Central Publisher
Central Publisher, merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Cv. Central Bisnis Manajemen, merupakan sebuah jurnal ilmiah yang menyediakan akses terbuka kepada pembaca. Jurnal ini terbit secara bulanan, mencakup berbagai disiplin ilmu, mempromosikan dialog interdisipliner dan memperkaya pengetahuan kita. Fokus jurnal ini terbentang pada sektor humaniora dan ilmu sosial, politik kontemporer, pendidikan, agama dan filsafat, ekonomi, teknik, kesehatan, kedokteran, serta seni dan desain media. Artikel yang dipublikasikan di dalamnya mencakup penelitian asli, kajian kritis, dan analisis komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini, juga resensi buku ilmiah. Jurnal ini berdedikasi untuk menyajikan pengetahuan dan penelitian berbasis bukti yang valid, dengan frekuensi penerbitan setiap bulan, sehingga memberikan informasi dan wawasan yang kontinu kepada pembaca. Seluruh artikel dalam Central Publisher ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, memudahkan peneliti dan pembaca lokal untuk berpartisipasi dan memanfaatkan informasi yang disediakan. Dengan demikian, Jurnal Central Publisher menjadi platform yang penting untuk penyebaran dan pertukaran pengetahuan akademik di Indonesia.
Articles
434 Documents
ANTROPOLOGI AGAMA DAN TEOLOGI AGAMA: MENELUSURI KETERKAITAN PERSPEKTIF MANUSIA DAN KEILAHIAN DALAM KONTEKS KEAGAMAAN
Muhammad Aldi;
Retisfa Khairanis
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.342
Latar Belakang : Artikel ini berlatar belakang untuk mengkaji keterkaitan antara antropologi agama dan teologi agama dalam memahami dimensi manusia dan keilahian dalam konteks keagamaan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana kedua disiplin ilmu tersebut berinteraksi dalam membentuk persepsi terhadap keyakinan dan praktik agama, serta bagaimana pandangan tentang manusia dan Tuhan saling memengaruhi dalam kehidupan keagamaan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk mengkaji karya-karya ilmiah yang relevan dalam bidang antropologi agama dan teologi agama. Metode analisis komparatif digunakan untuk mengeksplorasi hubungan antara pemahaman antropologis tentang manusia dan pandangan teologis tentang Tuhan, serta untuk menilai bagaimana kedua perspektif tersebut saling memperkaya satu sama lain dalam konteks berbagai tradisi keagamaan. Hasil dan Pembahasan : Penelitian ini menemukan bahwa antropologi agama memberikan wawasan yang mendalam tentang praktik keagamaan manusia, sementara teologi agama memberikan penjelasan tentang sifat dan peran Tuhan dalam agama-agama tersebut. Kedua bidang ini saling melengkapi, dengan antropologi agama menyajikan konteks sosial dan budaya di mana teologi berkembang, sementara teologi agama memberikan makna transenden terhadap pengalaman keagamaan manusia. Kesimpulan : Artikel ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih holistik tentang hubungan antara manusia dan Tuhan dalam tradisi agama. Dengan mengintegrasikan perspektif antropologi dan teologi, penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan pendekatan interdisipliner dalam studi agama yang lebih kaya dan kontekstual. Implikasinya, studi ini dapat memperkuat dialog antara disiplin ilmu sosial dan keagamaan, serta membantu dalam memahami dinamika kehidupan keagamaan yang lebih kompleks dalam masyarakat multicultural
INTERAKSI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PROFESI GURU: MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG MENARIK DAN INTERAKTIF
Retisfa Khairanis;
Muhammad Aldi
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.343
