cover
Contact Name
Rival Rahman
Contact Email
rival@ung.ac.id
Phone
+6285256947971
Journal Mail Official
jlpt@ung.ac.id
Editorial Address
Departmen Agrotchnology, Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo province
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal lahan Pertanian Tropis
ISSN : -     EISSN : 29626609     DOI : https://doi.org/10.56722/jlpt.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT)-Journal of Tropical Agriculture Land (journal initial JLPT: e-ISSN 2962-6609) published by the Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo, in collaboration with Indonesian Soil Science Society (HITI), Regional Commisariat of Special Region of Gorontalo. This journal contains original research articles on aspects of: Soil physics, and soil conservation Soil chemistry, soil fertility, and plant nutrients Soil biology, soil biotechnology, soil reclamation and remediation Clay mineralogy, pedogenesis, and soil classification Edaphology, agroclimatology, and environment Soil surveys and land evaluation, land use planning Land degradation, agroforestry, and watershed management. This journal is published in one volume a year and each volume consists of two editions, namely the July and December editions. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 40 Documents
Prediksi Erosi Menggunakan Metode USLE (Universal Soil Loss Equation) Pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Tahir, Meisin A; Nurmi, Nurmi; Rahim, Yunnita .
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i1.33007

Abstract

Erosion is a condition that can cause damage to the surface of the land and harm humans and agricultural land, especially in oil palm plantations. The purpose of this study was to determine the predicted erosion value that occurs using the USLE method on oil palm plantations. This study was conducted in August and September 2020 at an oil palm plantation located in Sukamaju Village, Mootilango District, Gorontalo Regency. The method used in this study was a direct survey method in the field and soil sampling for analysis materials at the Soil Chemistry and Fertility Laboratory, Department of Soil Science, Faculty of Agriculture, Hasanudin University, Makassar. The results of field observations and laboratory analysis results were used to calculate the predicted erosion value on oil palm plantations using the USLE method. The results of the study showed that the amount of rain erosivity from the last 5 years (2016-2020 period) was 1615.98 joules/m2/mm, the soil erodibility value (K) was 0.29, the slope length and slope (LS) factor value was 1.09, the factor value (C) was 0.5 and the factor value (P) was 1.00 and without soil conservation measures, the predicted erosion value (A) was 255.17 tons/ha/year and was included in the heavy category.Keyword : Prediksi Erosi; USLE; Kelapa Sawit
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Ayam dan NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Bari, Arisma; Zakaria, Fauzan; Apriliani, Silvana
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i1.31782

Abstract

Tanaman Pakcoy yang dikonsumsi sebagai sayuran dapat ditingkatkan produksinya dengan pemupukan kombinasi pupuk kandang ayam dan NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi pupuk kandang ayam dan NPK akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) serta untuk mengetahui perlakuan terbaik antara kombinasi pupuk kandang ayam dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo dan di Laboratorium Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 faktor yang terdiri dari 7 taraf yaitu, P0 = kontrol, P1 = 25 ton/ha pupuk kandang ayam, P2 = 20 ton/ha pupuk kandang ayam + NPK 150 kg/ha, P3 = 15 ton/ha pupuk kandang ayam + NPK 300 kg/ha, P4 = 10 ton/ha pupuk kandang ayam + NPK 450 kg/ha, P5 = 5 ton/ha pupuk kandang ayam + NPK 600 kg/ha, P6 = NPK 750 kg/ha. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan tanaman, laju asimilasi bersih, dan berat segar tanaman. Data hasil observasi dianalisis dengan menggunakan analisis varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kandang ayam dan NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan tanaman, laju asimilasi bersih, dan berat segar tanaman. Kombinasi pupuk kandang ayam 10 ton/ha + NPK 450 kg/ha memiliki pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy.Kata Kunci : Pakcoy, Pupuk Kandang Ayam , NPK , Kombinasi
Pengaruh Berbagai Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata, L.) Palewai, Moh. Dewa; Jamin, Fitriah Suryani; Dude, Suyono
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i1.27262

