cover
Contact Name
Ni'matul Ma'muriyah
Contact Email
nimatul@uib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
madani.jurnaluib@gmail.com
Editorial Address
Baloi-Sei Ladi, Jl. Gajah Mada, Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau 29426
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 29874939     DOI : https://doi.org/10.37253/madani
Core Subject : Education,
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Internasional Batam adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel – artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diambil dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan kewirausahaan. Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan terbit secara berkala setiap tiga bulan sekali, Januari, April, Juli dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Pelatihan Media Sosial dalam Membantu Aspek Pemasaran Pengrajin Suling Bambu untuk Meningkatkan Minat Konsumen, Desa Nagasepaha-Bali Prastiwi, Ni Luh Putu Eka Yudi
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 1 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v1i1.7198

Abstract

Wabah Covid-19 yang pernah melanda pulau Bali mengakibatkan perekonomian di Bali mengalami penurunan khususnya di kota Singaraja. Salah satu yang dapat dilakukan untuk membangkitkan kembali perekonomian yaitu dengan mengembangkan usaha kerajinan, salah satunya kerajinan suling bambu. Dengan bantuan teknologi yang semakin canggih dapat dikembangkan evaluasi baru para pelaku usaha dalam mengembangkan usaha. Kini marketing atau pemasaran guna meningkatkan minat para konsumen dengan inovasi-inovasi baru sehingga perekonomian lebih baik dan produk yang diproduksi menjadi lebih mudah dikenal oleh kalangan masyarakat
Pengabdian masyarakat RUMBERIA (Rumah Belajar Ceria): RUMBERIA( Rumah Belajar Ceria) Farhan, Muhammad; Lestari, Yulia; Sari, Suci Indah; Mujib, Abdul
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i1.7469

Abstract

Rumberia activities (Rumah Belajar Ceria) are carried out 2 times in seminnggu on Saturdays and Sundays located in Nagori Purwosari, Pematang Bandar District, Simalungun Regency. This Rumberia activity ( Cheerful Learning House) is carried out with the aim of helping Nagori Purwosari's children to be good at reading and counting because the majority of Nagori Purwosari's children are lacking in reading and counting. In addition to teaching about reading and counting we also make a game where these children can more easily learn the lessons taught and make them not bored or tired in learning and this method is very effective in making Nagori children enthusiastic in learning. The service team also often uses a prop to make children more knowledgeable about to make children more knowledgeable about learning. The result of this devotion makes it easier for the children of Nagori Purwosari to understand in accordance with their imagination which makes it easier for them to defend
Chocolate In Jar Sebagai Variasi Produk Dessert Jar Bernutrisi Budiman, Johny; Andarini, Retno; Sofia, Sofia; Sugandi, Dwinta; Tiara. C, Indah; Ainabila, Salsa Siti
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i1.8564

Abstract

The era of globalization which offers a lot of instant food. Unknowingly, excessive sugar consumption in the long term can trigger many health problems such as obesity and diabetes mellitus. Chocolate in jar” is a dessert tha tbeen developed with a sweet taste using clear jar packaging but still safe for consumption. A practical culinary dish with attractive visuals and also a premium chocolate taste and contains gluten free and sugar free which we combine with rice crispy. Product It’s also inspired and covers 2 of the 17 Sustainable Development Goals (SDGs). The Goals are built on the important principle of leaving no one behind, and emphasizing a holistic approach to achieve sustainable development for all.
Pembuatan Abon dari Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Sebagai Inovasi Olahan Pangan di Kelurahan Lumpur Hayu Nirmala, Cipta Tungga; Nugraha, Reva Edra; Wicaksono, Akhmad Permadi; Wardhani, Diana Silvia Rahma; Arifin, Ahmad Zaenal; Afandi, Fadila Ardiansyah; Salshabila, Kirana Aurelia; Najmi, Naufal Fikri; Fadhilah, Rahadyan Itsar; Reswara, Rasendriya Putra; Zhafarina, Safira Cecilia
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8666

