cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id
Editorial Address
Jalan Tengku Syech Abdur Rauf No. 7 Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 INDONESIA
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
ISSN : 26551586     EISSN : 26551586     DOI : 10.24815/jimap.v7i2.19596
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan (JIMAP) is a peer-reviewed academic journal published by the Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents design, research and development in the field of architecture and planning. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. You may address further inquiries to the Editor at jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id. JIMAP Journal published four times a year, in February, May, August and November
Articles 268 Documents
Perancangan Hotel Bintang 4 di Meulaboh dengan Pendekatan Back to Nature (Tema : Green Architecture) Ridara, Rina; Rauzi, Era Nopera; Edytia, Muhammad Heru Arie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v7i3.24878

Abstract

Meulaboh adalah salah satu kota yang berada di Aceh Barat yang sekaligus menjadi ibukota dari Kabupaten Aceh Barat. Dengan wilayah yang paling barat dari Kota Aceh, menjadikan kota ini kaya akan keindahan panorama alam yang tersembunyi di dalamnya. Ditambah juga dengan letaknya yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, menjadikan pantai-pantai yang ada di kota ini sungguh indah dan menawan. Dengan potensi keindahan panorama alam menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Banyak wisatawan baik lokal maupun asing yang datang ke Meulaboh, terutama saat hari libur. Akan tetapi potensi tersebut kurang didukung oleh sarana dan prasarana penunjang seperti pelayanan penginapan, makanan dan minuman serta fasilitas pendukung lainnya yang jumlahnya sangat sedikit dan kurang memadai. Oleh karenanya perancangan Hotel Bintang 4 menjadi salah satu solusi terhadap tingginya kebutuhan akan penginapan serta aktivitas pendukung lainnya. Pendekatan pada Perancangan Hotel Bintang 4 di Meulaboh melalui Pendekatan Back to Nature (Green Architecture). Arsitektur Back to Nature merupakan arsitektur yang berusaha menghubungkan alam dan lingkungan. Arsitektur Back to Nature adalah arsitektur yang berdasarkan perkembangan dan pertumbuhan alam.
Penerapan Arsitektur Modern pada Perancangan Pasar Ikan Modern di Banda Aceh Katarina, Intan; Ariatsyah, Ardian; Putra, Riza Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i3.26803

Abstract

Aceh memiliki sumber laut melimpah dan berpotensi menjadi penghasil ikan nasional sehingga perlu adanya peningkatan industri perikanan. Aceh merupakan provinsi yang memiliki tingkat penjualan ikan tertinggi di Pulau Sumatra dengan rata-rata 45.700 ton sepanjang tahun 2018-2020. Tingkat penjualan ini tentu saja harus di dukung oleh keberadaan fasilitas yang memadai, higienis dan nyaman. Kehidupan masyarakat di era-Modern sekarang mempunyai kecenderungan untuk efisiensi serta mengutamakan kehigenisan dan kenyamanan dalam membeli produk untuk dikonsumsi.Perkembangan perilaku masyarakat inilah yang menjadi acuan penerapan standar teknis arsitektur modern pada pasar ikan yang akan dirancang. Modern yang dimaksud meliputi faktor sanitasi, sirkulasi, higenitas, dan kenyamanan yang merupakan hal penting yang harus diperhatikan ketika merancang pasar ikan. Pada Perancangan Pasar Ikan Modern yang mengaplikasikan tema Modern Architecture yang mengusung desain bangunan yang berorientasi pada masa kini, yaitu melalui bentuk yang sederhana, tidak banyak ornamen serta menerapkan penggunaan kemajuan teknologi dalam pembangunannya. Pasar Ikan Modern (PIM) ini nantinya akan dibangun dengan tujuan untuk menjadi pusat jual-beli hasil laut yang memiliki standar kualitas hasil laut yang baik, nyaman, bersih dan higienis. PIM ini juda diharapkan akan memiliki tingkat kenyamanan sanitasi lingkungan dengan standar kebersihan yang tinggi sehingga dapat mewadahi produksi ikan di lokasi yang dipilih yaitu di Jl. Sisingamangaraja, Lampulo, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Perancangan Galeri Seni Rupa di Banda Aceh dengan Tema Arsitektur Kontemporer Givari, Muhammad; Haiqal, Muhammad; Irzaidi, Irzaidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i1.26782

