cover
Contact Name
Hamid
Contact Email
numera@uinsaizu.ac.id
Phone
+628818762897
Journal Mail Official
numera@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani No. 40 Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia Telp. 0281-635624 Fax. 0281-636553
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Nusantara Raya
ISSN : -     EISSN : 29634970     DOI : 10.24090/jnr
Jurnal Nusantara Raya publishes articles with aim and scope: 1. Language teaching 2. Literature teaching 3. Learning Indonesian Language and Literature 4. Study of Indonesian, Archipelago, and Malay Languages 5. Study of Indonesian literature 6. Comparative Literature Study 7. Comparative Linguistics
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
Aksiologi Ilmu dalam Filsafat Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Anisah; Wachid Bambang Suharto, Abdul
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menegaskan kembali makna dan fungsi aksiologi ilmu dalam filsafat pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai dasar pembentukan nilai, moral, dan tujuan pendidikan dasar. Selama ini, kajian filsafat pendidikan Islam lebih menyoroti aspek epistemologi dan ontologi, sedangkan dimensi aksiologi ilmu masih jarang dikaji dalam konteks pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi pustaka dengan analisis filosofis dan hermeneutik terhadap karya Al-Ghazali, Syed Muhammad Naquib al-Attas, serta pemikir kontemporer seperti Moh. Roqib dan Nata. Hasil kajian menunjukkan bahwa aksiologi ilmu dalam pendidikan MI meliputi tiga dimensi utama: (1) nilai moral dan spiritual, (2) pembentukan karakter dan adab peserta didik, serta (3) tujuan sosial dan teologis ilmu bagi kemaslahatan dan pengabdian kepada Allah SWT. Kebaruan penelitian terletak pada model konseptual tiga dimensi aksiologi ilmu yang mengintegrasikan nilai, moral, dan tujuan sebagai fondasi kurikulum dan pembelajaran MI, guna melahirkan insan berilmu dan beradab yang seimbang antara intelektualitas, moralitas, dan spiritualitas.
Aksiologi Pembelajaran Humanis-Religius di Madrasah Ibtidaiyah: Menemukan Nilai dan Tujuan Ilmu dalam Era Modern Latif, Amin; Wachid Bambang Suharto, Abdul
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i1.15462

Abstract

Pendidikan Islam pada hakikatnya berfungsi membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun, perkembangan pendidikan modern cenderung menekankan aspek kognitif dan instrumental sehingga nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan mulai terpinggirkan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan aksiologis antara tujuan ideal pendidikan Islam dengan praktik pembelajaran di lembaga dasar, khususnya Madrasah Ibtidaiyah. Artikel ini bertujuan menganalisis dasar aksiologis pembelajaran humanis-religius serta relevansinya terhadap arah dan tujuan ilmu dalam konteks modern. Kajian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan filsafat pendidikan Islam, berfokus pada dimensi aksiologi yang menelaah nilai dan tujuan ilmu. Data diperoleh dari literatur klasik dan modern, seperti karya Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Al-Attas, dan pemikir pendidikan kontemporer seperti Rogers, Freire, dan Kuntowijoyo. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran humanis-religius merupakan wujud penerapan nilai aksiologis Islam, yaitu integrasi antara rasionalitas, moralitas, dan spiritualitas dalam proses pendidikan. Dengan menempatkan ilmu sebagai sarana pengabdian kepada Allah dan kemaslahatan manusia, Madrasah Ibtidaiyah dapat menjadi ruang pembentukan generasi beradab dan berjiwa religius di tengah tantangan modernitas.
Adab atau Ilmu: Tinjauan Filosofis dalam Perspektif Pendidikan Islam Prayogo, Arif; Nurfuadi
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i1.15480

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis kedudukan adab dan ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Dianalisis melalui pendekatan filsafat pendidikan meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis, ilmu dipandang sebagai karunia Ilahi yang memiliki nilai kebenaran dan petunjuk. Sedangkan adab berfungsi sebagai landasan normatif yang menempatkan ilmu sesuai kedudukannya. Secara epistemologis, proses perolehan ilmu tidak hanya bertumpu pada akal dan pengalaman empiris, tetapi juga pada wahyu. Adab sebagai prasyarat fundamental agar pencarian ilmu berlangsung secara benar dan bernilai keberkahan. Secara aksiologis, tujuan penggunaan ilmu diarahkan pada kemaslahatan, pengembangan akhlak, serta pengabdian kepada Allah Swt. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi antara adab dan ilmu merupakan keharusan dalam pendidikan Islam, karena adab menjadi fondasi moral bagi ilmu, sementara ilmu memperkaya pengamalan adab, sehingga keduanya menghasilkan pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi kehidupan.
Peran Filsafat Pendidikan Islam dalam Membangun Pendidikan Karakter Siswa Kelas IV SD Negeri Ajibarang Wetan Desianto; Khoirul Azis, Donny
Jurnal Nusantara Raya Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v4i1.15493

Abstract

This study aims to describe the role of Islamic educational philosophy in building the character education of fourth-grade students at SD Negeri Ajibarang Wetan. The background of this research arises from the growing need to strengthen character education in elementary schools amid increasingly complex moral and social challenges. Islamic educational philosophy is considered relevant because it emphasizes a balance between intellectual, emotional, and spiritual development rooted in the values of tawhid (divine unity), adab (ethics), and human responsibility as khalifah (steward) on earth. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers, the principal, and students, as well as document analysis. The findings reveal that Islamic educational values have been effectively integrated into learning activities, school culture, and religious practices. Teachers implement the principles of ta’dib (moral education), uswah hasanah (exemplary conduct), and muhasabah (self-reflection) to shape students’ character. These practices have resulted in positive behavioral changes such as honesty, responsibility, discipline, and social care. However, the study also found that teachers’ understanding of the philosophical foundations of Islamic education varies, indicating the need for further professional development to strengthen conceptual and reflective competence. The implications of this study highlight the importance of systematically integrating Islamic educational philosophy within the Merdeka Curriculum to develop students who are morally upright, religiously aware, and intellectually balanced.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.
Penguatan Nilai-Nilai Aswaja dalam Membangun Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto Hidayat, Imam; Hamid Samiaji, Mukhamad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Maka dari itu, Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang mendeskripsikan bagaimana penguatan nilai-nilai aswaja dalam membangun karakter an-nahdliyah mahasiswa. Penelitian ini memanfaatkan metode analisis data model interaktif Miles dan Huberman berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, uraian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto dilakukan melalui tujuh langkah strategis yaitu: pemahaman aswaja sebagai landasan karakter, pengintegrasian nilai aswaja dalam kurikulum PIAUD, implementasi nilai aswaja melalui aktivitas keseharian, pembinaan karakter melalui keteladanan, penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan keagamaan, penyusunan modul dan bahan ajar berbasis aswaja, dan penggunaan teknologi dalam penyebaran nilai aswaja. Pemahaman yang mendalam dan implementasi yang konsisten terhadap nilai-nilai Aswaja membantu mahasiswa menjadi individu berkarakter An-Nahdliyah, yang tidak hanya kuat dalam aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memiliki sikap yang inklusif, moderat, dan toleran.