cover
Contact Name
Hasan Basri
Contact Email
jipai.pais2@uinsgd.ac.id
Phone
+6285710010526
Journal Mail Official
jipai.pais2@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) S2 Program Pascasarjana UIN SGD Bandung Jalan Cimencrang, Panyileukan, Cimencrang, Gedebage Kota Bandung, Jawa Barat 40292
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
ISSN : 28091345     EISSN : 28095359     DOI : https://doi.org/10.15575/jipai.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Focus: Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) provides readers with a better insight into the theory and practice and development of Islamic religious education. Scopes: Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) specializes in inter, multi and transdisciplinary studies of Islamic religious education in its various components in theory, practice and development in both formal and non-formal educational institutions.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
Instillation of Prayer Values in Nature Shaping Students' Personalities Nuryana, Ari; Suhartini, Andewi; Basri, Hasan
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.83 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i2.18172

Abstract

Efforts made by educators in shaping the personality of good students have been carried out but have not produced maximum results. This study aims to identify the cultivation of prayer values This research uses a qualitative approach with a case study method. The results of the study show that: 1) the values of prayer that are instilled are religious values, such as being obedient to worship & loving cleanliness. Moral values, such as honesty, discipline,  responsibility are not arrogant & polite. Social values, such as empathy & tolerance; 2) the process of inculcating the values of prayer is carried out in three stages, namely value transformation through PAI learning in class, value transactions through material appreciation & trans internalization of values through habituation programs; 3) the material used is PAI material related to fiqh; 4) the methods used are habituation of prayer, habituation of recitations of the Qur'an, habituation of Asmaul Husna, habituation of greeting in the morning, habituation of GPS & honesty stalls; 5) evaluation is carried out on the achievement of student personality using attitude assessment which results in prayer worship can shape the student's personality; 6) supporting factors for inculcating the values of prayer, namely the existence of worship facilities, school policies and partnerships with parents. While the inhibiting factors are less supervision from parents & a less supportive living environment.Ikthiar yang dilakukan oleh pendidik dalam membentuk kepribadian siswa yang baik telah dilakukan akan tetapi belum membuahkan hasil yang maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penanaman nilai-nilai sholat . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai ibadah shalat yang ditanamkan yaitu nilai religius, seperti taat beribadah & cinta kebersihan. Nilai moral, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, tidak sombong & sopan santun. Nilai sosial, seperti empati & toleransi; 2) proses penanaman nilai-nilai ibadah shalat dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tranformasi nilai melalui pembelajaran PAI di kelas, transaksi nilai melalui penghayatan materi & trans internalisasi nilai melalui program pembiasaan; 3) materi yang dipakai adalah materi PAI yang berkaitan dengan fikih; 4) metode yang digunakan yaitu pembiasaan shalat, pembiasaan tilawah al-Qur’an, pembiasaan asmaul husna, pembiasaan sapa pagi, pembiasaan GPS & warung kejujuran; 5) evaluasi dilakukan pada hasil capaian kepribadian siswa menggunakan penilaian sikap yang hasilnya ibadah shalat dapat membentuk kepribadian siswa; 6) faktor pendukung penanaman nilai-nilai ibadah shalat yaitu adanya sarana ibadah, kebijakan sekolah dan kemitraan dengan orangtua. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu pengawasan yang kurang dari orangtua & lingkungan tempat tinggal yang kurang mendukung.
Direct Instruction Approach to Abulution Practice Learning Rizal Rahmatullah; Tatang Muh Natsir; Wilam Nafilah Robaeah
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.184 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i1.18775

Abstract

With this mini research, it aims to determine the effectiveness of the learning processes through a direct instruction approach in learning materials for ablution practices at SDN 040 Pasawahan, Bandung City. The lesson plans made by the SDN 040 Pasawahan teacher have used a scientific approach including the process of observing, asking questions, gathering information, associating and communicating. The method used in this mini-research is to use a qualitative approach by exploring document studies with descriptive analysis methods that aim to provide a quick and accurate description of the effect of the direct instruction learning model in the practice of ablution at SDN 040 Pasawahan. Bandung. The results of a mini research study on the direct instruction approach in learning the practice of ablution at SDN 040 Pasawahan resulted in a learning process that was able to liven up the classroom atmosphere and was able to provide changes in the implementation of ablution procedures for students. Dengan adanya mini riset ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan proses pembelajaran melalui pendekatan direct instruction dalam materi pembelajaran praktik wudhu pada SDN 040 Pasawahan Kota Bandung. RPP yang dibuat oleh guru SDN 040 Pasawahan sudah menggunakan pendekatan saintifik diantaranya memuat proses Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Mengasosiasi Dan Mengkomunikasikan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian mini riset ini adalah menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan mengeksplorasikan studi dokumen/teks (document studies) dengan metode analisis deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara cepat dan tepat tentang pengaruh model pembelajaran direct instruction dalam praktik wudhu di SDN 040 Pasawahan kota Bandung. Hasil penelitian mini riset tentang pendekatan direct instruction dalam pembelajaran praktik wudhu pada SDN 040 Pasawahan menghasilkan sebuah proses pembelajaran yang mampu menghidupkan suasana kelas dan mampu memberikan perubahan dalam pelaksanaan tatacara berwudhu terhadap peserta didik. 
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN: STUDI PADA MENTORING PAI STMIK JABAR Nur Karim Tindani
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.697 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v1i1.11605

