cover
Contact Name
ULUM FATMAHANIK
Contact Email
althifl@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285608091627
Journal Mail Official
althifl@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka 156 Po Box 116 Telp. (0352) 481277 Ponorogo 63471
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 27755436     EISSN : 27755711     DOI : https://doi.org/10.21154
AL THIFL merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo . Jurnal Ilmiah ini berisi kajian atau penelitian para mahasiswa / mahasiswi atau kolaborasi mahasiswa / mahasiswi dan dosen. Bidang yang diangkat dalam kajian ini berupa Kependidikan Dasar Islam khususnya pada ranah Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal ilmiah ini diterbitkan sebanyak dua kali dalam penggunaan pada bulan Februari dan September. Adapun scope dalam jurnal ini antara lain: Hasil Penelitian yang Berbasis Pembelajaran MI atau SD; Hasil Penelitian tentang Perkembangan Siswa MI atau SD; Kajian Teoritikal tentang Kependidikan Dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Ayah Mengapa Aku Berbeda dan Relevansinya Dengan Buku Tematik Tema 2 SD/MI Risma Faizah Yuniyanti; Umi Rohmah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2024): Implementasi Pembelajaran dan Pengembangan Karakter di Tingkat Sekolah Dasar
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i1.3921

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda, (2) mendeskripsikan relevansi nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda pada buku Tematik tema 2 kelas 6 SD/MI. Penelitin ini merupakan penelitian kajian kepustakaan (library research) dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan studi dokumentasi. Adapaun Langkah-langkah peneliti dalam menganalisi data sebagai berikut. (1) merumuskan tujuan analisis (2) pemilihan dan memfokukan pokok permasalahan (3) pengelompokan data sesuai permasalahan (4) penyajian data dalam bentuk diskripsi tentang nilai pendidikan karakter novel Ayah Mengapa Aku Berbeda (5) penganalisisan data kemudian ditarik kesimpulannya. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukkan (1) terdapat 7 nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda yaitu: toleransi, disiplin, kerja keras, menghargai prestasi, gemar membaca, peduli sosial dan tanggung jawab. (2) terdapat 7 nilai-nilai pendidikan karakter yang telah ditemukan peneliti dalam novel Ayah Mengapa Aku Berbeda dan ada relevansinya dengan buku Tematik tema 2 kelas 6 SD/MI.
Wujud Penanaman Sikap Cinta Lingkungan dalam Film Animasi Wall-e Sutradara Andrew Anis Yulya; Faninda Novika Pertiwi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2024): Implementasi Pembelajaran dan Pengembangan Karakter di Tingkat Sekolah Dasar
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i1.3922

Abstract

Lingkungan memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan manusia. Zaman sekarang banyak masyarakat kurang sadar pentingnya menjaga lingkungan. Jika setiap individu tidak peduli terhadap lingkungan sama saja mereka tidak peduli dengan kelangsungan hidup mereka kedepannya. Lingkungan yang tidak dijaga dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan lama kelamaan akan mengalami kerusakan dan generasi penerus akan mendapatkan dampak yang kurang baik. Wall-E merupakan film animasi yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dirilis oleh Walt Disney Pictures. Peneliti meneliti film ini untuk menganalisis pesan moral sikap cinta lingkungan. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan apa saja pesan moral cinta lingkungan yang terdapat pada film animasi Wall-E, (2)Untuk memaparkan bagaimana penanaman sikap cinta lingkungan pada film animasi Wall-E. Penelitian ini disusun menggunakan pendekatan Studi Pustaka (Library Research). Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis isi. Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan bahwa (1) Terdapat 9 adegan yang mencerminkan pesan moral cinta lingkungan melalui adegan tokoh. (2) Penanaman sikap cinta lingkungan pada penelitian ini dapat dilakukan melalui 5 indikator cinta lingkungan menurut Sujipto terdapat 1 indikator yang tidak ditemukan yaitu terbiasa membuang sampah pada tempatnya.
Penerapan Model Pembelajaran Savi (Somatis Auditori Visual dan Intelektual) dengan Media Benda Konkret Bermetode Permainan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas I Fitria Nur Alfiani alfiani; Kurnia Hidayati
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3953

