Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan (JIMAP) is a peer-reviewed academic journal published by the Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. The journal presents design, research and development in the field of architecture and planning. Authors must register to this journal before submitting their work and they must follow the Author Guidelines of the journal. Submissions that do not adhere to the guidelines provided will be REJECTED. Please submit your article through the online submission of this journal. You may address further inquiries to the Editor at jurnal.ilmiah.ars@usk.ac.id. JIMAP Journal published four times a year, in February, May, August and November
Articles
268 Documents
Pendekatan Arsitektur Kontemporer pada Perancangan Pusat Riset dan Pengembangan Industri Kreatif di Banda Aceh
Ariqa, Shausan;
Idawati, Dyah Erti;
Ridwan, Nasrullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.28253
Saat ini, kehadiran Ekonomi Kreatif di Kota Banda Aceh belum tercatat secara resmi, namun sudah berkembang dengan cukup baik melalui empat sub sektor yaitu fashion, film, kriya dan kuliner. Dari keempat sub sektor yang ada, sangat dibutukan upaya peningkatan potensi ekonomi di kota ini. Hal ini diharapkan agar dapat menjadikan Kota Banda Aceh memiliki tingkat perekonomian yang tinggi dan stabil. Dengan beragam isu dan potensi yang ada, maka perancangan Pusat Riset dan Pengembangan Industri Kreatif yang memadai sangat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada serta dapat juga dijadikan sebagai wadah berkumpulnya para pelaku bidang Industri Kreatif di Banda Aceh. Lokasi perancangan yang berada di Jl. Taman Sri Ratu Safiatuddin Bandar Baru, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh ini diharapkan mampu memberikan penguatan citra dan identitas dari Kota Banda Aceh sendiri. Penerapan konsep Arsitektur Kontemporer melalui bentuk massa bangunan yang dinamis dan eksplorasi lanskap serta pengaplikasian bentuk yang melengkung pada fasad bangunan diharapkan mampu mempresentasikan ciri khas anak muda yang aktif, dinamis dan menyukai hal-hal baru sehingga dapat memvisualisasikan bangunan dari view luar dan lingkungan setempat dengan maksimal.
Perancangan Oceanarium di Banda Aceh dengan Pendekatan Arsitektur Biomimetik
Sari, Wulan;
Irfandi, Irfandi;
Haiqal, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26628
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang diakui oleh dunia akan keanekaragaman hayati lautnya yang melimpah dan menjadi salah satu negara megabiodiversity. Namun karena berbagai faktor seperti eksploitasi bebas oleh masyarakat Indonesia, keanekaragaman hayati laut khususnya sejumlah spesies laut terindikasi mengalami penurunan populasi dan semakin hari semakin terancam punah(Haryono, 2021). Di Provinsi Aceh, tepatnya di Kota Sabang, pada tahun 2021, ekosistem terumbu karangnya mengalami kerusakan mencapai 166 (LIPI, 2022). Dalam rangka membantu program pemerintah untuk melindungi serta mendukung mata pelajaran biologi dan mengedukasi masyarakat tentang seberapa pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut, pengadaan Oceanarium sangatlah dibutuhkan sebagai pusat edukasi dan rekreasi yang dapat digunakan oleh seluruh kalangan masyarakat. Banda Aceh adalah salah satu tujuan wisata dan merupakan daerah pusat kota yang berada dekat dengan lautan yang potensial untuk mengembangkan perancangan Oceanarium sebagai pusat edukasi dan pusat rekreasi bagi masyarakatnya. Metode perancangan yang dilakukan di dalam perancangan ini adalah dengan melakukan analisis tapak, analisis fungsional, analisis pengguna, analisis besaran ruang, serta analisis objek yang akan dipamerkan. Arsitektur biomimetik merupakan suatu gaya arsitektur yang bentuk struktur serta bentuk bangunannya terinspirasi dari alam. Penerapan arsitektur biomimetik pada rancangan ini diterapkan pada ide bentuk bangunan, sirkulasi ruang dalam bangunan, fasad bangunan, struktur atap dan interior bangunan. Dari hasil rancangan yang telah dihasilkan diharapkan dapat mengekspresikan kekayaan yang ada di lautan dan menjadikan rancangan sebagai pusat edukasi dan rekreasi yang ikonik