Abstract

Pendidikan Islam adalah pendidikan yang dilaksanakan berdasarkan pola ajaran Islam. Karena ajaran Islam berdasarkan al-Qur’an, Sunah, pendapat ulama, serta warisan sejarah, maka pendidikan Islam pun mendasarkan diri pada al-Qur’an, Sunah, pendapat ulama, serta warisan sejarah tersebut. Salah satu aspek penting dan mendasar dalam pendidikan adalah aspek tujuan. Merumuskan tujuan pendidikan merupakan syarat mutlak dalam mendefiniskan pendidikan itu sendiri yang paling tidak didasarkan atas konsep dasar mengenai manusia, alam, dan ilmu serta dengan pertimbangan prinsip-prinsip dasarnya. Hal tersebut disebabkan pendidikan adalah upaya yang paling utama, bahkan satu-satunya untuk membentuk manusia menurut apa yang dikehendakinya. Karena itu menurut para ahli pendidikan, tujuan pendidikan pada hakekatnya merupakan rumusan-rumusan dari berbagai harapan ataupun keinginan manusia. Tujuan didefinisikan sebagai perubahan yang diingini dan diusahakan oleh proses pendidikan atau usaha pendidikan untuk mencapainya, baik pada tingkah laku individu dan pada kehidupan pribadi-pribadinya, atau pada kehidupan masyarakat dan alam sekitar. Keberhasilan pendidikan adalah tercapainya tujuan pendidikan. Pembelajaran adalah “membelajarkan siswa menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar yang merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan”.  Pembelajaran yang efektif adalah proses belajar mengajar yang bukan saja terfokus kepada hasil yang dicapai peserta didik, namun bagaimana proses pembelajaran yang efektif mampu memberikan pemahaman yang baik, kecerdasan, ketekunan, kesempatan dan mutu serta dapat memberikan perubahan prilaku dan mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka.
A Curriculum Analysis of the Moral Creed: the Pattern of Moral Formation Hidayat, Fitria; Wahidah, Nida Fatmah; Mulyadi, Yadi
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.332 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i2.11891

Abstract

The Moral Creed curriculum in SMPN 1 of the west Bandung district contains various subject materials that point to achieving noble character in daily life, such as doing dhuha prayer, reading asmaul husna, and reading the Qur'an. Although the curriculum has been adopted based on the 2015 article 1 rule dictating to students no. 23, there are problems, such as declining student morals, students still not being used to recitation, and even cannot do it. The study aims to analyze the Moral Creed curriculum in the central west Bandung district. This study is quantitative research using the library research method. The primary data is through interviews, and secondary data is through books and other support sources. The data analysis used is analysis content. This study suggests that the Moral Creed curriculum at SMPN 1 should develop the curriculum to humanize humans and require a proper education method in the learning process.Kurikulum Akidah Akhlak di SMPN 1 Porongpong Kabupaten Bandung Barat memuat berbagai materi pelajaran yang mengarahkan pada tercaIslamic Educationnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari seperti mengerjakan sholat dhuha, membaca asmaul husna, dan membaca al-Qur’an. Meskipun sudah diterapkan kurikulum sesuai dengan peraturan Mendikbud RI No 23 Tahun 2015 Pasal 1, terdapat beberapa masalah seperti menurunnya akhlak siswa dan siswa masih belum terbiasa mengaji bahkan ada siswa yang tidak bisa mengaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurikulum akhlak di SMPN 1 Paronpong Kabupaten Bandung Barat Indonesia. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode library reseach, sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui buku serta sumber pendukung lainnya. Analisis data yang digunakan yaitu konten analisis.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurikulum akidah akhlak di SMPN 1 Porongpong mengembangkan kurikulum untuk memanusiakan manusia, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan metode pendidikan yang tepat dalam proses pembelajaran.
Effectiveness of Cooperative Learning Model and Direct Instruction for Student Learning Achievement Alhaq, Mutia; Nugraha, Muhamad Arif; Oding, Oding
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.276 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i2.18743

