cover
Contact Name
Citra Rosalyn Anwar
Contact Email
citra.rosalyn.anwar@unm.ac.id
Phone
+6281355204622
Journal Mail Official
jetclc@unm.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan, Jalan tamalate 1 Tidung kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Educational Technology, Curriculum, Learning, and Communication
ISSN : 28088050     EISSN : 27748405     DOI : https://doi.org/10.26858/jetclc
Core Subject : Education,
JETCLC (Journal of Educational Technology, Curriculum, Learning, and Communication) adalah jurnal yang memuat tulisan-tulisan berdasarkan hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan implementasi kajian dan praktik etis untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja di bidang Teknologi Pendidikan, Kurikulum, Pembelajaran ,dan Komunikasi. Ruang lingkup artikel lapangan yang dimuat dalam jurnal ini menyajikan hasil penelitian kualitatif, kuantitatif, penelitian dan pengembangan pada topik tertentu dan terkait dengan teknologi pendidikan, kurikulum, pembelajaran dan komunikasi di Indonesia. Artikel-artikel dalam buku ini memenuhi struktur yang berisi pendahuluan, metode, hasil pembahasan, kesimpulan, dan referensi. Bibliografi artikel ini mengikuti gaya APA (American Psychological Association). JETCLC dalam publikasinya hanya menerbitkan artikel yang belum pernah dilihat sebelumnya. Semua naskah yang dikirimkan akan melalui proses peer-review. Artikel dibaca oleh peninjau (berdasarkan bidang spesialisasi) serta editor dan akan disaring oleh redaktur pelaksana untuk memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
Articles 55 Documents
Pengembangan Modul Digital Hypercontent pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMAN 3 Bantaeng Jabal Nur
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 2, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v2i4.35454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan siswa, mendesain modul digital hypercontent, mengukur tingkat validitas dan kepraktisan modul digital hypercontent pada mata pelajaran sosiologi kelas XII di SMAN 3 Bantaeng. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi tingkat kebutuhan siswa berada pada kualifikasi dibutuhkan, identifikasi kebutuhan materi siswa yang yang menjawab YA berada pada kualifikasi sangat dibutuhkan sedangkan yang menjawab TIDAK berada pada kualifikasi sangat kurang dibutuhkan, dan identifikasi kebutuhan kepala sekolah berada pada kualifikasi sangat dibutuhkan. Selanjutnya pada tahap validasi, hasil validasi ahli materi/isi berada pada kualifikasi sangat baik, validasi ahli media berada pada kualifikasi sangat baik dan pada tahap uji coba kelompok kecil mendapatkan hasil sangat baik, pada tahap uji coba kelompok besar berada pada kualifikasi sangat baik, serta penilaian/tanggapan guru mata pelajaran berada pada kualifikasi sangat baik. Kesimpulan dari hasil penelitian ini tingkat analisis kebutuhan produk modul digital hypercontent pada mata pelajaran sosiologi berada pada kualifikasi dibutuhkan serta produk modul digital berada pada kualifikasi valid dan praktis.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving dan Media Gambar Seni Budaya Suhaeni Suhaeni
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 2, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v2i2.32984

Abstract

Sebelum pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan, hasil belajar Seni budaya di SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa rendah. Kondisi ini disebabkan karena model pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih konvensional yaitu guru dominan menerapkan metode ceramah. Model Problem Solving menekankan aktivitas siswa dengan memanfaatkan media gambar. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keterampilan guru melaksanakan pembelajaran, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni budaya. Hasil belajar siswa siklus I mencapai 74%) dalam kategori baik, meningkat 16,5%  menjadi 90,5%  dalam kategori sangat baik, sedangkan indikator keberhasilannya adalah 85% siswa mencapai KKM.Kata Kunci: model problem solving; media gambar; hasil belajar.
Pandemi dan Ruang Kelas Dunia Maya Nunung Nurfajri Ainun
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v1i1.18157

