cover
Contact Name
Aji Jumiono
Contact Email
ajijumiono@unida.ac.id
Phone
+6281315212037
Journal Mail Official
mtp.unida@unida.ac.id
Editorial Address
Magister Teknologi Pangan - Universitas Djuanda Jl. Tol Jagorawi No.1, Ciawi, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16720
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pangan Halal
ISSN : 27154874     EISSN : 30249988     DOI : https://doi.org/10.30997/jiph
Jurnal Ilmiah Pangan Halal (JIPH) or Journal of Halal Food Science focuses on publishing original and important research manuscripts or invited review manuscripts dealing with halal management of food, food science, food technology, food nutrition, and its application.
Articles 131 Documents
Sertifikasi Halal Produk Olahan Pangan Fitri, Zusi Eka; Jumiono, Aji
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9676

Abstract

Asal dari semua ilmu pengetahuan disebut dengan falsafah sains. Halal memiliki arti diperbolehkan. Dari ilmu pangan halal ini dapat menjadi alat dalam memahami sertifikasi halal dalam industri pangan. Karena Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas penduduk dengan agama islam, maka sertifikasi halal pada setiap produk pangan sangat penting. Hal ini menyebabkan penulis membahas pemahaman tentang sertifikasi halal dalam industri pangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode literatur (literature review) adalah metode yang menggunakan studi pustaka atau berbagai literatur sebagai sumber informasi yang telah dilakukan sebelumnya. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hal ini dilakukan agar penyusunan data yang sudah didapatkan kemudian dipaparkan dan dianalisis sehingga bisa menginformasi bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Sertifikasi halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkan oleh BPJPH berdasarkan fatwa tertulis yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Pihak yang terlibat dalam proses sertifikasi halal adalah Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
Filosofi Ilmu Pengetahuan Dilihat Dari Prespektif Profesionalisme Dunia Kerja Tirtawati, Desi; Fulazzaky, Ali
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9694

Abstract

Ilmu pengetahuan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari filsafat. Ilmu pengetahuan mencakup tiga hal yaitu rasionalitas, menyeluruh dan mendasar. Dalam dunia kerja penerapan ilmu pengetahuan sering dikaitkan dengan istilah profesionalisme dimana saat ini profesionalisme sering dinilai berdasarkan sertifikasi kompetensi yang dimliki oleh pekerja. Sejauh mana pentingnya kompetensi dalam menilai profesionalitas seorang pekerja dapat dilihat dari sejauh mana seorang pekerja mampu untuk menerapkan tiga unsur profesionalisme yaitu knowledge, skill, integrity yang dilandasi dengan iman yang teguh, pandai untuk bersyukur dan kemauan untuk belajar secara terus menerus. Seorang pekerja yang yang baik memiliki pemahamam maupun penguasaan terhadap ilmu pengetahuan yang luas, tidak hanya berdasarkan pada satu kompetensi keilmuan saja, dan mampu bekerja dengan profesional. Pada hakikatnya ilmu pengetahuan terus berkembang sesuai dengan zaman. Profesionalisme tanpa didasari oleh pemahaman akan ilmu pengetahuan sama halnya dengan sesorang bekerja tanpa tujuan, apa yang mau diperoleh dari hasil pekerjaan yang dilakukan serta apa dampak yang dapat dirasakan oleh orang lain yang menerima pekerjaan kita. Karena itu, bekerja bukan hanya sekedar menunaikan kewajiban tetapi lebih pada pengamalan ilmu pengetahuan yang kita miliki untuk bisa memberikan dampak yang baik bagi orang lain yaitu masyarakat yang menerima hasil dari pekerjaan kita.
Pengaruh Perbedaan Waktu dan Suhu Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Teh Herbal Daun Kelapa Sawit dengan Metode Oven-Dried Kartiko, Hendro; Fanani, Muhammad Zainal
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9702

