Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan (JIMAP) is a peer-reviewed academic journal published by the Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents design, research and development in the field of architecture and planning. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. You may address further inquiries to the Editor at jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id. JIMAP Journal published four times a year, in February, May, August and November
Articles
268 Documents
Perancangan Rumah Sakit Onkologi Di Banda Aceh
Susetyosari, Nabila;
Nizarli, Nizarli;
Ivan, Teuku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26618
Rumah sakit onkologi adalah institusi pelayanan kesehatan yang memfokuskan dalam penanganan kanker, meliputi beberapa fasilitas utama yaitu ruang rawat inap, rehabilitas medik, ruang kemotrapi, ruang bedah dan pasca bedah, ruang rawat intensif, ruang radiologi, yang beberapa tidak dimiliki oleh rumah sakit umum atau bahkan rumah khusus lainnya yang tidak memiliki kaitan dengan sub bidang onkologi. Tujuan dari rancangan ini adalah sesuai dengan Sesuai dengan RENSTRA (Rencana Strategis) RSUD Dr. Zainoel Abidin tahun 2017-2022, perancangan ini diharapkan dapat menciptakan manjadi suatu pelayanan yang berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan pengobatan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan. Perancangan Rumah Sakit Onkologi di Banda Aceh menggunakan tema art therapy dengan harapan pasien dapat sembuh bukan hanya melalui pihak medis tetapi juga dengan lingkungan arsitektur yang mendukung kesembuhan pasien. Pendekatan yang diambil dalam rancangan ini adalah Art Therapy yang lebih merujuk kepada Entertain Healing Environment yang bertujuan untuk menciptkan bentuk dan lingkungan arsitektur yang mendukung pengobatan efektif bagi pasien pengidap kanker dengan melibatkan seni sebagai media utama untuk mengalihkan pemikiran negatif pasien dan diharapkan dapat menimbulkan motivasi bagi pasien pengguna rumah sakit onkologi.
Perancangan Museum Kebudayaan Gayo dengan Tema Historicism di Kota Takengon
Sarita, Rahma;
Rauzi, Era Nopera;
Taqiuddin, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.26355
Kota Takengon merupakan kota dengan dataran tinggi yang terletak di tengah Provinsi Aceh yang didiami oleh Suku Gayo, ialah daerah yang kaya dengan sumber daya alam beserta sejarah dan adat istiadat kebudayaannya. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang disertai pertumbuhan penduduk yang tidak terlalu peduli dan memperhatikan budaya, menyebabkan kekayaan budaya dan adat semakin pudar sehingga nyaris menghilang. Maka dibutuhkan sebuah wadah atau instansi yang dapat menarik perhatian masyarakat untuk lebih peduli lagi terhadap budaya yang dimiliki, dengan menghadirkan sebuah museum yang dapat menjadi sarana yang bersifat edukatif, konservatif, rekreatif, dan pemberdayaan budaya untuk seluruh elemen masyarakat agar mengenal kebudayaan Suku Gayo melalui rancangan yang dapat menarik perhatian serta upaya meningkatkan nilai ekonomi, pariwisata dan pendidikan, sekaligus sarana pusat pengenalan kekayaan budaya bagi masyarakat lokal dan wisatawan luar. Metode perancangan yang digunakan adalah analisis makro dan mikro seperti analisis tapak, analisis kondisi lingkungan sekitar, analisis pengguna dan kebutuhan ruang, organisasi dan program ruang, analisis sistem struktur dan konstruksi bangunan, analisis sistem utilitas dan konsep perancangan. Dalam perancangan museum kebudayaan Gayo menggunakan tema historicism yang pengacu pada budaya dan juga dipengaruhi oleh sejarah atau memunculkan kembali nilai-nilai ketradisionalan.