Konsep Perancangan Apartemen di Kota Banda Aceh dengan Pendekatan Arsitektur Tropis
Sabrina, Alya Rizki;
Haiqal, Muhammad;
Edytia, Muhammad Heru Arie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.27333
Banyak penduduk yang datang dari berbagai tempat melakukan urbanisasi ke Kota Banda Aceh dalam upaya mencari kesempatan baru untuk pekerjaan atau pendidikan yang lebih baik. Hal ini menjadi tantangan untuk menyediakan hunian yang sesuai dengan pendatang baru, di mana pilihan membeli rumah acapkali menjadi pilihan yang tidak realistis. Oleh karena itu, pembangunan hunian secara vertikal atau apartemen dapat menjadi solusi alternatif untuk menyediakan tempat hunian yang dapat disewakan dalam jangka waktu pendek. Perancangan apartemen ini dilakukan dengan memilih tapak yang sesuai dan strategis yang berlokasi di jalan Teuku Moh. Hasan. Perancangan apartemen ini memiliki tujuan untuk menciptakan lingkungan hunian yang terpadu dengan beberapa tipe kamar hunian seperti Tipe Studio, Tipe 2 Bedroom, hingga Tipe 3 Bedroom, serta dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung berupa kolam renang, jogging track, basketball court, tennis court, playground, hingga gym. Hunian apartemen ini juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para penggunanya dengan metode zonasi yang disesuaikan dengan site, metode perancangan dengan pendekatan arsitektur tropis, penyesuaian ruang dalam dan luar serta pemilihan struktur yang diperhitungkan sesuai kondisi lahan dan bentuk rancangan sehingga rancangan ini dapat membangun kota menjadi lebih maju dan berkembang melalui perwujudan hunian yang dapat membuat kehidupan penduduk lebih berkualitas.
Pendekatan Holistik Perancangan Graha Widya Widigda (Pendidikan Karakter Pancasila) Bagi Pelajar Tingkat Dasar Dikabupaten Malang
Ramadhayanti, Faddilla Lindra;
Santoso, Joko;
Bintarjo, Benny
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i4.24850
Karakter menjadi suatu hal dalam diri manusia yang dapat dirasakan lalu ditimbang sebagai tolak ukur kebaikan seorang manusia yang selanjutnya akan mendapatkan balasan sesuai dengan yang telah ditunjukan. Dengan isu tersebut maka perlu dibuatlah sebuah arena terutama untuk anak usia sekolah dasar sebagai sarana pembelajaran dasar dalam pengarahan anak kepada karakter baik yang berlandaskan nasionalisme sebagai siswa berkarakter Pancasila. Agar pembelajaran tersebut dapat berjalan maka dengan penelusuran secara mendetail mulai dari latar belakang hingga analisa ditemukanlah konsep bangunan yang tepat dengan mengusung pendekatan Holistik di dalamnya. Yang mana Arsitektur Holistik ini berbicara tentang spiritual, emosional,vital, dan material. Sedangkan konsep yang akan kami usung adalah Asrikan Pancasila tanpa menhilangkan cirikhas dari kota tersebut. Diharapkan para pengunjung dapat menerapkan dampak positif seusai kedatanganya dan dapat ditularkan kepada lingkunganya. Agar banyak generasi yang akan datang dapat menjadi individu yang lebih baik dari pendahulunya. Pendekatan holistic ini lah yang menjadi sumber terbentuknya konsep bangunan karena pada bangunan ini mengusung bentuk dan makna bangunan secara kental, mulai dari bentuk bangunan yang oval, memiliki ruang kosong pada bagian tengah sebagai pengaturan emosi hingga dibuatnya bangunan dengan lapisan berbentuk barrier antara ruang luar dan dalam untuk dapat membuat sebuah rute perjalanan antar ruang yang berlanjut hingga akhir tujuan. Hampir seluruh unsur pada pendekatan holistic Menurut Hozman, Oldrich kami masukkan pada bangunan utama yang letaknya berada di tengah sebagai center point dari seluruh area Graha Widya Widigda.