Abstract

Abstrak Dalam proses pembelajaran siswa sekolah dasar dibagi menjadi dua kelompok yaitu: siswa kelas rendah dan siswa kelas tinggi. Masalah yang sering terjadi pada kelas rendah dalam proses pembelajaran matematika ialah kurangnya pemahaman matematis siswa. Kurangnya hasil belajar siswa kelas 1 SDN 2 Tonatan disebabkan karena siswa banyak menghabiskan waktu untuk bermain bersama temannya daripada memperhatikan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) dengan media benda konkret bermetode permainan pada mata pelajaran matematika kelas I di SDN 2 Tonatan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan judul model pembelajaran SAVI (Somatis Auditori Visual dan Intelektual) dengan media benda konkret bermetode permainan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SDN 2 Tonatan. Penelitian ini dilakukan untuk memecahkan masalah yang terjadi di dalam kelas, yaitu ketika situasi pembelajaran membosankan siswa akan ramai dan tidak fokus dalam proses pembelajaran yang menjadikan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Penerapan model pembelajaran SAVI dengan media benda konkret bermetode permainan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SDN 2 Tonatan pada setiap siklus walaupun belum maksimal, dari siklus I siswa yang mendapat nilai tuntas sebanyak 20 siswa (58,83 ) dan yang tidak tuntas berjumlah 14 siswa (41,17 ). Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 30 siswa (88,54 ) yang mendapat nilai tuntas, sedangkan yang tidak tuntas hanya berjumlah 4 siswa (11,76 ). Kata kunci: Hasil belajar; SAVI; benda konkret; Permainan Abstrak Dalam proses pembelajaran, siswa SD dibagi menjadi dua kelompok: siswa kelas rendah dan siswa kelas atas. Permasalahan yang sering terjadi di kelas bawah dalam proses belajar matematika adalah kurangnya pemahaman matematika siswa. Minimnya hasil belajar siswa kelas 1 SDN 2 Tonatan disebabkan oleh siswa yang banyak menghabiskan waktu bermain dengan teman-temannya daripada memperhatikan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran SAVI (Somatik, Auditori, Visual, dan Intelektual) dengan media benda konkret menggunakan metode permainan pada kelas I matematika SDN 2 Tonatan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan judul model pembelajaran SAVI (Somatic Auditory, Visual and Intellectual) dengan media objek konkret menggunakan metode permainan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas I SDN 2 Tonatan. Penelitian ini dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di kelas, yaitu ketika situasi pembelajaran membosankan siswa akan sibuk dan tidak fokus dalam proses pembelajaran yang mengakibatkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Penerapan model pembelajaran SAVI dengan media objek konkret menggunakan metode permainan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SDN 2 Tonatan pada setiap siklusnya, meskipun belum optimal, dari siklus I, 20 siswa (58,83%) mendapatkan nilai lengkap dan 14 tidak selesai. siswa (41,17%). Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, yakni 30 siswa (88,54%) yang mendapatkan nilai lengkap, sedangkan hanya 4 siswa (11,76%) yang tidak menyelesaikannya. Kata kunci: Capaian pembelajaran; SAVI; benda beton; permainan
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menerapkan Metode Eksperimen Pada Materi Sifat-Sifat Cahaya IPAS Kelas 5 Ricky Cahya Permatasari Budi; Heny Kusuma Widyaningrum; Lilik Suryani
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3959

Abstract

Dengan menggunakan metode eksperimen, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V A SDN Patihan mengenai sifat-sifat cahaya. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 23 siswa kelas V A SDN Patihan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Sebelum melakukan penelitian kelas, dilakukan uji coba untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa. Dalam penelitian ini Rancanagan mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart untuk tingkat prestasi belajar sifat-sifat cahaya yang mengalami peningkatan. Hasil belajar siswa kelas V A SDN Patihan terlihat dari hasil belajarnya pada setiap akhir siklus pembelajaran. Hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan relatif pada nilai rata-rata kelas, dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,7% pada siklus I dan ketuntasan 8,4% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa mengenai materi sifat-sifat cahaya di kelas V SDN Patihan
UPAYA GURU KELAS MENGHADAPI PESERTA DIDIK SLOW LEARNER DALAM SOCIAL ADJUSTMENT DI KELAS II SD TARBIYATUL ISLAM KERTOSARI BABADAN PONOROGO Lukluk’il Maynora Alfine; Evi Muafiah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3973

