cover
Contact Name
I Gst. Putu Sudiarta
Contact Email
gussudiarta@undiksha.ac.id
Phone
+6281226621965
Journal Mail Official
gussudiarta@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
ISSN : 26157446     EISSN : 26157454     DOI : https://doi.org/10.23887/jppmi
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication include the topic abaut Mathematics education
Articles 117 Documents
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH LITERASI NUMERASI DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS R.T.C. Ningsih; R.B. Utomo; R. Sukmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.3977

Abstract

Literasi numerasi merupakan keterampilan yang sangat penting dalam menggunakan penalaran untuk menilai dan memahami pernyataan, melibatkan aktivitas memanipulasi simbol atau bahasa matematika yang umumnya ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah literasi numerasi ditinjau dari disposisi matematis. Analisis kesalahan siswa dalam literasi numerasi berdasarkan metode nolthing. Sumber data dalam penelitian ini adalah angket, tes tertulis dan wawancara. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan populasi siswa kelas IX A SMP Negeri 20 Tangerang yang berjumlah 32 orang. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 siswa, yaitu 1 siswa berdisposisi matematis tinggi, 1 siswa berdisposisi matematis sedang, 1 siswa berdisposisi matematis rendah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yaitu, siswa dengan kategori disposisi matematis tinggi dapat menyelesaikan soal kemampuan literasi numerasi dengan baik dan melakukan 1 kesalahan berdasarkan indikator metode nolting yaitu kesalahan penerapan konsep. Siswa dengan kategori disposisi matematis sedang cukup mampu menyelesaikan soal kemampuan literasi numerasi dan melakukan 3 kesalahan berdasarkan indikator metode nolting yaitu kesalahan membaca petunjuk, kesalahan penerapan konsep, kesalahan pada saat melakukan tes. Siswa dengan kategori disposisi matematis rendah belum mampu menyelesaikan soal kemampuan literasi numerasi dan melakukan 4 kesalahan berdasarkan indikator metode nolting yaitu kesalahan membaca petunjuk, kesalahan konsep, kesalahan penerapan konsep, kesalahan pada saat melakukan tes.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS D.S. Salsabila; Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4013

