cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
PENATAAN KAMERA SUBJECTIVE SHOT UNTUK MEMPERKUAT DRAMATIK PADA FILM OUR SECRET CRIME Arif, Muhammad; Pradhono, Choiru
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.427

Abstract

Director of Photography bertanggung jawab penuh terhadap visual yang akan ditampilkan serta pemilihan teknik visual. Skenario Our Secret Crime bergenre thriller mistery dengan tema perselingkuhan dalam rumah tangga menceritakan tentang Daniel yang membunuh selingkuhan Sheira karena tidak ingin istrinya dimiliki oleh laki-laki lain. Penulis sebagai Director of Photography menggunakan metode penciptaan melalui tiga tahap pra produksi, produksi, dan paska produksi dalam penciptaan film Our Secret Crime. Director of Photography memperkuat dramatik melalui penyampaian suspance, coriousity, conflik, dan surprice. Director of Photography akan mewujudkan konsep subjective shot unutk memperkuat dramatik. Penulis sebagai Director of Photography menerapkan konsep melalui beberapa adegan pilihan. Penggunaan Teori Kamera dari Dicky Umbara dan Teori Subjective Shot dari Himawan Pratista. Penulis sebagai Director of Photography juga melakukan pemilihan teknik movement kamera dalam produksi film fiksi ini. Setelah proses pra produksi, produksi dan paska poduksi dilakukan, maka penulis telah berhasil sebagai Director of Photography pada film fiksi Our Secret Crime menggunakan penataan kamera Subjective Shot untuk memperkuat dramatik.
COMPLEMENTARY THERAPIES FOR PREMENSTRUAL SYNDROME: A COMPREHENSIVE REVIEW OF EVIDENCE-BASED INTERVENTIONS Ayuk Naimah; Lailaturohmah; Eva Mesi Setiana
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.430

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) and premenstrual dysphoric disorder (PMDD) are common conditions among adolescent girls, characterized by recurring physical, emotional, and behavioral symptoms that significantly affect quality of life and daily functioning. Conventional treatments, such as hormonal therapy and pharmacological agents, often have limitations in long‑term adherence and potential side effects, creating a need for holistic and non‑pharmacological alternatives. This review aims to analyze and synthesize evidence on complementary therapies that are effective in managing PMS and PMDD among adolescents. A comprehensive literature review was conducted using databases including PubMed, Scopus, ScienceDirect, ProQuest, and Google Scholar for studies published between 2018 and 2025. Search keywords included “premenstrual syndrome,” “adolescents,” “complementary therapy,” “cognitive behavioral therapy,” “mindfulness,” and “emotional freedom technique.” Inclusion criteria were randomized controlled trials (RCTs) and quasi-experimental studies evaluating non-pharmacological interventions with measurable outcomes related to PMS symptom reduction and psychological well-being. Ten studies met the criteria, highlighting the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Internet-based CBT (ICBT), Emotional Freedom Technique (EFT), mindfulness-based programs, and emotion-focused therapy. These interventions significantly reduced PMS and PMDD symptoms (p < 0.05), improved emotional regulation, resilience, and quality of life, and demonstrated effects that persisted up to 1–1.5 months post-intervention. Complementary therapies offer holistic, safe, and accessible strategies for managing PMS in adolescents, addressing both physical and emotional dimensions. Integrating these evidence-based approaches into adolescent health programs could provide sustainable benefits, reduce the burden of PMS while promoting psychological well-being and adaptive coping skills.
MENYUTRADARAI FILM FIKSI A STORY ABOUT FATHER AND DAUGHTER DENGAN GAYA SINEMA SUREALIS UNTUK MEMBANGUN PERBEDAAN ALAM Prayoga, Raja Aldi; Abidin, Zainal
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.428

Abstract

Sutradara dalam sebuah film adalah pemimpin kreatif utama yang bertanggung jawab atas pengarahan artistik dan visual keseluruhan produksi. Skenario A Story about Father and Daugther: Kalau Tidak Hari Ini Mungkin Saja Nanti digarap dengan menggunakan gaya sinema sureallis untuk membangun perbedaan antara alam ruh, alam nyata, dan alam baka. Gaya sinema surrealis dipilih karena kemampuannya dalam menggambarkan dunia yang tidak logis dan melampaui kenyataan sehari-hari. Film ini mengeksplorasi perjalanan emosional seorang Ayah melewati berbagai alam yang menggambarkan tahap-tahap kehidupan manusia, dari alam ruh, dunia, hingga alam baka. Dalam proses penciptaannya, penelitian ini menggunakan pendekatan mise-en-scene untuk merancang visual yang mencerminkan perbedaan karakteristik masing-masing alam. Elemen-elemen seperti pencahayaan, kostum, dan set dirancang secara khusus untuk mempertegas batas antara realitas dan imajinasi. Selain itu, penelitian ini juga mengacu pada teori perbedaan alam yang diambil dari literasi filosofis dan spiritual, yang kemudian diinterpretasikan ke dalam visual film. Merujuk kepada landasan teori yang digunakan pada film ini, dapat dinilai ketercapaian penggunaan gaya sinema surreallis untuk membangun perbedaan alam secara keseluruhan dapat dicapai meskipun ada beberapa bagian yang secara unsur surreallis belum terlalu mencolok.
SENI KETANGKASAN ADU DOMBA GARUT DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Dwian Farrel Nugraha; Benny Kurniadi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.431

