cover
Contact Name
Yulia Sri Hartati
Contact Email
yuliasrihartatidr@gmail.com
Phone
+6281294429793
Journal Mail Official
yuliasrihartatidr@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gn. Pangilun, Gn. Pangilun, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat 25111
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Horizon Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27755770     DOI : https://doi.org/10.22202/horizon
Core Subject : Education,
Jurnal Horizon Pendidikan (2775-5770) is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Lybrary of Universitas PGRI Sumatera Barat. Jurnal Horizon Pendidikan is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Jurnal Horizon Pendidikan is published Four a year (February, May, Agust, and November). Jurnal Horizon Pendidikan publishes original contributions to all aspects of education. Jurnal Horizon Pendidikan publishes critical, integrative reviews of research literature bearing on education. Such reviews should include conceptualizations, interpretations, and syntheses of literature and scholarly work in a field broadly relevant to education and educational research. Jurnal Horizon Pendidikan encourages the submission of research relevant to education from any discipline, such as reviews of research in psychology, sociology, history, philosophy, language, economics, computer science, mathematic, geography, physic and biology, provided that the review bears on educational issues. Jurnal Horizon Pendidikan does not publish original empirical research, and all analyses should be incorporated in a broader integrative review. Jurnal Horizon Pendidikan will occasionally publish solicited, but carefully refereed, analytic reviews of special topics, particularly from disciplines infrequently represented. Articles are written in Bahasa Indonesia or English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 155 Documents
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KEMANDIRIAN BELAJAR, POLA ASUH ORANG TUA, MANAJEMEN KESISWAAN, FASILITAS BELAJAR TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA SMA NEGERI 16 PADANG Putri, Mita Asuari
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v4i2.7279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kemandirian Belajar, Pola Asuh Orang Tua, Manajemen Kesiswaan dan Fasilitas Belajar Terhadap Disiplin Belajar Siswa SMA Negeri 16 Padang.Jenis penelitian  ini adalah asosiatif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 193 siswa diambil menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan untuk penelitian berupa angket tertutup.Teknik analisis data adalah analisis deskriptif dan analisis induktif.Penelitian menemukan bahwa: Pertama, Kecerdasan Emosional (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai koefisien sebesar 0,269. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 4,262 > ttabel sebesar 1,65 dengan nilai signifikan 0,000 <α = 0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara kecerdasan emosional terhadap disiplin belajar. Kedua, Kemandirian Belajar (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,168. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai  thitung 2,122 > ttabel1,65 dengan taraf signifikan sebesar 0,035 < = 0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara kemandirian belajar terhadap disiplin belajar. Ketiga, Pola Asuh orang Tua (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,172. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung, 2,274 > ttabel sebesar 1,65 dengan taraf signifikan sebesar 0,024 < = 0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara pola asuh orang tua terhadap disiplin belajar. Keempat, Manajemen Kesiswaan (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,187. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung, 2,074 > ttabel sebesar 1,65 dengan taraf signifikan sebesar 0,039 < α = 0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara manajemen kesiswaan terhadap disiplin belajar. Kelima, Fasilitas Belajar (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil koefisien sebesar 0,426. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung, 5,901 > ttabel sebesar 1,65 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 < α = 0,05, berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara fasilitas belajar terhadap disiplin belajar. Keenam, Kecerdasan Emosional, Kemandirian Belajar, Pola Asuh Orang Tua, Manajemen Kesiswaan dan Fasilitas Belajar secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang.Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menyarankan upaya meningkatkan Disiplin Belajar siswa SMA Negeri 16 Padang .1)Diharapkan pada siswa harus mampu mengelolah emosi dalam belajar sehingga akan terbentuknya disiplin belajar yang baik. 2)Diharapkan kepada siswa memiliki motivasi dari dalam diri sendiri sehingga akan membentuk disiplin belajar yang baik disekolah. 3)Diharapkan kepada orang tua memberikan pola asuh asuh yang baik pada anak sehingga akan terbentuknya disiplin belajar disekolah. 4)Diharapkan kepada sekolah dapat monitoring siswa disekolah sehingga dengan mudah terciptanya disiplin belajar pada siswa tersebut. 5)Diharapkan kepada sekolah dapat memberikan fasilitas belajar yang cukup terutama diperpustakaan, karena perpustakaan tempat dimana siswa mencari buku-buku yang diperlukan sesuai dengan bidang mata pelajaranya. Apabila perpustaakan memadai maka akan memudahkan siswa dalam mencari buku sehingga dapat menerapakan disiplin belajar siswa disekolah. Kata kunci: Disiplin Belajar, Kecerdasan Emosional, Kemandirian Belajar, Pola Asuh Orang Tua, Manajemen Kesiswaan, Fasilitas Belajar.