Abstract

Based on the problems that occur where there are still many students who have not completed their learning achievements, they try to apply a model like this, the study aims to determine the extent to which the effectiveness of cooperative learning and direct instruction learning models can can be used to teach the practice of worship in the management of corpses. The research method used in this study was a quasi-experimental design with a pretest-postest control group design and a quantitative approach. Where the population of this research is all 8th grade students of Mts Darul Falah PPI 61 Cisurupan. The data obtained is the result of the instrument in the form of test questions for the pretest and posttest, and documentation of research results. The instrument analysis includes data validity, reliability, level of difficulty, discriminatory power, normality test, T test, and man whitney test. The result of this research is that when doing a pretest to students the result is that there is no difference in learning achievement between the experimental class and the control class. Furthermore, after a trial was conducted between the experimental class using the cooperative learning model and the control class using direct instruction, the two classes experienced differences in learning achievement, namely the experimental class having further improved student learning outcomes.Berdasarkan permasalahan yang terjadi dimana siswa masih banyak yang belum tuntas pretasi belajar nya sehingga mencoba penerapan model seperti ini,penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas model pembelajaran cooperative learning dan direct instruction dalam pembelajaran praktek ibadah materi pengurusan jenazah, Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain prettest-posttest control group design dan dengan pendekatan kuantitatif. Dimana populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 8 Mts Darul Falah PPI 61 Cisurupan. Data yang didapat merupakan hasil dari instrument berupa soal tes untuk pretest dan post test, dan dokumentasi hasil penelitian. Untuk analisis instrumen meliputi uji validitas data, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji T, dan uji man whitney. Hasil dari penelitian ini adalah ketika melakukan pretest kepada siswa hasilnya adalah tidak terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selanjutnya setelah dilakukan uji coba antara kelas eksperimen yang menggunakan model cooperative learning dan kelas kontrol menggunakan direct instruction, kedua kelas tersebut mengalami perbedaan prestasi belajar, yaitu kelas eksperimen lebih meningkatkan hasil prestasi belajar siswa.
INOVASI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ONLINE DENGAN MODEL ASSURE Palahudin Palahudin; Uus Ruswandi
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.416 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v1i1.10962

Abstract

Abstrak: pada masa pandemic covid-19 pembelajaran PAI perlu mengadakan inovasi dan kreativitas yang baik untuk menjadikan pembelajaran yang asik dan menyenangkan. Tentunya tujuan yang diharapkan dari kompetensi dasarpun terpenuhi secara baik. Pendidik dituntut untuk mampu mengoperasikan teknologi secara baik dan kreatif agar terciptanya pembelajaran online aktif, komunikatif dan kreatif. Model ASSURE merupakan salah satu alternatif yang mampu meningkatkan hal tersebut. Penelitian ini merupakan kualitatif, dimana pembelajaran PAI materi wudhu dengan menggunakan model ASSURE. Selanjutnya hasil yang diperoleh akan dideskripsikan. Pelaksanaannya tetap mengikuti sintak  model tersebut namun sedikit dimodifikasi sesuai pembelajaran online. Hasil yang diperoleh mengenai kemampuan berwudhu peserta didik dilihat dari niat wudhu naik 16%, tata cara wudhu naik 4%, bacaan wudhu naik 3% dan melafalkan do’a setelah wudhu naik 9%.Kata kunci: covid-19, model ASSURE, Pendidikan Agama IslamAbstract: During the Covid-19 pandemic, PAI learning needs to carry out good innovation and creativity to make learning fun and enjoyable. Of course, the objectives expected from basic competencies are fulfilled properly. Educators are required to be able to operate technology well and creatively in order to create active, communicative and creative online learning. The ASSURE model is an alternative that can improve this. This research is a qualitative study, where the learning of Islamic teaching on ablution material using the ASSURE model. Furthermore, the results obtained will be described. The implementation still follows the syntax of the model but is slightly modified according to online learning. The results obtained regarding the ability of students to perform ablution were seen from the intention of ablution to increase by 16%, the procedures for ablution increased by 4%, the reading of ablution increased by 3% and reciting prayers after wudu increased by 9%.Keywords: Covid-19, the ASSURE model, Islamic Religious Education
PENGEMBANGAN KEBERAGAMAAN ASPEK KETERAMPILAN MEMBACA AL QURAN SISWA ASRAMA PUTRA DARUL HIKAM Ardi Rakasiwi
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.55 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v1i1.11047

