cover
Contact Name
Baskoro Harwindito
Contact Email
p3m@polteksahid.ac.id
Phone
+62816965433
Journal Mail Official
jurnaljstp@polteksahid.ac.id
Editorial Address
Jl. Kemiri Raya No.22, Pd. Cabe Udik, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15418
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Published by Politeknik Sahid
ISSN : 2541447X     EISSN : 25414488     DOI : https://doi.org/10.56743/jstp.v8i1
Jurnal Sains Terapan Pariwisata adalah jurnal nasional terlengkap untuk semua yang peduli dengan inovasi dan pengembangan aspek pariwisata serta isu pariwisata terkini, seperti Destinasi Wisata, Perhotelan, Gastronomy dan MICE. Jurnal ini berisi penelitian teoritis dan terapan, mendorong penelitian berdasarkan berbagai metode, termasuk pendekatan kualitatif, kuantitatif dan metode campuran.
Articles 280 Documents
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Dalam Berwirausaha Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Joey Kumala Tantra
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pengangguran di Indonesia masih belum menemukan jalan keluar. Hal ini terjadi karena kurangnya pekerjaan yang cukup lowongan untuk menyerap tenaga kerja. Solusi untuk masalah ini adalah dengan memperbanyak jumlah pengusaha. STP Sahid sebagai perguruan tinggi dengan jalur pendidikan kejuruan diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk peningkatan jumlah pengusaha, khususnya melalui penyediaankeahlian dan kewirausahaan kursus.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah delapan siswa (8) semester di Institut Pariwisata (STP) Sahid yang berjumlah 70 orang. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner (kuantitatif) untuk melakukan metode regresi. Tujuan dari metode regresi ini untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Regresi linier sederhana untuk melihat efek satu per satu variabel independen terhadap variabel dependen. Regresi linier berganda untuk melihat pengaruh keseluruhan variabel independen terhadap variabel dependen. Dalam penelitian ini memiliki tiga (3) variabel independen, yaitu kebebasan kerja, toleransi risiko dan tujuan pribadi; sedangkan untuk variabel dependen adalah motivasi untuk menjadi pengusaha. Hasil ini menunjukkan bahwa efek dari kebebasan variabel dalam bekerja menuju motivasi untuk menjadi pengusaha dengan t hitung 1,248 dengan (sig.0,216> 0050), yang berarti memiliki pengaruh positif dan kurang signifikan; sedangkan untuk toleransi risiko dengan t hitung 6,583 dan pribadi tujuan dengan t hitung 8,283 dengan nilai signifikan yang sama (sig. 0,000 <0,050) yang berarti memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi untuk menjadi pengusaha. Hasil tes secara keseluruhan kebebasan variabel dalam kerja, toleransi risiko dan tujuan pribadi dengan F hitung 29,034 (sig. 0,000 <0,050) memiliki dampak positif dan signifikan terhadap motivasi variabel untuk menjadi pengusaha.
Komersialisasi Unsur Budaya Kedaton Sultan dan Masjid Sultan Di Ternate, Maluku Utara Kadek Wiweka; Fajriliani Nurul Utami
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komersialisasi merupakan proses menjadikan objek, produk atau barang tertentu menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai ekonomi. Manfaat dari komersisialisasi adalah untuk mendatangkan keuntungan bagi suatu objek wisata. Unsur-unsur budaya di Kedaton Sultan dan Masjid Sultan memiliki peluang untuk dikomersialisasikan sebagai produk wisata dan usaha untuk melestarikan kebudayaan lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dan mengumpulkan data dengan cara wawancara, dokumentasi, observasi, dan untuk melengkapi data yang ada maka peneliti menggunakan kuesioner. Maka dari pada itu penulis menggunakan Skema 5A untuk menentukan suatu daerah tujuan wisata antara lain : Akses (Kemudahan untuk dikunjungi dan memiliki jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan lokasi wisata yang layak, aman, nyaman, dan dapat dijangkau), Akomodasi (Kemudahan mendapatkan / ada tempat penginapan yang layak bersih dan ramah), Atraksi (Adanya atraksi atau objek wisata yang dikelola oleh pemerintah/masyarakat setempat yang layak serta aman untuk dikunjungi wisatawan), Aktivitas (Adanya aktivitas yang layak dilakukan wisatawan dengan aman, dan dapat dipantau keselamatannya), Amenitis (Tersedianya fasilitas-fasilitas yang diperlukan oleh wisatawan).Untuk menganalisis data penulis menggunakan analisis SWOT. SWOT adalah singkatan dari lingkungan internal Strenghts dan Weaknessesn serta lingkungan eksternal Opportunities dan Threats yang dihadapi dunia bisnis. Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal Peluang (opportunities) dan Ancama (threats) dengan faktor internal kekuatan (strengths), dan kelemahan (weaknesses).Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka kesimpulannya adalah Unsur Budaya yang terdapat di Kedaton Sultan dan Masjid Sultan dapat dijadikan sebagai objek wisata dengan menggunakan unsur 5A yaitu Aksesbilitas, Akomodasi, Atraksi, Aktifitas, dan Amenitis, untuk dapat menarik wisatawan yang ingin berkunjung ke Kedaton Sultan dan Masjid Sultan Ternate dan Bentuk Komersialisasi yang dimiliki oleh Kedaton Sultan dan Masjid Sultan yaitu mengandung nilai-nilai budaya dan sejarah sehingga mampu mendorong wisatawan untuk berkunjung ke tempat tersebut.