Karakteristik Rumah Tangga dan Pemilihan Lokasi Hunian di Kota Banda Aceh dan Sekitarnya
Fathin, Aniqa;
Caisarina, Irin;
Rizkya, Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26984
Perkembangan kota-kota di Indonesia dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan menimbulkan urbanisasi. Ketika urbanisasi ini terjadi, kota akan menjadi pusat dan daya tarik bagi penduduk yang berdatangan untuk mencari pekerjaan dan bertempat tinggal. Kota Banda Aceh sebagai ibu kota dari Provinsi Aceh, menjadi pusat segala kegiatan sehingga mendorong penduduk dari luar daerah untuk datang dan menetap karena berbagai peluang yang tersedia. Keadaan ini membuka kesempatan bagi para pengembang (developer) untuk menyediakan sarana hunian dengan harga yang terjangkau. Sebagian lokasi perumahan yang dibangun terletak jauh dari pusat kegiatan sehingga membuat penduduk susah dalam menjangkau aktivitas sehari-harinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat bagaimana hubungan antara karakteristik rumah tangga dengan lokasi perumahan yang dihuni. Lokasi penelitian dilakukan pada enam lokasi perumahan yaitu Perumahan Aiman Regency di Gampong Rukoh, Grand Levita Yalzy di Gampong Jeulingke, Pondok Indah 4 dan Griya Blang Oi di Gampong Blang Oi, Pie Residence di Gampong Pie, dan Gani Residence di Gampong Gani. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 164 sampel rumah tangga. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif yang merepresentasikan data karakteristik rumah tangga hasil dari kuesioner. Hasil analisis menunjukkan karakteristik rumah tangga sangat mempengaruhi pemilihan lokasi hunian, karena sebagian penduduk akan lebih memilih lokasi perumahan sesuai dengan aktivitas sehari-harinya, walaupun lokasi tersebut terkadang terletak jauh dari pusat kota.
Green Maintenance pada Bangunan Bersejarah (Studi Kasus Bangunan Kandang di Banda Aceh)
Havilia, Raihan Cantika;
Sari, Laina Hilma;
Rauzi, Era Nopera
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i3.24830
Peninggalan kuno dan situs sejarah di provinsi Aceh sebagian besar berasal dari peradaban Islam, upaya sedang dilakukan untuk mengembalikannya. Banda Aceh merupakan salah satu titik persebaran bangunan bersejarah dari peradaban islam yang berasal dari masa Kesultanan Aceh. Bangunan bersejarah ini umumnya di temukan pada wilayah strategis Kesultanan Aceh, Salah satunya ialah Kandang tempat pemakaman raja yang menyimpan nilai sejarah tinggi dalam menyampaikan pesan sejarah kesultanan. Keutamaan nilai sejarah ini menjadikan Kandang sebagai salah satu bangunan yang terdaftar sebagai bangunan cagar budaya. Adapun upaya konservasi untuk melestarikan nilai sejarahnya dilakukan. Saat ini pemeliharaan pada Kandang telah dilakukan secara periodik. Namun teknik pemeliharaan yang digunakan pada Kandang apakah telah sesuai dengan prinsip keberlanjutan, hal inilah akan dikaji pada penelitian ini. Prinsip keberlanjutan ini merupakan landasan pemilihan teknik pemeliharaan dalam meminimalkan dampak lingkungan dari upaya konservasi. Dampak lingkungan yang dihasilkan, dihitung melalui metode Green Maintenance dimana jejak emisi karbon menjadi tolak ukurnyanya. Untuk menentukan teknik perawatan yang tepat, diperlukan studi kerusakan pada bangunan. Studi mengenai perawatan pada Kandang belum pernah dipelajari sebelumnya, menyebabkan intervensi pemeliharaan yang tidak efektif dan peningkatan biaya. Dari penelitian ini didapatkan bahwa teknik yang digunakan dalam merawat bangunan bersejarah sudah sesuai dengan konsep Green Maintenance. Tetapi hasil dapat dimaksimalkan dengan pengurangan intervensi melalui penebalan lapisan cat yang digunakan sebagai konservasi.
