cover
Contact Name
Cindy Paloma
Contact Email
cindy@agr.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Joseta.faperta@gmail.com
Editorial Address
JOSETA, Jurusan sosial ekonomi pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26860953     DOI : https://doi.org/10.25077
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles 197 Documents
Pengaruh Faktor Personal Terhadap Kinerja Usaha Coffee Shop di Kota Padang Mulyani, Dwi; Azriani, Zednita; Yusmarni, Yusmarni
JOSETA Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 5 No. 3 (2023): December
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i3.399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil usaha coffee shop dan menganalisis faktor personal yang mempengaruhi kinerja usaha coffee shop di Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatf. Data diperoleh dari penyebaran kuisioner terhadap 30 orang responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa coffee shop di Kota Padang tersebar pada 6 kecamatan berbeda. Sebagian besar dari usaha coffee shop merupakan modal pribadi dari pemilik usaha. Rata-rata coffee shop di Kota Padang memiliki karyawan sebanyak 3-5 orang, dengan rentang harga produk sebesar Rp. 18.000- Rp. 20.000  usaha coffee shop mampu meraih omzet sebanyak Rp. 10.000.000- Rp. 20.000.000 setiap bulannya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat 2 variabel yang berpengaruh sigifikan terhadap variabel Kinerja Usaha (Y) yaitu Kompetensi Wirausaha (X1) dan Komitmen Wirausaha (X3) sedangkan satu variabel lainnya yaitu Motivasi Wirausaha (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha coffee shop di Kota Padang. 
Analisis Persepsi Konsumen Beras di Kecamatan Padang Timur Kota Padang Rahyuni Rahyuni; Melinda Noer; Yusmarni Yusmarni
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.401

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang pada bulan Oktober – November 2019. Tujuan  penelitian adalah mendeskripsikan karakteritik konsumen beras, menganalisis proses pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen dalam pembelian beras dan menganalis persepsi konsumen terhadap beras di Kecamatan Padang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Data analisa secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen sebagai rersponden yang dijumpai penelitian ini sebagain besar perempuan, berumur usia produkstif dan sudah berumah tangga dengan pendapatan kecil dari Rp. 2.5 jt/ bulan. Hasil untuk tujuan kedua, bahwa proses keputusan pembelian konsumen terdapat lima tahap yaitu: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi,penilaian alternative,keputusan pembelian dan perilaku pasca pembelian. Hasil untuk tujuan ketiga, bahwa persepsi konsumen terhadap beras berdasarkan pengolahan data dengan Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa kinerja yang harus segera ditingkatkan adalah warna alami beras.
Kontribusi Pendapatan dan Curahan Tenaga Kerja Sektor Industri Kecil (IK) terhadap Pendapatan Rumah Tangga Tenaga Kerja Industri Kecil (IK) di Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur Kota Padang Fitri Rahmi; Hery Bachrizal Tanjung; Rafnel Azhari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.402

Abstract

Sektor industri merupakan salah satu sektor ekonomi yang sedang dikembangkan di Indonesia sebagai sektor penggerak kemajuan sektor – sektor ekonomi lainnya. Peran sektor industri dalam perekonomian dinilai sangat penting, terutama dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sub sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah yang bergerak dalam berbagi sektor ekonomi. bertujuan untuk: (1) Menganalisis bagaimana curahan tenaga kerja dalam sektor Industri Kecil (2) Menganalisis bagaimana kontribusi pendapatan sektor industri kecil terhadap pendapatan rumah tangga tenaga kerja. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode survei dengan wawancara dan kuisioner. Penelitian ini menggunakan metode sensus terhadap 32 sampel rumah tangga tenaga kerja Industri Kecil (IK). Berdasarkan hasil analisis curahan tenaga kerja pria sektor Industri Kecil (IK) lebih besar daripada curahan tenaga kerja wanita Industri Kecil (IK). Rata- rata curahan tenaga kerja pria dalam sektor Industri Kecil (IK) memiliki waktu 60,94 jam per minggu. Sedangkan rata-rata curahan tenaga kerja wanita dalam sektor Industri Kecil (IK) memiliki waktu 46,2 jam per minggu. Kontribusi dalam sektor Industri Kecil (IK) terhadap pendapatan rumah tangga adalah sebesar 50,85%. Artinya kontribusi sektor Industri Kecil (IK) tergolong sedang, sehingga mampu memberikan sumbangan terhadap rumah tangga tenaga kerja sektor Industri Kecil (IK). Diharapkan kepada pemerintah agar lebih meninjau kembali pendapatan (upah) para tenaga kerja Industri Kecil (IK) agar mendapatkan pendapatan (upah) yang selayaknya sesuai dengan upah minimum regional yang berlaku dan juga agar pemerintah memperhatikan lagi para tenaga kerja Industri Kecil (IK) agar kontribusi yang diberikan bertambah besar.
Analisis Tingkat Kepuasan Petani terhadap Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kecamatan Kuranji Kota Padang Yoza Geelsya; Osmet Osmet; Hasnah Hasnah
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.403

