cover
Contact Name
Mulya Virgonita Iswindari Winta
Contact Email
yayaiswindari@usm.ac.id
Phone
+628112719724
Journal Mail Official
jurnalreswara@usm.ac.id
Editorial Address
Magister Psikologi Universitas Semarang Jl Soekarno Hatta Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Reswara Journal of Psychology
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 29866677     DOI : 10.26623/rjp.v2i1.
Core Subject : Humanities, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including Urban Psychology.
Articles 30 Documents
Pola Asuh Orang Tua Dan Perundungan (Bullying) Pada Siswa Nabila, Ivaniar Nadaa; Erlangga, Erwin
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i2.5392

Abstract

Sekolah merupakan tempat dimana seorang   menimba ilmu dan membentuk karakter menjaddi lebih baik dan positif. Kasus kekerasan atau perundungan di sekolah justru kini muncul dan banyak diperbincangkan. perundungan (Bullying) merupakan perilaku menyakiti dan melukai orang lain secara berulangkali. Orang tua memiliki peranan yang sangat penting bagi anak agar meminimalisir perilaku perundungan. Dimana orang tua cenderung akan memberikan informasi pentingnya berempati, saling menghargai dengan sesama dan juga tidak melakukan kekerasan kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola asuh seperti apa yang mencegah perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif literatur review dengan menganalisis jurnal penelitian yang berkaitan dengan pola asuh orang tua dan perilaku perundungan.
Gambaran Psychological Well-Being Pada Transsexual Male To Female (Trans Mtf) Di Kota Besar Di Indonesia Nugraha, Delaja Samuel; Winta, Mulya Virgonita I
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i1.5410

Abstract

Transgender atau transseksual adalah individu yang memiliki identitas gender atau ekspresi gender yang tidak selaras dengan jenis kelamin ketika ia dilahirkan. Individu tersebut memiliki resiko tinggi pada permasalahan psikologis yang disebabkan adanya perbedaan antara jenis kelamin ketika lahir dengan perasaan menjadi pria atau wanita. Beberapa cara mereka upayakan untuk dapat menyelaraskan penampilan, jenis kelamin, dan identitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran Psychological Well-being pada Transsexual Male-to-Female. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode wawancara mendalam. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga (3) wanita transpuan yang sudah melakukan operasi perubahan kelamin dan identitasnya, serta secara terbuka telah mendeklarasikan status identitas seksual kepada keluarganya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek memiliki profil Psychological Well-being yang baik, Subyek 2 dan 3 memiliki ke-6 dimensi PWB. Sedangkan Subyek 1 kurang optimal pada dimensi tujuan hidup dan pengembangan diri. Hal ini subyek cenderung puas dengan kondisi saat ini dan merasa sudah berumur untuk memulai sesuatu yang baru.    
Hubungan antara Kecemasan dan Dukungan Sosial dengan Resiliensi pada Taruna Tingkat 1 Akademi Kepolisian melalui Koping Stres sebagai Variabel Intervening Saputro, Dwi Nugroho; Winta, Mulya Virgonita Iswindari
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i2.7000

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecemasan dan dukungan sosial dengan resiliensi pada taruna tingkat 1 Akademi Kepolisian dengan koping stress sebagai variable intervening. Subjek penelitian ini adalah 76 Taruna tingkat 1 Akademi Kepolisian usia 18-21 tahun yang sedang menjalani masa awal pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling dengan jenis sampel purposive sampling. Perihal pengumpulan data, penelitian ini menggunakan Skala kecemasan Ignatia, Skala dukungan sosial Yuventa, Skala resiliensi Reivich dan Shatte, dan Skala koping stres Lazarus. Metode analisis data yang digunakan adalah path analysis atau analisis jalur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Ada hubungan negatif antara kecemasan dengan koping stress, (2) Ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan koping stress, (3) Ada hubungan positif antara koping stress dengan resiliensi taruna tingkat 1, (4) Ada hubungan negatif antara kecemasan dengan resiliensi taruna tingkat 1 yang dimediasi dengan koping stress, (5) Ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan resiliensi yang dimediasi dengan koping stres. Terdapat hubungan antara kecemasan dan dukungan sosial dengan resiliensi pada taruna tingkat 1 Akademi Kepolisian dengan koping stress sebagai variable intervening.Kata kunci: dukungan sosial, kecemasan, koping stres, resiliensi.
Pengaruh Konsep Diri dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa yang Kuliah Sambil Bekerja dengan Kecemasan Akademik sebagai Variabel Intervening Setyahandayani, Aimay Adhine; Sugiarti, Rini
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i1.5572