Latar Belakang : Di era digital seperti sekarang ini, tantangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan interaksi di dalam kelas menjadi semakin kompleks, terutama bagi para guru yang harus beradaptasi dengan teknologi baru. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana interaksi pembelajaran berbasis teknologi dapat berkontribusi pada pengembangan profesional guru dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari guru-guru di berbagai jenjang pendidikan yang terlibat dalam pelatihan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari hasil wawancara. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar guru melalui kolaborasi dan pertukaran ide. Selain itu, penggunaan perangkat teknologi seperti aplikasi pembelajaran dan platform online terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis. Kesimpulan : Penelitian ini mencakup rekomendasi bahwa perlunya pelatihan berkelanjutan bagi para guru dalam penggunaan teknologi serta integrasi metode pembelajaran berbasis teknologi ke dalam kurikulum untuk mendukung pengembangan keprofesian berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan strategi pendidikan yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
SHARING KNOWLEDGE: SOSIALISASI PROGRAM REINTEGRASI SOSIAL DI DESA PLIKEN, KECAMATAN KEMBARAN, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH
Maharani Cahyaning Utami
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.344
Latar Belakang : Reintegrasi sosial bagi narapidana merupakan langkah penting dalam sistem pemasyarakatan untuk memastikan mereka dapat diterima kembali oleh masyarakat dan tidak kembali melakukan tindak pidana. Tujuan : Program sosialisasi yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banjarnegara bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya reintegrasi sosial dan memberikan pemahaman kepada narapidana tentang aturan serta norma yang berlaku. Metode : Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi inisiasi sosial, pengorganisasian sosial, asesmen sosial, serta perencanaan dan implementasi intervensi sosial. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui diskusi hukum, pemaparan materi, serta pengenalan terhadap fungsi dan peran Rumah Tahanan Negara. Evaluasi program dilakukan untuk mengukur efektivitas program dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan kesiapan narapidana untuk berintegrasi kembali ke lingkungan sosialnya. Hasil dan Pembahasan : Hasil dari program ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pengarahan yang diberikan dapat meningkatkan hubungan komunikasi antara tahanan dan masyarakat. Selain itu, adanya pemahaman mengenai pentingnya aturan di dalam Rutan mendorong narapidana untuk lebih menghargai norma yang ada, sehingga mereka dapat menjalani masa pidana dengan lebih baik dan memiliki kesiapan dalam menghadapi kehidupan setelah bebas. Kesimpulan : Program ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam Rumah Tahanan serta mengurangi stigma negatif masyarakat terhadap mantan narapidana.
EPISTEMOLOGI FILSAFAT ILMU: METODE ILMIAH DAN NON-ILMIAH DALAM PENELITIAN
Retisfa Khairanis;
Muhammad Aldi
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.345
Latar Belakang : Penelitian ini membahas epistemologi filsafat ilmu dengan fokus pada metode ilmiah dan non-ilmiah, termasuk positivisme, post-positivisme, dan konstruktivisme. Pemahaman berbagai pendekatan epistemologis sangat penting dalam konteks penelitian untuk menghasilkan pengetahuan yang valid dan relevan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perbandingan antara metode ilmiah dan non-ilmiah serta implikasinya terhadap metodologi penelitian. Metode : Metode yang digunakan adalah kajian literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber akademis yang relevan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang topik ini. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ilmiah, yang didasarkan pada positivisme, menekankan pengamatan objektif dan pengujian hipotesis, sementara post-positivisme mengakui kompleksitas realitas dan pentingnya konteks dalam memahami fenomena. Konstruktivisme menyoroti bahwa pengetahuan dibangun melalui interaksi sosial dan pengalaman individu. Integrasi antara metode ilmiah dan non-ilmiah dapat memperkaya pemahaman kita tentang realitas serta meningkatkan kualitas penelitian di berbagai disiplin ilmu. Kesimpulan : Pemahaman mendalam tentang berbagai pendekatan epistemologis memungkinkan peneliti untuk memilih metode yang paling tepat dalam menjawab pertanyaan penelitian, sehingga menghasilkan pengetahuan yang lebih komprehensif dan dapat diterapkan.