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa-sisa tanaman yang mempunyai peran penting dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Pupuk organik dapat menggemburkan tanah, memacuh. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk serta jenis pupuk organik yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau Vigna radiata, L, Yang dilaksanakan di Kelurahan Libuo, Kecamatan dungigi, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo dilanjutkan analisis tanah dan pupuk di Laboratorium Ilmu Tanah Makassar Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu tanah (kontrol), tanah + pupuk kandang ayam (3:1), tanah + pupuk kandang sapi (3:1), tanah + pupuk kandang kuda (3:1), tanah + pupuk kandang kambing (3:1). Analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut dengan BNT (Beda Nyata Terkecil) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian pupuk organik tmemberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman pada umur 2 MST dan jumlah polong pertanaman pada panen kedua tidak memberikan pengaruh pada tinggi tanaman umur 4 MST, 5 MST, 6 MST Jumlah polong pertanaman pada panen 1, bobot kering biji pertanaman,dan bobot 100 biji. pupuk organik yang sesuai untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau adalah perlakuan dengan pemberian tanah + pupuk kendang sapi dengan kosentrasi 3:1 yang memberikanpengaruh terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah polong pertanaman.Kata Kunci: Kacang Hijau, Pupuk, Organik
Respon Pemberian Pupuk Anorganik dan Waktu Penyiangan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Nuki, Riska Pransiska; Musa, Nikmah; Zakaria, Fauzan
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i1.33021

Abstract

Mung bean plant is one of the most popular sources of plant-based protein as a daily food ingredient. In Indonesia, mung beans are one of the most important legume commodities after soybeans and peanuts. The objective of this research is to determine the effect of inorganic fertilizer dosage and weeding time, as well as the interaction between inorganic fertilizer and weeding time, on the growth and yield of mung bean plants. This research was conducted in Libungo Village, Suwawa Selatan Subdistrict, Bone Bolango Regency, and observations of destructive variables were carried out at the Agrotechnology Department Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. The factorial RBD design was used, consisting of two factors. The first factor was the application of inorganic fertilizer, with two levels (150 kg/ha and 300 kg/ha), and the second factor was weeding time, with three levels (no weeding, weeding at 7 and 14 days after sowing, and weeding at 7, 14, and 21 days after sowing). The results showed that the application of inorganic fertilizer, weeding time, and the interaction between inorganic fertilizer and weeding time did not have a significant effect on all parameters, including leaf area, leaf area index, plant growth rate, flowering percentage, pod number, weight of 100 seeds, and yield per plot.  Keywords: Mung Bean, Inorganic NPK Fertilizer, Weeding Time
Analisis Kadar Hara Makro (N, P, K), C-Organik Pada Lahan Sawah dan Tegalan di Desa Dutohe Kecamatan Kabila Gobel, Sitty Sofia; Nurmi, Nurmi; Ilahude, Zulzain
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i1.30034

Abstract

Unsur hara NPK merupakan unsur hara makro primer, yakni unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak selama siklus hidupnya. Kadar dari setiap unsur hara di dalam tanah dapat berubah akibat pengelolaan yang berbeda. Produksi tanaman padi dan jagung pada tahun 2021 sampai tahun 2022 yang dihasilkan terjadi penurunan yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hara makro (N, P, K), C-organik pada lahan sawah dan tegalan di Desa Dutohe Kecamatan Kabila. Penelitian dilaksanakan bulan April hingga bulan Juni 2024 di Desa Dutohe Kecamatan Kabila. Penelitian ini menggunakan metode survei Lapangan dan analisis laboratorium. Penentuan titik sampel dilakukan pada lahan sawah dan tegalan. Masing-masing lahan dilakukan pengambilan sampel secara diagonal lalu dikomposit untuk selanjutnya dianalisis di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan Nitrogen (N) pada lahan sawah sedang, lahan tegalan rendah kadar Fosfor (P) pada lahan sawah dan tegalan rendah, kadar Kalium (K) pada lahan sawah dan tegalan sangat rendah, kandungan C-Organik pada lahan sawah sedang, lahan tegalan rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara lahan sawah dan lahan tegalan dalam hal kadar hara makro dan C-Organik. Pada lahan sawah cenderung memiliki kadar nitrogen dan C-Organik yang lebih tinggi dibandingkan lahan tegalan, sementara kadar fosfor dan kalium di kedua jenis lahan tergolong rendah hingga sangat rendah.    Kata Kunci: Hara Makro,C-Organik, Sawah, Tegalan
Pemetaan Daerah Rawan Bencana Abrasi di Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Malawat, Nur Wahyuni; Nanlohy, Willem Dominggus; Polpoke, Rifyan Ruman
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i2.36220