Abstract

This study aims to (1) empirically test the effect of self-concept on academic anxiety, (2) empirically test the effect of academic procrastination on self-concept, (3) empirically test the effect of social support on academic challenges, (4) empirically examine the effect of support peer social influence on academic procrastination, (5) empirically testing academic anxiety on academic procrastination, (6) empirically testing the effect of self-concept on academic procrastination as an intervention variable, and (7) empirically testing peer social support on academic procrastination by academic anxiety as an intervention variable. The subjects in the study were 88 students who studied while working and the data collection method used accidental sampling. Research data were collected using four scales, namely (1) academic procrastination scale, (2) academic scale, (3) self-concept scale, and (4) peer social support scale. Data analysis using path analysis using SmartPLS 3.2.9 program. The results showed (1) self-concept has a significant effect on academic anxiety with p = 0.000 where p <0.05, (2) self-concept has a significant effect on academic procrastination with p = 0.000 where p <0.05, (3) social support peers have a significant effect on academic anxiety p = 0.000 where p < 0.05, (4) peer social support has a significant effect on academic procrastination with p = = 0.000 where p < 0.05 (5) academic anxiety has a significant effect on academic procrastination with p = 0.002 where p < 0.05, (6) self-concept affects academic procrastination through academic anxiety p = 0.035 where p <0.05, and (7) peer social support affects academic procrastination through academic academics with p = 0.003 where p < 0.05.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Dengan Kohesivitas Kelompok Pemuda Peduli Lingkungan Asri Dan Bersih Jawa Tengah Chundori, Saifudin; Purwaningtyastuti, Purwaningtyastuti
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i2.11053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara komunikasi interpersonal dengan kohesivitas kelompok pada kelompok Pepelingasih. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan yang positif antara komunikasi interpersonal dengan kohesivitas kelompok pada kelompok Pepelingasih. Responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang anggota Pepelingasih yang tergabung pada kelompok PEPELINGASIH Jawa Tengah yang sudah bergabung serta aktif mengikuti kegiatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian diperoleh dari dua skala yaitu skala kohesivitas kelompok dan skala komunikasi interpersonal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Korelasi Product Moment person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara komunikasi iterpersonal dengan kohesivitas kelompok Pepelingasih Jawa Tengah yang ditunjukan dengan nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,765 dengan p= 0,000 (p < 0,01) sehingga hipotesis dalam penelitian ini dapat dinyatakan diterima.
Peran Work Engagement Sebagai Mediator Psychological Capital Dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Perilaku Inovatif Murdiastuti, Herlina; Hardani Widhiastuti
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.5652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh psychological capital dan kepemimpinan transformasional terhadap perilaku inovatif dengan work engagement sebagai variabel mediasi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS).   Sampel yang digunakan sebanyak 78 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan empat skala pengukuran, yaitu: skala perilaku inovatif, skala work engagement, skala psychological capital, dan skala kepemimpinan transformasional. Analisis data menggunakan uji statistik dengan program SmartPLS 3.2.9.Hasil penelitian menunjukkan psychological capital berpengaruh signifikan pada perilaku inovatif dan work engagement sedangkan kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan pada perilaku inovatif dan tidak signifikan pada work engagement. Peran work engagement sebagai mediasi terlihat pada psychological capital yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada perilaku inovatif jika dimediasi oleh work engagement, namun pada kepemimpinan transformasional menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan pada perilaku inovatif jika dimediasi oleh work engagement.
Peran Physical Health dan Work-life Balance terhadap Psychological Well-being dengan Work-stress sebagai variabel intervening pada Karyawan PT X di Bekasi Nugraha, Delaja Samuel; Mulya Virgonita I. Winta
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11444

Abstract

This study aims to analyze the role of Physical Health and work-life balance on psychological well-being and work-stress at PT X employees in Bekasi. The population in this study were 126 employees of PT X in Bekasi. Sampling in this study is using saturated sampling. The research data were collected using three scales, namely the Physical Health scale, the work-life-balance scale, and the psychological wellbeing scale. Data analysis was performed using SEM PLS. The test results show that Physical Health and Work-life Balance partially have a significant effect on Work-stress with a p-value of 0.025 and a p-value of 0.000. Work-stress has a significant effect on Psychological Well-being with a p-value of 0.001. Physical Health has no significant effect on Psychological Well-being with p-values of 0.388 or more than 0.05. Work-life balance has a significant effect on Psychological Well-being with a p-value of 0.000. Physical Health has a significant effect on Psychological Well-being with Work-stress as an intervening p-value of 0.038. While Work-Life Balance has a significant effect on Psychological Well-being with Work-stress as an intervening with a p-value of 0.001. In this study, it is proven that work-stress mediates the effect of physical health and work-life balance on psychological well-being.
Work Engagement pada Petugas Layanan Di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah belinda, della; Hardani Widhiastuti
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11657

