cover
Contact Name
Velma Herwanto
Contact Email
Velmah@fk.untar.ac.id
Phone
+628161820408
Journal Mail Official
jmmpk@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
ISSN : -     EISSN : 27978320     DOI : 10.24912/jmmpk
Core Subject : Health, Science,
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Articles 109 Documents
HUBUNGAN ANTARA STATUS VAKSINASI DENGAN KEJADIAN INFEKSI COVID-19 PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERIODE 2021-2022 Resti Ayu Jayanti; Velma Herwanto
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.23688

Abstract

Infeksi COVID-19 merupakan infeksi virus yang bisa menular dengan cepat. Gejala klinis yang dialami individu jika terinfeksi COVID-19 meliputi batuk, demam, sering merasa lelah, sakit kepala, diare, dyspnea, pneumonia atau gangguan pernafasan lainnya. Adanya penularan infeksi COVID-19 menimbulkan pemberian vaksinasi dengan tahapan seperti dosis 1, dosis 2 dan dosis 3, dengan berbagai jenis vaksinasi COVID-19 yaitu vaksin DNA, vaksin mRNA, vaksin vektor yang tidak bereplikasi, vaksin tidak aktif, vaksin hidup yang dilemahkan, vaksin subunit, serta vaksin berbasis kekebalan. Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (SATGAS COVID-19), hingga saat ini banyaknya masyarakat yang masih belum melakukan vaksinasi COVID-19, terutama dosis 3. Kelengkapan vaksinasi COVID-19 menunjukkan efektivitas yang bekerja pada sistem imunitas setiap individu. Individu yang tidak melakukan vaksinasi COVID-19 lengkap akan menimbulkan derajat keparahan yang sedang atau berat, sedangkan individu yang melakukan vaksinasi lengkap akan meningkatkan perlindungan dan menurunkan derajat keparahan infeksi COVID-19. Menggunakan studi Case Control dengan convenience sampling dari 100 masyarakat di Desa Air Merbau. Dengan menggunakan uji chi-square didapatkan hubungan yang signifikan antara status vaksinasi COVID- 19 dengan infeksi COVID-19 (P=0,001). Hal ini menyatakan bahwa efektivitas vaksinasi COVID-19 memiliki hubungan terhadap infeksi COVID-19, penelitian ini diharapkan memaparkan pentingnya melakukan upaya pencegahan dengan melakukan vaksinasi COVID-19 lengkap untuk mencapai penurunan tingkat infeksi COVID-19 dan derajat keparahan pada pasien COVID-19.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE-2 PADA KELOMPOK USIA PRODUKTIF Felicia Angelina; Velma Herwanto
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.23689

Abstract

Di Indonesia hampir 20 juta orang mengalami diabetes dan prevalensi diabetes di Indonesia menempati peringkat ke- 5 dunia. Pola makan dan gaya hidup sedentari menjadi faktor penting dalam epidemi global diabetes mellitus saat ini, serta komplikasi kardiovaskular menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Perubahan gaya hidup dapat mencegah diabetes dan komplikasinya. Pengetahuan tentang penyakit ini penting bagi individu usia produktif untuk mencegah peningkatan angka kejadian. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus tipe 2 pada kelompok usia produktif, yang merupakan sasaran kelompok usia yang tepat untuk pencegahan diabetes. Menggunakan studi analitik cross-sectional, didapatkan data penelitian melalui convenience sampling sebanyak 106 responden. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan diabetes mellitus tipe 2. Dengan uji chi-square didapatkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap pencegahan diabetes mellitus (p-value 0,000). Terdapat juga hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan diabetes mellitus (p-value 0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan berhubungan dengan sikap dan perilaku pencegahan diabetes mellitus tipe 2. Karena tingginya prevalensi diabetes dan kurangnya pengetahuan dan upaya pencegahan diabetes, masyarakat perlu meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang diabetes serta menerapkan pola hidup sehat. Institusi dapat memberikan saran dan informasi melalui media massa untuk mendorong upaya pencegahan diabetes. Perlu juga dilakukan penelitian pada populasi yang berbeda menurut usia dan tingkat pendidikan untuk menemukan metode pencegahan diabetes yang ideal.
HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA DI YAYASAN PANTI WERDA HANA DAN SASANA TRESNA WERDHA RIA PEMBANGUNAN Elisya Maurika; Meilani Kumala
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24171

Abstract

Tiga puluh empat koma satu persen warga Indonesia memiliki tekanan darah tinggi dan setiap tahunnya terjadi peningkatan sebesar 10,9%. Sekitar 1,28 individu dengan kisaran umur 30-79 tahun memiliki tekanan darah tinggi berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Populasi lansia memiliki risiko terjadinya tekanan darah tinggi. Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah mengalami proses penuaan sehingga menjadi lebih kaku. Kondisi ini meningkatkan risiko tekanan darah tinggi pada lansia. Obesitas merupakan salah satu faktor tekanan darah tinggi yang dapat diubah. Lansia yang mengalami obesitas memiliki persentase 80% lebih tinggi dibandingkan lansia yang tidak mengalami obesitas (Adam, 2019). Studi ini merupakan penelitian dengan desain potong lintang untuk menginvestigasi hubungan antara kejadian obesitas sentral dengan tekanan darah tinggi pada populasi lansia. Subjek penelitian ini adalah lansia di Yayasan Panti Werda Hana dan Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan yang bersedia untuk dijadikan responden. Pengumpulan sampel digunakan dengan metode non-probability sampling dan data yang dikumpulkan diolah dengan metode chi-square. Penelitian ini melibatkan 89 responden. Karakteristik yang didapatkan pada penelitian ini adalah 59,6% kelompok usia tua (75-90 tahun), 73% perempuan, dan 41,6% memiliki status gizi yang baik. Penelitian ini mendapatkan 70% responden obesitas sentral mengalami tekanan darah tinggi. Didapatkan p-value sebesar 0.318 dan risk ratio sesar 1.697 (p=>0.05; RR =>1). Data tersebut mengindikasikan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dengan tekanan darah tinggi, namun lansia dengan obesitas sentral berisiko mengalami tekanan darah tinggi dibandingkan dengan lansia yang tidak.
KEJADIAN INFEKSI PASCA VAKSINASI COVID-19 DOSIS PRIMER PADA SASARAN VAKSIN LANJUTAN DI SENTRA VAKSINASI COVID-19 UNIVERSITAS TARUMANAGARA Wiyarni Pambudi; Sari Mariyati Dewi Nataprawira; Andria Priyatna; Yoanita Widjaja; Jennefer; Sannya Christy
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24455