Abstract

KecamatanKuranjimerupakansalahsatukecamatanyangmengalamipenurunanperkembanganpelaksanaan AUTP di tahun 2018 menjadi di bawah target. Dengan menurunnya tren perkembangan programAUTP mengindikasikan bahwa petani kurang puas terhadap AUTP. Berdasarkan hal tersebut makatujuanpenelitianiniadalah: 1)mendeskripsikanpelaksanaanprogramAUTPdiKecamatanKuranjiKotaPadang,menganalisispersepsipetaniatas kinerja(performance)dankepentinganatribut-atributAUTP,dan(3)menganalisis tingkat kepuasan petani terhadap atribut-atribut AUTP. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan wawancara dan kuisioner. Penelitian ini mengunakan metode accidentalsampling terhadap 30 sampel yang terdaftar pada program AUTP tahun 2018. Berdasarkan hasil analisis Importance-Performance Analysis (IPA) terdapat 5 atribut yang berada pada kuadran Iyaitu atribut persyaratan ganti rugi berdasarkan luas kerusakan, persyaratan ganti rugi berdasarkan umur padi,jumlah klaim yang diterima, lama klaim cair, dan pedoman AUTP. Pada kuadran II terdapat 17 atribut yaitusosialisasi langsung/pertemuan, jaminan yang ditanggung, peran ketua kelompok tani, jumlah subsidi premi,kemudahanprosespendaftaran,formulirpendaftaran,formulirpemberitahuankerusakan,kemudahanmengajukanklaim, peran petugas asuransi, peran PPL dan UPTD kecamatan, jumlah premi swadaya, peran POPT, kemudahanpencairan dana klaim, kemudahan penerimaan klaim, kemudahan proses pengajuan klaim, formulir berita acarapemeriksaan kerusakan, dan kemudahan mendapatkan informasi. Pada kuadran III terdapat 5 atribut yaitu atributinternet, leaflet/spanduk/baliho, pengumuman di masjid, koran/majalah, dan radio. Berdasarkan hasil analisisCustomer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai sebesar 69,2 persen yang berarti secara umum indeks kepuasanpetaniterhadapatributAUTPyangdianalisisadalahpuas.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kota Padang Lusi Nanda Putri; Osmet Osmet; Sri Wahyuni
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi diKotaPadang. Metode penentuan daerah penelitian dilakukansecara sengaja (purposivemethod)karenakotaPadangsebagaiibukotaprovinsiSumateraBaratdanmemilikijumlahproduksipadiyang tinggi diantara kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat dan padi sawah merupakan usahatanidominan sebagai matapencaharian utama di Kota Padang. Metode dalam penelitian ini adalah metodeeksplanatoridenganpendekatankuantitatifmenggunakandatatimeseries.AnalisisdatayangdigunakandalampenelitianiniyaitumodelanalisislineardanmodelanalisisproduksiCobb-Douglass, pengujian asumsi klasik, dan analisis regresi. Produksi padi di Kota Padang pada tahun2003-2017mengalamifluktuasi.Daritahun2003-2017,produksipaditertinggiyaitupadatahun2017 sebesar 99.018 ton. Penelitian ini menggunakan model regresi linear bergandadan Cobb-Douglass, analisis data menggunakan 3 variabel bebas yaitu luas tanam, luas panen, dan rasio hargapupuk urea per harga beras dan produksi padi sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkanbahwa produksi padi dipengaruhi oleh dua faktor yaitu luas tanam dan luas panen. Pada luas tanamberpengaruh negatif signifikan hal ini disebabkan oleh adanya serangan hama penyakit tumbuhanyang terjadi pada tahun 2010-2017 dan pada luas panen berpengaruh positif signifikan terhadapproduksi padi. Sedangkan rasio harga pupuk urea per harga beras tidak mempengaruhi produksi padikarena harga pupuk cenderung stabil. Pemerintah diharapkan dapat melindungi areal luas tanam danluas panen padi di Kota Padang dari ancaman serangan hama penyakit tumbuhan agar produksi padidiKota Padangdapatterusmeningkat.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Proses Adopsi Inovasi Program Asuransi Tani Padi (AUTP) di Kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang Desi Dwita Utami; Dwi Ealiza; Zulvera Zulvera
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adopsi inovasi asuransi usaha tani padi (AUTP) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan proses adopsi petani terhadap inovasi Program AUTP pada kelompok tani Setia Budi di kelurahan Gunung Sarik Kecamatan Kuranji Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan analisis data secara deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan uji statistik korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukan proses adopsi inovasi program asuransi usaha tani padi (AUTP) di Kelompok Tani Setia Budi ditemukan antara lain petani responden telah mencapai pada tahap Awarness (kesadaran), tahap Interest (mengetahui), tahap Evaluation (penilaian), dan tahap  Adoption (menerima). Faktor – faktor yang berhubungan dengan proses adopsi inovasi program asuransi usaha tani padi (AUTP) adalah faktor luas lahan, faktor tingkat pendidikan, faktor premi, faktor waktu pertanggungan AUTP, faktor jumlah klaim, faktor persyaratan AUTP, faktor frekuensi penyuluhan, dan faktor metode penyuluhan. Sedangkan umur, tingkat pendapatan, organisasi, tidak berhubungan dengan proses adosi inovasi program AUTP.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Bawang Merah Lokal pada Konsumen Rumah Tangga di Kota Padang Mella Indriani Nasution; Rahmat Syahni; Yusmarni Yusmarni
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 2 No. 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.406

