cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
mandalikaindo@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Mandalika Literature
ISSN : -     EISSN : 7455963     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Sebagai sarana penyebarluasan ilmu pengetahuan dan media komunikasi di kalangan masyarakat ilmiah, profesional, atau akademik.
Articles 332 Documents
Klasifikasi Penyelesaian Perkara Pidana dengan Sistem Restorative Justice Jaenudin, Jaenudin; Nisa, Rasyida Rofi’atun
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i1.3987

Abstract

Restorative Justice atau keadilan restoratif menjadi model pendekatan baru dalam penyelesaian perkara pidana belakangan ini. Pendekatan ini menekankan pada pemberdayaan dan pemulihan bagi semua pihak, baik korban maupun pelaku serta orang-orang di sekitarnya yang ikut terdampak. Singkatnya, prinsip keadilan restoratif mengedepankan pemahaman dan tanggung jawab pelaku atas akibat tindakannya terhadap korban, alih-alih hukuman penjara. Penerapan keadilan restoratif pada dasarnya bertujuan memenuhi kebutuhan korban, termasuk pemulihannya, sekaligus mengintegrasikan kembali pelaku ke masyarakat. Prosesnya melibatkan fasilitator atau mediator yang netral. Cara ini dianggap efektif untuk mencegah eskalasi konflik lebih jauh antara korban dan pelaku serta menekan biaya hukum. Prinsip tersebut memang terdengar tidak adil bagi korban. Namun, menurut para pakar, dalam proses mencari solusi terkait masalah hukum memang ada opsi penyelesaian selain jalur peradilan formal, contohnya melalui dialog dan mediasi. Dengan cara ini, resolusi bersama guna memastikan pemulihan korban dapat dicapai serta mengurangi stigma terhadap pelaku.
Sengketa Kompetensi Absolut Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tata Usaha Negara Terkait dengan Perkara Sengketa Pertanahan Ramadhan, Azis Akbar
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i1.3993

Abstract

Sengketa terkait kepemilikan hak atas tanah seringkali muncul di masyarakat. Penelitian ini merumuskan dua masalah utama, yaitu: 1) Pengadilan mana yang memiliki kewenangan untuk menangani sengketa pertanahan? dan 2) Bagaimana tahapan penyelesaian sengketa pertanahan melalui proses litigasi? Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk masalah pertama, kewenangan pengadilan dalam menangani sengketa pertanahan bergantung pada beberapa faktor, seperti apakah substansi yang disengketakan terkait dengan hak atas tanah atau tidak, asal-usul penerbitan sertifikat (apakah deklaratif atau konstitutif), serta jenis perbuatan hukum yang mendasari penerbitan sertifikat tersebut, termasuk kualifikasi perbuatan hukum dan peraturan yang mendasarinya, serta subjek dan objek sengketa, dasar gugatan, dan tuntutan yang diajukan. Sedangkan untuk masalah kedua, proses penyelesaian sengketa melalui litigasi mengikuti ketentuan dalam Herziene Indonesisch Reglement (HIR) jika sengketa yang terjadi terkait dengan kepemilikan hak atas tanah (bezit), dengan dasar gugatan berdasarkan perbuatan melawan hukum (Pasal 1365 BW). Namun, jika sengketa berkaitan dengan pembatalan sertifikat tanah akibat adanya cacat administrasi yang merupakan keputusan tata usaha negara (beschikking), maka proses litigasi mengikuti prosedur hukum yang diatur dalam Undang-Undang No 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara.
Respons Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) terhadap Perlakuan Metode Tanam dan Limbah Biogas Setyawan, Setyawan; Santi, Santi
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4030

