cover
Contact Name
Putri Amalia Zubaedah
Contact Email
putri.amaliazubaedah@gmail.com
Phone
+6287763319444
Journal Mail Official
publisheralmakki@gmail.com
Editorial Address
Panambangan Sedong Cirebon Jawa Barat Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Published by Al-Makki Publisher
ISSN : 29887860     EISSN : 29887992     DOI : 10.57185
Mutiara: Multidisciplinary Scientific Journal is a double blind, peer-reviewed and open access academic journal for the fields of Economics and Business, Mathematics and Natural Sciences, Humanities, Social Sciences, Communications, Engineering, Informatics, Agriculture, Fisheries, Forestry, Health and Medicine. Mutiara: Multidisciplinary Scientific Journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be studied empirically.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 600 Documents
Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Burnout Pada Generasi Z Di Industri Kreatif Komarudin, Komarudin; Magfiroh, Diana
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i11.439

Abstract

terhadap burnout di kalangan Generasi Z di industri kreatif. Generasi Z dikenal sebagai sekelompok pekerja digital native yang kreatif, fleksibel, dan inovatif, tetapi rentan terhadap stres karena ekspektasi kerja yang tinggi dan budaya hustle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner yang disalurkan kepada 50 pekerja kreatif Generasi Z di bidang desain grafis, konten digital, periklanan, dan musik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden mengalami kesulitan menjaga keseimbangan kehidupan kerja, dan 65% melaporkan gejala burnout tingkat sedang hingga tinggi. Faktor utama yang memicu burnout antara lain jam kerja yang tidak teratur, beban kerja yang berlebihan, dan tekanan konstan untuk berinovasi. Temuan ini menegaskan bahwa fleksibilitas kerja yang tidak diatur justru memperburuk kondisi psikologis karyawan. Penelitian ini berimplikasi pada kebutuhan organisasi untuk merancang kebijakan kesehatan di tempat kerja yang berorientasi pada kesehatan mental dan mendorong karyawan untuk mengembangkan manajemen diri dan strategi koping adaptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur psikologi industri dan menjadi dasar praktik manajemen berkelanjutan di industri kreatif.
Peran Green Supply Chain Management Dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm Di Indonesia Azis, Irfan
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i11.440

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto dan penyerapan tenaga kerja. Namun, tantangan global terkait keberlanjutan menuntut UMKM untuk bertransformasi melalui praktik Green Supply Chain Management (GSCM). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran GSCM dalam meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta kuesioner kepada pemilik/manajer UMKM dan karyawan berlisensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran pelaku UMKM terhadap keberlanjutan cukup tinggi, namun implementasi GSCM masih parsial, terbatas pada pengelolaan limbah dan penggunaan bahan baku ramah lingkungan. Dari sisi karyawan, 80% menyatakan bahwa penerapan GSCM meningkatkan motivasi kerja, sedangkan 68% menilai praktik tersebut meningkatkan efisiensi operasional. Hambatan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan modal, kurangnya dukungan regulasi, dan minimnya pelatihan teknis. Penelitian ini menegaskan bahwa GSCM tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga meningkatkan loyalitas konsumen dan citra merek. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan konsumen untuk mendorong transformasi rantai pasok hijau sebagai strategi peningkatan daya saing yang berkelanjutan.
Transformasi Digital Berkelanjutan: Dampak Ekonomi Kreatif, Pendidikan, Dan Lingkungan Di Era Society 5.0 Cahya, Melani Nur
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i11.441