Pengaruh Brand Image Terhadap Penjualan Kamar Pada Hotel Aryaduta Jakarta Linda Puspitasari
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BrandIimage dan Penjualan Kamar. Penelitian dilakukan di Hotel Aryaduta Jakarta, dengan populasi 134 dan ukuran sampel 100 responden yang ditentukan dengan menggunakan metode Simple Random Sampling. Variabel bebas yang diteliti, yaitu Brand Image, sedangkan variabel terikat adalah Penjualan Kamar.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan uji regresi. Teknik kuesioner sebagai instrumen utama, dan uji hipotesis sebelumnya melakukan beberapa analisis persyaratan pengujian, yaitu uji asumsi klasik. Hasil penelitian ditujukan bahwa: Brand Image berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penjualan Kamar. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa semakin baik Brand Image yang dimiliki maka semakin tinggi Penjualan Kamar begitu pula sebaliknya.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Konsumen Di Bisnis Center Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta Rita Ritasari; Lingga Hadi Juliantoro
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explain about the service quality variables have a significant effect on customer loyalty business center Grand Sahid Jaya Hotel in Jakarta as well as to determine the effect of independent variables partially on consumer loyalty business center Grand Sahid Jaya Hotel in Jakarta. The sample in this study using simple random sampling technique that is by sampling carried out randomly without notice from strata in the population in 1007 consumers with a method of data collection using interviews and kuesioner. This research is a case study with the use of quantitative descriptive analysis method. The sample used as many as 91 respondents from all population.Processing data using SPSS statistical tools with linear regression analysis model is simple. The results indicate that the effect of service quality variable significant and positive impact on customer loyalty, the higher the quality of services provided to consumers, the higher the resulting consumer loyalty. And the value of coefficient of determination (R Square) was 0,339 or 33.9%, indicating that consumer loyalty is contributed dependent variable and the independent variables are influenced by the quality of service, while the remaining 66.1% is explained by other variables outside variables tested.
Variasi Bentuk Dan Kemasan Produk Olahan Cokelat Sebagai Daya Tarik Konsumen Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Desi Erviana; Zayyini Nahdlah
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan penilaian konsumen terhadap Variasi Bentuk dan Kemasan Produk Olahan Cokelat. Bahan dan alat dalam penelitian ini menggunakan bahan berkualitas serta alat yang canggih sesuai teknologi saat ini. Pengujian terhadap variasi bentuk dan kemasan cokelat mengunakan uji kesukaan. Pengujian statistik menggunakan one way ANNOVA (α=5%) dan LSD. Hasil analisis Tingkat kesukaan panelis sebesar 98% dengan nilai rata-rata mean 4,75 menyatakan sangat suka dengan produk cokelat dizzul yaitu bentuk cokelat kelopak bunga mawar dan hasil analisis tingkat kesukan panelis sebesar 97% dengan nilai rata-rata mean 4,80 pada kemasan cokelat box. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dan kemasan unik, dapat menarik konsumen untuk membelinya. Dihasilkan sesuai dengan nilai sensoris pembeda masing-masing bentuk, kemasan, dan jenisnya mempengaruhi daya beli konsumen sebesar 85%. Berdasarkan sample, maka dengan ini disimpulkan keputusan pembelian konsumen sangat dipengaruhi pula oleh kemasan dengan beberapa model dan jenisnya.
