cover
Contact Name
Fenti Dewi Pertiwi,
Contact Email
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpromotor@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H.Sholeh Iskandar KM.2 Kota Bogor-Jawa Barat- Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26547899     EISSN : 26548127     DOI : https://doi.org/10.32832/pro
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini adalah wadah mahasiswa untuk Meningkatkan ketrampilan dan wadah informasi penelitian kesehatan bagi akademisi. Praktisi masyakarakt dan pemamgku kebijakan. Selain itu jurnal ini merupakan karya tulis ilmiah mahasiswa yang diharapkan dapat memeberikan masukan dan manfaat untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat
Articles 484 Documents
Gambaran Pelaksanaan Standar Promosi Kesehatan Rumah Sakit Pada Rawat Jalan di Rumah Sakit Medika Dramaga Bogor Tahun 2022 Bagus Priyadi; Asri Masitha Arsyati; Humaira Anggie Nauli
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.263

Abstract

Menurut data evaluasi Rekam Medis Kunjungan pasien dan keluarga dari tahun 2017 cukup meningkat dan terdapat populasi pasien sebesar 310 kasus penyakit teridentifikasi, sehingga di perlukan proses asuhan berbasis visi,misi, jenis pelayanan yang diberikan sesuai populasi pasien dengan peningkatan kualitas dalam pemberian informasi dan pendidikan pasien dan keluarga Mengacu kepada peraturan perundang-undangan tersebut di atas, kiranya dapat dinyatakan bahwa di setiap rumah sakit harus dilaksanakan upaya peningkatan kesehatan, salah satunya melalui kegiatan promosi Kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif metode deskriptif, teknik Purposive Sampling berjumlah 7 orang informan kunci, 8 informan inti BPJS dan 8 informan inti Non BPJS. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, untuk Petugas Ahli Pkrs Dirumah Sakit Medika Dramaga belum ada, tetapi pengelolahnya ada, terdiri dari 6 orang, 3 internal dari tim pkrs yang terdiri dari ketua diklat dan marketing, dan 3 eksternal, untuk saat ini program- programnya 50% sudah terlaksana dan 50% belum terlaksana dikarenakan belum adanya ahli promosi kesehatan dan masih banyak yang di satukan dengan bagian lain.
Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Scabies pada Anak di Klinik Ar-Rahmat Desa Barengkok Leuwiliang Erna Mutiarawati; Asri Masitha Arsyati; Eny Dwimawati
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.264

Abstract

Scabies merupakan salah satu jenis penyakit berbasis lingkungan. Scabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau sarcoptes scabiei varian hominis pada kulit yang ditandai dengan erupsi kulit dan terasa gatal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian scabies. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Analitik. Desain penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian analitik Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel secara propotional sampling dari jumlah sampel sebanyak 53 orang anak. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil : Berdasarkan hasil Uji chi square dengan derajat kesalahan α = 0,05 diperoleh nilai P-Value sebesar 0,008 kurang dari 0,05. Sehingga H1 diterima yang artinya secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian scabies pada anak di klinik di klinik Ar-Rahmat. Kesimpulan ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian scabies pada anak diklinik Ar-Rahmat Desa Barengkok tahun 2022.
Analisis Status Gizi Remaja di SMP Miftahul Huda Ibs Bogor Tahun 2022 Siti Faridatus Sabiah; Ade Saputra Nasution; Resty Jayanti
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.265

Abstract

Remaja termasuk kelompok yang rentan mengalami permasalahan gizi. Masalah gizi dapat diakibatkan oleh kebiasaan makan yang buruk, gaya hidup (life style), penyakit infeksi, penilaian pada diri sendiri (citra tubuh), aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan olahraga, durasi tidur, serta pengetahuan tentang gizi seimbang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan status gizi remaja. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan studi cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas 7,8 dan 9 di SMP Miftahul Huda IBS Bogor yang berusia 12-15 tahun sebanyak 132 siswa-siswi. Sampel diambil sebanyak 63 siswa menggunakan random sampling. Data dikumpulkan memalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan penilaian status gizi melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik responden, status gizi berdasarkan BMI for age, pengetahuan gizi seimbang, citra tubuh kebiasaan olahraga, durasi tidur. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden berstatus gizi normal (54,0%), responden sebagian besar tidak puas terhadap bentuk tubuhnya (87,3%), sebagian besar responden tidak rutin berolahraga (84,1%), sebagian besar responden memiliki waktu tidur yang cukup (57,1%). Uji statistik menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan status gizi (p=0,031), citra tubuh dengan status gizi (p=0,006) dan kebiasaan berolahraga dengan status gizi (p=0,016). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan gizi seimbang, citra tubuh, dan kebiasaan olahraga berhubungan dengan status gizi remaja. Oleh karena itu perlu adanya penyuluhan mengenai gizi seimbang, atau edukasi kepada responden terkait citra tubuh dan juga kebiasaan berolahraga untuk remaja.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Fisiologi Tubuh Pekerja Home Industry Pembuatan Sendal di Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Tahun 2021 Hendra Ahmad Aditama; Rubi Ginanjar; Sevrima Anggraini
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.266