Abstract

Abon merupakan salah satu olahan makanan yang berbahan dasar dari daging sapi, maupun daging ikan. Abon ini berasal dari Pulau Jawa dan Pulau Bali. Langkah utama membuat abon yaitu pencucian, perebusan, peremahan, dan penggorengan, Salah satu bahan yang dapat dijadikan abon yakni daging ikan tongkol. Salah satu jenis ikan tuna yang hidup di dasar laut yakni ikan tongkol. Ikan tongkol mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi sehingga cocok untuk dijadikan oalahan makanan. Di Kelurahan Lumpur ini, ikan tongkol dijual secara mentah atau belum diolah menjadi olahan makanan. Oleh karena itu dikakukan sosialisasi pembuatan abon bertujuan untuk mengurangi kadar air yang ada pada daging sehingga dapat memperlama waktu simpan dan meningkatkan nilai jual ikan tongkol. Adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangkannya menjadi usaha skala rumahan untuk meningkatkan perekonomian di Kelurahan Lumpur.
Pemanfaatan Limbah Padat Penyulingan Daun Cengkeh Menjadi Biobriket Di Desa Kalipucang Af'ida, Layyinatul; Sani, Sani; Siswati, Nana Dyah
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8685

Abstract

Daun cengkeh kering dari hasil penyulingan minyak atsiri daun cengkeh seringkali dipandang sebagai limbah industri yang pemanfaatannya masih kurang. Limbah daun cengkeh ini biasanya hanya digunakan sebagai bahan bakar tambahan untuk proses penyulingan di Desa Kalipucang. Sehingga limbah tersebut dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi biobriket dengan campuran arang sekam padi. Biobriket adalah sumber energi alternatif yang terbuat dari campuran biomassa dengan proses karbonisasi bersuhu tinggi. Tujuan dari pemanfaatan limbah daun cengkeh yaitu untuk mengurangi limbah yang terbuang dan menjadikannya produk yang memiliki nilai jual bagi masyarakat Desa Kalipucang. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu pembuatan biobriket daun cengkeh dan penyuluhan kepada masyarakat. Hasil capaian kegiatan ini adalah briket daun cengkeh yang ramah lingkungan. Pembuatan biobriket daun cengkeh ini diharapkan mampu menjadi solusi alternatif terhadap limbah penyulingan daun cengkeh di Desa Kalipucang.
Nugget Jantung Pisang Sebagai Usaha Diversifikasi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Di Desa Kalipucang Aisyah, Aurela Naura; Sani, Sani; Suprihatin, Suprihatin
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8713

Abstract

Salah satu unsur tanaman pisang yang dapat dijadikan bahan makanan adalah jantung pisang. Namun karena kebanyakan orang hanya mengetahui cara memanfaatkan jantung pisang untuk membuat sayuran, maka pemanfaatan jantung pisang untuk keperluan makanan belum maksimal.Banyaknya jantung pisang tidak benar – benar dimanfaatkan secara maksimal, bahkan dibuang begitu saja mendorong untuk mengubah suatu limbah menjadi produk yang dapat memberikan nilai ekonomis dan juga dapat membuka suatu usaha bagi masyarakat setempat. Usaha untuk meningkatkan nilai ekonomis dari jantung pisang tersebut adalah dengan menjadikannya suatu produk. Salah satunya yaitu membuat suatu inovasi pangan Nugget Jantung Pisang.Dengan program diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal di Desa Kalipucang dapat meningkatkan nilai ekonomi dari masyarakat Desa Kalipucang
Keripik Kuping Gajah dari Kopi Varian Robusta Sebagai Inovasi Produk Pangan Desa Kalipucang anggraini, putri anggraini; Melita, Lusia Nada; Ardiansyah, Mochammad Rifqi; Zuhdi, Farhan Muhammad; Nuraini, Adila Silmi; Nuha, Farhah Kamilatun; Rieswana, Yuried Diilan; Sa'adah, Tantri Nailis; Yogaswara, Rachmad Ramadhan
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8716

Abstract

Kopi merupakan jenis tanaman yang berbentuk pohon perdu kecil dari famili Rubiaceae dengan genus Coffea. Desa kalipucang merupakan desa yang memiliki komoditas unggulan salah satunya adalah kopi varian robusta. Kopi varian robusta memiliki karakter rasa cokelat dan terasa manis di lidah, serta tidak berasa getirnya. Potensi dari hasil kopi varian robusta belum termanfaatkan dengan maksimal yakni sebatas seduhan minuman yang dihidangkan kepada tamu atau hanya untuk minuman bersantai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari kopi varian robusta serta meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga Desa Kalipucang terkait dengan pengolahan kopi robusta menjadi suatu produk pangan berupa keripik kuping gajah. Terdapat empat tahapan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, yaitu tahap pemberian brosur, penyampaian materi, demonstrasi, dan berdiskusi. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, warga Desa Kalipucang merasa teredukasi dan terbantu dalam menemukan suatu alternatif produk pangan berbahan dasar kopi arabika. Rekomendasi pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diharapkan adanya pelatihan secara rutin untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga, khususnya ibu-ibu UMKM di Desa Kalipucang sehingga produk pangan keripik kuping gajah dari kopi varian robusta ini dapat dijadikan sebagai peluang ide bisnis yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa kalipucang.
Program Bina Desa Kalipucang Dalam Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Untuk Pembuatan Biobriket Aristio, Rivaldi; Sani, Sani; Puspitawati, Ika Nawang
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8882