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu pilar utama pembangunan global di era Society 5.0, di mana teknologi tidak hanya berperan dalam efisiensi ekonomi, tetapi juga dalam penguatan pendidikan dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak transformasi digital berkelanjutan terhadap tiga sektor utama, yakni ekonomi kreatif, pendidikan, dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan 18 responden yang terdiri dari pelaku UMKM, pendidik, mahasiswa, dan aktivis lingkungan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memperluas akses pasar UMKM, meningkatkan efisiensi kerja, dan mendorong pertumbuhan inovasi, meskipun keterbatasan literasi digital masih menjadi tantangan utama. Pada sektor pendidikan, digitalisasi memperluas akses pembelajaran, tetapi memperdalam kesenjangan infrastruktur antara daerah urban dan rural. Sementara itu, di sektor lingkungan, teknologi digital mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program keberlanjutan, meskipun keterbatasan jaringan dan jejak karbon pusat data menjadi persoalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digitalisasi integratif yang menggabungkan inovasi ekonomi, pemerataan pendidikan, dan penerapan green technology agar transformasi digital benar-benar berkelanjutan dan mendukung agenda pembangunan nasional serta global.
Transformasi Digital Dan Keadilan Sosial: Analisis Dampaknya Terhadap Umkm Dan Regulasi Di Indonesia Hendrian, Sukma
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i11.442

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu penggerak utama perubahan ekonomi global, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi digital terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menelaah sejauh mana regulasi pemerintah mampu mewujudkan prinsip keadilan sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, kuesioner terhadap karyawan berlisensi, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan manfaat signifikan berupa peningkatan akses pasar, efisiensi transaksi, dan penguatan branding UMKM. Namun, penelitian juga menemukan tantangan berupa keterbatasan literasi digital, tingginya biaya promosi digital, ketimpangan infrastruktur internet, serta lemahnya regulasi terkait perlindungan data dan persaingan usaha. Analisis lebih lanjut menegaskan adanya digital divide antara UMKM di pusat kota dengan di wilayah pinggiran, yang berimplikasi pada ketidakadilan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pengayaan literatur multidisiplin terkait digital justice, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pemerintah, pelaku UMKM, dan platform digital dalam membangun ekosistem yang lebih inklusif. Kesimpulannya, transformasi digital hanya akan berdampak positif secara berkeadilan apabila didukung oleh regulasi yang adaptif, peningkatan literasi digital, dan perluasan akses infrastruktur.
Analisis Yuridis Mengenai Tanggung Jawab Notaris Atas Pembuatan Akta Yang Cacat Hukum Ramdhan, Daddy; Djaja, Benny; Sudirman , Maman
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.443

Abstract

This study examines the notary’s liability in drafting defective deeds from a juridical perspective, focusing on the normative basis, forms of liability, and resulting legal consequences. As public officials, notaries are mandated to ensure the validity of authentic deeds that carry full evidentiary force. However, in practice, defective deeds—whether due to formal or material defects—still occur, potentially causing losses to the parties involved. This issue is critical since it concerns the principles of legal certainty and the protection of individual rights. The research employs a normative juridical methode with statute, conceptual, and case approaches. Data were obtained through the analysis of legal doctrines, statutory provisions, and relevant court decisions. The findings indicate that notaries may be held liable in three dimensions: civil, criminal, and administrative. Civil liability arises when defective deeds result in losses for one of the parties, while criminal liability applies when a notary commits unlawful acts, such as falsification of identity or documents. Administrative liability relates to violations of the Notary Office Law and professional ethics. The legal consequences of defective deeds include annulment by the court, compensation claims, loss of evidentiary value, and sanctions imposed on the notary. The application of legal certainty theory highlights that defective deeds must be declared null and void to preserve the consistency and stability of the legal system. Meanwhile, the theory of legal protection emphasizes that notary liability serves as a safeguard for the rights of parties harmed by defective deeds. This study contributes theoretically to the development of notarial law and offers practical guidance for notaries to perform their duties with professionalism, prudence, and accountability.
Kebersyukuran (Gratitude) Pada Remaja Dengan Orang Tua Pekerja Rantau Da Silva, Satria; P. Panis, Marleny; Ratu, Feronika; Anakaka , Dian L.
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.444