Abstract

This article purposes and describe about classrooms situation that move through online class, at the primary school level in Bone district. The situations that force everyone to adapt with a network learning system, giving a different experiences and meanings in each school, parent and students. This research article conducted at two elementary schools in Bone district, for two weeks starting on March 29 to April 12, 2020 with descriptive qualitative research methods, the informants were chosen based on snowball techniques, to five informants. The informant is considered to be able to give an idea about virtual classrooms were in the pandemic. Interviews conducted by chatting and in direct interview. Research data is also supported by chat in 'virtual classrooms', and literature. The results showed that there were two groups of virtual classes during this pandemic, namely, 1) Parents as the center, in cyberspace classes during this pandemic, The parent becomes the center of learning process, because the teacher communicates to students through the parent intermediary. 2) Parent become leaders where parent act as a teachers who teach and explain material to their children, 3) Parent become associate, where teaching and learning activities are still carried out by the teacher through learning videos, video links to voice notes, so that parent only act as student associate. These findings, of course, are influenced with the facilities and infrastructure prepared by the school. School support, creativity and teacher initiative and the role of parent became the movers of the virtual world class during this pandemic.Keywords: home school, pandemic, elementary school, virtual classrooms, parents.
Pengembangan Buku Digital Mata Kuliah Manajemen Pembelajaran Fitri Hidayanti; Abdul Hakim; Farida Febriati
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 2, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v2i1.26474

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kebutuhan mahasiswa terhadap penggunaan buku digital pada mata kuliah Manajemen Pembelajaran, mendeskripsikan tingkat validitas dan kepraktisan buku digital. Metode yang digunakan adalah research and development sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup, selanjutnya analisis data dilakukan menggunakan teknuik analisis deskrtiptif kualitatif dan statistic deskrtiptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk buku digital Manajemen Pembelajaran valid digunakan berdasarkan hasil validasi ahli media dan isi memiliki kualifikasi sangat baik selanjutnya tajap pengembangan media buku digital yang diujicobakan pada mahasiswa dan dosen pengampuh juga berada pada kualifikasi sangat baik.Kata Kunci: buku digital; manajemen pembelajaran; pembelajaran
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa SMAN 4 Jeneponto Putri Ayu Malini
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 3, No 2 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v3i2.37851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 4 Jeneponto sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, serta untuk mengevaluasi pengaruh penerapan model tersebut terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan desain penelitian One group pretest-posttest yang diujicobakan pada sampel berjumlah 33 siswa dari kelas XI IPS 2. Teknik pengambilan sampel tersebut menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan setelah penerapan pembelajaran STAD dengan nilai rata-rata pretest 65,60 dan nilai posttest 82,87. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD memiliki pengaruh yang positif terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 4 Jeneponto.
Menerapkan Model CLSTAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Kelas XI Pemasaran 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 Yanti Agus
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 1, No 4 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v1i4.24223

Abstract

This study aims to 1) determine the improvement of learning outcomes by applying the CLSTAD Learning model in Creative Products and Entrepreneurship Class XI Marketing 1 Academic Year 2018/2019. The research method used is classroom action research with the number of respondents as many as 36 students. The results showed an increase in learning outcomes from cycle I to cycle II. In the first cycle of student learning outcomes, has obtained a class average of 79 then an increase in the second cycle increased to 90.11. Students who completed before the action 27 students in cycle 1 and increased by 36 students in cycle 2. The highest score before action 80 increased in cycle 1 by 90 and in cycle 2 increased to 100 (highest score), while cycle 1 was 70 and in cycle 2 2 increases to 80.
PERSEPSI MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN 2019 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR TERHADAP PELAKSANAAN E-LEARNING PADA MATAKULIAH TEKNOLOGI KINERJA Sri Wahyuni; A. Nidaul Magvira Nasrun; Ilham Taufik
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 2, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v2i4.35874

