laki 193 (52,7%) dan perempuan 173 (47,3%) serta rerata usia 9,52 (1,90) tahun. Tanda dan gejala COVID-19 umumnya adalah pilek (54,1%), batuk (57,4%),dan demam (44,2%), namun adapula yang datang tanpa gejala (38,5%). Jumlah anak terkonfirmasi COVID-19 yang belum menerima vaksinasi COVID-19 sebanyak 287 (78,4%) responden.
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK TENTANG TERAPI HEMODIALISIS DI RSUD TOTO KABILA Febriani Hinur; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.622 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.909

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit terjadi setelah berbagai macam penyakit merusak ginjal sampai pada titik keduanya tidak mampu menjalankan fungsinya mempertahankan homeostatis, penyakit ini dapat ditangani dengan melakukan hemodialisa namun salah satu masalah besar yang berkonstribusi pada kegagalan hemodialisa adalah masalah penolakan pasien karena minimnya pengetahuan pasien tentang hemodialisa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang, tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan pasien berada pada kategori cukup sebanyak 14 orang, pengetahuan baik sebanyak 13 orang dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang. Sehingga disimpulkan pengetahuan pasien gagal ginjal kronik tentang hemodialisis terbanyak yaitu kategori cukup sebanyak 14 orang atau 36,8%. Saran diharapkan kepada pasien dan masyarakat luas agar sering mencari tahu informasi tentang kesehatan terutama penyakit gagal ginjal kronik sebab penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang tumbuh dengan cepat.
PENGARUH BAHAYA GADGET TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA DI SDN 12 BONGOMEME Febrianti R.S Hubulo; Rona Febriyona; Dewi Modjo
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.837 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.942

Abstract

Dampak gadget pada anak yaitu anak menjadi seorang individualis selain itu adegan kekerasan yang anak lihat dalam game dan film serta pornografi memberikan efek negatif baik perilaku atapun kemampuan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah populasi sebanyak 107 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 38 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 15 siswa mengalami bahaya gadget dampak tinggi dengan interaksi sosial cukup sebanyak 9 siswa, hasil analisis chi square menunjukan nilai p=0,000<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa di SDN 12 Bongomeme. Saran diharapkan agar orangtua memberikan perhatian yang lebih pada anak dalam penggunaan gadget untuk mengurangi resiko kecanduan pada anak dan pihak sekolah membantu orangtua dalam memberikan pengawasan penggunaan gadget pada anak dengan cara memberikan sanksi apabila anak ditemukan membawa gadget disekolah.
ANALISIS MASALAH SEKSUAL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS DULUPI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO Sri Rahayu Hanafi; Harismayanti, Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.042 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.943

Abstract

Pendahuluan: Masalah seksual pada ibu hamil trimester III merupakan masalah yang sering dikeluhkan disebabkan mitos-mitos di masyarakat mengenai hubungan seksual saat hamil seperti dapat menyebabkan kontraksi setelah seks, keguguran, kelahiran prematur, bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama orgasme dan infeksi pada. Tujuan: Untuk mengetahui masalah seksual pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 13 orang. Hasil Penelitian: Dimana dari 13 responden hanya 7 yang melakukan hubungan seksual saat hamil trimester III, sedangkan 6 lainnya sudah tidak melakukan. Dari 7 responden yang melakukan hubungan seksual, bukan karena memiliki pengetahuan mengenai manfaat berhubungan seksual disaat hamil trimester III namun karena kewajiban sebagai istri. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada hubungan antara faktor psikologis dengan fungsi seksual serta pengetahuan ibu hamil trimester III sangatlah minim. Saran: untuk ibu hamil agar lebih terbuka akan masalah yang terjadi selama kehamilan, atau dapat bertanya informasi dari petugas kesehatan terkait dengan seksualitas selama masa kehamilan
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PETUGAS LAPAS DALAM PENANGANAN KERACUNAN MAKANAN PADA TAHANAN DILAPAS IIA KOTA GORONTALO Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Ramlah Alkatiri; Treziani Nurfadila Sopyan
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.998 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.944

Abstract

Pendahuluan: Dampak yang timbul dari keracunan menyebabkan sakit, dan kematian, dapat juga mengakibatkan kerugian ekonomis yang sangat besar. Keracunan dapat ditangani jika pengetahuan dan sikap petugas lapas mengetahui tentang informasi dan penyuluhan terkait dengan keracunan makanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap petugas lapas dalam penanganan keracunan makanan di Lapas IIA Kota Gorontalo. Metode penelitian korelasional, jumlah populasi sebanyak 93 orang dengan pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 48 responden. Hasil penilitian menunjukan responden dengan pengetahuan baik sebanyak 43 responden dan responden dengan sikap baik sebanyak 41 responden hasil analisis chi-square menunjukan terdapat pengaruh antara pengetahuan dan sikap petugas lapas dalam penanganan keracunan makanan pada tahanan dilapas IIA dengan nilai P = 0,01 < 0,05. Saran diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi terkait pengetahuan dan sikap petugas lapas dalam penanganan keracunan. Kesimpulannya terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap petugas lapas dalam penanganan keracunan makanan pada tahanan di lapas IIA Kota Gorontalo.

Page 2 of 23 | Total Record : 223