Abstract

Adolescence is a critical phase characterized by the transition from childhood to adulthood, and is characterized by physical, mental, and psychological development. The role of parents in parenting is an important key in supporting adolescent growth. However, not all adolescents can live with their parents, as experienced by some adolescents in Besikama Village whose parents migrate due to economic demands. This condition has the potential to affect adolescents' emotional development, behavior, and gratitude. This study aims to find out how the description of gratitude of adolescents in Besikama Village who have parents as overseas workers in depth. This research uses descriptive qualitative methods with a total of 5 adolescents aged 15-18 years as participants. The data collection process used in-depth interviews. The validity of the data in this study uses Member Chek and Audit Trial techniques by interviewing adolescent children who are in Besikama Village and who have parents as overseas workers. The results showed that participants experienced emotional changes from sadness to acceptance, and were able to interpret the departure of parents positively. Their gratitude appears in the form of taking care of themselves, praying for their parents, following advice, actively worshiping, and maintaining good relationships with people around them. Gratitude is also expressed through self-reflection, changes in thinking, and willingness to accept life as it is. These findings suggest that gratitude is an adaptive strength for adolescents in dealing with separation from parents.
Membangun Ekosistem Pertanian Organik: Peran Strategis PT Pertamina EP Cepu Field Melalui Program Pusaka Blora Masruroh, Ulil; Zuhdi, M. Fikri Farras; Setiadi, Achmad
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.445

Abstract

Pertanian organik menjadi salah satu strategi penting dalam menjawab tantangan degradasi tanah, perubahan iklim, serta ketergantungan petani pada pupuk kimia. Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merupakan wilayah agraris dengan mayoritas petani yang masih mengandalkan pupuk kimia sebesar 300–400 kg/ha. Alhasil produktivitas pertanian pertanian cukup rendah, yakni hanya sekitar 3 ton/ha dengan frekuensi panen hanya sekali setahun. Untuk menjawab persoalan tersebut, PT Pertamina EP Cepu Field menginisiasi Program PUSAKA Blora sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis perusahaan dalam membangun ekosistem pertanian organik yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di lima desa binaan. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen program, data BPS, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUSAKA Blora berhasil meningkatkan kapasitas 70 anggota kelompok tani melalui sekolah lapang, pelatihan keuangan, agroedutourism, dan pembinaan kelembagaan. Dari sisi lingkungan, penggunaan pupuk kimia berkurang hingga 80–85%, kualitas tanah membaik, keanekaragaman hayati pulih dan hasilnya produktivitas pertanian meningkat mencapai 7,8 ton/ha. Program ini juga telah berhasil memperoleh sertifikasi organik INOFICE sesuai SNI 6729-2016, yang memperkuat legitimasi dan daya saing produk. Temuan ini menegaskan bahwa PUSAKA Blora telah berhasil menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, konservasi lingkungan, dan kolaborasi multipihak.
Biru Langit Jambaran Tiung Biru: Peran PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Dalam Membangun Hutan, Meningkatkan Kehidupan Melalui Agrosilvopastura Muliawati, Muliawati; Akbar, M Aulia; Arto, Edi; Rahayu , Endra Mugi
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.446