Abstract

Pendekatan arsitektur kontemporer yang menonjolkan variasi, fleksibilitas, dan inovasi melalui penggunaan material dan teknologi untuk menciptakan gaya yang khas dalam bangunan galeri seni rupa. Perancangan galeri seni rupa berkonsep arsitektur kontemporer di Kota Banda Aceh akan menciptakan ruang untuk mempromosikan ekspresi budaya lokal sebagai tempat pameran seni, pertunjukan, lokakarya, dan kegiatan lain yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan seni serta budaya dalam lingkungan yang modern dan inspiratif. Perancangan bangunan galeri seni rupa berada di Jl. Sultan Iskandar Muda, Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh dengan tema arsitektur kontemporer peaceful untuk menonjolkan kesan damai. Perancangan Galeri Seni Rupa di Kota Banda Aceh menggunakan struktur rigid untuk dengan kombinasi pondasi tapak dan tiang pancang. Perancangan exterior bangunan Galeri Seni Rupa di Banda Aceh berkonsep arsitektur kontemporer menggunakan ventilasi kaca sebagai secondary skin dan fasad curtain wall sebagai barrier untuk interior gedung (entrance, lobby, koridor, dan atrium) dengan kombinasi skylight sebagai pencahayaan. Perancangan galeri seni rupa tidak hanya akan menjadi tempat untuk memamerkan karya seni, tetapi juga ruang di mana pengunjung dapat merasakan ketenangan dan kedamaian sambil menikmati keindahan karya-karya seni.
Kesesuaian Kawasan Transit Halte Trans Koetaradja Koridor 3A terhadap Kriteria TOD Berdasarkan Aspek Density Nufus, Hayatun; Caisarina, Irin; Fakhrana, Siti Zahrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i3.27024

Abstract

Kota akan mengalami masalah jika pertumbuhan penduduk tidak sejalan dengan perencanaan ruang dan transportasi yang baik sehingga menimbulkan permasalahan seperti kemacetan, urban sprawl, dan degradasi lingkungan. Namun, permasalahan tersebut dapat dicegah dengan perencanaan yang saling terintegrasi antara ruang dan transportasi, seperti pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian kawasan halte Trans Koetaradja Koridor 3A yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan TOD berdasarkan aspek density yang diukur berdasarkan perhitungan variabel kepadatan lahan bangunan dan kepadatan penduduk. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode pengolahan data analisis spasial dan skoring. Kedua sub-variabel ini digunakan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan kawasan transit halte trans koetaradja Koridor 3A. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kawasan transit halte koridor 3A memiliki tingkat kesesuaian density 23%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada segmen 1 yaitu di Jl. Sultan Alaidin Mahmudsyah dan segmen 2 di Jalan Teuku Umar telah memenuhi salah satu prinsip TOD pada aspek kepadatan penduduk dan kepadatan lahan bangunan. Kawasan transit yang memiliki kepadatan lahan bangunan tinggi berada pada Gampong Setui dan Gampong Suka Ramai. Sementara itu, kepadatan yang rendah berada di kawasan pinggiran kota yaitu pada kawasan Mata Ie.
Tipologi Arsitektur Vernakular Berdasarkan Elemen Fisik Rumah Panggung di Desa Lamtimpeung Yanti, Susi; Dewi, Cut; Ariatsyah, Ardian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i1.24807