Abstract

Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang terdiri atas 2 (dua) faktor dengan 3 (tiga) ulangan. Faktor pertama sebagai petak utama adalah metode tanam (M) terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu metode tanam SRI (m1), Jajar Legowo (m2), dan Hazton (m3). Faktor kedua sebagai anak petak adalah limbah Biogas (L) yang terdiri dari 4 (empat) taraf yaitu l0 (kontrol), l1 (l l + 9 l air/petak), l2 (2 l + 8 l air/petak), l3 (3 l + 7 l air/petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi terhadap perlakuan metode tanam dan limbah Biogas berpengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 30, 60 HST, dan berat 1.000 butir. Produksi tertinggi dihasilkan oleh perlakuan metode tanam Jajar Legowo, yaitu 8,03 Mg ha-1 danlimbah Biogas6,77 Mg ha-1 pada dosis3.000 l ha-1.
Hubungan Pendidikan Karakter dengan Pengurangan Perilaku Bullying di Sekolah Palupi, Tri Nathalia; Purnama, Zulfah Rizka; Umam, Khoirul
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4036

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara pendidikan karakter dengan pengurangan perilaku bullying di sekolah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Bullying tetap menjadi masalah yang meresahkan di lingkungan pendidikan, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan kinerja akademik siswa. Penelitian ini menggali berbagai artikel ilmiah, kerangka teori, dan studi kasus untuk memahami bagaimana pendidikan karakter dapat berperan penting dalam mengurangi perilaku bullying. Pendidikan karakter, yang fokus pada pengembangan nilai-nilai moral dan etika seperti rasa hormat, empati, dan tanggung jawab, terbukti menjadi langkah pencegahan yang efektif terhadap bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika siswa diajarkan untuk menginternalisasi dan menerapkan sikap karakter positif, mereka cenderung menunjukkan perilaku prososial dan memiliki tingkat agresi serta bullying yang lebih rendah. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran guru, kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter. Ditekankan bahwa pendekatan holistik terhadap pendidikan karakter, yang diintegrasikan ke dalam kurikulum dan budaya sekolah, dapat secara signifikan mengurangi insiden bullying. Artikel ini menyimpulkan bahwa penting untuk terus melakukan penelitian mengenai efektivitas program pendidikan karakter dan perlunya penerapan lebih lanjut di sistem pendidikan di seluruh dunia.
Analisis Kondisi Perkerasan Jalan dengan Menggunakan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI) dalam Penentuan Jenis Penanganan Jihad, Ahmad; Akram, Andi Muhammad; Utama, Mario Alif; Zikra, Muhammad Amar
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4037