Abstract

Daun kelapa sawit mengandung senyawa polifenol seperti flavonoid yang diketahui memiliki sifat antioksidan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Bekasi. Analisis kandungan antioksidan dan IC50 dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan dari Januari–Februari 2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan 6 perlakuan yaitu pengeringan selama 24 jam pada suhu 70 ℃ (P1), pengeringan selama 24 jam pada suhu 60 ℃ (P2), pengeringan selama 24 jam. jam pada suhu 50℃ (P3), pengeringan selama 22 jam pada suhu 70℃ (P4), pengeringan selama 22 jam pada suhu 60℃ (P5), pengeringan selama 22 jam pada suhu 50℃ (P6), dengan tiga kali pengulangan. Daun lontar yang sudah kering dihaluskan menggunakan blender, kemudian dimasukkan ke dalam kantong teh seberat 2 gram per kantong. Selanjutnya aktivitas antioksidan diuji dengan menghitung proporsi (%) penghambatan serapan 2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Analisis data organoleptik dilakukan dengan memilih 10 responden berusia 20-25 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada perlakuan pengeringan selama 22 jam pada suhu 60℃ (P5) dengan aktivitas antioksidan sebesar 90,6754%.
Trend Konsumsi Produk Halal Pada Generasi Z Di Era Revolusi Industri 4.0 Ropikoh, Siti; Mardiah, Mardiah; Akil, Syahrir
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9705

Abstract

Perkembangan revolusi industri 4.0 dapat mempengaruhi tren konsumsi produk pangan untuk Generasi Y dan Z dalam memahami seberapa penting mengkomsumsi produk halal. Bagaimana Generasi Y dan Z membedakan produk halal dan menyikapi isu sosial terkini terkait tren konsumsi produk halal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Responden yang diambil secara acak mewakilkan dari berbagai umur dari kalangan Generasi Y dan Z (umur 19-28 tahun) sebanyak 10 orang. Data penelitian dikumpulkan secara kuantitatif sehingga didapatkan hasil perbandingan dari total jumlah responden. Teknik pengumpulan data melalui interview dan analisis data yang digunakan adalah analisa kualitatif. Generasi Y dan Z memahami pentingnya mengkonsumsi produk halal, namun tidak semua generasi memahami definisi produk halal yang sebenarnya jika ditinjau dari fisik (kemasan atau kondisi produk). Generasi Y dan Z terpengaruh terhadap isu sosial terkini terkait tren konsumsi produk pangan sehingga mempengarui daya konsumsi. Aktivitas juga mempengaruhi awareness terhadap produk halal. Generasi Y dan Z sudah memahami bagaimana pentingnya mengkonsumsi produk halal untuk diri sendiri dan syariat agama, namun belum sepenuhnya memahami makna produk halal yang sebenarnya jika ditinjau secara fisik pada kemasan atau produk pangan.
Pangan Halal dan Perilaku Higienis Dalam Kuliner: Pendekatan Filosofis Widjajanti, Widjajanti; Rahmawati, Siti Irma
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9706

Abstract

Hygiene dan Sanitasi dalam menyajikan makanan menjadi hal yang penting dalam menghasilkan pangan yang bermutu dan layak dikonsumsi. Perkembangan kuliner/pangan yang begitu cepat dengan semakin mudahnya mendapatkan informasi mendorong masyarakat untuk membuka usaha dibidang pangan. Perkembangan kuliner seharusnya diikuti dengan perkembangan pengetahuan terkait hygiene dan sanitasi. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya prilaku hygiene sanitasi pelaku usaha pangan di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Metodelogi yang digunakan adalah Fenomenalogis dengan metode Penelitian observasional mengenai masalah aktual yang terjadi yang berkaitan dengan peran ilmu dan teknologi pangan dengan mengumpulkan permasalahan yang ada. Pengamatan dilakukan terhadap 25 pelaku usaha pangan di Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi. Hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif kualitatif yang disajikan secara naratif. Hasil penelitian menunjukan adanya ketidaksesuaian sebesar 92% pelaku usaha tidak mencuci tangan sebelum menyajikan makanan, 80% pelaku usaha tidak menggunakan masker/mengobrol saat menyajikan makanan, serta 68% pelaku usaha memiliki kuku panjang/kotor dalam menyajikan makanan. Ketiga ketidaksesuain tersebut tergolong dalam hygine sanitasi personal. Perlu mendapat perhatian berbagai elemen terutama yang terkait dengan pengeluaran izin usaha pangan lebih dititik beratkan mengenai Hygiene dan sanitasi personal yang diberikan terlebih dahulu sebelum izin usaha tersebut dikeluarkan. Penyebarluasan informasi terkait hygiene dan sanitasi ini perlu mendapat dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan dan juga masyarakat.
Telur Omega-3: Proses Pembuatan, Pengamatan Kualitas, Foodborne Disease dan Manfaat Bagi Kesehatan Lestari, Roswita Puji; Haris, Helmi; Fanani, Muhammad Zainal; Jumiono, Aji
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v3i2.9707