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan hasil penelitian tentang persepsi mahasiswa teknologi pendidikan terhadap pelaksanaan pembelajaran e-learning pada mata kuliah teknologi kerja. Di antaranya pendapat mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran, kelebihan dan kekurangan E-Learning, dan harapan mahasiswa terhadap pelaksanaan e-learning. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik survei seperti angket kuesioner yang dibagikan secara online kepada mahasiswa aktif teknologi pendidikan angkatan 2019 yang mengikuti mata kuliah teknologi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cukup puas dengan pembelajaran menggunakan e-learning karena efisiensi waktu dan fleksibilitas nya serta harapan mahasiswa adalah adanya pemberian tugas yang terstruktur dan terjadwal.
Game Edukasi Online pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Kakaktua Makassar Novita Sari
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 2, No 3 (2022): Edisi Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v2i3.33367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi berbasis E-learning yang diharapkan mampu memberikan Siswa untuk tetap giat belajar serta memacu daya pikir siswa yang akan teransang untuk pengembangan sosial, emosi, dan juga perkembangan fisik melalui aktifitas bermain yang mengandung edukasi. Penelitian ini dilakukan di SDN Kakaktua Makassar kelas V SD untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Subjek dari penelitian ini berisi 2 orang validator yang terdiri dari ahli isi/materi dan ahli desain/media, Siswa-siswi yang berjumlah 25 orang dan 1 Guru pengampuh mata pelajaran Bahasa Indonesia, pemanfaatan Game edukasi online dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil pengembangan game edukasi online pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD telah memenuhi kriteria valid. Kriteria validasi memperoleh pengakuan/pengesahan produk sesuai kebutuhan sehingga produk tersebut dinyatakan layak dan cocok digunakan pembelajaran. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu model Alessi dan Trollip (planning, design, development).Kata kunci: game edukasi, kahoot, e-learning
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pendidikan Karakter Bertema Budaya Sipakatau Berbasis Luring Di SD Negeri 48 Lappae Sani Annisa
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 1, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v1i2.19202

Abstract

Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran kebutuhan pengembangan media video pembelajaran pendidikan karakter bertema budaya sipakatau (2) melihat tingkat validitas pengembangan media video pembelajaran pendidikan karakter bertema budaya sipakatau dan (3) kepraktisan produk yang dikembangkan yang diintegrasikan dalam mata pelajaran Muatan Lokal di SD Negeri 48 Lappae, kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Langkah ini termasuk tahap penelitian observasi awal, peta KI, KD, observasi, pengambilan gambar, rekaman suara, dan pembuatan produk. Hasil analisis kebutuhan pengembangan media video pembelajaran pendidikan karakter bertema budaya sipakatau sangat dibutuhkan,Sebab selain dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam kelas, media pembelajaran video ini juga dapat membantu guru dalam hal pembinaan karakter siswa agar bisa saling memanusiakan manusia. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk media pembelajaran yang dinyatakan dalam kategori valid. Hasil Tanggapan guru sebagai pengguna media yang bertanggung jawab atas video pembelajaran pendidikan karakter sangat praktis untuk digunakan.Kata Kunci: Media video, pendidikan karakter, budaya Sipakatau, Muatan loka l
KESIAPAN SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN E-LEARNING SEBAGAI DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI SDS PABRIK GULA TAKALAR Anisa Nurrahmatullah
JOURNAL OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY, CURRICULUM, LEARNING AND COMMUNICATION Vol 1, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jetclc.v1i2.19490

Abstract

Fokus penelitian dalam penelitian ini yaitu melihat kesiapan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran online (E-Learning) di Sekolah Dasar Swasta Pabrik Gula Takalar dan indikator yang telah memenuhi dan perlu dipertahankan serta faktor yang masih lemah dan perlu ditingkatkan kembali dalam pelaksanaan E-Learning . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 63 orang yang dalam datanya menggunakan instrumen angket dengan jumlah soal 35 dan juga instrumen wawancara yang digunakan untuk menilai hasil dari angket. Penelitian ini menggunakan enam faktor ELR yang akan diketahui kesiapannya yaitu (1) kesiapan peserta didik (2) kesiapan pendidik (3) Infrastruktur (4) dukungan manajemen (5) budaya sekolah dan (6) kecenderungan tatap muka. Lokasi penelitian adalah Sekolah Dasar Swasta Pabrik Gula Takalar. Responden pada penelitian ini adalah kepala sekoah, guru, peserta didik dan orang tua peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Swasta Pabrik Gula Takalar siap mengunakan E-learningnamun membutuhkan peningkatan dengan skor total ELR 3,68. Empat dari enam faktor menunjukkan kategori siap dengan peningkatan peningkatan dalam penerapan E-learning. Empat faktor tersebut yakni Kesiapan Peserta Didik dengan skor ELR = 3,64, Kesiapan Pendidik dengan skor ELR = 3,90, Faktor Dukungan Managemen dengan skor ELR = 4,34, dan Faktor Budaya Sekolah dengan skor ELR = 4,15. Adapun dua faktor lainnya dikategorikan masih lemah dan memerlukan peningkatan peningkatan yaitu Faktor Infrastruktur dengan skor ELR = 3,37 dan Faktor Kecenderungan Tatap Muka dengan skor ELR = 2,64.