Abstract

Abrasi pantai merupakan masalah penting yang mengancam kelangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir di Negeri Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab abrasi serta memetakan tingkat kerawanan abrasi di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda untuk menilai pengaruh dari delapan variabel utama, meliputi arus laut, gelombang, kemiringan pantai, kondisi geologi, jenis tanah, tipe pantai, kondisi vegetasi, dan aktivitas manusia. Untuk memetakan daerah rawan, digunakan analisis overlay dengan mempertimbangkan parameter spasial seperti tutupan vegetasi, material pantai, morfologi garis pantai, kepadatan pemukiman, kemiringan pantai, ketinggian gelombang, kecepatan arus, dan perubahan garis pantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa gelombang, kondisi vegetasi, dan aktivitas manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap abrasi pantai. Pemetaan kerawanan mengindikasikan bahwa area dengan tingkat kerawanan sedang mendominasi sebesar 79,58%, sementara area kerawanan tinggi dan rendah masing-masing 19,45% dan 0,97%. Temuan ini sangat berguna sebagai dasar dalam merancang strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak abrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam perencanaan pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan serta mitigasi risiko abrasi di wilayah tropis tersebut. Kata Kunci: Abrasi Pantai, Pemetaan ; Kerawanan, Overlay, Mitigasi Bencana
Perubahan Kadar Air dan Struktur Tanah Dengan Perlakuan Pupuk Organik Pada Pertanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Kadir, Nurdia; Nurmi, Nurmi; Azis, Muhammad Arief
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i2.35845

Abstract

Kadar air dan struktur tanah merupakan parameter sifat fisik tanah yang dapat berpengaruh oleh Pupuk organik, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman, kuhusunya tanman kacang  panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik kadang ayam dan kandang sapi terhadap kadar air dan struktur tanah pada pertanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tunggulo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorotalo, pada bulan Februari hingga April 2025. Penelitian ini dirancang berdasarkan  Rancangan Acak Kelompok (RAK). Parameter yang diamati meliputi kadar air(%) dan struktur tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk organik pupuk kandang ayam dan kandang sapi tidak memberikan pengaruh nyata pada kadar air tanah dan struktur tanah pada pertanaman kacang panjang. Kata Kunci: Dosis, Pupuk Organik, Kacang Panjnag, Kadar Air, Struktur
Penilaian Lahan Sawah Dalam Mencapai Kemandirian Pangan Di Desa Serese Kecamatan Masama Kabupaten Banggai Larau, Aadilah; Sariani, Sariani; Pakanyamong, Ambo Abd. Kadir; Ladonu, Moh. Ilham; Enteding, Trianto; Katili, Hidayat Arismunandar
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i2.35842

Abstract

Sektor pangan merupakan komponen vital dalam pertanian dan memainkan peran strategis dalam pengembangan regional. Untuk mencegah penurunan produksi dan memenuhi permintaan pangan, perlu dilakukan perluasan pertanian, termasuk pembukaan lahan sawah baru, meskipun terdapat tantangan yang dihadapi. Studi ini mengevaluasi lahan sawah baru untuk ketahanan pangan dengan mengoptimalkan produktivitas lahan menggunakan metode Kelas Kesesuaian Lahan (KKL), yang menilai potensi dan keterbatasan lahan berdasarkan persyaratan tanaman padi. Analisis lima sampel tanah dari Desa Serese menunjukkan bahwa dua lokasi bersifat cukup sesuai (S2), sementara tiga lokasi bersifat marginal (S3), terutama disebabkan oleh rendahnya saturasi basa dan kekurangan nutrisi fosfor dan kalium. Rekomendasi perbaikan meliputi pengelolaan irigasi dan drainase, pengapuran, serta pemupukan yang tepat untuk meningkatkan kesesuaian dan produktivitas lahan. Kata Kunci:  Lahan, Ketahanan Pangan, Sawah, Desa Serese
Pengaruh Pupuk Kandang Burung Puyuh Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ubi Jalar Aksesi ARF-14 pada Tanah Podsolik Merah Kuning Harahap, Rifiya Daffa Syafiyah; Zulfita, Dwi; Pramulya, Muhammad
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i2.35744