Abstract

Telur menjadi salah satu sumber protein hewani yang cukup murah dan mudah diperoleh sehingga sering dikonsumsi sebagai lauk pauk oleh banyak orang. Telur Omega-3 merupakan produk inovasi dari telur. Dimana ayam petelur diberikan pakan khusus untuk meningkatkan kandungan omega-3 pada telur ayam. Dengan tujuan peningkatan nilai gizi pada telur. Berdasarkan latar belakang tersebut penulisan ini bertujuan untuk mereview penelitian terdahulu mengenai proses pembuatan telur omega-3, membahas mengenai cara untuk menentukan kualitas telur omega-3 dibandingan dengan telur ayam biasa, kontaminasi yang mungkin akan terjadi, dan manfaat dari mengkonsumsi telur omega-3 bagi kesehatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif menggunakan data primer dengan mereview jurnal, buku, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan pembuatan telur omega-3. Manfaat dari mengkonsumsi telur omega-3 dari hasil review adalah mengurangi peradangan pada retina dan saraf optik, meningkatkan sensitivitas insulin, sangat baik bagi kesehatan tubuh terutama untuk perkembangan otak balita dan pencegahan penyakit degeneratif pada manula. Dengan segala manfaat tersebut telur omega-3 dapat menjadi sumber protein hewani yang murah dan kaya akan manfaat.
Analisis Kadar Kalsium dan Serat Pangan Bubur Instan Lansia Berbasis Kacang-Kacangan Lestari, Tiara Amanda; Fitrilia, Tiana; Rohmayanti, Titi; Hastuti, Arti
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v5i1.9768

Abstract

Lansia membutuhkan makanan yang bersifat fungsional, bergizi, dan mudah dicerna untuk memenuhi kecukupan gizi demi mempertahankan kesehatan dalam mengurangi dampak penurunan fungsi anatomi dan fisiologis pada sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan persentase tepung komposit dan suhu pengeringan tepung pasca instanisasi yang tepat pada pembuatan bubur instan yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi lansia. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor pertama yaitu persentase tempung komposit (kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau) pada tiga taraf yaitu A1 (21%:15%:24%), A2 (18%:18%:24%), dan A3 (15%:21%:24), sedangkan faktor kedua yaitu suhu pengeringan menggunakan dua taraf yaitu B1 (60◦C) dan B2 (70◦C). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan pada SPSS 20. Penelitian ini menghasilkan bubur instan terbaik yaitu perlakuan A1B1 dengan kadar serat pangan 14,1% dan kalsium 518,69 mg/100 g. Secara keseluruhan bubur instan ini disukai lansia dan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi lansia.
Karakteristik Sensori Dan Kimia Kue Kering Dari Tepung Campolay Dan Mocaf Imani, Annisa Nurul; Hutami, Rosy; Pertiwi, Sri Rejeki Retna
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v4i1.9823