Abstract

Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui Egrosilvopastura merupakan inisitif lingkungan yang dikembangkan oleh PT Pertamina EP Cepu Jambaran – Tiung Biru Field di Kawasan hutan petak 52-A1, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabuoaten Bojonegoro. Program ini dirancang untuk memulihkan ekologis lahan kritis di sekitar lapangan gas Jambaran – Tiung Biru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan. Inovasi utama terletak pada penerapan system agrosilvopastura terpadu yang mengintegrasikan kehutanan, pertanian, dan peternakan dalam satu unit pengelolaan berkelanjutan berbasis kelembagaan sosial ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Ngasem. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen program, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Program Biru Langit terdapat model peternakan breeding kambing komunal yang dikelola oleh Koperasi Ngasem Barokah menjadi inti kegiatan produktif, dengan system bagi hasil, rotasi penjagaan malam, dan kemandirian pakan dari limbah pertanian local. Selain itu, diterapkan inovasi sosial “Jimpitan Lingkungan” sebagai skema dana asuransi pohon yang dikelola oleh kelompok perempuan untuk mendukung konservasi dan kegiatan pertanian berkelanjutan. Program ini juga memperkenalkan kolaborasi pendanaan alternatif melalui kemitraan dengan Lembaga Amil Zakat untuk mendukung zakat produktif dan zakat lingkungan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan produktivitas lahan, pendapatan petani, serta penguatan kapasitas kelembagaan komunitas menuju ekonomi hijau berkelanjutan. Secara keseluruhan, inovasi agrosilvopastura ini berkontribusi langsung terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada tujuan 1, 13, dan 15.
Perihal Gugatan Terhadap Akta Wasiat Berdasarkan Hukum Perdata Di Indonesia Susy Tanzil, Ko; Djaja, Benny; Sudirman, M.
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.447

Abstract

Akta wasiat adalah pernyataan yang dibuat oleh seseorang mengenai keinginannya terhadap asetnya setelah kematian. Orang yang meninggalkan akta wasiat mewariskan asetnya kepada ahli waris yang terkait dengannya. Wasiat biasanya dibuat, terutama bagi orang yang memiliki warisan besar. Di satu sisi, hal ini baik untuk keturunannya, tetapi sering kali menimbulkan konflik dan perselisihan antara anggota keluarga yang menganggap ada ketidakadilan terkait pembagian warisan sebagaimana tercantum dalam wasiat. Hal ini mengakibatkan anggota keluarga saling menggugat, suatu situasi yang tentu tidak diinginkan bagi pewaris atau keluarga ahli waris. Namun, dalam kenyataannya, hal ini sering terjadi, membutuhkan pengetahuan, pemahaman, dan pemecahan masalah jika timbul gugatan di kemudian hari. Notaris Publik sebagai pejabat yang membuat akta, termasuk wasiat, perlu memberikan konseling hukum yang jelas untuk masa depan untuk menghindari konflik dalam keluarga.
Relevansi Pancasila Dalam Penemuan Hukum di Indonesia (Studi Pembentukan Hukum Nasional dan Penegakan Hukum di Indonesia) Irvandi, Irvandi; Gubawan, Endy; Triadi, Irwan
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i10.449

Abstract

nasional mengandung suatu konsekuensi bahwa segala aspek pembangunan hukum dalam kerangka pembangunan nasional harus mendasarkan kepada hakikat nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan Pancasila dalam pembentukan hukum nasional dan mengkaji perannya dalam penegakan hukum di Indonesia. Proses pembentukan hukum nasional harus menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila. Penegasan konstitusi tersebut mengandung makna bahwa di Negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila, hukum mempunyai peranan yang mendasar dan mempunyai arti yang sangat strategis bagi sasaran pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan. Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, maka penegakan hukum harus dipelihara dengan baik melalui sistem dan pranata hukum yang baik berakar pada nilai-nilai wawasan kebangsaan dan kepentingan nasional. Penegakan hukum merupakan usaha untuk mewujudkan ide-ide tersebut menjadi kenyataan. Penelitian ini menggunakan metode normatif, dengan pendekatan konsep dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila menjadi landasan filosofis dalam pembentukan hukum nasional, yang mengharuskan seluruh produk hukum mencerminkan kelima sila. Dalam penegakan hukum, Pancasila membimbing hakim untuk menafsirkan hukum bukan hanya secara tekstual tetapi secara substantif berdasarkan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 10 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 9 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 8 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 7 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 12 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 12 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 11 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 11 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 10 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 8 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 6 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 12 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 11 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 9 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 8 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 8 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 7 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 7 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 6 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 6 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 5 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 5 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 4 (2022): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 4 (2022): Multidiciplinary Scientifict Journal More Issue