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) adalah tanaman palawija yang berperan penting sebagai komoditas pangan vital di Indonesia, berkontribusi secara strategis terhadap ketahanan pangan nasional. Penelitian ini menggunakan 60 stek ubi jalar dari aksesi ARF-14, tanah Podsolik Kuning Merah (PMK), kotoran puyuh, dan 60 polybag berukuran 50x50 cm. Bahan tambahan termasuk lem tikus, pestisida nabati yang berasal dari tembakau, pupuk NPK mutiara dengan komposisi 16-16-16, dan kapur dolomit dengan daya netralisasi 101,43%. Faktor-faktor yang diteliti dalam penelitian ini antara lain panjang sulur (cm), jumlah cabang, jumlah umbi per tanaman (buah), panjang umbi (cm), diameter umbi (cm), dan berat segar bagian udara tanaman (gram). Data penelitian dievaluasi dengan memanfaatkan hasil Uji Perbedaan Riil ANOVA, dilanjutkan dengan uji BNJ pada tingkat signifikansi 5% untuk memastikan perbedaan antar perlakuan tercapai. Hasil Uji Diferensial menunjukkan bahwa penerapan kotoran puyuh pada dosis yang berbeda secara signifikan mempengaruhi panjang sulur pada 2 MST dan 13 MST, berat segar tanaman atas, jumlah umbi per tanaman, berat umbi per tanaman, dan diameter umbi, sementara tidak memiliki efek signifikan pada jumlah cabang dan panjang umbi. Pemanfaatan kotoran puyuh berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan produktivitas ubi jalar di tanah Podsolik Merah Kuning. Hasilnya menunjukkan bahwa menambah dosis kotoran puyuh meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan aktivitas fisiologis tanaman, sehingga menyarankannya sebagai dosis ideal untuk meningkatkan hasil ubi jalar di lahan marjinal Kata Kunci : Pupuk Kandang, Burung Puyuh, Ubi Jalar, Aksesi arf-14, Podsolik Merah Kuning
Infiltrasi Konstan dan Bulk Density Tanah pada Berbagai Perlakuan Abu Sekam pada Pertanaman Kacang Tanah Nurmi, Nurmi,
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v4i2.33053

Abstract

Abu sekam merupakan bahan organik yang bisa diaplikasikan ke dalam tanah untuk memperbaiki infiltrasi air dan bobot isi tanah,  Infiltrasi dan bobot isi adalah sifat fisik tanah yang sangat penting dalam proses produksi tanaman.  Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji pengaruh pemberian abu sekam terkait perubahan infiltrasi konstan dan bobot isi tanah.  Penelitian ini merupakan percobaan lapangan yang menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan abu sekam yaitu: P0 = Kontrol, P1 = 5 ton ha-1, P2 = 10 ton ha-1, P3 = 15 ton ha-1, P4 = 20 ton ha-1.  Setiap perlakuan di ulang tiga kali sehingga di peroleh 15 petak-petak  percobaan di lapangan.  Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan abu sekam tidak berpengaruh nyata terhadap kapasitas Infiltrasi Konstan, akan tetapi berpengaruh nyata terhadap nilai BulK Density dan Porositas Tanah.  Perlakuan dengan dosis 20 ton ha-1 memberikan pengaruh terbaik terhadap penuruan tingkat kepadatan tanah yang ditunjukkan oleh nilai Bulk Density 1,142 g cm-3 dengan porositas tertinggi yang ditunjukkan nilai ruang pori total sebesar 56,92%.  Semakin rendah nilai Bulk Density maka Porositas Tanah semakin tinggi. Kata Kunci : Bulk Density, Infiltrasi,Kacang Tanah, Porositas

Page 4 of 4 | Total Record : 40