Abstract

Setiap siswa mempunyai kemampuan berpikir kritis yang berbeda, sehingga diperlukan strategi pembelajaran berdiferensiasi yang dapat menyesuaikan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian ini yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII F sebagi kelas kontrol yang ditentukan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji independent sample t test dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis dengan diperolehnya nilai diperoleh Sig.(2 tailed) pada baris Equal variances not assumed sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,005 sehingga diterima.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ETNOMATEMATIKA BATIK TANGERANG DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA D. Febrianingsih; R.B. Utomo; P.W. Subroto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran etnomatematika batik Tangerang ditinjau dari kemampuan pemahaman matematis siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design (eksperimen semu), jenis Nonquivalent Control Group Design, metode penelitian true experimental design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik IX SMP Negeri 3 Tangerang, dengan mengambil dua sampel yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 siswa dan kelas IX D sebagai kelas kontrol sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pretest-posttest. Dari hasil uji prasyarat analisis yang diperoleh data berdistribusi normal dan homogen, kemudian terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil belajar siswa mengenai penggunaan pembelajaran etnomatematika batik Tangerang dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat melalui hasil uji N-gain Score dimana 0,49 (interpretasi sedang) > 0,7 (interpretasi rendah). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran etnomatematika batik Tangerang efektif ditinjau dari kemampuan pemahaman matematis siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Tangerang.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI QANDA DALAM PEMECAH MASALAH PESERTA DIDIK D.H. Ambarita; S.M. Panjaitan; S.P. Gultom
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pembelajaran dengan Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Qanda dalam pemecahan masalah di kelas X SMA Negeri 1 Pangururan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi penelitian, yaitu seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Pangururan. Sampel penelitian kelas eksperimen di Kelas X-A dan kelas kontrol di Kelas X-B dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk uraian yang telah dilakukan uji validasi instrumen serta lembar observasi kualitas pembelajaran, kesesuaian tingkat pembelajaran dan waktu. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, maka berdasarkan hasil perhitungan post-test didapatkan pada kelas eksperimen mempunyai nilai rata-rata 82,79 dan pada kelas kontrol mempunyai nilai rata-rata 61,03. Hasil uji prasyarat data post-test menyatakan sampel berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan perhitungan n-gain yang dimana diperoleh pada kelas eksperimen sebesar 0,77 yang berarti terjadi peningkatan pada kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,52 yang berarti terjadi peningkatan pada kategori sedang. Berdasarkan hasil perhitungan N-Gain maka dilakukan uji-t dengan hasil nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5% yang berarti adanya perbedaan efektivitas antara model Project Based Learning berbantuan aplikasi Qanda dengan pembelajaran biasa. Berdasarkan lembar observasi kesesuaian tingkat pembelajaran diperoleh skor 4,13 yang berarti kesesuaian tingkat pembelajaran sudah baik, dan pencapaian waktu ideal 4,67 yang berarti baik. Berdasarkan perhitungan nilai rata-rata post-test, n-gain, uji-t, lembar observasi kesesuaian tingkat pembelajaran dan waktu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Qanda efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik di Kelas X SMA Negeri 1 Pangururan.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI TRIGONOMETRI H. Silitonga; A.J.B. Hutauruk; L.R. Pangaribuan; T. Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada soal HOTS pada materi trigonometri di kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada soal HOTS di materi trigonometri kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan koneksi matematis di materi trigonometri kelas X SMA Free Methodist-1 Medan dan untuk mengetahui berapa besar hubungan berpikir ktitis, koneksi matematis, dan kemampuan menyelesaikan soal HOTS pada materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan instrumen berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas X-B dan X-C. Analisis data menggunakan uji prasyarat data post-test menyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya menggunakan uji-t melihat hubungan signifikan dan kemudian menggunakan uji statistik korelasi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa data berdistribusi normal antara kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis dengan menggunakan post-test dengan hasil normalitas post-test normalitas kemampuan berpikir kritis sebesar 0,1133 dan hasil normalitas post-test kemampuan koneksi matematis 0,1129 dan ada hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 30,58%. Ada hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 22,18%. Ada hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 38,1%. Dan untuk per-indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik, serta untuk per-indikator kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN NUMERASI SISWA Tiara; M. Rudini; M.K. Ummah BK
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4078