Abstract

Seiring berjalannya waktu, jalan akan mengalami penurunan tingkat pelayanan dan kualitas hal ini di sebabkan berbagai faktor yang menjadi penyebab menurunnya kualitas jalan, seperti beban lalu lintas berlebihan (Overload), faktor iklim dan kualitas aspal serta tanah dasar yang labil ataupun design perencanaan yang kurang optimal. Salah satu jalan Nasional yang ada di Sulawesi Selatan tepatnya di jalan Urip sumiharjo Kota Makassar dimana kondisinya dari tahun ke tahun mengalami penurunan hal ini menyebabkan kondisi dalam kategori tidak mantap. Untuk mengetahui kondisi kemantapan di ruas jalan urip sumiharjo kota makassar dapat di lakukan dengan menggunakan beberapa metode di antaranya adalah metode yang biasa digunakan untuk menentukan jenis penanganan adalah Surface Distress Index (SDI), yang dilakukan lewat survei penilaian kondisi jalan secara visual melalui observasi langsung di lapangan dan metode International Roughness Index (IRI) yaitu pengujian ketidakrataan pada jalan dengan menggunakan aplikasi Road roid yang berada di smartphone android. Temuan dari penelitian ini bersifat deskriptif dan terbagi berdasarkan setiap titik tinjau (STA) di jalur yang diperiksa dengan klasifikasi penanganan berupa pemeliharaan rutin atau periodik.Hasil evaluasi kondisi perkerasan lentur ruas jalan Urip Sumiharjo Kota Makassar Arah Normal dan Arah Opposite pada sta 0+000 sampai dengan sta 4+800 berdasarkan metode SDI memiliki 87,5 % kondisi Baik, 12,5 % kondisi Sedang, dan untuk hasil evaluasi ketidarataan jalan dengan metode IRI menggunakakn aplikasi road roid di dapatkan 94 % kondisi Baik dan Kondisi Sedang 6 % untuk kondisi sedang. untuk jenis kerusakan lainnya yaitu Rusak Ringan dan Rusak Berat tidak di temukan pada ruas ini. untuk menetapkan program penanganan pada ruas jalan Urip Sumiharjo hasil dari analisis menggunakan metode SDI dan IRI didapatkan untuk penanganan dengan program penanganan pemeliharaan rutin.
Studi Kasus Perbandingan Estimasi Biaya dengan Analisi Parametrik dan Bottom-Up Pada Pembangunan Gedung Aprilina Kartikasari
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan metode estimasi biaya konstruksi menggunakan pendekatan parametrik dan bottom-up pada pembangunan Gedung Kelurahan Blitar dan pagar keliling. Gedung ini diklasifikasikan sebagai gedung sederhana berdasarkan Keputusan Walikota Blitar Nomor: 188/284/HK/410.020.3/2023. Metode parametrik digunakan untuk estimasi biaya secara makro dengan memperhitungkan biaya per meter persegi, sementara metode bottom-up dilakukan dengan menghitung setiap komponen pekerjaan secara terperinci. Hasil analisis menunjukkan bahwa estimasi biaya menggunakan metode parametrik menghasilkan total biaya sebesar Rp 6.468.890.000,00, sedangkan metode bottom-up menghasilkan total biaya sebesar Rp 4.200.000.000,00. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode bottom-up lebih tepat digunakan untuk estimasi biaya yang lebih akurat dan mendetail, sementara metode parametrik dapat digunakan untuk estimasi awal.
Penerapan Conceptual Cost Estimation (CCE) Berdasarkan Permen PUPR No 22/PRT/M/2018 Pada Restaurant & Guest house Bonderland Puguh Idea Triatma; Dian Ariestadi; Mei fajri Anugrah Sukma; Kharisma Kevin Iskandar
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4105

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Conceptual Cost Estimate (CCE) dalam evaluasi kelayakan proyek, pemilihan desain yang optimal, dan pengembangan alternatif desain di Indonesia. Dalam konteks proyek pemerintah, anggaran yang berasal dari pemerintah pusat dan daerah harus mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh Menteri Pekerjaan Umum, khususnya melalui Peraturan Menteri PUPR No. 22 Tahun 2018, yang merupakan revisi dari peraturan sebelumnya. Metode yang digunakan untuk menghitung CCE meliputi pendekatan berbasis data, dengan mempertimbangkan estimasi biaya elemental serta parameter lain yang sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 332/KPTS/M/2002. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan mcetode studi kasus untuk mengevaluasi penerapan model CCE sesuai dengan pedoman yang diatur dalam Permen PUPR No. 22 Tahun 2018. Lokasi penelitian terfokus pada proyek konstruksi bangunan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang telah atau akan menggunakan panduan estimasi biaya tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai biaya standar mencapai Rp 16.117.306.800, biaya non-standar sebesar Rp 12.336.488.328, nilai retribusi bangunan sebesar Rp 1.442.474.800, biaya pemeliharaan bangunan sebesar Rp 221.919.200, dan nilai saat ini (Present Value) sebesar Rp 4.837.838.560.
Pemanfaatan Kawasan Banten Lama Pemanfaatan Kawasan Banten Lama Sebagai Sumber Pembelajaran IPS di SD Labschool UPI Kampus Serang Berbasis Aplikasi Powtoon: Untuk Menguatkan Profil Pelajar Pancasila Supriatna, Encep; Susi, Susilawati; Ita, Ita Rustiati Ridwan
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4141

