cover
Contact Name
ULUM FATMAHANIK
Contact Email
althifl@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285608091627
Journal Mail Official
althifl@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka 156 Po Box 116 Telp. (0352) 481277 Ponorogo 63471
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 27755436     EISSN : 27755711     DOI : https://doi.org/10.21154
AL THIFL merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo . Jurnal Ilmiah ini berisi kajian atau penelitian para mahasiswa / mahasiswi atau kolaborasi mahasiswa / mahasiswi dan dosen. Bidang yang diangkat dalam kajian ini berupa Kependidikan Dasar Islam khususnya pada ranah Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal ilmiah ini diterbitkan sebanyak dua kali dalam penggunaan pada bulan Februari dan September. Adapun scope dalam jurnal ini antara lain: Hasil Penelitian yang Berbasis Pembelajaran MI atau SD; Hasil Penelitian tentang Perkembangan Siswa MI atau SD; Kajian Teoritikal tentang Kependidikan Dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Efektivitas Model Missouri Mathematics Project (MMP) Berbantuan Media Papan Pintar Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Nafis Syaifa Zuh; Sofwan Hadi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i1.4818

Abstract

Kemampuan representasi matematis penting bagi siswa untuk mencapai kemampuan matematika yang tinggi dalam memahami materi serta menyelesaikan soal matematika. Kemampuan representasi matematis menjadi landasan bagi siswa dalam mengkomunikasikan ide-ide dan gagasan matematis dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar terhadap kemampuan representasi matematis siswa, (2) perbedaan kemampuan representasi matematis siswa pada kelas yang menggunakan model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar dengan kelas yang tidak menggunakan model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar, (3) efektivitas model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment. Diperoleh hasil bahwa (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model Missouri Mathematics Project (MMP) memperoleh persentase sebesar 92,6 % sehingga dapat terlaksana dengan sangat baik. (2) Model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar efektif untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Dibuktikan dengan hasil pada uji T yang menunjukkan nilai 0,000, dan hasil uji N-Gain score sebesar 81% kategori efektif. (3) Penggunaan model Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan media papan pintar efektif untuk meningkatkan kemampuan representasi visual dan verbal dan cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan representasi simbolik.
Implementasi Pembiasaan Sholat Berjama'ah sebagai Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Nurul Syifa; Fahmul Hikam Al-Ghifari
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5206

Abstract

This study aims to analyze the implementation of congregational prayer habituation as a character education effort for students at Madrasah Ibtidaiyah. The scope covers the implementation process, challenges, and impact of congregational prayer habituation on the formation of Islamic character values and attitudes. The method employed is qualitative research using observation, interviews, and documentation techniques at Madrasah Ibtidaiyah. The findings indicate that consistent habituation of congregational prayer effectively enhances discipline, active worship participation, positive social interactions among students, and strengthens the internalization of Islamic character values in daily life. Initial resistance from students and limited supporting resources were identified as challenges. In conclusion, congregational prayer habituation serves as an effective character education strategy and can be a sustainable model for student development in madrasah settings.
Penanaman Kecerdasan Musikal Dan Rasa Cinta Budaya Siswa Melalui Ekstrakurikuler Seni Karawitan Nunik Rahayu; Moh. Miftachul Choiri
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5250

Abstract

Karawitan merupakan salah satu budaya warisan dari nenek moyang yang sudah sepantasnya untuk dikembangkan dan dilestarikan. Adanya perkembangan zaman menjadi salah satu faktor meredupnya eksistensi kesenian karawitan khususnya pada kalangan generasi muda saat ini. Untuk mencegah pudarnya kesenian karawitan, sekolah memiliki peran yang mendasar untuk mentransformasikan kesenian ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah tranformasi melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Melalui kegiatan ekstrakurikuler karawitan di sekolah diharapkan dapat menanamkan kecerdasan musikal dan rasa cinta budaya . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles, Huberman, dan Saldana dengan tahapan tahapan yaitu; pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengecekan keabsahan data melalui triagulasi sumber, dan triagulasi metode yang dilakukan selama proses penelitian serta dengan menggunakan pengamatan yang tekun atau teliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode penanaman kecerdasan musikal siswa melalui ekstrakurikuler seni karawitan, serta mengetahui upaya yang dilakukan sekolah dalam menanamkan rasa cinta budaya siswa melalui ekstrakurikuler seni karawitan
Efektivitas Model Doubel Loop Problem Solving (DLPS) Berbantuan Media Berbasis Etnosains terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Kelas IV di MIN 1 Ponorogo Aknes Aulia Arbangatul
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5251