Abstract

Salah satu jenis makanan yang banyak diminati masyarakat adalah kue kering. Kue kring umumnya dibuat dari tepung terigu, air, margarin, dan gula. Penelitian bertujuan untuk diversifikasi pangan halal berupa kue kering berbahan tepung campolay dan mocaf. Rancangan Acak Lengkap satu faktor digunakan dalam percobaan ini yaitu perbandingan tepung campolay dan mocaf (10%:90%, 20%:80%, 30%:70%, 40%:60%). ANOVA dengan Uji Lanjut Duncan dengan selang kepercayaan 95% digunakan untuk analisis data penelitian. Kue kering dengan perbandingan 90% tepung mocaf dan 10% tepung campolay memiliki kadar karbohidrat 64,59%, kadar lemak 27,49%, kadar protein 3,73%, kadar air 1,46%, kadar abu 2,72%, kadar serat kasar 12,19%, dan kadar asam lemak bebas 0,06%. Uji mutu sensori menunjukkan kue kering berwarna kuning keemasan, aroma tidak langu, tekstur ke arah renyah, dan rasa tidak getir. Parameter warna, rasa, aroma, tekstur dan overall cenderung sangat disukai oleh panelis.
Karakteristik Uji Proksimat dan Antioksidan Pada Olahan Nugget Ayam Kecombrang Juanda, Dede; Aprialdi, Muhammad Agung
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v4i1.9824

Abstract

Nuggets in its development can be made using animal raw materials other than chicken or vegetables. Referring to the Indonesian National Standard, the nutritional content in 100g of chicken nuggets, contains 60g water content, 12g protein, 20g fat content, 25g maximum carbohydrate, and 30 mg maximum calcium content. Making chicken nuggets with the addition of torch ginger will certainly bring out food innovative products that are beneficial to society. The method used in this study was experimental and proximate and antioxidant testing was carried out using the DPPH method. The nugget formula used in this study refers to Nurhamidah, U. L (2022) which has been standardized and modified and divided into 4 formulas, N0 is the control formula, N1 has the addition of 15% torch ginger, N2 has the addition of 20% torch ginger, and N3 has 25% torch ginger addition. The results of the proximate test that has been carried out show that the data contains a moisture content of 54.47s-64.51%, an ash content with susceptibility of 1.17-1.51%, a fat content of 11.06-13.44%, and a protein of 18.88-25.35%. Furthermore, the results of the antioxidant test using the DPPH method showed that the torch ginger chicken nugget had an IC50 value <50 μg/mL, namely N0 11.612, N1 unknown, N2 21.7112, N3 26.288.
Potensi Pengembangan Produk Susu Bebas Laktosa Bagi Penderita Lactose Intolerance Wicaksono, Yoedi; Fanani, Muhammad Zainal; Jumiono, Aji
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v4i1.9826

Abstract

Intoleransi laktosa adalah kondisi yang dialami oleh seseorang yang tidak dapat mencerna atau menyerap laktosa, kondisi ini dikenal sebagai patofisiologi resistensi laktose atau kerusakan lapisan sel epitel saluran pencernaan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pasien penderita LI yang mengikuti diet ketat bebas laktosa sering menderita berbagai kekurangan nutrisi yang dapat menimbulkan berbagai kerugian kesehatan, seperti disfungsi kekebalan tubuh, kesehatan usus besar, dan lain sebagainya. Berbagai upaya telah dilakukan untuk pengembangan produk makanan bebas laktosa yang diperkaya nutrisi. Salah satunya adalah susu bebas laktosa yang membantu orang yang tidak dapat mencerna laktosa dan memungkinkan mereka untuk menikmati rasa susu tanpa gejala pencernaan yang tidak nyaman akibat mengonsumsi laktosa. Tetapi di sisi lain penjualan susu bebas laktosa terus meningkat. Bahkan pasar susu bebas laktosa adalah segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri susu. Produk susu bebas laktosa diperkirakan akan mencapai omset €9 miliar pada tahun 2022 dan terus melampaui produk susu secara keseluruhan (7,3% vs. 2,3%). Meskipun demikian hanya sedikit penelitian yang dipublikasikan tentang susu bebas laktosa, bahkan lebih sedikit lagi mengenai preferensi konsumen dan kebiasaan pembeliannya. Penting untuk memahami keinginan dan persepsi konsumen di sekitarnya untuk mendukung industri susu dalam menyediakan produk susu bebas laktosa yang dibutuhkan konsumen.

Page 4 of 14 | Total Record : 131