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengembangan keberagamaan siswa Asrama Putra Darul Hikam dalam hal psikomotor yakni keterampilan membaca Al Quran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa Asrama Putra Darul Hikam ditingkat SMP sebanyak 19 orang. Hasil yang didapatkan adalah 3 siswa yang mendapat nilai tinggi, 12 siswa yang mendapat nilai sedang dan ada 4 siswa yang mendapat nilai rendah. Kemudian dari segi indikator, indikator tertinggi adalah kelancaran hafalan sebesar 21% dan yang terendah adalah indikator tajwid sebesar 18%.
The Role of Educational Psychology for Teachers in Learning Effectiveness Azura, Yuni; Tarsono, Tarsono; Hermawan, A. Heris; Ningsih, Arum
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.365 KB) | DOI: 10.15575/jipai.v2i2.11809

Abstract

This study is blackfaced with problems in learning processes, such as teachers do not understand the student's situation and condition, they apply incorrect methods, or the learning process tends boring. The important role of psychological education for teachers is to help them understand students' psychological aspects so that teachers have basic rules for applying effective learning techniques to particular student characteristics. This study aims to know the essential role of psychology for teachers in the learning process and the psychological scope for teachers in studying students. The study uses qualitative methods, which isa literature approach (library research). Researchers use documentaries to collect data. This study shows that teachers must study educational psychology. In educational psychology, there is much discussion of the problems associated with human development. So, as an educator, it is very important to understand educational psychology.Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya masalah dalam proses pembelajaran seperti guru tidak memahami situasi dan kondisi siswa, penerapan metode yang kurang tepat dan proses pembelajaran cenderung membosankan. Peran penting pembelajaran psikologi pendidikan bagi guru membantu dalam   mempelajari aspek psikologis siswa agar guru memiliki aturan   dasar   untuk   menerapkan   teknik   pembelajaran   yang   efektif   yang   diterapkan   pada karakteristik   siswa   tertentu.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan penting psikologi bagi guru dalam proses pembelajaran dan mengetahui ruang lingkup psikologi bagi guru dalam mempelajari siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatankepustakaan (Library Research). Peneliti menggunakan studi dokumenter untuk pengumpulan data dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sangat penting bagi guru dalam mempelajari psikologi pendidikan. Dalam psikologi pendidikan, banyak sekali pembahasan tentang masalah-masalah yang berkaitan  dengan perkembangan manusia.  Sehingga, sebagai pendidik sangat penting memahami psikologi pendidikan.
Application of the Humanistic Model Theory Accelerated Learning Through Approach CLAY To Improve Students' Critical Thinking Skills Kurniasih, Siti Rohmah; Hasbiyallah, Hasbiyallah
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jipai.v3i1.25821

Abstract

Islamic education learning so far has often been trapped in conventional approaches that do not involve physical and intellectual activities, so they are unable to train students' abilities to solve critical problems logistically, quickly, and precisely. This research aims to provide alternative solutions to PAI learning problems through the application of humanistic theory, accelerated learning models through the SAVI approach, and analyzing its impact on students' critical thinking skills. This research used a qualitative descriptive method with research subjects, namely 1 PAI teacher and 20 class VIII students at Darmayanti Cimaung Middle School. Data collection is carried out through interview techniques, observation, documentation, and questionnaires, the results of which are then analyzed and compiled in the form of a research report. The research results show that the application of humanistic accelerated learning theory through the SAVI approach can improve students' critical thinking skills by 80.62% in the good category. So it can be concluded that the theory of the humanistic accelerated learning model through the SAVI approach can improve students' thinking skills.
Curriculum Evaluation Islamic Religious In Al-Barokah Elementary School Al-Ghifary, Dwi Fikry; Erihadiana, Mohammad; Siregar, Hariman Surya
Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI) Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Islamic Religious Education Study Program Postgraduate Program UIN Sunan Gunung Djati Band

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jipai.v3i2.31329

Abstract

This research aims to determine the PAI curriculum evaluation model used at SD Al-Barokah Bandung. This research is motivated by the urgency to assess success in education. So curriculum evaluation becomes an important part implemented continuously as a basis for controlling the effectiveness and efficiency carried out to perfect the curriculum. This research uses a qualitative approach using analytical descriptive methods and is included in field research. Data collection was carried out using triangulation techniques, combining interviews, observations, and documentation studies. The results of all the data in this research are then analyzed, consisting of reduction, display, and verification of the data so that conclusions can be drawn. The results of his research at Al-Barokah Elementary School have carried out regular evaluations of the PAI curriculum, namely at the beginning of each school year. PAI teachers carry out evaluations approaching the CIPP evaluation model where what is evaluated is context, input, process, and product.

Page 2 of 4 | Total Record : 38