Penerapan Konsep Arsitektur Biofilik Pada Perancangan Asrama Mahasiswa USK di Kota Banda Aceh
Zulfikri, Zulfikri;
Djamaluddin, Masdar;
Muliadi, Muliadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i3.25096
Universitas Syiah Kuala menjadi salah satu kampus pilihan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Setiap tahunnya kampus akan mengadakan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk menyeleksi mahasiswa terpilih yang akan diterima melanjutkan pendidikan berdasarkan prodi pilihan mahasiswa tersebut. Selain itu, terdapat beasiswa khusus bagi mahasiswa baru yang kurang mampu yaitu beasiswa KIP-K. Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus di Universitas Syiah Kuala dengan beasiswa KIP-K memiliki kewajiban khusus untuk tinggal di asrama selama satu tahun. Mahasiswa KIP-K yang tinggal di asrama selama satu tahun memiliki kebutuhan tersendiri untuk menjalani kegiatan rutin di setiap hari. Namun, fasilitas yang tersedia pada asrama masih belum maksimal. Kondisi bangunan dan lingkungan juga belum maksimal dalam menghadirkan rasa sejuk dan nyaman. Perancangan ini menerapkan tema arsitektur biofilik dengan 14 prinsip desain khusus berdasarkan buku karya dari Terrapin Bright Green untuk menyelesaikan setiap masalah yang ada di dalam ruang lingkup asrama mahasiswa USK. Tema ini digunakan agar kesan asrama USK dan lingkungan dapat menyatu dan saling mendukung aktivitas yang dilakukan di dalam bangunan maupun diluar bangunan. Menghadirkan fasilitas pendukung berupa minimarket, apotek klinik, gedung serbaguna, laundry koin, fotocopy ATK, kantin, depot air isi ulang, dan taman agar mahasiswa dapat beraktifitas dengan maksimal dan nyaman.
Penerapan Tema Arsitektur Kontemporer pada Perancangan Rest Area Tol Sibanceh
Amir, Diva Kanasya;
Zahriah, Zahriah;
Irfandi, Irfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i1.27074
Jalan tol Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) merupakan pembangunan jalan tol pertama di Provinsi Aceh yang dibangun berdasarkan kebijakan Pemerintah Provinsi Aceh berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo. Di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 tentang tempat istirahat dan pelayanan pada jalan tol menjelaskan mengenai harus adanya tempat untuk beristirahat dan pelayanan pada jalan tol antarkota yang dapat memfasilitasi kepentingan pengguna jalan. Namun, pada jalan tol Sibanceh ini, belum terdapat rest area bagi pengguna jalannya. Berdasarkan latar belakang tersebut pembangunan rest area sangat perlu untuk dilakukan, tujuan dari perancangan rest area pada jalan tol ini adalah agar dapat digunakan sebagai tempat untuk beristirahat sejenak bagi pengguna jalan yang telah melakukan perjalanan, mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman dan mampu menyediakan fasilitas yang dapat mewadahi aktivitas pengunjung pada rest area. Metode perancangan yang dilakukan adalah dengan menganalisis tapak yang akan digunakan, mengidentifikasi pengguna dan kegiatan yang akan dilakukan pada bangunan, menganalisis studi sejenis, dan mengidentifikasi tema yang akan digunakan pada perancangan. Arsitektur kontemporer merupakan tema yang akan di terapkan pada rancangan. Arsitektur kontemporer merupakan salah satu arsitektur yang paling terbaru yang terwujud dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Penerapan tema pada rancangan diterapkan pada perancangan ruang yang terkesan terbuka, penggunaan fasad transparan, serta bentuk lanskap yang mengikuti pola bangunan.