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahamn numerasi pada indikator materi balok dan kubus siswa SDN Oyom maka untuk menjawab pertanyaan tersebut penulis melakukan penelitian dengan mengunakan model pembelajaran discovery learning dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran penerapan model discovery learning terhadap pemahaman numerasi siswa SDN Oyom. (2) Untuk meningkatkan pemahaman numerasipada materi bangun ruang sub pokok balok dan kubussiswa SDN Oyom. (3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning yang dapat meningkatkan pemahaman numerasi pada materi balok dan kubus siswa kelas IV SDN Oyom. Jenis penelitian yang digunkan adalah penelitian kuantitatif tru-eksperimen desain (pretest-posttest control grup design). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini (1) melakukan ibservasi (2) pemberian pretest (3) pemberian treatmen/perlakuan (4) pemberian post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 134 peserta didik dan pengambilan sampel dalam penelitian ini sistematis random sampling dan maching grup pada peserta didik kelas IVA (kelas eksperimen) dan B (kelas kontrol) SDN Oyom. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antaran nilai rata-rata pretest dan posttest siswa kelas eksperimen yang dimana nilai rata-rata pada pre-test yang diperoleh peserta didik lebih kecil dibanding dengan nilai rata-rata post-test yakni (pre-test 55,87, post-test 82,40). Hasil uji Wilcoxon yang dilakukan peneliti menunjukan nilai Asymp sig.(2-tailed) yaitu untuk kelas eksperimen 0,001 dan kelas kontrol 0,008 lebih kecil dibandingkan 0,05 hal ini menunjukan bahwah penerpan model pembelajaran discovery learning terhadap pemahaman numerasi siswa SDN Oyom berpengaruh. Dikatakan efektif berdasarkan indikator yang telah diterapkan.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERORIENTASI UNDAGI BALI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP POLA BILANGAN PADA SISWA KELAS VIII SMP N.P. Supawidhiasih; I.G.P. Suharta; I.M. Ardana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 14 No 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik e-modul berorientasi Undagi Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kuta Utara. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi, lembar keterlaksanaan, angket respon siswa dan guru dan tes pemahaman konsep. Hasil uji validitas menunjukkan e-modul siswa dan modul petunjuk guru berada pada kategori sangat valid. Analisis kepraktisan e-modul menunjukkan e-modul berada pada kategori praktis. Analisis efektifitas produk menunjukkan e-modul yang dikembangkan efektif. Karakteristik e-modul siswa adalah (1) mengombinasikan model pembelajaran berbasis masalah dan pendekatan saintifik, (2) memanfaatkan etnomatematika Undagi Bali dalam pembelajaran pola bilangan. Karakteristik modul petunjuk guru yaitu (1) memuat tindakan antisipasi untuk meminimalisir masalah, (2) memuat masalah yang mungkin dialami siswa dan cara mengatasinya, (3) menyediakan alternatif penyelesaian masalah yang ada di e-modul siswa.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Rusdiana; R. Hidayat; A. Dimpudus; Ikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 14 No 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya model pembelajaran yang sering digunakan oleh pendidik, yang membuat siswa menjadi pasif, kurang terlibat aktif dalam memahami konsep, dan kurang kreatif dalam menyelesaikan soal, sehingga hasil belajar mereka rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMPN 12 PPU. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental research, di mana kelas eksperimen diajarkan dengan model CPS. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII-C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelompok kontrol. Rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 78,79, sedangkan kelas kontrol 40,46. Hasil uji independent sample T test pada nilai posttest menunjukkan signifikansi < 0,05, mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan CPS dibandingkan yang tidak menggunakan model ini.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTs DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN TINGKATAN BERPIKIR VAN HIELE N. Mutia; Safrina, K. Safrina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 14 No 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4213

Abstract

Kemampuan Komunikasi matematis merupakan salah satu elemen yang sangat penting dalam pembelajaran geometri. Namun perlu diketahui setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda-beda ketika mengkomunikasikan masalah dalam pembelajaran geometri. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa yang dicermati berdasarkan tingkatan berpikir Van Hiele. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi kesebangunan berdasarkan tingkatan berpikir Van Hiele di MTsN 3 Banda Aceh dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 3 orang siswa yang dipilih berdasarkan hasil tes perkembangan geometri (VHGT). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari lembar tes dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan, serta untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek level deduksi informal mampu memenuhi indikator menulis, menggambar, dan ekspresi matematika dengan sangat baik. Subjek level analisis mampu memenuhi indikator menulis dan menggambar. Subjek level visualisasi mampu memenuhi indikator menulis. Kemampuan berpikir geometri yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu rata-rata peserta didik berada pada tingkat berpikir level Visualisasi (Pengenalan).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DITINJAU DARI DISPOSISI MATEMATIS D.A. Puspitarini; I.M. Ardana; I.W.P. Astawa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 14 No 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dan disposisi matematika terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan analisis faktorial 2 x 2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP/MTs Islam Rayon VII Kota Denpasar sebanyak 233 orang. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 76 orang dengan menggunakan cluster random sampling, untuk kelas eksperimen sejumlah 38 siswa dan kelas kontrol sejumlah 38 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan analisis anava dua jalur berbantuan SPSS 25.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pembelajaran kooperatif Think Pair Share memiliki pengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa 2) Disposisi matematika memiliki pengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa 3)Terdapat interaksi antara pembelajaran kooperatif Think Pair Share dan disposisi matematika dalam mempengaruhi pemahaman konsep siswa.

Page 7 of 12 | Total Record : 117