Pengaruh Kebiasaan Belajar, Literasi Ekonomi, Pemanfaatan Media Internet, Dan Kemampuan Berfikir Kritis Terhadap Prestasi Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Ekonomi Dan Motivasi Belajar Sebagai Variabel Intervening Di SMA Negeri 1 Mukomuko Ningsih, Rani Oktafia; Areva, Desi; Ronald, Jimi
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v4i1.7128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) pengaruh kebiasaan belajar belajar terhadap motivasi belajar, 2)pengaruh literasi ekonomi terhadap motivasi belajar,3)pengaruh pemanfaatan media internet terhadap motivasi belajar ,4)pengaruh kemampuan berfikir kritis terhadap motivasi belajar,5)pengaruh kebiasaan terhadap prestasi belajar dan motivasi sebagai variabel intervening,6)pengaruh literasi ekonomi terhadap prestasi belajar dan motivasi sebagai variabel intervening,7)pengaruh pemanfaatan media internet terhadap prestasi belajar dan motivasi sebagai variabel intervening,8)pengaruh kemampuan berfikir kritis terhadap prestasi belajar dan motivasi sebagai variabel intervening,9)pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Mukomuko tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 124 orang. Sampel berjumlah 84 orang dengan teknik pengambilan sampel Porposional Random Sampling. Instrument penelitian yang digunakan untuk penelitian ini berupa angket tertutup dengan digunakan analisis jalur dan hipotesis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Kebiasaan belajar mempengaruhi prestasi belajar melalui pengaruh tidak langsung dengan motivasi belajar variabel pengganggu yang ditunjukan oleh koefesien jalur sebesar 0,236 dengan thitung sebesar 4,918 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.2) Literasi ekonomi mempengaruhi prestasi belajar melalui pengaruh tidak langsung dengan motivasi belajar variabel pengganggu yang ditunjukan oleh koefesien jalur sebesar 0,417 dengan thitung sebesar 8,752 >ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.3) Pemanfaatan media internet mempengaruhi prestasi belajar melalui pengaruh tidak langsung dengan motivasi belajar variabel pengganggu yang ditunjukan oleh koefesien jalur sebesar 0,783 dengan thitung sebesar 16,599>ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.4) Kemampuan berfikir kritis mempengaruhi prestasi belajar melalui pengaruh tidak langsung dengan motivasi belajar variabel pengganggu yang ditunjukan oleh koefesien jalur sebesar 0,275 dengan thitung sebesar 5,774 >ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.5) Kebiasaan belajar mempengaruhi prestasi belajar secara langsung yang ditunjukan dengan koefesien jalur sebesar 0,476 dengan nilai thitung sebesar 21,076 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.6) Literasi ekonomi mempengaruhi prestasi belajar secara langsung yang ditunjukan dengan koefesien jalur sebesar 0,651 dengan nilai thitung sebesar 23,632 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.7) Pemanfaatan media internet mempengaruhi prestasi belajar secara langsung yang ditunjukan dengan koefesien jalur sebesar 0,293 dengan nilai thitung sebesar 7,135 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.8) Kemampuan berfikir kritis mempengaruhi prestasi belajar secara langsung yang ditunjukan dengan koefesien jalur sebesar 0,455 dengan nilai thitung sebesar 19,416 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.9) Motivasi belajar mempengaruhi prestasi belajar secara langsung yang ditunjukan dengan koefesien jalur sebesar 0,125 dengan nilai thitung sebesar 2,695 > ttabel sebesar 1,66437, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak.