Abstract

Abstract: So far, social studies learning has tended to be rote, and teachers present facts from the past, without the help of adequate media. In the era of digital technology, there are actually many applications that teachers can use to convey material in class to make learning social studies/science more interesting. The aim of the research is to determine the potential of the Old Banten Historical Site as a social studies learning resource based on the Powtoon application for elementary school students at SD Labschool UPI Serang Campus, Serang City, Banten. Powtoon is a simple to use web-based application that can be used to create animated videos attractively and quickly. The research was carried out using the R & D method from February 2024 to September 2024. Bearing in mind the importance of digital literacy skills for a teacher to be creative in teaching in the classroom. Animated Video Based on the Powtoon Application on the theme of Indonesia's rich culture in the fourth grade of elementary school, such as the uniqueness and customs of the people around me, the richness of Indonesian culture, as well as the benefits of diversity and preserving cultural diversity. In addition, the use of technology in learning media can stimulate students' interest and motivation to learn about social studies. One of them is the Indonesian Cultural Diversity animation video about the customs of the people around me and the richness of Indonesian culture, which can strengthen students as a way to strengthen the student profile of Pancasila, especially the Global Diversity component. The research method uses the Hannafin & Peck R & D Model which consists of three phases, namely Needs analysis, design, development and Implementation, all three of which involve evaluation and revision stages. Various historical relics were made into learning videos using the Powtoon application and used in the learning process at the Labschool UPI Elementary School, Campus Serang, as an effort to strengthen the profile of Pancasila students, especially in the aspect of global diversity.
Teori Pendidikan Agama Kristen Berbasis Relasi: Membangun Komunitas Saling Mengasihi di Lingkungan Sekolah Baginda Sitompul; Meilan Pakpahan; Lesti Simanjuntak; Noviyanti Herlina; Ardina Gajah
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4157

Abstract

This article discusses the theory of relationship-based Christian religious education: building a community of mutual love in the school environment. This research uses literature research or library study methods. With this method the author can analyze literature sources that are relevant and related to the objectives of this research and express them in a research result. Christian religious education is a conscious effort that is planned to instill the basic teachings of Jesus Christ and the development of faith by creating learning situations and learning systems so that students are able to develop potential or spiritual, noble morals, skills needed by students and the surrounding community. Relationship-based Christian religious education aims to build a community of mutual love in schools through positive relationships between teachers and students and between students. This approach emphasizes the application of Christian values ​​such as love, forgiveness, and respect. This research examines how Christian religious education can create an inclusive environment that supports student character development. The research method used is literature study, with data sources from books, scientific journals and relevant articles. Relationship-based Christian religious education is effective in creating a community that is full of love, respects differences, and supports each other, as well as encouraging students' spiritual and social development in an inclusive and tolerant environment. Implementing these values ​​in schools can strengthen relationships between students, foster a sense of togetherness, and create space for each individual to develop. Teachers should also be role models in implementing the values ​​of love, forgiveness and mutual respect, as well as creating an environment that is inclusive and supportive of every individual regardless of their background. This concept contributes to the formation of better student character.
Analisis Financial Distress Pada 4 Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2022-2023 Berdasarkan Trend Harga Saham Dan Analisis Metode Altman Z-Score Aris Triartadi; Nurul Huda
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i2.4166

Abstract

This research aims to analyze the level of financial distress in four palm oil plantation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2022-2023 period, using the Altman Z-Score method. The basis for selecting companies as sampling is the criteria for companies whose share price trends are below IDR 500 per share. In addition, this research evaluates the relationship between stock price trends and company financial conditions as a reflection of market sentiment on business performance. The results of the analysis show that two companies are in the financial distress zone, one company is in extreme conditions with a high risk of bankruptcy, and one company is in the safe zone with stable financial performance. It was found that companies with low Z-Score values ​​tend to have stagnant or declining share prices, while companies in the safe zone show more stable share prices. This research provides insight for management, investors and policy makers to understand the relationship between financial risks and market trends, as well as design mitigation strategies to maintain business sustainability in the palm oil plantation sector