Persepsi Pedestrian terhadap Kenyamanan Jalur Pejalan Kaki: Studi Kasus Pusat Kota Banda Aceh
Nanda, Qisthina;
Irwansyah, Mirza;
Yusuf, Myna Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i3.26740
Meningkatnya aktifitas mempengaruhi pergerakan pendukung yaitu jalur pejalan kaki yang dapat meningkatkan intensitas pergerakan di sebuah kota. Penyediaan jaringan pejalan kaki yang baik sangat penting untuk keberhasilan pergerakan perkotaan antara pejalan kaki dengan transportasi yang didukung dengan tersediannya jalur pedestrian di perkotaan namun kondisi eksisting jalur pedestrian di kawasan pusat kota hamper keseluruhan telah di salahfungsikan sebagai tempat berdagangan dan parkir liar kendaraan sehingga terganggu kenyamanan para pejalan kaki dan tidak berkenan untuk berjalan kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kenyamanan jalur pedestrian berdasarkan persepsi pedestrian menggunakan variabel sirkulasi, iklim dan cuaca, kebisingan, kebersihan, aroma atau bau-bauan, bentuk, keamanan dan keindahan. Metode yang dilakukan yaitu deskrptif kuantitatif dengan perbandingan presentase berdasarkan data dari hasil penyebaran kuesioner dengan alat ukur skala Likert. Hasil analisis menyatakan bahwa segmen 4 (jalan Pante pirak) memiliki penyediaan jalur pedestrian dengan keyamanan yang lebih baik dengan persepsi pedestrian terhadap sirkulasi berada pada segmen 4, terhadap iklim dan cuaca berada di segmen 2, kebisingan yang mengganggu berada di segmen 4, kebersihan berada pada segmen 4, aroma dan bau-bauan berada di segmen 4, terhadap bentuk yang aman berada di segmen 4, terhadap keamanan berada di segmen 3 serta terhadap keindahan jalur berada di segmen 4.
Penerapan Tema Arsitektur Kontemporer pada Perancangan Aceh Science Center
Alya, Sarah;
Qadri, Laila;
Munir, Abdul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i1.26605
Aceh saat ini mempunyai berbagai tempat rekreasi yang menarik, yaitu wisata alam, wisata religi dan wisata berbasis ilmu sejarah, seperti museum. Namun semakin berkembangnya tempat wisata, Aceh tidak mempunyai tempat rekreasi berbasis edukasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu dibutuhkannya tempat yang dapat menunjang pendidikan seperti halnya science center. Science center merupakan sebuah tempat edukasi dan sarana pendidikan yang mengenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sistem peragaan hands-on atau interaksi langsung. Pengunjung dapat langsung menggunakan alat peraga yang disediakan, dan memahami proses belajar dari berbagai display yang disediakan. Konsep edukasi dan rekreasi ini membuat pengunjung dari berbagai umur dapat menikmatinya. Perancangan Aceh Science Center dengan penerapan arsitektur kontemporer dapat menjadi solusi atas permasalahan diatas. Pemilihan konsep tema arsitektur kontemporer dalam perancangan ini sesuai dengan ilmu pengetahuan yang bersifat dinamis, tema ini memperlihatkan kualitas tertentu yang berkaitan dengan kemajuan teknologi pada saat ini dan kebebasan dalam mengekspresikan suatu gaya arsitektur menggunakan material sesuai tren masa kini dengan menyesuaikan karakternya, serta penggunaan teknologi pada alat peraga. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif analisis atau pemaparan kajian pustaka dari konsep dan tujuan objek perancangan, serta deskripsi hasil implementasi konsep kedalam perancangan.