Pengaruh Potensi Diri, Lingkungan Teman Sebaya, Perencanaan Karir, Pendapatan Orang Tua, Dan Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Minat Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Di SMK N 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat Pratiwi, Sri Mailis; Jolianis, Jolianis; Putri, Yosi Eka
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v3i3.7280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan potensi diri, lingkungan teman sebaya, perencanaan karir, pendapatan orang tua, tingkat pendidikan orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan asosiatif. Penelitian dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2022/ 2023. Yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas XII SMK Negeri 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 380 siswa dengan teknik Stratified random sampling sebanyak 119 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kuesioner. Analisa data menggunakan uji regresi logistik dengan menggunakan SPSS 25.0.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Potensi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 6,432 > sebesar 1,981 (144,513) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikannya 0,011 < = 0,05. Semakin tinggi potensi yang dimiliki siswa maka semakin tinggi pula minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. (2) Lingkungan teman sebaya berpengaruh dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 5,902 > sebesar 1,981 (144,513) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikannya sebesar 0,015 < = 0,05. Semakin baik atau positif lingkungan pergaulan siswa/siswi maka semakin meingkat pula minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi (3) Perencanaan karir berpengaruh dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 4,315 > sebesar 1,981 (144,513) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikannya sebesar 0,038 < = 0,05. Semakin terarah perencanaan karir siswa/siswi ke depannya maka semakin tinggi pula minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. (4) Pendapatan orang tua berpengaruh dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 4,861 > sebesar 1,981 (144,513) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikannya sebesar 0,027 < = 0,05. Apabila kondisi keuangan orang tua tinggi maka minat melanjutkan studi ke perguruan akan tinggi pula. (5) Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 7,193 > sebesar 1,981 (144,513) dan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikannya sebesar 0,007 < = 0,05. Apabila tingkat pendidikan orang tua tinggi maka akan mendorong siswa/siswi dalam minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. (6) Potensi diri, lingkungan teman sebaya, perencanaan karir, pendapatan orang tua, dan tingkat pendidikan orang tua berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi di SMKN 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang menunjukan bahwa nilai sebesar 116,011 > dari hasil sebesar 2, 294 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < = 0,05.Untuk meningkatkan minat siswa melanjutkan studi ke perguruan tinggi yang lebih baik penulis menyarankan untuk lebih meningkatkan lagi potensi diri, lingkungan teman sebaya, perencanaan karir, pendapatan orang tua dan tingkat pendidikan orang tua pada siswa kelas XII di SMK N 1 Kinali Kabupaten Pasaman baratKata Kunci : Minat Melanjutkan ke perguruan tinggi, potensi diri, lingkungan teman sebaya, perencanaan karir, pendapatan orang tua, tingkat pendidikan orang tua.ABSTRACTThis study aims to analyze the partial and simultaneous influence of self-potential, peer environment, career planning, parental income, parental education level on the interest in continuing their studies to tertiary institutions.This type of research is descriptive and associative research. The research was conducted in the even semester of the 2022/2023 academic year. The students used in this research were class XII students of SMK Negeri 1 Kinali, West Pasaman Regency, for the 2022/2023 academic year, totaling 380 students using a stratified random sampling technique of 119 samples. Data collection techniques using a questionnaire questionnaire. Data analysis used logistic regression test using SPSS 25.0.The results showed that: (1) Self-potential has a positive and significant effect on interest in continuing studies at higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the t_count value is 6.432 > t_table of 1.981 (144.513) and the probability value is smaller than the significance level of 0.011 < α = 0.05. The higher the potential a student has, the higher the interest in continuing their studies to college. (2) The peer environment