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura yang sering mengalami pelonjakan harga di Kota Padang. Lonjakan harga bawang merah tersebut terjadi karena ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan bawang merah yang ada di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konsumen rumah tangga bawang merah lokal di Kota Padang, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan bawang merah lokal, dan untuk mengetahui elastisitas permintaan bawang merah lokal pada konsumen rumah tangga di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan sampel sebanyak 60 konsumen rumah tangga pada lima pasar tradisional terbesar di Kota Padang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan transformasi logaritma natural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden konsumen rumah tangga bawang merah lokal adalah perempuan berusia 46-55 tahun dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Faktor yang berpengaruh nyata terhadap permintaan bawang merah lokal pada tingkat kepercayaan 95 persen adalah harga bawang merah lokal, pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga, dan selera. Sedangkan harga bawang merah jawa, harga bawang merah impor, harga cabai merah, dan usia responden tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan bawang merah lokal. Elastisitas permintaan bawang merah lokal adalah -2.658 yang menunjukkan bawang merah lokal di Kota Padang bersifat elastis karena pengaruh dari dua barang substitusi yaitu bawang merah jawa dan bawang merah impor.
Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Buah Naga (Hylocereus SP) di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok Dwi Rahmadhani; Yusmarni Yusmarni; Lora Triana
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil usahatani buah naga (2) menganalisis kelayakan finansial usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang mewakili setiap umur tanaman dari umur 1 sampai 5 tahun. Hasil penelitian menunjukan Analisis kelayakan finansial usahatani buah naga di Nagari Aripan layak untuk dilaksanakan pada tingkat suku bunga 12%, berdasarkan analisa kriteria investasi diperoleh nilai B/C ratio 1,93 (B/C>1, berarti layak), nilai NPV Rp 246.292.482,091 (NPV>0, berarti layak) dan nilai IRR 31,4% (IRR>OCC, berarti layak). Pada analisa payback periode diperoleh 5 tahun 4 bulan untuk mengembalikan investasi yang ditanamkan. Analisis sensitivitas penurunan benefit 11% diperoleh hasil IRR 26,85% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas kenaikan biaya 1,4% diperoleh hasil IRR 31,2% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas penurunan benefit 11% dan kenaikan biaya 1,4% diperoleh hasil IRR 26,7% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Adapun saran yang diberikan adalah sebaiknya petani lebih memperhatikan petunjuk teknis budidaya yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian untuk memaksimalkan hasil yang diperole dan disarankan kepada petani untuk tetap mengembangkan usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singakarak.
Dampak Program Perhutanan Sosial terhadap Pendapatan Masyarakat di Hutan Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Lisa Aletrino; Mahdi Mahdi; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.408