Abstract

Arsitektur vernakular pada hunian memiliki tipologi masing-masing di setiap daerah, salah satu contohnya Desa Lamtimpeung yang berada di Aceh Besar memiliki hunian dengan konstruksi panggung kaya akan nilai vernakularisme. Setiap rumah panggung Desa Lamtimpeung memiliki tipe elemen fisik yang berbeda namun relatif sama. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi tipologi berdasarkan parameter Harbraken (1978) yaitu Physical System dan Stylistic System. Physical System berkenaan dengan bentuknya, pembatas ruangan dan sifat bahan yang berbeda-beda, sedangkan Stylistic System berkaitan dengan atap, kolom, bukaan, dan ragam hias lainnya. Untuk penelitian ini, metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis prosentase. Hasil dari penelitian terapan menghasilkan dokumentasi 15 gambar rumah panggung Desa Lamtimpeung di tiga dusun yaitu Dusun Cot Sawa, Dusun Tgk. Chik, dan Dusun Jeuragan. Untuk melihat sebuah identifikasi secara parameter yang diterapkan pada rumah panggung Desa Lamtimpeung dengan memperhatikan parameter sesuai teori Habraken (1978) secara Physical System yang terbentuk di rumah panggung secara umum wujudnya memiliki bentuk yang seragam menggunakan jenis arsitektur rumah panggung, untuk karakter bahan dominan dari kayu mulai dari pondasi, lantai, dinding, rangka, sampai atap. Sedangkan, secara Stylistic System umum menunjukkan adanya keberagamaan model temuan atap, kolom, bukaan, dan ragam hias bangunan namun sering muncul di masing-masing sampel penelitian terapan.
Karakteristik Pengguna Transportasi Daring di Kota Banda Aceh Nazira, Aska; Rizkiya, Putra; Zainuddin, Zainuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v7i3.25041

Abstract

Transportasi berperan sangat krusial dalam kehidupan manusia. Transportasi menjadi penunjang perekonomian dan perkembangan perkotaan. Kehidupan masyarakat saat ini sangat bergantung pada teknologi dan internet. Maraknya pengguna internet di kalangan masyarakat membuat teknologi di bidang transportasi pun terus berkembang sehingga melahirkan terobosan baru yang menggabungkan jasa transportasi dengan internet yang melahirkan transportasi daring. Transportasi daring diminati oleh masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang menjadi keunggulannya seperti kenyamanan, keamanan, dan waktu respon. Selain itu, pemilihan moda transportasi daring juga dipengaruhi oleh karakteristik pengguna transportasi itu sendiri. Penelitian karakteristik pengguna transportasi daring ini dilakukan di Kota Banda Aceh yang merupakan salah satu kota yang telah terlayani oleh jasa transportasi daring di Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana karakteristik pengguna transportasi daring di Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan data primer yang dikumpulkan dari penyebaran kuesioner secara daring dengan teknik snow ball. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pengguna transportasi daring di Kota Banda Aceh didominasi oleh kalangan mahasiswa. Hal ini disebabkan karena mahasiswa di Kota Banda Aceh cenderung bertempat tinggal di sekitar kampus sehingga penggunaan transportasi daring menuju ke tujuan sehari-hari lebih dipilih karena memberikan keefektifan dari segi waktu dan jarak.
Penerapan Prinsip Eko-Arsitektur pada Redesain dan Relokasi Pasar Tradisional Kota Panton Labu Anggraini, Anggi Pusfita; Nursaniah, Cut; Haiqal, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i2.27237

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu aspek yang berperan penting dalam mendongkrak pertumbuhan dan perkembangan di suatu daerah maupun perkotaan. Kota Panton Labu sendiri merupakan kota dengan pelayanan perdagangan skala regional yang merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Aceh Utara dalam bidang perdagangan dan jasa. Letak strategis kota Panton Labu juga merupakan jalur utama lintas Sumatra yang mempermudah akses sirkulasi kontribusi pemasaran barang, oleh karena itu Pasar Tradisional kota Panton Labu menjadi pusat pasar sentral dan pusat perputaran ekonomi dalam segi pelayanan perdagangan dari beberapa kecamatan yang berada di sekitarnya. Kota Panton Labu untuk ke depannya juga akan menjadi pusat kota dan sebagai pusat sentral pembangunan ekonomi sekaligus pembangunan kota Daerah Otonomi Baru (DOB) dari beberapa kecamatan. Peran ekologi sendiri sebagai ilmu interaksi antara makhluk hidup serta menyelaraskan hubungan dengan lingkungan alam merupakan tema yang sangat cocok diterapkan pada bangunan pasar, di mana hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan yang terjadi dalam aktivitas sebuah pasar sangat besar kaitannya, mulai dari pencemaran lingkungan dan kenyamanan pengguna terhadap bangunan sendiri. Pendekatan prinsip Eko-Arsitektur diimplementasikan pada sistem pengolahan air, tanah, udara, penanganan limbah dan efisiensi dalam penggunaan energi pada pasar yang menciptakan bangunan pasar tradisional ramah lingkungan, tidak mencemari lingkungan dan mengoptimalkan kenyamanan penggunanya, sehingga fungsi pasar berjalan dengan sangat baik untuk ke depannya.
Penererapan Arsitektur Tropis pada Beach Resort Hotel di Lhoknga Mahruza, Jauza; Haiqal, Muhammad; Ariatsyah, Ardian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26070