has a significant and significant influence on interest in continuing studies at higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the t_count value is 5.902 > t_table of 1.981 (144.513) and the probability value is smaller than the significance level of 0.015 < α = 0.05. The better or more positive the student's social environment, the greater the interest in continuing their studies to higher education (3) Career planning has a significant and significant influence on the interest in continuing their studies to higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the t_count value is 4.315 > t_tabel amounting to 1.981 (144.513) and the probability value is smaller than the significance level of 0.038 < α = 0.05. The more focused a student's future career planning is, the higher their interest in continuing their studies at university. (4) Parents' income has a significant influence on interest in continuing their studies to higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the t_count value is 4.861 > t_table of 1.981 (144.513) and the probability value is smaller than the significance level of 0.027 < α = 0.05. If the parents' financial condition is high then interest in continuing their studies at university will also be high. (5) The level of parental education has a significant and significant influence on interest in continuing studies at higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the t_count value is 7.193 > t_table of 1.981 (144.513) and the probability value is smaller than the significance level of 0.007 < α = 0.05. If the level of parental education is high, it will encourage students to be interested in continuing their studies at university. (6) Self-potential, peer environment, career planning, parents' income, and parents' level of education simultaneously and significantly influence interest in continuing their studies to higher education at SMKN 1 Kinali, West Pasaman Regency, which shows that the calculated F_value is 116.011 > of F_table results are 2,294 with a significance level of 0.000 < α = 0.05.To increase students' interest in continuing their studies at a better university, the author suggests further improving self-potential, peer environment, career planning, parental income and parental education level for class XII students at SMK N 1 Kinali, West Pasaman Regency.Keywords: Interest in continuing to tertiary education, self-potential, peer environment, career planning, parental income, parental education level. 
Pengaruh Bimbingan Orang Tua, Bimbingan Orangtua, Gaya Belajar, Fasilitas Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi SMAN 16 Padang Sefrina, Yosi; Ronald, Jimi; Amelia, Mona
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v3i3.7024

Abstract

Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui pengaruh bimbingan orangtu, kemandirian belajar, gaya belajar, fasilitas belajar, disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi SMAN 16 Padang. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif asosiatif. Karena penelitian ini menentukan hubungan sebab akibat dari variabel independen dan variabel dependen. Adapun populasi dalam penelitian adalah seluruh jumlah siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi SMAN 16 Padang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan metode proporsional random sampling yaitu cara pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan cara acak tanpa memperhatikan stata dalam populasi tersebut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 174 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan (1) Bimbingan orangtua berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur bimbingan orangtua sebesar 0,163 (2) Kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur kemandirian belajar sebesar 0,237 (3) Gaya belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur gaya belajar sebesar 0,193 (4) Fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur fasilitas belajar sebesar 0,189 (5) Bimbingan orangtua berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur bimbingan orangtua sebesar 0,200 (6) Kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur kemandirian belajar sebesar 0,262 (7) Gaya belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur gaya belajar sebesar 0,163 (8) Fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur fasilitas belajar sebesar 0,242 (9) Disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur disiplin belajar sebesar 0,194.Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bimbingan orangtu, kemandirian belajar, gaya belajar, fasilitas belajar, disiplin belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran ekonomi.
Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Gaya Mengajar Guru, Motivasi Belajar, Lingkungan Keluarga, Dan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Siswa Melalui Disiplin Belajar Sebagai Variabel Intervening Pada Mata Pelajar IPS Terpadu Kelas VII DI SMP N 17 Padang Soraya, Meila Dwi; Dahen, Lovelly Dwinda; Wati, Wati
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v4i1.7427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pengaruh gaya mengajar guru terhadap disiplin belajar. 2) pengaruh motivasi belajar terhadap disiplin belajar. 3) pengaruh lingkungan keluarga terhadap disiplin belajar. 4) pengaruh teman sebaya terhadap disiplin belajar. 5) pengaruh gaya mengajar guru terhadap prestasi belajar. 6) pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar. 7) pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar 8) pengaruh teman sebaya terhadap prestasi belajar. 9) pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII Di SMP Negeri 17 Padang  sebanyak 252. Teknik pengambilan sampel dengan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 155 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis induktif, dengan bantuan program SPSS versi 16.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama persepsi siswa tentang gaya mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,349 nilai thitung  sebesar 5,985 > dan tTabel 0,05 (1,65514).  Kedua motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,162 nilai thitung  sebesar 2,978 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Ketiga lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,164 nilai thitung  sebesar 2,261 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Keempat teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,334 karena nilai thitung  sebesar 4,749 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Kelima  persepsi siswa tentang gaya mengajar guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,164 nilai thitung  sebesar 2,723 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Pengaruh langsung gaya mengajar guru terhadap prestasi belajar yaitu sebesar sebesar 2,7%, pengaruh tidak langsug gaya mengajar guru terhadap prestasi belajar melalui disiplin belajar sebesar 2,2%, total pengaruh gaya mengajar guru terhadap prestasi belajar adalah 4,9% Keenam motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,117 nilai thitung  sebesar 2,265 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Pengaruh langsung motivasi belajar terhadap prestasi belajar yaitu sebesar sebesar 1,4% pengaruh tidak langsung motivasi belajar terhadap prestasi belajar melalui disiplin belajar sebesar 0,7%, total pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar adalah 2,1% Ketujuh lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,147 nilai thitung sebesar 2,147 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Pengaruh langsung lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar yaitu sebesar 2,2% pengaruh tidak langsung lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar melalui disiplin belajar sebesar 0,9%, total pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar adalah 3,1% Kedelapan teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,187 nilai thitung  sebesar 2,673 > dan tTabel 0,05 (1,65514). Pengaruh langsung teman sebaya terhadap prestasi belajar yaitu sebesar 3,5%  pengaruh tidak langsung teman sebaya terhadap prestasi belajar melalui disiplin belajar yaitu sebesar 2,4%, total pengaruh teman sebaya terhadap prestasi belajar adalah 5,9%. Kesembilan disiplin belajar berpengaruh berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,392 nilai thitung  sebesar 5,188 > dan tTabel 0,05 (1,65514).Untuk meningkatkan prestasi belajar yang lebih baik kedepannya penulis menyarankan meningkatkan, gaya mengajar guru, motivasi belajar, lingkungan keluarga, teman sebaya dan disiplin belajar siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII Di SMP Negeri 17 Padang. Katakunci: Gaya mengajar guru, Motivasi Belajar, Lingkungan Keluarga, Teman Sebaya, Disiplin Belajar, Prestasi Belajar 
Pengaruh Gaya Belajar, Kemandirian Belajar, Pemberian Reward, Lingkungan Belajar, Dukungan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Di SMA N 10 Sijunjung Wahyuni, Fitri; Eprillison, Vivina; Amaluis, Dina
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v3i4.7424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: pengaruh gaya belajar, kemandirian belajar, pemberian reward, lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan pengaruh gaya belajar, kemandirian belajar, pemberian reward, lingkungan belajar dan dukungan orang tua secara bersama-sama terhadap hasil belajar. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif assosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA N 10 Sijunjung. Teknik pengambilan sampel dengan Propotional Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 siswa. 1). gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,443. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 3,182 > ttabel sebesar 1,66342. 2). kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,345. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 4,136 > ttabel sebesar 1,66342. 3). pemberian reward berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,410. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 4,788 > ttabel sebesar 1,66342. 4). lingkungan belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,150. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 2,535 > ttabel sebesar 1,66342. 5). dukungan orangtua berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,186. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 2,439 > ttabel sebesar 1,66342. 6). gaya belajar, kemandirian belajar, pemberian reward, lingkungan belajar dan dukungan orangtua secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana diperoleh nilai Fhitung 123,227> Ftabel 2,32 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < α = 0,05. Hal ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak.