Strategi Pengembangan Wisata Edukasi Kandank Jurank Doank, Ciputat- Tangerang Selatan Abubakar Isnaeni; Ramon Hurdawati
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is one of service industry and services activities, which is the best way to raise foreign exchange in non-migas sector. By getting developed, tourism in Indonesia definitely makes another industry sector to be developed. Kandank Jurank Doank is a tourist attraction which is located in South Tangerang. It has a study tour concept that is being the society’s choice for going to there because the location is also close enough to the center of Jakarta. This research is a descriptive research with qualitative data as a support. The technique of data collection acquired from observation, questionnaire interview, and documentation study. The informant of this research is the staff of Kandank Jurank Doank to get an accurate data either internal or external factors. The Analysis of Internal and External Factor is determined by the staff of Kandank Jurank Doank through questionnaire technique and the next step is calculation of Internal and External Factors, relative amounts. After calculating Internal and External Factors, relative amounts, it's continued with Matrix EFE and Matrix IFE to determine EFE and IFE’s total score which will be used for measurement of Matrix I-E, the last one is Matrix SWOT to determine the strategies of tourist attraction Kandank Jurank Doank’s development. Any strategic development that can be obtained from MATRIX SWOT is, Developing companys will and keep holding the available tourist concept. Optimalizing Management Information System by doing education activity in Kandang Jurang Doank. Improving service and human resources in safety and comfort sector in order to achieve customer alternative activity by using available facility and ground, Increasing good relation between goverment, civillians, and also tourist, Utilizing social media usage to maximise promotion activity of Kandank Jurang Doank and also make relations with investor to help the devlopment of Kandang Jurang Doank.
Pengaruh Brand Image Terhadap Motivasi Berkunjung Tamu Di Sushi Tei Restaurant Pondok Indah Mall Jakarta Suci Sandi Wachyuni; Wino Tandriano
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food and beverage are the primary survival needs for human being. Currently, restaurant business has increased drastically compare to the years before. Thus, there is much similar types of restaurants have opened. In order to differentiate their product, it is very important for restaurant to build a positive brand image. Positive brand image can motivate people to visit Sushi Tei Restaurant. The data is gathered through questionnaires, in order to answer the problem. The validity test and reability test then can be conducted after all the data is gathered. The Classical Assumption Test to determine the valuation of the regression is an unblased collinear estimator, which include Normality Test, Multicollinearity Test, Heteroskidastity Test, and Autocorrelation Test. Method of data analysis used are Pearson correlation, Coefficient Determination, Regression and Hypothesis testing. In this thesis, the writer used SPSS ver.20.0, 2015 to process data. Based on the calculation of SPSS ver.20.0, the data is valid, legitimate, and the reliability is in accordance with the provisions of Cronbach Alpha, Classical Assumption Test showed normal data, no Multicollinear, no Heterokidastity and no Autocorrelation. The analysis of correlation coefficients shows that the data obtained for 0,2745 is considered sufficient or moderate, and the coefficient of determination show 7,5% while of 92,5% is due to other factors. In regression testing if the brand image variable increases 0,330 will affect motivation visit variable 34,806. The result of hypothesis testing and T test show that value t is greater than t table (3,584 > 1,975) and the value of sig is 0,00 < 0,05 It can be conclude that Ho is refused and Ha is accepted, which means that there is significant relationship between brand image and the motivation visit Sushi Tei Restaurant.
Analisis Strategi Bisnis Usaha Kuliner Nasi FX Setiyo Wibowo
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Bisnis adalah perusahaan yang ingin tetap tumbuh dan bertahan dalam situasi persaingan dunia global yang semakin besar sepaerti saat ini. Perusahaan menggunakan strategi bisnis untuk menggaris bawahi langkah pokok yang akan direncanakan dalam upaya mencapai tujuan. Nasi ulam adalah salah satu makanan tradisional nusantara yang berasal dari daerah Betawi. Makanan ini mempunya daya tarik yang khas terhadap para penggemar kuliner, karena makanan ini dicampur dengan bumbu rempah yang dikombinasikan dengan kuah dan berbagai macam lauk. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui strategi bisnis yang harus dipersiapkan dari aspek pemasaran untuk membuka usaha kuliner nasi ulam secara sederhana dan 2) kendala apa saja yang ditemukan di lapangan dan bagaimana pemecahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan unit analisisnya adalah usaha kuliner Nasi Ulam milik Ibu Sugewati yang berlokasi di belakang pasar Duta Mas Jakarta Utara. Adapun informan yang dijadikan narasumber dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang yang terdiri dari pemilik dan pelaku usaha. Sedangkan responden yang digunakan adalah sebanyak 20 orang yang terdiri dari para pembeli. Dengan menggunakan SWOT Analysis sebagai metode analisisnya, maka diperoleh kesimpulan yaitu : usaha nasi ulam sangat menjanjikan karena peminatnya dari berbagai macam pecinta kuliner tradisional yang memiliki gaya hidup di luar lingkungan yang menjadi trend namun itu semua harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai serta harga yang tetap terjangkau agar pelanggan setia tidak berpindah ke tempat makan lain dan akhirnya konsumen puas dan produsen pun senang.