Abstract

Kondisi fisiologis pekerja dapat terjadi di lingkunan kerja home industry pembuatan sandal di Desa Sukaluyu Kabupaten Bogor dapat menimbulkan keluhan kesehatan seperti mengantuk, sakit kepala, tremor, kebingungan dan ketidak sadaran. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan gangguan fisiologi tubuh pekerja akibat paparan lem benzene pada home industry bengkel sandal di Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Desain penelitian ini menggunakan studi cross sectional. Sampel di ambil dengan teknik total sampling dengan responden sebanyak 35 pekerja pembuatan sandal di Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara umur (p-value 0,015), tingkat pendidikan (p-value 0,025), kebiasaan merokok (p-value 0,019), personal hygiene (p-value 0,025) dengan gangguan fisiologi tubuh pekerja home industry pembuatan sendal di Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara umur, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok, personal hygiene dengan gangguan fisiologi tubuh pekerja home industry pembuatan sendal di Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor.
Hubungan antara Perilaku Merokok dengan Kejadian Insomnia pada Remaja Laki-Laki di Wilayah Taman Muara RW 09 Kelurahan Pasir Jaya Tahun 2022 Inne Nurlani; Eny Dwimawati; Andreanda Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.267

Abstract

Insomnia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan dalam memulai tidur, mempertahankan tidur, atau tidur yang tidak menyegarkan selama 1 bulan atau lebih dan keadaan sulit tidur ini harus menyebabkan gangguan klinis yang signifikan. Di Indonesia prevalensi penderita insomnia diperkirakan mencapai 10%, yaitu sekitar 23 juta jiwa penduduk. Secara garis besar ada berbagai macam faktor yang menyebabkan insomnia, salah satunya adalah merokok.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian insomnia di wilayah Taman Muara Kelurahan Pasir Jaya tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling atau sampling jenuh dari jumlah sampel sebanyak 125 remaja laki-laki. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan p- value= 0.000. Terdapat hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian insomnia. Maka dari itu perlu adanya edukasi kepada remaja untuk mengurangi bahkan berhenti merokok agar kualitas tidurnya baik sehingga tidak menimbulkan insomnia.
Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Penderita Hipertensi Peserta BPJS Mengikuti Prolanis Puskesmas Pancasan Kota Bogor Tahun 2022 Kartika Agustika; Wirda Syari; Indira Chotimah
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.268

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya dan merupakan penyakit yang sering ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, keterjangkauan akses pelayanan, dukungan keluarga, dan dukungan petugas kesehatan terhadap partisipasi penderita hipertensi peserta BPJS dalam mengikuti Prolanis. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dan pengambilan data dilakukan dengan design cross sectional dengan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 93 responden pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pancasan. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil menunjukan terdapat pengaruh antara pengetahuan dengan partisipasi penderita hipertensi mengikuti Prolanis (p value = 0,002) terdapat pengaruh antara sikap dengan partisipasi penderita hipertensi mengikuti Prolanis (p value = 0,000) tidak terdapat pengaruh antara keterjangkauan akses pelayanan dengan partisipasi penderita hipertensi mengikuti Prolanis (p value = 0,678) terdapat pengaruh antara dukungan keluarga dengan partisipasi penderita hipertensi mengikuti Prolanis (p value = 0,000) terdapat pengaruh antara dukungan petugas kesehatan dengan partisipasi penderita hipertensi mengikuti Prolanis (p value = 0,000). Bagi Puskesmas Pancasan disarankan untuk dapat menciptakan kerjasama antara petugas kesehatan dengan keluarga, tokoh masyarakat, dan pihak yang dapat membantu agar mendapatkan dukungan serta motivasi dari lingkungan sekitar agar dapat berpartisipasi mengikuti Prolanis di Puskesmas.
Analisis Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada UMKM (Studi Kasus Produksi Tahu Bapak Eman di Cibereum Kota Bogor) Tahun 2022 Laila Nurul Asya; Fenny Raharyanti; Andi Asnifatima
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.269