Pengaruh Efikasi Diri, Resiliensi, Kecerdasan Intrapersonal, Perhatian Orangtua, Sarana Dan Prasarana Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII Di SMP N 27 Padang Sumpia, Marta; Amelia, Mona; Ronald, Jimi
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v3i3.7255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) pengaruh efikasi diri terhadap prestasi belajar 2) pengaruh resiliensi terhadap prestasi belajar, 3) pengaruh kecerdasan intrapersonal terhadap prestasi belajar 4) pengaruh perhatian orangtua terhadap prestasi belajar 5) pengaruh sarana dan prasaranaterhadap prestasi belajar 6) pengaruh efikasi diri, resiliensi, kecerdasan intrapersonal, perhatian orangtua dan sarana danprasarana secara bersama-sama prestasi belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif assosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMP N 27 Padang. Teknik pengambilan sampel dengan Propotional Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 141 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis induktif, dengan bantuan program SPSS versi 16.0 dan Eviews.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,129. Nilaikoefisien ini signifikan karena nilai thitung 2,502 > ttabel sebesar 1,65622. Artinya apabila efikasi diri meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar siswa 0,129 dalam setiapsatuannya. Kedua resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilaikoefisien sebesar 0,181. Nilai koefisien ini signifikan karenanilai thitung 3,947 > ttabel sebesar 1,65622. Artinya apabilaresiliensi meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar siswa 0,181 dalam setiap satuannya. Ketiga kecerdasan intrapersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar0,186. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 3,171 > ttabel sebesar 1,65622. Artinya apabila kecerdasan intrapersonalsiswa nmeningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar siswa 0,186 dalam setiap satuannya. Keempat perhatianorangtua berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimana ditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,180. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai thitung 2,736 > ttabelsebesar 1,65622. Artinya apabila perhatian orangtua meningkatsebesar satu satuan, maka prestasi belajar siswa 0,180 dalamsetiap satuannya. Kelima sarana dan prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimanaditunjukkan oleh nilai koefisien sebesar 0,170. Nilai koefisienini signifikan karena nilai thitung 3,840 > ttabel sebesar 1,65622. Artinya apabila sarana dan prasarana meningkat sebesar satu satuan, maka prestasi belajar siswa 0,170 dalam setiapsatuannya. Keenam efikasi diri, resiliensi, kecerdasan intrapersonal, perhatian orangtua dan sarana dan prasaranasecara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Dimana diperoleh nilai Fhitung 55,953> Ftabel 2,28 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < α = 0,05. Hal ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak.Untuk meningkatkan prestasi belajar harus meningkatkan efikasi diri, resiliensi, kecerdasan intrapersonal, perhatian orangtua dan sarana dan prasarana pada siswa kelas VII padamata pelajaran IPS di SMP N 27 Padang.Katakunci: Efikasi diri, resiliensi, kecerdasan intrapersonal, perhatian orangtua, sarana prasarana, prestasi belajar
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan di SMK N 1 Solok Selatan Sukma, Erya; Areva, Desi; Amelia, Mona
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v4i2.7387

Abstract

ERYA SUKMA (19090042/2019) Pengaruh Model Pembelajaran Based Learning Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Di SMK N 1 Solok Selatan dibawah Bimbingan Ibu Desi Areva, M.Pd dan Ibu Mona Amelia, M.Pd.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model problem based learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausaahan di SMK N 1 Solok Selatan. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif Penelitian ini dilakukan di SMK N 1 Solok Selatan dengan jumlah populasi 185 dan sampel sebanyak 58 siswa yang mana terdiri dari 29 siswa kelas eksperimen dan 29 siswa kelas kontrol. Untuk instrumen penelitian yang dilakukan ini adalah  dengan melalui penyebaran angket dan soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas dan uji Anova dua jalur dengan bantuan program SPSS versi 16.0Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, hasil belajar siswa yang diajar dengan model Problem based learning lebih tinggi dari siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional yang dilihat dari nilai thitung 5,259, ini berarti bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel 1,703  maka dengan demikian ?? diterima ?? ditolak. Kedua, Hasil belajar siswa dengan motivasi belajar tinggi yang diajar dengan model Problem based learning lebih tinggi dari hasil belajar dengan motivasi belajar tinggi yang diajar dengan model pembelajaran konvensional yang dilihat dari nilai thitung 2,442, ini berarti bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel 1,703  maka dengan demikian H0 diterima Ha ditolak. Ketiga, Hasil belajar siswa dengan motivasi belajar rendah yang diajar dengan model Problem based learning lebih tinggi dari hasil belajar dengan motivasi belajar rendah yang diajar dengan model pembelajaran konvensional yang dilihat dari nilai thitung 6,271 ini berarti bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel 1,703  maka dengan demikian H0 diterima Ha ditolak Keempat, terdapat interaksi antara model Problem based learning dan model pembelajaran konvensional dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang dilihat dari nilai level sig. = 0,007, ini berarti bahwa nilai sig. lebih besar dari nilai  = 0,05 (sig. < ) maka dengan demikian ?0 ditolak ?? diterima.      