Abstract

Karya fotografi dokumenter ini mengangkat tradisi Seni Ketangkasan Adu Domba Garut sebagai objek utama, merepresentasikan warisan budaya lokal Tatar Sunda. Tradisi ini menampilkan pertunjukan adu ketangkasan antar domba serta mencerminkan nilai-nilai sosial, estetika, dan historis yang hidup dalam komunitas peternak dan pelestari budaya. Melalui pendekatan photo story, karya ini merekam berbagai proses yang terabaikan, seperti perawatan domba, kegiatan padepokan, hingga keterlibatan lintas generasi menjaga keberlanjutan tradisi. Penciptaan karya ini bertujuan memberikan perspektif berimbang terhadap praktik adu domba, selama ini disalahpahami sebagai bentuk kekerasan terhadap hewan. Visualisasi yang disusun secara naratif bertujuan menunjukkan dedikasi di balik tradisi, kepedulian, dan solidaritas komunitas yang terjaga turun-temurun. Fotografi dokumenter dipilih karena kemampuannya menangkap realitas secara jujur dan berlapis, serta menyampaikan pesan budaya secara emosional dan kontekstual. Hasil dari penciptaan adalah karya foto yang dicetak Photopapper Laminating Doff. Karya ini diharapkan menjadi media edukasi, dokumentasi budaya, sekaligus ruang refleksi dalam memahami makna warisan budaya lokal
PENYUTRADARAAN NASKAH DRAMA KEBO NYUSU GUDEL KARYA DHENY JATMIKO DENGAN PENDEKATAN TEATER EPIK BRECHT Akram Hakim; Sulaiman
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.433

Abstract

Penyutradaaran naskah drama Kebo Nyusu Gudel karya Dheny Jatmiko merupakan bentuk upaya penciptaan yang dilakukan oleh pengkarya dalam menyampaikan kritik yang ada pada naskah. Pertunjukan ini mengkritik kehidupan sosial masyarakat terkhususnya anak muda yang merasa lebih cerdas dari pemimpin negara sampai membuat kerusuhan. Naskah ini menghadirkan tokoh-tokoh yang memberikan pesan dan moral terhadap penonton dengan lewat sindiran-sindiran satir yang menyadarkan. Tokoh kakek yang menjadi gambaran pemimpin negara diharapkan mampu menyadarkan penonton akan perbuatan yang salah sebagai anak muda yang bermoral. Pengkarya memilih naskah ini dengan menggunakan metode teater epik dari Bertolt Brecht. Selain metode epik Brecht yang sutradara pakai, Suyatna Anirun selaku tokoh teater Indonesia juga menjadi acuan terhadap tahap-tahap penyutradaraan yang pengkarya lakukan. Suyatna anirun memiliki tahap-tahap dan proses pencarian yang telah dirangkum dengan sempurna untuk seorang sutradara dengan pencapaian pementasan di atas panngung.
IMPRESI PEROKOK PASIF DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI Abdussaleem Muhammad; Benny Kurniadi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.434

Abstract

Eksplorasi visual yang merepresentasikan dampak-dampak negatif yang dialami perokok pasif melalui fotografiekspresi. Latar belakang penciptaan dihapus pada pengalaman pribadi penulis yang sejak kecil mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap rokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengkaji hubungan antara tanda visual (representamen), objek (fenomena perokok pasif), dan interpretan (makna yang ditangkap penonton). Cara pembuatannya meliputi tahapan persiapan, observasi, studi literatur, perancangan konsep, penggambaran, pencitraan digital, dan pameran karya. Karya yang dihasilkan berjumlah 21 buah, mengangkat tema-tema seperti kerentanan tubuh, tekanan sosial, dan penyakit kronis akibat menjadi perokok pasif. Setiap karya memanfaatkan simbol-simbol visual seperti asbak, asap, dan figur manusia, dipadukan dengan teknik manipulasi digital dan proses kreatif untuk memperkuat narasi visual. Hasil penciptaannya menunjukkan bahwa fotografiekspresi dapat menjadi media yang efektif untuk menyuarakan keresahan pribadi sekaligus kritik sosial terhadap kebiasaan merokok di ruang publik. Karya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya perokok pasif.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI DI WILAYAH DESA SIDOMULYO KECAMATAN NEGERI KATON KABUPATEN PESAWARAN Oktavia, Santi; Sri Maryuni; Diah Sulastri; Sujiah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.435