Abstract

Slow Learner merupakan suatu istilah yang lebih memperhalus perasaan dari pada mental deficiency, yang termasuk dalam kategori ini anak-anak yang terbelakang dalam mata pelajaran tertentu di sekolah seperti anak terlambat khusus dalam hal membaca, menulis, atau membaca-menulis, maupun berhitung, bicara dan sebagainya. Hal demikian perlu adanya strategi pembelajaran khusus yang dilakukan oleh guru agar seluruh proses pembelajaran dapat tersampaikan kepada peserta didik dan terdapat kesetaraan penerimaan materi dengan anak-anak reguler dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk membahas upaya guru kelas menghadapi peserta didik slow learner dalam social adjustment di kelas II SD Tarbiyatul Islam Kertosari, karena demikian dapat mempengaruhi motivasi maupun minat belajar peserta didik tersebut dan tentunya akan mempengaruhi juga Social Adjustment atau kemampuan individu dalam penyesuaian sosial serta kemampuan berpartisipasi dalam kelompok sosial. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan bentuk slow learner di Kelas II SD Tarbiyatul Islam Kertosari Babadan Ponorogo, 2) Mendeskripsikan cara guru kelas dalam menghadapi peserta didik slow learner dalam social adjustment di Kelas II SD Tarbiyatul Islam Kertosari Babadan Ponorogo, 3) Mendeskripsikan karakteristik social adjustment di kelas II SD Tarbiyatul Islam Kertosari Babadan Ponorogo. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif, Dimana data diperoleh dari orang dan perilaku yang dapat diamati melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Apabila dilihat dari segi tempat penelitian, maka penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) yang berusaha meneliti atau melakukan studi observasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SD Tarbiyatul Islam Kertosari, Babadan, Ponorogo, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Bentuk slow learner di kelas II yaitu terdiri dari 3 bentuk yaitu aspek intelegensi, aspek Bahasa, dan aspek moral. (2) Cara guru kelas dalam menghadapi peserta didik slow learner adalah melatih masing-masing anak untuk membaca, menulis, serta berhitung dengan menambah waktu belajar, memfasilitasi adanya majalah dinding, pojok baca pada tiap-tiap kelas. (3) Karakteristik social adjustment di kelas II menunjukkan bahwa mereka masih belum bisa untuk menyesuaikan diri terhadap guru, teman sekelasnya maupun lingkungan sekolah, mereka belum mampu mereaksi tuntunan sosial secara tepat dan wajar serta belum mampu berpartisipasi dalam kelompok sosial dan menyenangkan orang lain.
Pembentukan Karakter Peduli Sosial Pada Peserta Didik Kelas V Melalui Pendidikan Pancasila di SDN 1 Pakunden Ponorogo Yahya Binar Unsyayaini; Elfi Yuliani Rochmah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3975

Abstract

Peduli sosial merupakan karakter yang perlu dibiasakan pada peserta didik sejak dini di usia sekolah dasar. Namun pada saat ini ada beberapa peserta didik yang kurang memiliki rasa peduli terhadap temannya seperti tidak mau membantu teman yang kesulitan. Maka, pembentukan karakter peduli sosial pada peserta didik dapat dilakukan dengan pembiasaan agar mereka menjadi terbiasa untuk melakukan tindakan-tindakan yang menunjukkan sikap peduli terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan (1) pembentukan karakter peduli sosial pada peserta didik kelas V melalui pendidikan Pancasila di SDN 1 Pakunden Ponorogo; dan (2) faktor pendukung dan faktor penghambat pembentukan karakter peduli sosial pada peserta didik kelas V melalui pendidikan Pancasila di SDN 1 Pakunden Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembentukan karakter peduli sosial pada peserta didik kelas V melalui pendidikan Pancasila di SDN 1 Pakunden Ponorogo dilakukan dengan pembiasaan sikap tolong menolong, pembiasaan sikap tenggang rasa atau empati, pembiasaan melakukan aksi sosial, dan pembiasaan membangun kerukunan. Peserta didik kelas V juga sudah menunjukkan pembiasaan sikap tolong menolong, sikap tenggang rasa atau empati, melakukan aksi sosial, dan membangun kerukunan. (2) Faktor pendukung dalam pembiasaan sikap tolong menolong, sikap tenggang rasa atau empati, melakukan aksi sosial, dan membangun kerukunan peserta didik kelas V yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan pengaruh media sosial.
PENERAPAN PROGRAM REDUCE, REUCE, RECYCLE (3R) DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN, KREATIF, DAN TANGGUNG JAWAB DI SDIT QURROTA A’YUN PONOROGO Annisa Wulandari; Mukhlison Effendi
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3976

Abstract

Karakter merupakan suatu sistem keyakinan dan kebiasaan yang mendorong tingkah laku seseorang. Penerapan nilai-nilai karakter yaitu seperti karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab. Seorang siswa harus memiliki karakter tersebut agar terbiasa hidup sehat, kreatif serta mempunyai jiwa tanggung jawab dalam dirinya. Karakter peduli lingkungan, kreatif, tanggung jawab dapat dibentuk melalui berbagai cara salah satunya melalui penerapan program 3R. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan, mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif, mendeskripsikan penerapan program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang dilakukan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Data yang diperoleh dari hasil obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah redusi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan membiasakan dan mengajak siswa untuk memilah sampah dengan membedakan mana sampah organik dan mana sampah anorganik, Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter kreatif di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan guru berperan untuk mengajak anak membuat sebuah karya yang terbuat dari sampah, Penerapan Program 3R dalam menumbuhkan karakter tanggung jawab di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo yaitu dengan memberikan pemahaman yang sederhana tentang lingkungan dengan cara bercerita atau aktivitas yang menarik.
Pengaruh Math Anxiety Terhadap Kemampuan Berhitung Dalam Menyelesaikan Permasalahan Sintesis Matematis Siswa Kelas IV Yurike Ika Apriani; Annisa Dwi Kurniawati
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3977