Penerapan Sapta Pesona Di Pantai Arta Indah Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Ira Meirina; Pasaribu; Dania Fitri
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari pengamatan peneliti sewaktu melakukan survey dan observasi di Objek Wisata Pantai Arta Indah. Peneliti menemukan masalah diantaranya yaitu adanya pungutan liar yang dilakukan warga setempat, belum tersedianya life guard di lokasi Pantai Arta indah, belum tersedianya peralatan keselamatan seperti kapal, pelampung, dan oksigen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sapta pesona di Pantai Arta Indah Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman yang meliputi 6 indikator yaitu: keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, keramah-tamahan, dan kenangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed methode). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket) yang melibatkan informan dan responden di dalamnya, yaitu: Kepala Seksi Pengembangan Sarana Dan Prasarana Pariwisata Kabupaten Padang Pariaman (1 orang), Pengelola objek wisata (3 orang), serta pengunjung objek wisata (100 orang) dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa hal yang berkaitan dengan penerapan sapta pesona di Objek Wisata Pantai Arta Indah yaitu: (1) Keamanan di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: belum tersedianya petugas keamanan intern (SATPAM), penempatan petugas keamanan dilakukan secara tidak mencolok, fasilitas toilet umum dan sebagian tempat duduk gazebo tidak dapat digunakan dengan aman, belum tersedia life guard (petugas keselamatan), (2) Ketertiban di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: tempat parkir tidak luas jika kendaraan wisatawan ramai dapat menyebabkan parkir tidak tertib, petugas dan pengelola belum memberikan informasi dan segala aturan bagi wisatawan, penempatan papan iklan luar ruangan belum tertata dengan rapi, (3) Kebersihan di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: penampilan petugas dan pengelola yang bersih, kawasan objek wisata belum terjaga kebersihannya dengan baik, tidak tersedia tempat sampah,belum terjaganya kebersihan fasilitas toilet umum dan gazebo, (4) Keindahan di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: pemandangan alam yang indah dan warung pedagang sudah tertata dengan baik, (5) Keramah-tamahan di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: tidak semua petugas, pengelola, dan pedagang melayani wisatawan dengan ramah, (6) Kenangan di Objek Wisata Pantai Arta Indah seperti: adanya satu atraksi budaya khas Pariaman yaitu tari persembahan di tampilkan sekali dalam setahun (hari raya idul fitri), belum tersedianya toko souvenir, dan tempat khusus berfoto. Hal ini dapat dilihat bahwa penerapan sapta pesona di Pantai Pantai Arta Indah perlu ditingkatkan, dengan cara menciptakan kondisi atau suasana yang menunjang perwujudan sapta pesona seperti keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, keramah-tamahan, dan kenangan.
Analisa Ability To Pay (ATP) Dan Willingness To Pay (WTP) Pengunjung Di Monumen Nasional Jakarta Nicko Gana Saputra; Asep Parantika
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monumen Nasional Jakarta yang lebih dikenal dengan nama Tugu Monas merupakan salah satu dari monument peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penajajah Belanda. Jumlah kunjungan sebanyak 274.286 wisatawan pada tahun 2016 atau naik 13,4% dari tahun 2015. Namun seiring berkembangnya objek wisata di Jakarta, menyebabkan semakin banyak alternatif pilihan berwisata, sehingga Monumen Nasional Jakarta harus memperbanyak jumlah pengunjung dengan kondisi fasilitas dan kualitas pelayanan yang masih kurang baik. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di lingkungan objek wisata, maka Monumen Nasional Jakarta perlu menetapkan harga tiket masuk dengan mengetahui kemampuan membayar (Ability To Pay) dan kemauan membayar (Willingness To Pay) pengunjung demi pelayanan jasa dan keamanan yang diberikan. Metode pengumpulan data dengan melakukan observasi dan penyebaran kuesioner kepada pengunjung lokal. Pengukuran Ability To Pay menggunakan metode household budget dan Willingness To Pay menggunakan metode state preference. Hasil penelitian yaitu estimasi nilai rata – rata ATP sebesar Rp. 73.750 dan nilai rata – rata WTP sebesar Rp. 17.620, dengan 85% responden bersedia membayar lebih untuk peningkatan keamanan.

Page 2 of 28 | Total Record : 280


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 9 No. 3 (2024): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 7 No. 3 (2022): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 6 No. 3 (2021): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 5 No. 3 (2020): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 3 No. 3 (2018): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 3 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Sains Terapan Pariwisata More Issue