cover
Contact Name
Rivaldo Kurniawan Iryanto
Contact Email
rivaldokurniawan54@gmail.com
Phone
+628975368282
Journal Mail Official
journalpustaka@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nilam IV, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50276
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29872731     DOI : https://doi.org/10.59945/jpnm.v1i2.26
JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin is an open access journal, and a peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Humanities and social sciences, Contemporary political science, Education science, Religion and philosophy, engineering science, Business and economy, cooperative, technology, HR Development, Design and media arts
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 662 Documents
Penerapan Pendidikan Tari sebagai Alat untuk Memperkuat Karakter Siswa Generasi Z Jenjang SMP Desa Danasari Kabupaten Tegal Fika Esriliana; Riska Rahma Alya
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1244

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pendidikan tari sebagai alat untuk memperkuat karakter siswa Generasi Z jenjang SMP di Desa Danasari, Kabupaten Tegal. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya ketergantungan siswa terhadap teknologi digital yang berdampak pada penurunan fokus, kesabaran, kedisiplinan, kerja sama, dan ketahanan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di SMP Negeri 2 Bojong. Data diperoleh melalui observasi proses latihan tari dan wawancara dengan guru seni budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan tari yang dilakukan secara berulang melalui pola hitungan, penguasaan ragam gerak, serta kerja kelompok mampu melatih konsentrasi, disiplin waktu, tanggung jawab, empati, dan kemampuan sosial siswa. Pembelajaran tari juga menjadi ruang ekspresi yang membantu siswa mengelola emosi, membangun percaya diri, dan memperkuat mental saat tampil di depan publik. Selain itu, pendidikan tari memperkenalkan nilai budaya lokal melalui penghayatan wirasa sehingga siswa tidak hanya menguasai keterampilan gerak, tetapi juga memahami makna budaya. Dengan demikian, pendidikan tari relevan sebagai sekolah kehidupan yang menyeimbangkan literasi digital dengan pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan pentingnya seni tari dalam pendidikan karakter remaja di tengah perubahan sosial dan budaya kontemporer kini.
Peran Kewajiban Suami Dan Istri Dalam Mencegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga Lady Kendra; Jamin Ginting
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1246

Abstract

Artikel ini membahas peran kewajiban perkawinan antara suami dan istri dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). KDRT masih menjadi permasalahan sosial dan hukum yang signifikan karena berdampak tidak hanya pada korban, tetapi juga terhadap stabilitas keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui analisis peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak dan kewajiban oleh kedua pasangan suami istri berkontribusi dalam terciptanya rumah tangga yang harmonis serta meminimalkan potensi terjadinya kekerasan dalam keluarga. Sikap saling menghormati, tanggung jawab, komunikasi, dan kesadaran hukum merupakan faktor-faktor penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya edukasi masyarakat mengenai tanggung jawab perkawinan serta penegakan hukum yang konsisten guna mengurangi kasus KDRT. Oleh karena itu, penguatan kesadaran terhadap kewajiban perkawinan dan peningkatan mekanisme perlindungan hukum dipandang sebagai upaya preventif yang penting dalam menciptakan keluarga yang aman dan bebas dari kekerasan.
Analaisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I SD Negeri Majalaya 03 Noorsyanti
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1247

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I, mengidentifikasi bentuk kesulitan yang siswa hadapi dalam membaca, dan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri Majalaya 03. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes unjuk kerja membaca. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa masih bervariasi. Dari 15 siswa yang dianalisis, 2 siswa memiliki kemampuan membaca yang baik, 3 siswa memiliki kemampuan membaca yang cukup dan 10 siswa lainnya kemampuan membacanya masih kurang serta mengalami kesulitan dalam mengenal huruf, membaca suku kata, kata, digraf, diftong, cerita pendek, serta memahami isi bacaan. Kemampuan membaca siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kemampuan kognitif, motivasi, kebiasaan belajar, dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal pembelajaranlatihan membaca di rumah, pendampingan orang tua atau keluarga, dan pengajaran guru, serta lingkungan pembelajaran disekolah.
Hubungan Antara Deprivasi Relatif Dengan Loyalitas Kerja Pada Personel Ditsamapta Polda Aceh Arliyandi Birna; Endang Setianingsih; Imam Abdillah Lukman
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1248