Abstract

Perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan sumber daya hutan pada kawasan hutan Negara yang melibatkan masyarakat yang tinggal disekitar hutan sebagai pelaku dalam meningkatkan kesejahteraannya. Tujuan program perhutanan sosial adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme pemberdayaan namun tetap menjaga kelestarian hutan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan masyarakat dari hasil hutan dalam kawasan perhutanan sosial dan mengetahui sejauh mana program perhutanan sosial merubah pendapatan masyarakat dari hasil hutan dalam kawasan program perhutanan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey, dengan alat analisis Uji Paired Sample T Test. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 29 responden masyarakat Sungai Buluh yang termasuk dalam anggota LPHN Sungai Buluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat per bulan setelah adanya program perhutanan sosial yaitu sebesar Rp 4.924.063 lebih besar daripada pengeluaran rumah tangga masyarakat per bulan yaitu sebesar Rp 3.433.621 sehingga dapat dikatakan bahwa masyarakat pengelola Hutan Nagari memiliki ketergantungan terhadap sumber daya hutan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adanya dampak program perhutanan sosial terhadap pendapatan masyarakat Hutan Nagari Sungai Buluh. Hal ini diperoleh dari hasil Uji Paired Sample T Test yang memperoleh nilai t-hitung sebesar 11.127> t-tabel sebesar 2.048 sehingga H0 ditolak Ha diterima. Sehingga masyarakat Nagari Sungai Buluh diharapkan selalu menjaga kelestarian hutan agar dapat dimanfaatkan dengan baik.
Peran Stakeholder dalam Pengusulan Izin Hutan Nagari di Sumatera Barat (Studi Kasus Hutan Nagari di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman) Visca Ramadhany; Mahdi Mahdi; Rusda Khairati
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran para pihak (stakeholders) dalam pengusulan Penetapan Areal Kerja Hutan dan Hak Pengelolaan Hutan Nagari di Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, dilakukan wawacara mendalam dengan key informan, yakni orang yang berperan dalam pengusulan Penetapan Areal Kerja dan Hak Pengelolaan Hutan Nagari Sungai Buluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengusulan Penetapan Areal Kerja Hutan dilakukan atas inisiatif masyarakat sendiri yang didampingi oleh Pemerintah dan LSM disetiap tahapan. Pemerintah dan LSM tidak ikut campur dalam pengambilan keputusan. Pada pangusulan Hak Pengelolaan Hutan Nagari, semua stakeholder berperan berdasarkan tanggungjawabnya masing-masing. Dengan demikian, stakeholders sudah berperan sesuai dengan tanggungjawabnya masing-masing. Namun dalam pengelolaan Hutan Nagari selanjutnya diperlukan transparansi dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas.