cover
Contact Name
Arief Yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
+6285865733742
Journal Mail Official
saluta@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC Universitas Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28093984     DOI : https://doi.org/10.26714/SJPKM
Core Subject : Health, Education,
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (eISSN: 2809-3984) merupakan jurnal yang mempublikasikan karya hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal akan menerbitkan 2 edisi dalam 1 tahun (Juni dan Desember). Jurnal ini dipublikasikan oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dibuat untuk memfasilitasi tenaga kesehatan yang ingin menyebarluaskan pemikiran konseptual serta ide dan hasil penelitiannya berbasis pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini berfokus pada masalah yang berhubungan dengan layanan di masyarakat, terkait dengan topik-topik berikut: Keperawatan Anak Keperawatan Gawat Darurat Keperawatan Gerontik Keperawatan Jiwa Keperawatan keluarga Keperawatan Komunitas Keperawatan Maternitas Keperawatan Medikal Bedah Manajemen Keperawatan
Articles 35 Documents
Cegah Stunting Berbasis Teknologi, Keluarga, Dan Masyarakat Much Nurkharistna Al Jihad; Ernawati Ernawati; Heryanto Adi Nugroho; Edy Soesanto; Siti Aisah; Sri Rejeki; Dewi Setyawati; Novitasari Novitasari
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i2.8683

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia. Pada masa pandemi Covid-19 membuat target pencapaian penurunan angka stunting menjadi melambat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan stunting. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengkajian, pertemuan bersama warga, refreshing kader posyandu balita, sosialisasi program cegah stunting ners melalui handphone warga, pendampingan keluarga, serta pelaksanaan posyandu balita. Evaluasi program adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan stunting, kader posyandu dapat mengingat kembali serta melakukan tugas pada kegiatan posyandu balita. Adanya kendala tidak semua warga memiliki handphone android sehingga pelaksanaan masih ada yang dilakukan secara langsung.
Kegiatan Skrining TBC pada Balita Stunting sebagai Upaya Percepatan Eliminasi Tahun 2028 di Kota Semarang Nur Dian Rakhmawati; Dani Miarso; Baiq Diken Safitri; Muhamad Zakki Saefurrohim; Mustika Suci Susilastuti; Amanda Hesti Pratiwi; Warsono Warsono
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v3i1.12469

Abstract

Kasus TBC anak di Kota Semarang hingga Januari 2023 terdapat 140 kasus (32,56%). Anak dengan kategori stunting memiliki risiko lebih tinggi untuk terpapar TBC. Status gizi terutama stunting pada anak berhubungan dengan daya tahan tubuh. Gejala TBC pada anak stunting seperti anoreksia, muntah, batuk, demam, dan penurunan berat badan. Bahaya TBC pada balita stunting terlihat pada peningkatan kerentanan terhadap infeksi, status gizi yang terganggu, dan potensi konsekuensi psikososial. Sangat penting untuk memprioritaskan kegiatan skrining TBC pada balita stunting, deteksi dini, dan pengobatan segera untuk mengurangi bahaya ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai Upaya Penemuan kasus TBC Anak, dan penemuan kasus ILTB untuk diberikan TPT. kegiatan dilakukan selama 4 hari yang dibagi 2 hari pemeriksaan dan 2 hari pembacaan TST (tuberculin skin test). Kegiatan dilakukan di aula kelurahan Mijen dengan sasaran anak dibawah 5 tahun yang berada di wilayah kerja puskesmas Mijen, Karangmalang, Ngaliyan, dan Purwoyoso. Kegiatan ini bermitra dengan IDI, IDAI, dan Udinus. Jumlah balita yang datang 149 balita, 16 balita tidak memiliki data antropometri (Berat Badan dan Tinggi Badan) yang lengkap. Berdasarkan pengukuran antropometri terdapat 111 (74,5%) balita stunting, 32 (21,5%) balita diantaranya positif TBC, 28 (25,22%) balita TBC Klinis, dan 7 (6,3%) balita TBC Laten. Balita positif TBC segera dilakukan inisiasi pengobatan dan pemantauan kepatuhan, dukungan nutrisi dan pemantauan pertumbuhan, dukungan psikososial dan pemantauan perkembangan yang dilakukan secara komprehensif
Optimalisasi Selfcare Management Melalui Peer Group Support Pada Penderita Diabetes Mellitus Nury Sukraeny; Muhamad Duwi Setiawan
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i1.10362

Abstract

Peningkatan prevalensi DM terus terjadi baik secara global maupun di Indonesia dan bahkan di tingkat profinsi Jawa Tengah khususnya di Kota Semarang. Peningkatan prevalensi DM ini membutuhkan perhatian terutama untuk pencegahan terjadinya komplikasi DM. Komplikasi DM dapat dicegah dengan melakukan penatalaksaan DM secara menyeluruh. Fenomena yang ada di masyarakat, manajemen diri/selfcare management penderita DM masih sangat kurang, padahal selfcare management DM penting dilakukan dalam pengelolaan DM dengan tujuan akhir menurunkan morbiditas dan mortalitas. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya selfcare management penderita DM melalui peer group support. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembentukan peer group support penderita DM. Metode pendekatan yang dilakukan adalah dengan metode diskusi, sharing, dan problem solving. Selfcare  management pasien DM meningkat setelah dilakukan peer group support.
Edukasi dalam Pencegahan Covid-19 Dusun Cabean melalui Pemberdayaan Masyarakat Tri Nurhidayati; Muchayan Haryadi; Latifah Khoirun Nisak; Arief Yanto
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i1.8556

Abstract

Pencegahan Covid-19 sangat penting dilakukan pada saat pandemic. Pengabdian masyarakat dengan sasaran program ibu-ibu, anak-anak, serta masyarakat di lingkungan tempat tinggal mahasiswa. Penulis merancang beberapa program khusus yang berkaitan dengan COVID-19, dengan pertimbangan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Program-program yang telah penulis rancang diharapkan dapat tercapainya tujuan dari tema yang telah di pilih. Tujuan program-program antara lain. 1) mengetahui kesadaran masyarakat dan anak-anak terhadap bahaya covid-19, 2) menambah wawasan kepada masyarakat tentang gejala dan pencegahahan Covid-19, 3) menanamkan kebiasaan mematuhi protokol kesehatan dan pola hidup bersih. Metode pelaksanaan menggunakan langkah sebagai berikut: identifikasi potensi dan menganalisis permasalahan di masyarakat, perancangan program, penelitian pustaka untuk acuan materi yang digunakan selama pengabdian, metode observasi lapangan untuk mengetahui lokasi penambahan tempat cuci tangan dan mendatangi masyarakat secara langsung. Berdasarkan observasi lapangan terdapat perbedaan yang mengarah pada hal yang lebih baik mengenai kesadaran masyarakat terhadap bahaya Covid-19, ketika sebelum dan sesudah pelaksanaan.
Penanggulangan Penyakit Degenaratif di Rw 8 Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang Kota Semarang Much Nurkharistna Al Jihad; Anna Kurnia; Ayu Handari; Dian Permata Sari; Silvy Andriani; Anita Kusuma; Setyo Prabowo; Eka Wiji
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i1.12949

Abstract

Keperawatan Komunitas adalah pelayanan keperawatan profesional yang ditujukan kepada masyarakat dengan pendekatan pada kelompok resiko tinggi, dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan dengan menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelayanan keperawatan. Pendidikan Kesehatan adalah salah satu upaya promotive untuk menanggulangi Penyakit Degeneratif. Pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan pendekatan asuhan keperawatan komunitas terhadap warga RW 08 Kelurahan Kedungmundu dengan melakukan pendidikan kesehatan tentang penyakit degenerative dengan kriteria pra lansia dan lansia. Hasil studi kasus menunjukan adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap penyakit degenaratif serta adanya peningkatan pengetahuan sebesar 20% tentang penyakit degenerative. Pendidikan Kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan warga terhadap masalah kesehatan.
Sehat Bersama Lanjut Usia (SeMaLa) dengan Pendidikan Kesehatan dan Terapi Aktivitas Kelompok di Rumah Pelayanan Sosial Lansia Pucang Gading Semarang Tri Nurhidayati; Desy Ariyana Rahayu; Eni Hidayati; Mohammad Fatkhul Mubin; Edy Soesanto; Heryanto Adi Nugroho; Pawestri Pawestri
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v2i2.9832

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terkait dengan pengetahuan tentang kualitas hidup pada lansia. Hal ini ditandai dengan kenyataan bahwa lansia tidak dapat melakukan aktivitas  diri sehari-hari seperti mandi dan membawa pakaian,  menikmati aktivitas bersama keluarga, dan menjadi tidak dapat berinteraksi dengan komunitas lain seperti aktivitas keagamaan dan aktivitas sosial. kualitas hidup. Tujuan pengabdian masyakarat yaitu untuk membantu lanjut usia (lansia) bisa meningkatkan status kesehatan. Strategi telah dicoba untuk meningkatkan status kesehatan lansia yaitu dengan memberikan Pendidikan kesehatan dan Terapi Aktivitas Kelompok bulan Desember 2021-Januari 2022. Keseluruhan lansia yang mengikuti kegiatan ini 75 orang. Selama kegiatan lansia mengikuti dengan baik.
Upaya Menghadapi Covid-19 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Melalui Kader Kesehatan Jiwa Eni Hidayati; Desi Ariyana Rahayu; Mohamad Fatkhul Mubin; Warsono Warsono; Putri Lusi Ratnasari; Emiliya Widyawati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i2.8704

Abstract

Gangguan jiwa merupakan penyakit psikologis pada manusia. Gangguan jiwa adalah gangguan pikiran, gangguan perasaan atau gangguan tingkah laku sehingga menimbulkan penderitaan dan terganggunya fungsi sehari-hari (fungsi pekerjaan dan fungsi sosial) dari orang tersebut. Pelaksanaan program pengabdian ini dengan menggunakan pendekatan mitra binaan yang dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan dan kegiatan pembinaan yang dilakukan melalui pemberian pendidikan kesehatan. Alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah materi tentang upaya menghadapi covid-19 pada orang dengan gangguan jiwa pada kader-kader kesehatan jiwa dengan laptop, hp, dan materi video. pendidikan kesehatan pada kader kesehatan jiwa menjadi semakin paham tentang pencegahan Covid-19 dengan orang gangguan jiwa pada kader kesehatan jiwa. Kader banyak yang bertanya dan menujukkan antusias pada kader dalam melihat video materinya. menanamkan kepada kader kesehatan jiwa ini sangat penting dengan melihat sangat penting dalam kekuatan kader kesehatan jiwa di masyarakat. Penyuluhan tentang kiat menghadapi covid-19 pada orang gangguan jiwa (ODGJ) pada kader kesehatan di wilayah RW 3 kelurahan kedungmundu. Kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai rencana kerja sama semua pihak, terutama sasaran yang mengikuti kegiatan sampai selesai di kader WAG Penyuluhan tentang kiat menghadapi covid-19 pada orang gangguan jiwa (ODGJ) pada kader kesehatan di wilayah RW 3 kelurahan kedungmundu. Kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai rencana kerja sama semua pihak, terutama sasaran yang mengikuti kegiatan sampai selesai di kader WAG Penyuluhan tentang kiat menghadapi covid-19 pada orang gangguan jiwa (ODGJ) pada kader kesehatan di wilayah RW 3 kelurahan kedungmundu. Kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai rencana kerja sama semua pihak, terutama sasaran yang mengikuti kegiatan sampai selesai di kader WAG
Peningkatan Kapasitas Pemuda Muhammadiyah dalam Respon Tanggap Bencana Fitri Suciana; Istianna Nurhidayati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v3i1.12380

Abstract

Mengatasi bencana memerlukan adanya keberadaan relawan. Relawan merupakan modal sosial dan asset yang berharga dalam tanggap darurat bencana. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi pada calon relawan yang berasal dari pemuda Muhammadiyah diantaranya: belum memahami dengan baik sumber bahaya lingkungan yang rawan bencanar; kurang memahami manajemen bencana dan implikasinya pada relawan; belum mengerti sistem komando dan komunikasi dalam tanggap darurat bencana belum memiliki kemampuan perancanaan untuk selamat jika terjadi bencana;  belum mengetahui cara menentukan upaya pertolongan pertama pada diri sendiri dan atau orang sekitarnya pada pasca bencana. Lembaga Mitra yang akan bekerjasama dengan tim pengusul kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Muhammadiyah Disaster Manajemen Center Kabupaten Klaten. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan simulasi bencana. Pelatih/fasilitator pelatihan dari MDMC Kabupaten Klaten dan Dosen Stikes Muhammadiyah Klaten. Hasil: pengetahuan, ketrampilan meningkat dan simulasi berjalan bencana terpadu terlaksana.
Program P2H (Pencegahan Penyakit Hipertensi) Dalam Upaya Menciptakan Lansia Bebas Hipertensi Di RW 03 Desa Mranggen, Kec. Mranggen, Kab. Demak Edy Soesanto; Much Nurkharistna Al Jihad; Dwi Nur Rahmantika PS; Vika Nirmala Rahma; Revaldi Distianto Putra; Mochamad Daffa Ikhsana; Nabila Nur Ilma; Zidha Nur Ilma
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i2.10432

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dialami oleh masyarakat di seluruh dunia, hal tersebut disebabkan oleh pola hidup (life style) yang tidak sehat. Hipertensi ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah sistolik > 140 mmhg dan diastolik > 90 mmhg sehingga hal ini dapat mengakibatkan peningkatan angka mordibitas (kesakitan) dan angka mortalitas (kematian). Untuk menurunkan angka tersebut maka perlu adanya satu tindakan pencegahan dini berupa upaya promotif melalui pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan dan mencegah resiko terjadinya hipertensi. Pendidikan kesehatan merupakan satu tindakan promotif yang dilakukan dengan penyampaian informasi berupa topik seputar masalah kesehatan dengan memanfaatkan berbagai macam media. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan serta menggunakan pendekatan asuhan keperawatan dengan desain pre test dan post test. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pendidikan kesehatan hipertensi menunjukkan bahwa nilai rata – rata pre test 59% sedangkan post test 88%. Hasil tersebut menandakan bahwa adanya dampak positif berupa perubahan pengetahuan responden sebelum dan sesudah mengikuti pendidikan kesehatan. Disarankan kepada pihak – pihak setempat agar dapat membangun koordinasi dengan puskesmas dan perangkat desa setempat dalam memaksimalkan kegiatan penyuluhan tentang hipertensi serta dapat mengaktifkan kembali posyandu lansia yang belum terbentuk.
Upaya Menghadapi Covid-19 Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Melalui Kader Kesehatan Jiwa Eni Hidayati; Desi Ariyana Rahayu; Titik Suerni; Putri Lusi Putri Lusi Ratnasari; Emiliya Widyawati
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v1i1.8680

Abstract

Gangguan jiwa merupakan penyakit psikologis pada manusia. Gangguan jiwa adalah gangguan pikiran, gangguan perasaan atau gangguan tingkah laku sehingga menimbulkan penderitaan dan terganggunya fungsi sehari-hari (fungsi pekerjaan dan fungsi sosial) dari orang tersebut. Pelaksanaan program pengabdian ini dengan menggunakan metode pendekatan mitra binaan yang dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan dan kegiatan pembinaan yang dilakukan melalui pemberian pendidikan kesehatan. Alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah materi tentang upaya menghadapi covid-19 pada orang dengan gangguan jiwa pada kader-kader kesehatan jiwa dengan laptop, hp, dan materi video. pendidikan kesehatan pada kader kesehatan jiwa menjadi semakin paham tentang pencegahan Covid-19 dengan orang gangguan jiwa pada kader kesehatan jiwa. Kader banyak yang bertanya dan menujukkan antusias pada kader dalam melihat video materinya.. menanamkan kepada kader kesehatan jiwa ini sangat penting dengan melihat sangat penting dalam kekuatan kader kesehatan jiwa di masyarakat. Penyuluhan tentang kiat menghadapi covid-19 pada orang gangguan jiwa (ODGJ) pada kader kesehatan di wilayah RW 3 kelurahan kedungmundu. Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai rencana atas kerjasama semua pihak, terutama sasaran yang mengikuti kegiatan sampai selesai di WAG kader

Page 2 of 4 | Total Record : 35