Analisis Dampak Kebijakan Rencana Pola Ruang terhadap Nilai Walkability Berdasarkan Metode Frank
Naufal, Ghaffari;
Agussaini, Halis;
Aulia, Fahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 3 (2023): Volume 7, No.3, Agustus 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v7i3.24860
Walkability merupakan kemampuan lingkungan dan kawasan dalam mendukung aktivitas berjalan kaki dengan nyaman dan aman di lingkungan perkotaan. Kualitas walkability yang baik dapat meningkatkan mobilitas pejalan kaki, efisiensi biaya, dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Daya dukung kawasan terhadap aktivitas berjalan kaki ini dapat diukur melalui tingkat konektivitas kawasan, tingkat kepadatan penduduk, koefisien lantai bangunan komersial, dan tingkat keberagaman penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan rencana pola ruang terhadap walkability pada kawasan pengembangan pusat kota lama tepatnya pada Gampong Kampung Baru dan Gampong Peunayong yang ditinjau berdasarkan indikator penggunaan lahan. Metode yang digunakan merupakan analisis nilai entropi penggunaan lahan berdasarkan metode Frank dengan menggunakan data penggunaan lahan eksisting dan rencana pola ruang RDTR Kota Banda Aceh tahun 2021-2041. Hasil analisis menunjukkan terjadi penurunan tingkat keragaman penggunaan lahan dari kondisi eksisting sebesar 0,828 menjadi 0,777 pada kondisi perencanaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rencana pola ruang saat ini cenderung mengarah pada penggunaan lahan yang lebih terpusat dan homogen, yang dapat mengurangi variasi penggunaan lahan dan kemungkinan adanya tujuan dan fasilitas yang berdekatan. Hal ini berdampak negatif pada walkability kawasan. Untuk meningkatkan nilai walkability, rencana pola ruang pada lokasi penelitian perlu menerapkan strategi perencanaan yang mempertimbangkan diversitas hunian dan pengembangan sektor-sektor potensial dalam kawasan tertentu, serta menciptakan ruang publik yang terkoneksi dengan baik.
Identifikasi Perkembangan Struktur Polisentris Perkotaan Medan
Lathifah, Delia;
Aulia, Fahmi;
Agussaini, Halis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimap.v8i2.26210
Struktur ruang merupakan salah satu karakteristik perkotaan yang akan terus berkembang dan memberikan perubahan pada wilayah perkotaan. Dalam mengidentifikasi struktur ruang perkotaan, ada banyak metode yang dapat digunakan baik secara morfologi, dan fungsional. Perubahan penggunaan lahan di perkotaan disebabkan oleh banyak faktor seperti kegiatan ekonomi, aksesibilitas dan keadaan geografis. Berkembangnya sebuah perkotaan akan mempengaruhi pertumbuhan lahan secara masif di berbagai tempat dan memperlebar persebaran ruang komersial yang ada di perkotaan sehingga lambat laun akan menciptakan pusat-pusat perkotaan baru atau disebut dengan struktur pola polisentris perkotaan. Kota Medan merupakan kota ke-4 terbesar di Indonesia dan memiliki pertumbuhan ekonomi paling tinggi di seluruh Pulau Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola perkembangan struktur ruang pada Kota Medan dengan menggunakan analisis penggunaan lahan di Google Earth Engine dan analisis Kernel Density pada ArcGIS 10.8. Dari hasil analisis perubahan penggunaan lahan diketahui bahwa Kota Medan dari tahun 2017 ke tahun 2021 didominasi oleh area lahan terbangun seluas 19.084,70 Ha tahun 2017 dan 20.986,6 Ha tahun 2021. Data tutupan lahan area terbangun dan sebaran fasilitas umum menjadi input dalam analisis Kernel Density yang menghasilkan pola untuk identifikasi struktur polisentris. Didapati bahwa struktur ruang polisentris yang tersebar dan berkembang pada Kota Medan dari tahun 2017 ke tahun 2021 tergolong tinggi dan menyebar.