Abstract

Pembelajaran IPA yang dilakukan di kelas IV MIN 1 Ponorogo diketahuiadanya kemampuan penalaran yang rendah. Salah satu faktornyayaitu belum adanya penerapan dan penggunaan model dan mediayang inovatif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan modelpembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) berbantuan mediaberbasis etnosains. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model Double LoopProblem Solving (DLPS) berbantuan media berbasis etnosains,membuktikan efektivitas model Double Loop Problem Solving (DLPS)berbantuan media berbasis etnosains terhadap kemampuan penalaransiswa, mengetahui tingkat kemampuan penalaran dalam model DoubleLoop Problem Solving (DLPS) berbantuan media berbasis etnosains.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan sampelsejumlah 38 siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t, effectsize, dan n-Gain. Hasil yang diperoleh keterlaksanaan pembelajarandengan kategori sangat baik, dari uji perhitungan SPSS dengan uji onetail dan two tail didapatkan hasil model pembelajaran Double LoopProblem Solving (DLPS) berbantuan media berbasis etnosains efektifdalam meningkatkan kemampuan penalaran dengan effect sizesebesar 1.443, dan tingkat kemampuan penalaran siswa dalam DoubleLoop Problem Solving (DLPS) berbantuan media berbasis etnosainslebih tinggi setelah diberi perlakuan.
Efektivitas Model Pembelajaran Guided Discovery Learning Berbantuan Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Fanny Dwi Herdianty; Retno Widyaningrum
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5253

Abstract

Kemampuan koneksi matematis merupakan kemampuan untuk menghubungkan berbagai konsep matematika serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Namun, siswa merasa kesulitan mengembangkan kemampuan koneksi matematis. Upaya untuk mengatasi hal tersebut peneliti melakukan penelitian terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card, mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis setelah diterapkan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card, dan mendeskripsikan efektivitas model model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan tes. Sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian ini diolah dan dilakukan uji hipotesis berupa uji Ancova dan Uji N-Gain. Hasil penelitian ini yaitu (1) Pelaksanaan model pembelajaran Guided Discovery Learning pada pertemuan pertama 78% dan pertemuan kedua 85% terlaksana dengan sangat baik dan runtut. (2) Kemampuan koneksi matematis siswa mengalami peningkatan setelah diberikan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card. Hal ini terlihat dari nilai post-test kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 89,27 sedangkan post-test kontrol diperoleh nilai rata-rata 65,45. (3) Hasil uji Ancova menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis baik pada kelas kontrol maupun eksperimen. Pada uji N-Gain, kelas kontrol memperoleh nilai 14% dan kelas ekperimen 65%. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan flash card cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Counting Box untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Materi Penjumlahan dan Pengurangan Matematika Kelas I Supranigta Mirza Mustaqiem; Kurnia Hidayati
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses mengembangkan media, validitas media, kemenarikan media dan keefektifan media counting box. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dan model ADDIE. Data kuantitatif diperoleh berdasarkan angket validasi materi, validasi desain media, angket respon peserta didik dan hasil pretest dan posttest. Data kualitatif diperoleh berdasarkan respon dan masukan dari validator terhadap media counting box. Penelitian dilakukan pada Januari 2025 di kelas 1 MIN 2 Kota Madiun. Hasil validasi ahli materi menujukkan presentase 95,4% dan ahli desain media menunjukkan presentase 97,9% keduanya menujukkan keterangan sangat layak digunakan. Hasil respon siswa terhadap media setelah melalui 3 tahap yaitu uji coba perorangan menujukkan presentase 89%, uji coba kategori sedang presentase 100%, uji coba lapangan presentase 100% perolehan ketiga hasil tersebut menunjukkan bahwa media sangat menarik. Hasil uji N-Gain sebesar 76 tergolong efektif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan berdasarkan penelitian ini bahwa media pembelajaran counting box untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep materi penjumlahan dan pengurangan kelas 1 sangat layak, sangat menarik dan sangat efektif untuk digunakan.
Efektivitas Model Pembelajaran Example Non Example Terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Penalaran Siswa Mata Pelajaran Fikih Kelas V di MI Ma’arif Setono Nanda Devi Ikasari; M. Fathurahman
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5275

Abstract

Abstrak Pada pembelajaran tentunya perlu ada model pembelajaran. Untuk penelitiain ini menggunakaan model pembelajaran Example Non Example. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) keterlaksanaan model pembelajaran Example Non Example pada mata pelajaran fikih kelas V di MI Ma’arif Setono; (2) perbedaan hasil belajar dan kemampuan penalaran siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Example Non Example dan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran fikih kelas V di MI Ma’arif Setono; dan (3) efektivitas model pembelajaran Example Non Example jika dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan penalaran siswa pada mata pelajaran Fikih. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran example non example pada pertemuan I diperoleh hasil presentase sebesar 86,4%, sedangkan pada pertemuan II diperoleh hasil sebesar 89,5% maka dikategorikan terlaksana dengan sangat baik; (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar model example non example dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan kemampuan penalaran siswa kelas V MI Ma’arif Setono. Karena pada uji statistik hotelling’s T² diperoleh hasil signifikansinya 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima; dan (3) nilai gain rata-rata pada kedua variabel dari hasil uji statistik memperoleh signifikansi 0,000 (p < 0,05). Maka model pembelajaran example non example ini lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar dan kemampuan penalaran siswa pada mata pelajaran fikih kelas V MI Ma’arif Setono. Kata kunci: Example non Example; Hasil Belajar; Kemampuan Penalaran; Fiqih Kata kunci: Example non Example; Hasil Belajar; Kemampuan Penalaran; Fiqih.
Pengaruh Kecerdasan Linguistik Dan Self Directed Learning Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah Husna Lailatul Ni’mah; Yuentie Sova Puspidalia
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5284