MENGATASI STRES NARAPIDANA PIDANA SEUMUR HIDUP: EFEKTIVITAS PSIKOTERAPI DALAM PEMBINAAN NARAPIDANA DI LAPAS KELAS I CIREBON
Ade Awliya Rahman
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.346
Latar Belakang : Sistem Pemasyarakatan di Indonesia bertujuan meningkatkan kualitas kepribadian narapidana melalui pembinaan kepribadian, termasuk di dalamnya pembinaan psikoterapi sebagai suatu bentuk pendekatan untuk menangani stres yang dialami narapidana. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program psikoterapi di Lapas Kelas I Cirebon dalam menekan tingkat stres narapidana dengan vonis seumur hidup. Metode : Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam proses intervensi psikoterapi dan dampaknya. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa program psikoterapi memberikan dampak positif yang signifikan. Narapidana melaporkan pengurangan stres, peningkatan kemampuan mengelola emosi, serta pemulihan motivasi hidup. Selain itu, psikoterapi membantu narapidana menjadi lebih disiplin dan produktif dalam menjalani kehidupan di dalam lapas. Program ini juga membangun rasa kepercayaan diri dan memberikan dukungan emosional yang diperlukan untuk menghadapi isolasi sosial dan tekanan psikologis. Namun, pelaksanaan program menghadapi tantangan, seperti rendahnya partisipasi narapidana akibat ketakutan atau stigma terhadap psikoterapi, serta keterbatasan sumber daya pelaksana. Kesimpulan : Psikoterapi terbukti efektif sebagai intervensi psikologis berbasis ilmiah yang mampu memberikan solusi strategis untuk menangani masalah stres pada narapidana, terutama mereka dengan vonis seumur hidup.
INTERPRETASI MAKNA HADITS-HADITS KESEHATAN MENTAL DALAM MENGATASI STRES DAN KECEMASAN: PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
Retisfa Khairanis;
Muhammad Aldi
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.347
Latar Belakang : Stres dan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang umum dihadapi masyarakat modern. Dalam Islam, hadis-hadis Nabi Muhammad SAW seringkali memberikan panduan untuk mengatasi masalah ini. Namun, interpretasi makna hadis-hadis tersebut dalam konteks psikologi Islam masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna hadis-hadis kesehatan mental dalam mengatasi stres dan kecemasan dari perspektif psikologi Islam. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap hadis-hadis yang relevan. Data dikumpulkan dari sumber-sumber hadis yang terpercaya dan dianalisis untuk menemukan tema-tema yang terkait dengan kesehatan mental. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang kesehatan mental menekankan pentingnya iman, doa, dan amal shaleh dalam mengatasi stres dan kecemasan. Tema-tema seperti sabar, syukur, dan tawakkal ditemukan sebagai strategi efektif dalam menghadapi tekanan mental. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa hadis-hadis kesehatan mental dapat menjadi sumber inspirasi penting dalam psikologi Islam untuk mengatasi stres dan kecemasan. Temuan ini dapat membantu mengembangkan strategi terapi yang lebih holistik dan berbasis nilai-nilai Islam.
KAJIAN FONETIK AKUSTIK DIALEK ARAB DI LINGKUNGAN URBAN DAN PEDESAAN
Retisfa Khairanis;
Muhammad Aldi
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.348
Latar Belakang : Penelitian ini didasari oleh minimnya kajian sistematis yang membandingkan variasi fonetik akustik dialek Arab di kedua lingkungan tersebut, padahal perbedaan sosio-ekonomi dan budaya dapat memengaruhi pola ujaran. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur mengenai fonetik akustik dialek Arab yang dituturkan di lingkungan urban dan pedesaan. Metode : Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan menganalisis artikel jurnal, buku, dan sumber relevan lainnya yang terbit dalam rentang waktu tertentu. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam realisasi fonem, durasi, intensitas, dan pola intonasi antara dialek urban dan pedesaan. Perbedaan ini disebabkan oleh faktor seperti urbanisasi, migrasi, kontak bahasa, dan konservatisme linguistik. Pembahasan mendalam terkait faktor-faktor tersebut menghasilkan pemahaman yang lebih kaya mengenai dinamika variasi bahasa Arab. Kesimpulan : Kesimpulan dari kajian ini adalah perlunya penelitian lebih lanjut yang melibatkan data empiris untuk menguji hipotesis yang dihasilkan dari literatur. Penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan konteks sosio-kultural dalam studi dialek Arab serta implikasinya terhadap pengajaran bahasa dan pelestarian warisan budaya.