Abstract

Dalam pengelolaan sumber daya manusia dibutuhkan suatu kepemimpinan yang mampu mengarahkan serta menggerakkan sumber daya manusia untuk mengikuti aturan yang melahirkan sikap yang disiplin kerja tinggi pada instansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara deprivasi relatif dengan loyalitas kerja anggota ditsamapta polda aceh. Deprivasi Relatif adalah keadaan dimana ketika individu menghadapi pengucilan dari peluang sosial, pengalaman ini mungkin membuat mereka sadar akan identitas sosial mereka yang kurang beruntung dan mengasingkan mereka dari orang lain dalam masyarakat. loyalitas kerja karyawan terhadap pekerjaan adalah aktivitas fisik, psikologis, dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada hubungan antara deprivasi relatif terhadap loyalitas kerja. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota ditsamapta polda aceh yang berjumlah 70 anggota. Pengambilan sampel dalam penelitian ini peneliti menggunakan probability dengan menggunakan purpose sampling, purpose sampling. Pengambilan data menggunakan skala likert dengan membagikan kuesioner kepada subjek. Peneliti menggunakan uji korelasi untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara deprivasi relatif dengan loyalitas kerja , dimana pearson corelation sebesar -0,372 karena nilai korelasi bernilai (-) maka kedua variabel berkorelasi negatif, dimana semakin tinggi deprivasi relatif maka semakin rendah pula loyalitas kerja anggota.
Model Pembelajaran Matematika Berbasis Metakognisi untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Achmad Nurhadi; Scolastika Mariani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1251

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model pembelajaran matematika berbasis metakognisi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Artikel ini disusun sebagai kajian konseptual dengan metode studi kepustakaan melalui telaah terhadap teori metakognisi, pemecahan masalah matematika, regulasi diri, dan pembelajaran reflektif. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif menggunakan analisis isi. Hasil kajian menghasilkan model pembelajaran yang terdiri atas lima tahap, yaitu orientasi masalah, perencanaan strategi, pemantauan proses penyelesaian, evaluasi jawaban, dan refleksi hasil belajar. Setiap tahap dirancang untuk membantu siswa memahami masalah, memilih strategi, mengontrol langkah penyelesaian, memeriksa kebenaran jawaban, serta merefleksikan proses berpikirnya. Model ini menempatkan guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui pertanyaan metakognitif, diskusi, dan refleksi. Secara konseptual, model pembelajaran matematika berbasis metakognisi dapat menjadi alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, sadar, dan bermakna. Kajian ini merekomendasikan pengembangan perangkat pembelajaran dan pengujian keterlaksanaan model dalam praktik kelas agar kontribusinya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dapat diamati secara lebih mendalam pada berbagai jenjang pendidikan dan karakteristik siswa, sekaligus memperkuat budaya belajar reflektif dalam pembelajaran matematika di sekolah secara berkelanjutan.
Aksiologi Pendidikan Dasar dalam Menakar Validitas Ekologis Antara Kurikulum Terstandar dan Respon Adaptif Guru Cahya Mei Samapta; Budi Purwoko; Wahono Widodo
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1252

Abstract

Penelitian ini membahas dasar-dasar aksiologi dalam pendidikan dasar dengan menitikberatkan pada nilai kegunaan ilmu dalam praktik pendidikan. Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis peran ilmu pendidikan, hakikat kegiatan mendidik sebagai ilmu, seni, dan praksis, serta relevansi ilmu pendidikan dalam praktik pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan mengkaji berbagai teori dan hasil penelitian yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ilmu pendidikan memiliki nilai praktis yang penting dalam membantu guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara sistematis dan bermakna. Kegiatan mendidik tidak dapat dipahami hanya sebagai ilmu atau seni semata, melainkan merupakan perpaduan keduanya yang diwujudkan dalam praktik nyata (praksis). Selain itu, ilmu pendidikan dasar terbukti memiliki kegunaan nyata dalam membantu guru memahami karakteristik peserta didik, menentukan strategi pembelajaran yang tepat, serta mengambil keputusan pedagogis secara profesional. Analisis kasus menunjukkan adanya dilema antara pembelajaran terstandar dan improvisasi guru. Pembelajaran berbasis standar menjamin keteraturan dan akuntabilitas, namun cenderung kurang fleksibel, sedangkan improvisasi guru mampu meningkatkan keterlibatan siswa meskipun hasilnya lebih beragam. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara kepatuhan terhadap standar dan kebebasan profesional guru. Dengan demikian, pendidikan yang efektif memerlukan integrasi antara teori, pengalaman praktis, dan nilai-nilai kemanusiaan agar mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Sederhana Pada Umkm Pikulen Molen Toping Untuk Meningkatkan Kinerja Usaha Ferdina Oktaviani Putri; Ervi Indriyani; Kanistha Edria Belinda; Miladiah Kusumaningarti
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1253