Abstract

Dalam menerapkan aspek keamanan pangan, setiap industri pangan perlu memberlakukan keamanan pangan atau Cara Pengolahan Pangan Olahan Yang Baik (CPPOB). Pangan yang baik dan bermutu dilihat dari bagaimana cara penanganannya memperhatikan hygiene dan sanitasi yang tidak membahayakan kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu bagaimana menganalisis penerapan Good Manufacturing Practices pada produksi tahu Bapak Eman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pemilik produksi tahu, pengelola, dan karyawan. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi kesenjangan pada tiap aspek parameter Good Manufacturing Practices (GMP). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata keseluruhan penyimpangan pada GMP di tempat produksi tahu sebesar 55%, yang artiya penerapan pada GMP belum dan bahkan masih jauh dari persyaratan GMP. Kemudian, adapun rekomendasi tindak lanjut yang dirumuskan berdasarkan hasil penelitian sebanyak 12 aspek pada penerapan GMP. Rekomendasi ini meliputi aspek, lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, bahan, karyawan, pengawasan proses, penyimpanan, pengemas, pemeliharan sanitasi, pelatihan, dan dokumentasi/ pencatatan.
Hubungan Mutu Pelayanan terhadap Citra di Rumah Sakit X Kota Bogor Tahun 2022 Maharani Mahdiyah Safira; Indira Chotimah; Wirda Syari
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.270

Abstract

Rumah sakit merupakan salah satu pelayanan publik kesehatan yang pastinya memiliki citra di mata masyarakat. Citra rumah sakit ini dilihat dari mutu dari pelayanan yang direfleksikan dari beberapa hal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana hubungan dari kualitas pelayanan yang diproyeksikan dengan bukti fisik, keandalan, daya tanggap, janiman, dan empati terhadap citra rumah sakit X di Kota Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel diambil menggunakan Teknik accidental sampling dengan penentuan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati terhadap citra rumah sakit X di Kota Bogor. Saran yang dapat diberikan adalah manajemen perlu mengadakan evaluasi secara khusus terkait jaminan yang didapatkan oleh pasien, ruangan dan fasilitas perlu lebih ditingkatkan agar tidak menyebabkan kebingungan bagi pasien. Selain itu pihak rumah sakit harus memastikan pelayanan yang diterima oleh pasien sesuai dengan apa yang pasien inginkan (terhadap paket-paket tertentu dan jenis penyakit). Rumah sakit perlu bersiap dengan kemajuan jaman sehingga dapat terus melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan seiring dengan kemajuan teknologi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekskluisf pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Puskesmas Tanah Sareal Tahun 2022 Malda Afrianti Setiadi; Tika Noor Prastia; Fenti Dewi Pertiwi
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.271

Abstract

Prevalensi ibu yang memberikan ASI eksklusif terus menurun tiap tahunnya. Di dunia, prevalensi ibu yang memberikan ASI eksklusif pada bayi dibawah usia 6 bulan sebanyak 40%. Dampak yang mungkin timbul jika memberikan minuman ataupun makanan <6 bulan bisa menyebabkan penyakit infeksi, alergi, diare, kekurangan gizi, hingga menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Tanah Sareal. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik serta pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 61 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan, dengan sampel sebanyak 58 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang dilakukan dengan metode wawancara terstruktur kepada responden penelitian di Puskesmas Tanah Sareal. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan (p-value < 0,05) antara status gizi (p-value 0,004) dan pendidikan (p-value 0,038) dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Sareal. Tidak ada hubungan antara usia ibu (p-value 0,175), paritas (p-value 0,205), pengetahuan (p-value 0,322), pekerjaan (p-value 1,000), akses informasi (p-value 0,122) dan dukungan suami (p-value 1,000). Kesimpulan terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif yaitu status gizi ibu dan pendidikan, sedangkan ada 6 variabel yang tidak berhubungan yaitu usia ibu, paritas, pengetahuan, pekerjaan, akses informasi dan dukungan suami.
Hubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Utara Nahdiani Siregar; Humaira Anggie Nauli; Ade Saputra Nasution
PROMOTOR Vol. 6 No. 4 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i4.272

Abstract

Anemia merupakan salah satu kelainan darah yang umumnya terjadi ketika kadar sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh menjadi rendah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bogor tahun 2019 jumlah ibu hamil yang menderita anemia sebanyak 7,60%. Data khusus kasus anemia pada ibu hamil di Puskesmas Bogor Utara tahun 2022 sebanyak 83 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko apa saja yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bogor Utara tahun 2022. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 173 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 90 responden menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner,serta pengecekan Hb. Hasil penelitian didapatkan hasil 38 responden yang anemia (42,2%), dan 52 responden tidak anemia (57,8%),tidak ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value 0,070), tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value 0,509), tidak ada hubungan antara status ekonomi dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value 1,000), tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value 1,000), tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value 0,760), tidak ada hubungan antara jarak kepatuhan konsumsi tablet Fe denga kejadian anemia pada ibu hamil (p value 0,356), ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadan anemia pada ibu hamil (p value 0,037) OR 0.261.Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil yaitu riwayat penyakit infeksi .Saran bagi petugas kesehatan meningkatkan penyuluhan tentang anemia, meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil, bagi ibu hamil agar sering memeriksakan kehamilannya. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk meneliti faktor lain yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil seperti dukungan sosial atau lingkungan.

Page 6 of 49 | Total Record : 484