Abstract

AbstrakProvinsi Aceh yang terletak di ujung Pulau Sumatera mengakibatkan Aceh memiliki garis pantai yang panjang dengan potensi obyek wisata pantai yang cukup besar. Pendapatan perekonomian Aceh yang memberikan kontribusi sangat besar dalam beberapa tahun terakhir berasal dari sektor tersier yaitu berasal dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung dari tahun ke tahun dan kurangnya akomoditas yang tersedia menjadi perhatian terhadap sektor yang bergerak di bidang pariwisata. Melihat kondisi dan potensi alam tersebut terlihat adanya peluang pengembangan pariwisata sarana akomodasi berupa Beach Resort Hotel sebagai salah satu usaha pengoptimalan potensi kepariwisataan, terutama pada kawasan wisata Pantai Lhoknga karena letaknya yang tidak jauh dari pusat ibukota Provinsi Aceh. Hotel Resort ini tidak hanya sebagai fasilitas beristrirahat, tetapi dapat juga menjadi destinasi wisata bagi pengunjung untuk menikmati potensi alam di kawasan Pantai Lhoknga. Penerapan konsep Arsitektur Tropis melalui pengolahan ruang yang kontekstual dengan lingkungan diharapkan dapat mewadahi kegiatan wisata dan menyediakan fasilitas penginapan di kawasan wisata alam di tepi pantai. Penggunaan penghawaan dan pencahayaan alami pada sebagian ruang-ruang publik sehingga menciptakan harmoni antara ruang luar dan ruang dalam memberi kesan alami pada ruangan tersebut. Kontur tanah dan vegetasi pada lahan juga dipertahankan sebaik mungkin untuk menjaga keselarasan dengan alam.
Volume 8, No.1, February 2024 Zuraidi, Evalina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i1.29816

Abstract

Penerapan Tema Healing Environment pada Perancangan Rumah Sakit Pulmonologi Aceh Jannah, Wardatun; Safwan, Safwan; Nursaniah, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v7i3.26451

Abstract

Rumah Sakit Pulmonologi adalah rumah sakit yang memberikan pelayanan medis dengan kekhususan penyakit paru dan rongga pernapasan. Lingkungan Rumah Sakit harus dapat mendukung proses penyembuhan pasien, tidak hanya dari segi pelayanan medis, tetapi juga dukungan kesembuhan pasien dari segi emosional dan psikologis melalui rancangan bangunan dan lingkungan yang sesuai. Oleh karena itu penulis menerapkan tema Healing Environment pada Rancangan Rumah Sakit Pulmonologi Aceh. Penerapan tema Healing Environment dilakukan melalui beberapa pendekatan yaitu : (1) Memasukan elemen alam pada ruangan, dengan memasukan tanaman indoor serta menggunakan material alam, (2) memberikan koneksi dengan alam, yaitu dengan memberikan view langsung dari ruangan ke area taman, (3) bentuk layout bangunan yang efektif dan mempertimbangkan efisiensi proses pengobatan pasien, serta pola kegiatan dan kerentanan pasien, (4) pemilihan warna yang menenangkan, (5) sirkulasi dan aksesibilitas yang mempertimbangkan kegiatan dan kebutuhan pengguna (6) menghadirkan taman-taman yang bersifat restorative dan healing untuk mendukung proses penyembuhan pasien secara fisik maupun psikologi, yang dilakukan dengan pemilihan tanaman yang bersifat kuratif dan healing secara psikologis. Tulisan ini didasarkan pada studi preseden, dan studi literatur. Hasil akhir dari artikel ini adalah kriteria desain dari impelentasi tema Healing Environment dan alternatif desain sebagai penerapan dari kriteria tersebut, pada bangunan Rumah Sakit.