Abstract

Program Bina Desa Kalipucang menggunakan limbah batang pisang untuk membuat biobriket. Batang pisang limbah dapat digunakan sebagai sumber pati (5-10%), 20% hemiselulosa, 5% kandungan lignin, dan selulosa (±63%) yang diubah menjadi karbon selama proses pembakaran. Dengan demikian, pisang limbah dapat dicetak menjadi briket. Dengan jumlah batang pisang yang sangat sedikit digunakan, limbah pisang dapat digunakan sebagai pengganti untuk membuat briket. Kegiatan bina desa ini menggunakan limbah batang pisang yang diproses menjadi produk bernilai tinggi. Briket batang pisang ini dibuat melalui proses karbonisasi dengan lubang pada kaleng bekas. Hasil dari kegiatan bina desa ini adalah bahwa program kerja ini memberi tahu warga desa tentang cara mengolah limbah batang pisang menjadi briket dan memberikan sosialisasi tentang peluang bisnis untuk meningkatkan pendapatan desa.
Analisa Business Modal Canvas Bisnis Selai Salak di Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang Kusuma, Prasdinata Meidaus; Pujiastuti, Caecilia
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8926

Abstract

Sebagai desa yang berada di dataran tinggi Desa Galengdowo yang berada di kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang ini banyak menghasilkan produk perkebunan terutama buah -buahan. Desa ini memiliki berbagai macam hasil perkebunan seperti durian, salak, manggis, rambutan, vanili, cengkeh, dan lain-lain, namun masih ada beberapa pemanfaatan yang masih bisa lebih di maksimalkan. Salah satu cara pengawetan makanan yang dapat diterapkan pada buah salak ini ialah dengan penambahan gula sebagai pengawet alami. Dari hal tersebut maka salak dapat diolah menjadi selai salak. Hal ini tentunya sangatlah tepat dikarenakan pengolahan salak menjadi selai akan menambah masa simpan buah tersebut dan nilai jual nya dengan dibantu kemasan yang menarik tetapi tidak mengurangi rasa asli dari salak tersebut. Dalam memulai suatu usaha alangka baiknya perlu melakukan analisis terlebih dahulu. Analisis bisnis merupakan metode yang ramai digunakan oleh perusahaan dalam bisnisnya. Business Model Canvas (BMC) menjadi metode analisis model bisnis dengan penyajian data yang sederhana namun menyeluruh terhadap sembilan komponen esensial pada bisnis. Meskipun sederhana, BMC dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan fokus terhadap bisnis yang akan dijalani perusahaan tersebut. Produk ini juga menjadi salah satu alternatif petani salak untuk meningkatkan nilai jual dari hasil perkebunan, selain itu pembuatan selai salak juga bermanfaat ketika harga salak dipasaran turun sehingga bisa dibuat prosuk selai salak dengan harga yang stabil.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Dan Serbuk Gergaji Di Desa Kalipucang Sebagai Bahan Biobriket abdillah, nabil zhillan; Sani, Sani
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v2i2.8928

Abstract

Kalipucang Village's residents generally have professions as cattle breeders, but there are some who are coffee farmers. Coffee skin waste is usually sold directly by coffee farmers at a cheap price, where the coffee skins can actually be processed into biobriquettes and the selling price will increase. Coffee skin has a small water content and high calorific value and can be an alternative fuel product, while sawdust has a carbon chain that plays a role in combustion. The quality of the briquettes is obtained by calculating the right composition ratio so that it will produce high quality calorific value and suit people's needs. The thing that must be considered when making briquettes is determining the right ratio of ingredients to increase the heat of the briquettes and their use. It is hoped that making biobriquettes is relatively easy by processing coffee husk waste and sawdust and can become a business idea and for consumption by the Kalipucang community in everyday life.

Page 4 of 11 | Total Record : 104