Perancangan Pusat Rekreasi Danau Lut Tawar di Takengon (Tema : Neo-Vernakular)
Mahlian, Nur Afra;
Rauzi, Era Nopera;
Dewi, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i3.26540
Takengon merupakan destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh penduduk lokal maupun wisatawan, terutama karena daya tarik Danau Lut Tawar yang menjadi objek utama di wilayah Gayo. Selain itu, gaya arsitektur tradisional Gayo yang terus dilestarikan juga menjadi daya tarik bagi penggemar seni. Perancangan Pusat Rekreasi Danau Lut Tawar adalah salah satu upaya bagi komunitas lokal dan wisatawan untuk menikmati keindahan Danau Lut Tawar sambil menjaga budaya dan seni Gayo dalam kerangka arsitektur Neo-Vernakular, yang menggabungkan unsur-unsur arsitektur tradisional dengan konsep desain kontemporer. Metodologi perancangan melibatkan tinjauan literatur, observasi lapangan, dan analisis perbandingan. Desain Pusat Rekreasi Danau Lut Tawar melambangkan arsitektur Neo-Vernakular dan diwujudkan melalui struktur arsitektur dan instalasi rekreasi simbolis. Upaya perancangan ini didorong oleh kekayaan budaya Gayo yang berada di dataran tinggi Gayo, Takengon, yang berperan sebagai alat untuk melestarikan warisan Gayo bagi generasi mendatang. Ini berbentuk area rekreasi yang juga berfungsi sebagai indikator komunikasi seni dan hiburan kepada masyarakat, sambil memfasilitasi inisiatif pendidikan dan penelitian.
Penerapan Tema Arsitektur pada Pusat Pengembangan Kebudayaan Islam di Banda Aceh
Munisa, Nanda;
Djamaluddin, Masdar;
Taqiuddin, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i1.26760
Provinsi Aceh merupakan provinsi di Indonesia yang mayoritas penduduknya pemeluk agama Islam. Di dalam upaya untuk mendukung misi Pemerintah Aceh untuk dapat terus memperkuat pelaksanaan syariat Islam dan budaya keacehan di dalam kehidupan masyarakat Aceh, dibutuhkan adanya wadah untuk memfasilitasi kegiatan kebudayaan Islam dimulai dari pengenalan, pembelajaran dan pengembangan budaya Islam. Pusat pengembangan kebudayaan Islam dinilai sebagai salah satu fasilitas yang dapat berperan sebagai tempat pemusatan kegiatan kebudayaan Islam dan wadah untuk mengkaji kebudayaan Islam yang dilakukan oleh seniman, budayawan muslim, maupun masyarakat luas yang juga dinilai dapat menjadi penguat citra Provinsi Aceh sebagai daerah Serambi Mekkah. Metode perancangan yang dilakukan di dalam perancangan ini adalah dengan melakukan analisis tapak, analisis pengguna, analisis kegiatan serta analisis besaran ruang. Arsitektur tropis dipilih sebagai tema pada perancangan ini dikarenakan Kota Banda Aceh merupakan daerah beriklim tropis dan arsitektur tropis juga dapat meminimalisir dampak negatif yang diberikan oleh bangunan terhadap lingkungan maupun manusia yang berada di sekitarnya dimana hal tersebut sesuai dengan ajaran Islam untuk tidak merusak alam dan lingkungan. Penerapan tema pada hasil rancangan diterapkan pada konsep massa bangunan yang dihadapkan ke arah depan, orientasi bangunan utara-selatan, penggunaan shading pada bangunan, pemilihan material yang dapat menghambat panas penggunaan unsur air pada tapak.