Pengaruh Penggunaan Model Problem Based Instruction (PBI) Terhadapa Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok Hamidah, Nur; Hartati, Yulia Sri; Nisja, Indriani
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v4i1.7268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang memahami struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah One Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok yang berjumlah247 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA 2 yang berjumlah 26 orang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut ini. Pertama, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok sebelum menggunakan model Problem Based Instruction (PBI) memperoleh nilai 56,4 berada pada rentangan 56-65% dengan kualifikasi sedang,. Kedua, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok sesudah menggunakan model pembelajaran  memperoleh nilai  berada pada rentangan 66-75% dengan kualifikasi cukup artinya siswa sudah mempu memahami struktur dan kaidah kebahasaan secara baik karena nilai siswa meningkat dari yang sebelum menggunakan model.Disana terlihat juga peningkatan nilai 72,04 dan rentangan nilai yaitu berkisar 66-75% diskala 10. Dengan demikian penggunaan model Problem Based Instruction (PBI) berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok.
Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning (Ctl) Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 11 Sijunjung Rizka, Yusfar Miftahur; Ronald, Jimi; Jolianis, Jolianis
Jurnal Horizon Pendidikan Vol 3, No 4 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/horizon.v3i4.7336

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) contoh and learning motivation on the learning outcomes of grade X students in economics subjects at SMA Negeri 11 Sijunjung. In this study, the research used is quantitative. This research was conducted at Sekolah Menengan Atas Negeri 11 Sijunjung with a population of 50 and a sample of 50 students consisting of 25 experimental class students and 25 control class students. For thisresearch instrument carried out is through the distribution of questionnaires and questions. The data analysis techniques used are validity test, reliability test, difficulty level, differentiating power, normality test, homogeneity test and two-track Anova test with the help of SPSS acara version 18.0 The results showed: First, the learning outcomes of Economics students taught with the CTL method were higher than students taught with conventional learning methods Alaihi Salam seen from the value of t count lima,467 greater than t table 2.068, this means that thevalue of tcount is greater than ttable hence thus Accepted rejected. Second, the learning outcomes of Economics students with high Learning Motivation taught with the e CTL method are higher than the learning outcomes of Economics with high Learning Motivation taught with conventional learning methods AS seen from thecalculatedt value of 3.777 greater than the table t of 2.200, this means that thecalculated t value is greater than thetable t value thus Accepted rejected. Third, the learning outcomes of Economics students with low Learning Motivation taught with meto de CTL are higher than the learning outcomes of Economics with low Learning Motivation taught with conventional learning methods seen from the calculated t value of 5.857, this means that thecalculated t value is greater than thetable t value of 2.228, thus , Accepted rejected Fourth, there is an interaction between the CTL method and conventional learning methods with learning motivation on student learning outcomes AS seen from the value of the sig level. = 0.027, this means that the value of sig. is greater than the value of a = 0.05 (sig. < a) then thus rejected Accepted.Keywords : CTL Model,Learning Motivation,Learning Outcomes