Abstract

Math anxiety yang dialami siswa membawa respon yang buruk terhadap keterampilan matematis dasar siswa yaitu kemampuan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menjelaskan ada atau tidaknya pengaruh math anxiety terhadap kemampuan berhitung dalam menyelesaikan permasalahan sintesis matematis siswa kelas IV MI Kanzul Huda Ponorogo. (2) Menjabarkan besarnya tingkatan pengaruh math anxiety terhadap kemampuan berhitung dalam menyelesaikan permasalahan sintesis matematis siswa kelas IV MI Kanzul Huda Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis kuantitatif asosiatif. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear sederhana dengan teknik pengumpulan data berupa tes dan angket. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Kanzul Huda sejumlah 49 siswa. berdasarkan analisis data diperoleh hasil yaitu (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara math anxiety terhadap kemampuan berhitung dalam menyelesaikan permasalahan sintesis matematis siswa kelas IV MI Kanzul Huda Ponorogo. (2) Besarnya tingkat pengaruh math anxiety terhadap kemampuan berhitung dalam menyelesaikan permasalahan sintesis matematis siswa diperoleh nilai hubungan/korelasi (R) sebesar 0,351 dengan tingkat korelasi rendah sedangkan dari hasil koefisien determinasi (R2) diperoleh bahwa math anxiety mempengaruhi kemampuan berhitung siswa dalam menyelesaikan permasalahan sintesis matematis siswa sebesar 12,3%. Maka dapat disimpulkan bahwasanya math anxiety secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kemampuan berhitungan siswa.
Pelaksanaan Ekstrakurikuler Pramuka dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Siswa SDN Tambakbayan Ponorogo Esy Karina; Lukman Hakim
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3982

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk (1) Mendeskripsikan langkah-langkahpelaksanaan ekstrakurikuler Pramuka dalam membentuk sikap Nasionalisme.(2) Mendeskripsikan kegiatan apa saja program ekstrakurikuler pramuka dalammeningkatkan sikap nasioalisme. (3) Mendeskripsikan implikasi dariekstrakurikuler Pramuka dalam meningkatkan sikap nasioalisme.Adapunmetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenispenelitia studi kasus dan pendekatan yang dilakukan di SDN TambakbayanPonorogo. Data yang diperoleh dari hasil obsevasi, wawancara dandokumentasi. Sedangkan pendekatan penelitian menggunaan dan jenispenelitian studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teoriMilles, Huberman, dan Saldana yaitu kondensasi data, penyajian data danpenarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1)Langkah-langkah dalam pelaksanaan ekstrakurikuler Pramuka meliputipersiapan materi, pelaksanaan kemudian evaluasi. (2) Program kegiatanekstrakurikurer Pramuka kegiatan dalam program kerja Pramuka dibuat sesuaidengan SKU serta Silabus Pramuka Penggalang. Adapun kegiatanya sepertiPBB, kode kehormatan pramuka, lagu wajib nasional dan daerah, berbagaimateri pramuka, berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan, (3) Implikasikegiatan ekstrakurikuler Pramuka menghasilkan dampak yang positif bagisiswa, terutama bagi pembentukan sikap Nasionalisme siswa. Pramuka bisamenjadi wadah pembentukan karakter siswa, pengembangan keterampilan,memberikan pengalaman belajar holistik, dan memberikan kesempatan bagisiswa untuk berprestasi dalam kompetisi.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Team Game Tournament Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Alifia Mutia Rafifah; Anis Afifah
AL-THIFL : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 2 (2024): Pola Pembelajaran di Sekolah Untuk menumbuhkan Karakter Positif
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/thifl.v4i2.3994

Abstract

The development of Team Game Tournament-based student worksheets in theMathematics subject on fraction calculation operations was developed becauseinnovation was needed in creating a fun learning concept. Therefore, thisresearch aims to produce TGT-based student worksheets, to find out theeffectiveness of using TGT-based student worksheets on learning outcomes.This type of research is Research and Development (R&D) with the ADDIEstages applied to the VB MIN 7 Magetan class. The research results forproduct feasibility from validation by two validators are presented indescriptive analysis with the feasible category. In the instrument, users aredeclared eligible to obtain an average percentage of 82%. Meanwhile, theeffectiveness of TGT-based Student Worksheets on learning outcomes wascalculated using the N-Gain Score, getting an average of 0.74 with a highclassification, while the average of the N-Gain Percent was 73.86 with a fairlyeffective classification.