Volume 8, No.2, Mei 2024
Zuraidi, Evalina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.31058
Perancangan Wisma Atlet Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis
Fuad, Zakiul;
Sofyan, Sofyan;
Rizky, Sarvina Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26673
Provinsi Aceh merupakan daerah yang terpilih untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI bersama dengan Provinsi Sumatera Utara pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang di selenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat, dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) No.71 Tahun 2020 tentang Penetapan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan PON XXI 2024.. Sehingga diperlukan perencanaan wisma atlet yang mampu menampung para atlet yang mengikuti PON XXI 2024). Perancangan wisma atlet dengan pendekatan tema Arsitektur Tropis.
Evaluasi Kenyamanan Termal pada Rumah Vernakular dan Kontemporer di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah
Rafa, Adinda Meutia Tsaratun;
Sari, Laina Hilma;
Priandi, Riza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i3.26369
Umah Kantur merupakan salah satu arsitektur vernakular yang terdapat di Dataran Tinggi Gayo. Menghadirkan kenyamanan termal yang baik pada objek penelitian ini merupakan salah satu tantangan tersendiri, dikarenakan kayu merupakan material utama yang digunakan pada lokasi objek penelitian yang terletak di dataran tinggi dan memiliki temperatur rata-rata 20,10oC ini. Material kayu merupakan material ringan (lightweight) yang tidak dapat menyimpan panas dalam waktu yang lama sehingga dapat dilepaskan dengan mudah, sedangkan rumah ini terletak di daerah dingin yang memerlukan energi panas di dalam rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pada rumah vernakular yaitu Umah Kantur yang akan dibandingkan dengan kenyamanan termal yang terjadi pada rumah kontemporer yaitu rumah tinggal yang terdapat di samping Umah Kantur. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menganalisis data hasil pengukuran menggunakan standar temperature efektif. Dari temuan yang didapat, dapat disimpulkan bahwa tingkat kenyamanan termal pada rumah vernakular memiliki kondisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan rumah kontemporer. Nilai temperatur efektif pada rumah vernakular berkisar antara 21,5-26oC dan seluruh waktu perhitungan sudah memenuhi standar kenyamanan termal temperatur efektif SNI 03-6572-2001, sedangkan pada rumah kontemporer berkisar antara 20,1-24,7oC dan terdapat beberapa waktu yang menunjukkan nilai temperatur tidak sesuai dengan standar.
Penerapan Tema Smart Building pada Perancangan Museum IPTEK di Banda Aceh
Syahna, Nisrina El Ghina;
Nasution, Burhan;
Rizky, Sarvina Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.27340
Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan oleh LIPI (lembaga ilmu pengetahuan Indonesia) pada tahun 2015, dari 1.829 responden yang terdapat pada 10 kota, 54% responden masih kurang paham dengan isu-isu yang berkaitan dengan IPTEK. Oleh karena itu, perlu suatu wadah menarik yang didalamnya memaparkan informasi mengenai perkembangan IPTEK diperlukan kehadirannya. Tujuan dari perancangan museum IPTEK di Banda Aceh ini adalah untuk menyediakan berbagai informasi seputar ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, inovasi dan lainnya yang bersifat futuristik. Perancangan ini juga diharapkan dapat mengedukasi masyarakat secara optimal sebagai tempat bagi pengunjung untuk mengembangkan dan memahami prinsip-prinsip IPTEK sekaligus menjadi tempat rekreasi edukatif terutama bagi masyarakat awam dan generasi muda di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah dimulai dari melakukan analisis tapak, analisis fungsi dan pengguna objek rancangan, analisis kebutuhan ruang, dan juga analisis studi preseden objek maupun tema sejenis. Tema yang diterapkan pada perancangan ini adalah smart building, penerapan tema ini dinilai selaras dengan rancangan karena keduanya berkaitan langsung dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Penerapan tema pada hasil rancangan diterapkan pada penggunaan panel surya sebagai sumber energi cadangan bangunan, penerapan skylight dan skin dynamic faade agar terjadinya efisiensi energi yang berasal dari cahaya alami, penggunaan videotron sebagai sumber informasi, serta penerapan building automation system yang dapat mengontrol keseluruhan sistem pada bangunan.