Abstract

Petugas layanan yang ada di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah tidak hanya bertugas untuk menemani korban, namun juga diharapkan mampu menampung permasalahan yang dialami korban. Peran penting lainnya, diharapkan dapat memberikan penguatan secara emosional, psikis dan fisik kepada korban. Work engagement dapat membuat pegawai terlibat dengan pekerjaannya secara proaktif. Work engagement juga menggambarkan kemampuan pegawai untuk menyelesaikan masalah, berhubungan dengan orang, dan mengembangkan layanan inovatif. Kondisi ini membuat peneliti merasa perlu melakukan penelitian untuk mengetahui secara empiris deskripsi/gambaran work engagement pada petugas layanan di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif fenomenologi dengan jumlah responden sebanyak 4 (empat) orang, yaitu petugas layanan SPT PPA sejumlah 3 (tiga) orang dan petugas layanan PUSPAGA sejumlah 1 (satu) orang yang telah bekerja selama kurang lebih 3 (tiga) tahun baik yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dan memiliki kompetensi di bidang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan petugas layanan yang bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada korban kekerasan memiliki work engagement dengan pekerjaannya dan dipengaruhi oleh faktor job demand, job resourches, dan personal resources. Aspek yang mempengaruhi work engagement yaitu deducation dan absorption. Komitmen yang dipengaruhi afeksi, membuat petugas layanan membuat terikat (engaged) dan terlibat secara emosional dan fisik dengan pekerjaannya. Dukungan dari keluarga dan rekan kerja membuat petugas layanan dapat bertahan dan memiliki motivasi intrinsik untuk berkembang dan belajar. Indikator lain yang muncul dalam penelitian ini adalah konformitas dan membutuhkan usaha yang lebih untuk penyesuaian diri jika berada pada lingkungan kerja baru.
Hubungan Antara Harga Diri Dengan Kecemasan Terhadap Pelecehan Seksual Secara Verbal Pada Remaja Di Semarang Timur Diah Martiana Putri; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11965

Abstract

Abstract. This study aims to empirically examine the relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The hypothesis proposed in this research is that there is a negative relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The higher a person's self-esteem, the lower the level of anxiety they experience, and vice versa, the lower a person's self-esteem, the higher the level of anxiety they experience. Meanwhile, the respondents in this study were teenagers who had experienced verbal sexual harassment in East Semarang. The method used in this research uses quantitative methods. The sampling technique used was purposive sampling. Research data was collected using a self-esteem scale and an anxiety scale. Data analysis used product moment correlation techniques with the help of SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25. The results of this study show that there is a relationship between self-esteem and anxiety in teenagers who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The correlation coefficient value is 0.710 with a sig value = 0.000, meaning there is a very significant relationship between self-esteem and anxiety. So the hypothesis in this research is accepted.   Keywords: (Self-esteem, Anxiety, Verbal Sexual Harassment, Adolescents)   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Semakin tinggi harga diri seseorang maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami, begitupun sebaliknya semakin rendah harga diri seseorang maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialaminya. Sedangkan responden dalam penelitian ini adalah remaja yang pernah mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala harga diri dan skala kecemasan. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan SPSS (Stastical Package for the Social Sciences) versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Nilai correlation coefficient yaitu 0,710 dengan nilai sig = 0,000 artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara harga diri dengan kecemasan. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.   Kata kunci: (Harga Diri, Kecemasan, Pelecehan Seksual Secara Verbal, Remaja)
Mengembangkan Diari Digital Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja: Pendekatan Teknologi Untuk Peningkatan Kesehatan Mental Yunike, Yunike; Kusumawaty, Ira
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.12019

Abstract

Penelitian ini meneliti efektivitas buku harian digital dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Karena masa remaja merupakan periode kritis untuk pengembangan identitas, sangat penting untuk mengatasi tantangan yang dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan masalah kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan survei, wawancara, dan observasi untuk meneliti bagaimana penggunaan buku harian digital mempengaruhi rasa percaya diri remaja berusia 13-18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku harian digital membantu remaja terlibat dalam refleksi diri, melacak pertumbuhan pribadi mereka, dan memperkuat hubungan sosial mereka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengguna aktif mengalami peningkatan rasa percaya diri yang lebih signifikan. Penelitian ini mengusulkan bahwa buku harian digital, yang dirancang dengan fitur interaktif dan kemudahan akses, dapat berfungsi sebagai alat bermanfaat dalam program pengembangan remaja, yang mendukung kesejahteraan mental dan pertumbuhan pribadi

Page 3 of 3 | Total Record : 30