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V di MI Ma’arif Ngrupit, Jenangan, Ponorogo bertujuan untuk (1) menjelaskan pengaruh kecerdasan linguistik terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa, (2) menjelaskan pengaruh self directed learning terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa, (3) menjelaskan pengaruh secara simultan antara kecerdasan linguistik dan self directed learning terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto. Pengambilan data dilakukan melalui angket, tes, dan dokumentasi. Sampel penelitian seluruh siswa kelas V MI Ma’arif Ngrupit, Jenangan, Ponorogo. Analisis data yang digunakan berupa statistik deskriptif untuk mendeskripsikan data dan hasil, dan analisis statistik inferensial berupa uji prasyarat dan uji hipotesis, yaitu regresi linear sederhana, uji t, regresi linear berganda, uji f, dan koefisien determinasi berbantuan aplikasi statistical product and service solutions (SPSS) versi 20. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan, (1) kecerdasan linguistik berpengaruh tinggi secara signifikan sebesar 72,6% terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga semakin tinggi kecerdasan linguistik, semakin baik kemampuan membaca siswa, (2) self directed learning berpengaruh tinggi secara signifikan sebesar 65% dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga semakin meningkat self directed learning meningkat pula kemampuan membaca pemahaman, dan (3) secara simultan, kecerdasan linguistik dan self directed learning berpengaruh tinggi secara signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman sebesar 78,5% dengan Fhitung 85,667 > Ftabel 3,20 dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga semakin tinggi kecerdasan linguistik dan self directed learning siswa semakin baik pula kemampuan membaca pemahaman siswa.
Bahasa Kasar (Abusive Language) Ditinjau Dari Pola Asuh Orang Tua Ellya Farida
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5288

Abstract

Bahasa merupakan alat berkomunikasi antar individu dalam kehidupan melaui indra ucap manusia. Permasalahan tentang penggunaan bahasa kasar (Abusive Language) merupakan permasalahan yang sering muncul dikalangan remaja, akan tetapi dikalangan anak-anak juga sudah mengenal bahasa kasar (Abusive Language) khususnya dikalangan peserta didik tingkat Madrasah. Peserta didik mengenal Bahasa kasar (Abusive Language) dari lingkungan keluarga, lingkungan bermain, kurangnya pengawasan dan kontrol dari pola asuh orang tua yang kurang tepat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk Mendeskripsikan bentuk bahasa kasar (Abusive Language) di lokasi penelitian, Mendeskripsikan Bahasa kasar (Abusive Language) ditinjau dari pola asuh orang tua Permissif dan Authoritarian (Otoriter), serta Mendeskripsikan Faktor yang mempengaruhi munculnya bahasa kasar (Abusive Language) selain dari pola asuh orang tua. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodelogi penelitian kualitatif yang disesuaikan dengan fakta yang ada dilapangan dengan menggunakan tipe penelitian studi kasus Penelitian menemukan berbagai bentuk bahasa kasar kasar (Abusive Language) di lokasi penelitian yaitu mencangkup bentuk kondisi (Celeh, Anjrit, Cok, Joh), bentuk hewan (Asu atau Anjing), dan bagain tubuh (Mengacungkan jari tengah yang mengisyaratkan umpatan fuck. Penggunaan bahasa kasar dipengaruhi pola asuh orang tua, di mana pola asuh permisif membuat anak lebih mudah mengenal bahasa kasar, sedangkan pola asuh otoriter membuat anak lebih terkontrol di rumah tapi cenderung memberontak di luar. Selain itu, orang tua yang menggunakan bahasa kasar saat marah juga memengaruhi anak. Faktor lain yang mempengaruhi munculnya bahasa kasar adalah lingkungan keluarga, pertemanan, tempat tinggal, dan media sosial.
Peran Guru Pendamping Khusus Dalam Meningkatkan Kreativitas Dan Kemandirian Peserta Didik Abk Melalui Sensory Fest Kelas I Di Sd Muhammadiyah 2 Sidoarjo Adillatul Aizzah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v5i2.5341

Abstract

This study aims to describe the role of Special Assistant Teachers (GPK) in increasing the creativity and independence of students of Children with Special Needs (ABK) through Sensory Fest activities at SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The subjects in this study include GPK, classroom teachers, ABK students, and parents. Data is collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that GPK plays an active role in all stages of Sensory Fest activities, starting from planning, implementation, to evaluation. This activity has a positive impact on the development of creativity and independence of ABK students, such as increasing children's ability to complete independent tasks and the emergence of creative expression in various sensory activities. However, several challenges were found, such as changes in the mood of ABK students. This study concludes that Sensory Fest is an effective and relevant learning strategy in inclusive education, with GPK as a key actor in assisting the development of ABK students. Keywords: Special Education Teacher; students with special needs; creativity; independence; sensory fest