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian; namun, mereka masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang tidak terstruktur. Masalah ini juga dialami oleh UMKM Molen Topping Pikulén, yang belum menerapkan sistem pencatatan keuangan yang sistematis, sehingga menyulitkan penentuan kondisi keuangan dan kinerja usahanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menyusun catatan keuangan sederhana berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Badan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun catatan keuangan, menyusun laporan laba rugi, dan memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Selain itu, laporan keuangan yang disusun menunjukkan bahwa usaha tersebut menghasilkan laba bersih sebesar Rp 5.885.000 pada Desember 2025, yang mencerminkan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Pendampingan ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi keuangan dan kinerja bisnis. Oleh karena itu, penerapan pencatatan keuangan sederhana dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan UMKM.
Analisis Kinerja Piutang Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Sri Wahyuni; Darman
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja piutang perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021 sampai 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan melalui tiga indikator, yaitu receivable turnover, average collection period, dan rasio tunggakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan piutang perusahaan mengalami fluktuasi, tetapi secara umum menunjukkan perbaikan. Rata-rata perputaran piutang meningkat dari 33,30 kali pada tahun 2021 menjadi 46,96 kali pada tahun 2024. Average collection period menurun dari 16,97 hari menjadi 10,85 hari, yang menunjukkan penagihan piutang semakin cepat. Rasio tunggakan juga menurun dari 18,66% menjadi 12,46%, meskipun sebagian perusahaan masih menghadapi risiko piutang tertunggak. PT Cisadane Sawit Raya Tbk dan PT London Sumatra Indonesia Tbk menunjukkan kinerja piutang terbaik karena memiliki perputaran piutang tinggi, periode penagihan singkat, dan rasio tunggakan rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan kredit dan penagihan yang efektif untuk menjaga likuiditas, mempercepat arus kas, serta meningkatkan kualitas pengelolaan modal kerja perusahaan secara berkelanjutan pada sektor terkait nasional.
Studi Komparasi Finansial Agribisnis Jagung Antara Peserta dan Bukan Peserta Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya Bheger di Desa Pulosari Inez irma Azalia
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan biaya produksi, pendapatan, serta keuntungan agribisnis jagung antara petani peserta dan bukan peserta Program P4S BHEGER. Penelitian dilaksanakan di Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan menggunakan metode accidental sampling terhadap 25 responden dari masing-masing kelompok. Analisis data dilakukan secara analisis varian dengan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata biaya produksi petani peserta program P4S sebesar Rp3.216.000/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan petani bukan peserta sebesar Rp2.344.000/ha, dengan selisih Rp872.000 yang signifikan secara statistik (t hitung = 13,208 > t tabel = 1,677). (2) Rata-rata pendapatan petani peserta sebesar Rp8.180.000/ha, sedangkan bukan peserta sebesar Rp3.216.000/ha. Selisih pendapatan sebesar Rp4.964.000 juga signifikan secara statistik (t hitung = 11,145 > t tabel = 1,677). (3) Rata-rata keuntungan bersih petani peserta sebesar Rp4.408.000/ha, lebih besar dibandingkan dengan bukan peserta sebesar Rp864.000/ha, dengan selisih Rp3.544.000 yang signifikan secara statistik (t hitung = 9,057 > t tabel = 1,677). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun biaya produksi petani peserta lebih tinggi, peningkatan pendapatan yang diperoleh mampu menutupi biaya tersebut dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Dengan demikian, partisipasi dalam Program P4S BHEGER memberikan dampak positif terhadap kinerja agribisnis jagung.
Analisis Kekerasan Simbolik Dalam Interaksi Guru Dan Siswa Pada Sekolah Menengah Pertama Berbasis Keagamaan Muh. Hanif; Oktania Nur Salwa
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1258

Abstract

Artikel ini menganalisis kekerasan simbolik dalam interaksi guru dan siswa pada SMP Muhammadiyah 1 Purwokerto dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Fokus kajian diarahkan pada tiga hal, yaitu label yang berpotensi merendahkan siswa, otoritas guru dalam relasi keseharian, dan praktik disiplin yang dapat menutup atau membuka ruang dialog. Berdasarkan wawancara dua siswa kelas 8B, wawancara guru BK, hasil angket, serta observasi kelas, temuan menunjukkan bahwa praktik kekerasan simbolik tidak tampak dominan; komunikasi guru cenderung sopan, peraturan dirasa adil, dan siswa merasa bebas berpendapat. Meski demikian, masih muncul indikasi simbolik yang halus, misalnya koreksi atas pakaian yang ketat, komentar yang sinis, dan pembandingan antarsiswa pada situasi tertentu. Hasil ini sejalan dengan literatur mutakhir bahwa hubungan guru–siswa yang kuat, komunikasi yang empatik, dan disiplin berbasis nilai cenderung memperkuat rasa aman serta partisipasi siswa, sedangkan komunikasi kontrol yang keras dapat melemahkan agensi siswa.