Abstract

Stunting menjadi salah satu masalah kesehatan Di Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan peringkat ke lima kejadian stunting pada balita di dunia. Di Indonesia, stunting disebut kerdil, artinya ada gangguan pertumbuhan fisik dan pertumbuhan otak pada anak.Prevalensi stunting di pesawaran tinggi yaitu sebesar 33,6%, dimana salah satu desa yaitu desa sidomulyo memiliki balita stunting 7 anak.Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mencegah angka kejadian pada Balita Di desa Sidomulyo. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan tentang stunting dan dampaknya, menjelaskan cara pemberian asupan makanan bergizi melalui kegiatan demonstrasi pembuatan makanan tambahan, cara melakukan perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan cuci tangan kepada para ibu PKK di wilayah RW 1 Desa sidomulyo. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan 90% Ibu PKK RW 1 Desa sidomulyo telah mengikuti pendidikan kesehatan mengenai stunting, 85 % Ibu PKK RW 1 telah mengikuti edukasi mengenai PHBS dan pemberian makanan tambahan. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat di wilayah RW 1 desa sidomulyo yaitu ibu-ibu PKK mampu menjelaskan kembali tentang pencegahan stunting dan menerapkan perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui gerakan mencuci tangan serta membuat makanan tambahan
PERANCANGAN FURNITURE BONGGOL JAGUNG SEBAGAI ELEMEN INTERIOR KABIN BONGGOL JAGUNG WISATA EDUKASI CIWIDEY JAWA BARAT Septia, Resmelani; Yandri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.437

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan meja kopi dari bonggol jagung sebagai material utama, dirancang untuk interior teras kabin di kawasan wisata edukasi Ciwidey, Jawa Barat. Proyek ini merupakan inisiatif PT. Matahati Kreasi Nusantara untuk mengoptimalkan limbah pertanian menjadi produk fungsional dan berkelanjutan. Pemilihan bonggol jagung didasari ketersediaan melimpah, sifat alami, estetika unik, dan prinsip ramah lingkungan. Produk ini tak hanya fungsional dan menarik secara visual, tetapi juga edukatif tentang daur ulang dan keberlanjutan bagi pengunjung. Metodologi yang digunakan adalah design thinking, meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tinjauan literatur, dan analisis kompetitor. Hasilnya adalah prototipe meja kopi silinder yang dibuat dengan teknik bending laminasi dan dirancang ergonomis. Meskipun bonggol jagung menawarkan keunggulan visual dan efisiensi biaya, tantangan teknis seperti waktu pengeringan panjang, risiko deformasi, dan kekuatan struktural yang lebih rendah perlu diatasi. Strategi pemrosesan optimal dan kombinasi dengan kayu jati esensial untuk stabilitas produk.
KESENIAN WAYANG GOLEK PUSAKA GIRI HARJA DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Harahap, Andrea Putra Pratama; Benny Kurniadi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.436

Abstract

Jawa Barat adalah Provinsi yang kaya akan sejarah, tradisi, dan budaya, hal ini terjadi karena beragamnya kearifan lokal masyarakat Sunda yang terbentuk sejak dahulu kala. Seiring dengan perkembangan zaman, Globalisasi sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Dimana tidak mudah untuk melakukan persaingan antara kebudayaan modern dan kebudayaan tradisional. Dengan begitu diperlukan langkah yang tepat, salah satunya yaitu beradaptasi dengan era modern. Dalam dunia pewayangan Giri Harja sebagai padepokan yang berkecimpung melestarikan Wayang Golek, terkenal dengan kreativitas dan inovasinya yang visioner. Ini terjadi karena Giri Harja mengartikan seni sebagai kebebasan berekspresi, karena jika terkekang tidak ada yang namanya berkembang. Melalui pendekatan fotografi dokumenter  karya ini akan memberitahu pelaku seni bahwa dengan beradaptasi suatu kesenian budaya akan berumur panjang, itulah yang terjadi pada Kesenian Wayang Golek meskipun sudah ada sejak ratusan tahun lalu namun pertunjukan nya masih di gemari oleh sebagian besar masyarakat Jawa Barat.
KONSEP DAN FILSAFAT KEPEMIMPINAN DALAM ILMU KEBIDANAN: SEBUAH TINJAUAN NARATIF Noviari, Dewi; Neneng Hasanah
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.438

Abstract

Kepemimpinan bidan memegang peran strategis dalam meningkatkan keselamatan ibu dan bayi. Artikel ini mengkaji secara kritis konsep dan filosofi kepemimpinan dalam kebidanan melalui sintesis literatur internasional dan praktik nasional. Kajian dilakukan dengan pendekatan tinjauan naratif sistematis menggunakan sumber jurnal terindeks dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan bidan tidak hanya terbatas pada otoritas klinis, tetapi juga mencakup advokasi, pemberdayaan, serta pengaruh terhadap kebijakan kesehatan publik. Indikator efektivitas kepemimpinan tercermin dari mutu pelayanan, kepuasan pasien, dan keselamatan maternal. Lebih lanjut, penelitian menegaskan perbedaan antara peran manajerial yang berfokus pada fungsi administratif dengan peran kepemimpinan yang menekankan inspirasi, empati, dan koordinasi klinis. Tantangan globalisasi, digitalisasi, dan dilema etis menegaskan pentingnya pengembangan model kepemimpinan bidan yang adaptif dan berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan. Artikel ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat kepemimpinan bidan pada level klinis, komunitas, dan kebijakan, sehingga berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan kualitas hidup perempuan.