KEBEBASAN DAN KEADILAN MENGGALI PEMIKIRAN ETIS JOHN STUART MILL DI TENGAH TANTANGAN KONTEMPORER
Muhammad Aldi;
Retisfa Khairanis
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.349
Latar Belakang : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep kebebasan dan keadilan dalam masyarakat kontemporer, terutama di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pemikiran etis John Stuart Mill tentang utilitarianisme dan kebebasan individu dapat membantu menyelesaikan tantangan kebebasan dan keadilan di era modern. Metode : Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis karya-karya Mill, terutama "On Liberty" dan konsep utilitarianisme. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Mill tentang kebebasan individu dan prinsip merugikan orang lain tetap relevan dalam menyeimbangkan kebebasan dengan kepentingan masyarakat. Pembahasan juga menekankan pentingnya memahami keadilan sebagai kesetaraan dan distribusi kebebasan dasar secara adil. Kesimpulan : Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran John Stuart Mill tentang kebebasan dan keadilan tetap menjadi inspirasi bagi pengembangan hak asasi manusia dan penyelesaian isu-isu kontemporer, membantu masyarakat modern dalam mengatasi tantangan kebebasan dan keadilan di tengah kemajuan teknologi dan globalisasi.
ANALISIS MASKULINITAS DAN NILAI MORAL DALAM CERPEN LAKI-LAKI SENGSARA KARYA IMAN SUWONGSO
Andika Setya Pradana;
Fahmi Azi Firnanda;
Cintya Nurika Irma
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.350
Latar Belakang : Maskulinitas adalah konsep yang mencerminkan peran sosial dan perilaku laki-laki yang berkembang sesuai budaya. Dalam cerpen Laki-laki Sengsara karya Iman Suwongso, maskulinitas digambarkan melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengkaji tentang peran maskulinitas pada cerpen yang berjudul Laki-Laki sengsara karya Iman Suwongso. Metode : Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini berasal dari cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik catat. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan tentang maskulinitas pada tokoh laki-laki berkulit hitam yang hidup di antara ladang dan bilik gelap rumahnya dapat ditemukan antaranya (1) fisik laki-laki yang kuat, (2) fungsional laki-laki bekerja keras hanya untuk diri sendiri, (3) agresif memiliki pengekangan emosi terhadap istrinya, (4) emosional saat melihat anaknya tidak sempurna, (5) intelektual laki-laki kulit hitam hanya memikirkan tanah yang telah diraihnya, (6) interpersonal memiliki kepribadian mandiri, (7) karakter seorang laki-laki kulit hitam egois dan ambisius. Kesimpulan : Cerpen Laki-Laki Sengsara karya Iman Suwongso menggambarkan maskulinitas melalui tokoh laki-laki pekerja keras yang hidup dalam keterbatasan dengan tujuh aspek utama. Keinginannya memiliki anak laki-laki normal untuk membantu di ladang mencerminkan peran maskulin yang diwariskan turun-temurun.
DIMENSI SPRITUAL DAN SOSIAL DALAM IBADAH RAMADHAN: KAJIAN TEOLOGIS DAN SOSIOLOGIS
Nurwinda Setyaningsih;
Irma Nur Cantika
Journal Central Publisher Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60145/jcp.v2i2.351
Latar Belakang : Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat Islam yang memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat. Secara teologis, Ramadhan menjadi sarana peningkatan ketakwaan melalui ibadah puasa dan amal ibadah lainnya. Sementara itu, dari perspektif sosiologis, bulan ini memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai aktivitas sosial seperti zakat, sedekah, dan berbagi kepada sesama. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ibadah Ramadhan mempengaruhi kehidupan spiritual dan sosial umat Islam serta mengidentifikasi kontribusi Ramadhan dalam membentuk masyarakat yang lebih harmonis. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji dampak Ramadhan terhadap kehidupan spiritual dan sosial umat Islam. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah di bulan Ramadhan tidak hanya memperkuat hubungan vertikal dengan Allah, tetapi juga mempererat hubungan horizontal antar sesama manusia. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai ibadah di bulan Ramadhan dapat menjadi kunci bagi pembentukan masyarakat yang lebih harmonis dan berkeadaban. Kesimpulan : Bulan Ramadhan bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki implikasi sosial yang luas. Dengan meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial, umat Islam dapat memanfaatkan bulan ini untuk memperbaiki diri serta membangun masyarakat yang lebih beradab dan sejahtera.