Abstract

Pemberian vaksinasi COVID-19 dosis primer telah dilakukan di Sentra Vaksinasi UNTAR pada bulan Maret hingga Agustus 2021 menggunakan vaksin Sinovac dan Astra Zeneca. Vaksinasi lanjutan dosis booster pertama diberikan pada bulan Februari 2022 kepada sasaran yang sama dengan interval minimal enam bulan, menggunakan vaksin Moderna, sesuai ketersediaan vaksin yang dibagikan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Penelitian dengan desain potong lintang ini bertujuan mengetahui angka kejadian terkonfirmasi COVID-19 setelah vaksinasi dosis primer pada sasaran vaksinasi yang dilayani oleh Sentra Vaksinasi UNTAR. Selama tiga hari pelayanan vaksin lanjutan dosis booster pertama tercatat 672 sasaran Sentra Vaksinasi UNTAR, terdiri atas warga usia lanjut di atas 60 tahun 264 (39,4%), usia 25-59 tahun 359 (53,4%), usia 18-24 tahun 48 (7,2%), berjenis kelamin laki-laki 348 (51,9%) dan perempuan 322 (48,1%). Sejumlah 19 (2,8%) sasaran menyatakan terkonfirmasi COVID-19 pasca vaksinasi dosis primer, dan 39 (5,8%) sasaran memiliki riwayat terinfeksi COVID-19 sebelum mendapatkan vaksin dosis primer. Riwayat terkonfirmasi COVID-19 lebih tinggi pada kategori usia 25-59 tahun (32/58, p=0,128) dan tidak berbeda pada jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Individu yang terkonfirmasi COVID-10 setelah mendapat vaksin dosis primer mempunyai komorbid hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit lain (p=0,017). Gejala yang dirasakan antara lain mudah lelah, nyeri sendi, nyeri kepala, diare, dan keluhan lain yang lazim terjadi pada kasus COVID-19 ringan, mencerminkan adanya peningkatan imunitas sebagai efek dari vaksinasi dosis primer.
HUBUNGAN FREKUENSI ASUPAN SAYUR DAN BUAH DENGAN KEJADIAN OBESITAS DAN OBESITAS SENTRAL PADA REMAJA DI SMA AL-AZHAR JAKARTA UTARA: STUDI POTONG-LINTANG Abduhita Al Kautsari; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24508

Abstract

Menurut kajian Riskesdas 2018, 8,3% remaja usia 16 hingga 18 tahun di DKI Jakarta mengalami obesitas. Penelitian menyebutkan bahwa perubahan gaya hidup, terutama yang berkaitan dengan makan, adalah penyebab obesitas. Remaja usia 16 hingga 18 tahun masih kurang mengonsumsi buah dan sayur. Pedoman gizi seimbang menyarankan agar 3–4 porsi buah dan sayuran harus dikonsumsi setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas pada Siswa/I Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta Utara 2022/2023. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional dan besar sampel ditentukan dengan menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi. Responden penelitian adalah laki-laki dan perempuan bersekolah di SMA Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta Utara periode 2022/2023 yang berjumlah 74 peserta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah consecutive sampling. Hasil penelitian dilaporkan ada 54% responden mengonsumsi cukup sayuran, dan 73% responden kurang mengonsumsi buah-buahan; sebanyak 12,2% mengalami obesitas; dan prevalensi obesitas sentral didapatkan sebesar 24% pada laki-laki dan 36% pada perempuan. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi buah dengan obesitas (p=0,673) dan juga tidak ada hubungan antara kecukupan pola makan sayur dengan obesitas (p=0,870). Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi buah dengan obesitas sentral (p=0,69) dan juga tidak ada hubungan antara kecukupan pola makan sayur dengan obesitas sentral (p=85). Pola konsumsi buah dan sayur ditemukan sebagai faktor pencegah obesitas pada responden (RP < 1). Dalam penelitian ini, tidak didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antar konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas dan obesitas sentral.
PENGARUH PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) TERHADAP KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN X Irvan Baharits Al Basith; Linda S. Budiarso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24595

Abstract

Pada Maret 2020, World Health Organization (WHO), mendeklarasikan COVID-19 sebagai pandemi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kemudian mengeluarkan Surat Edaran Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 yang menganjurkan metode pembelajaran jarak jauh bagi mahasiswa. Perubahan yang signifikan dari Offline menjadi Online learning dapat mempengaruhi kesehatan mental dari mahasiswa. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner DASS 21 dan 8 pertanyaan terkait ketaatan beragama, masalah finansial, masalah dalam hubungan keluarga, masalah dalam bersosialisasi, masalah berhubungan dengan PJJ, masalah dengan jaringan internet, masalah dengan gawai yang digunakan untuk PJJ, dan pendapat responden mengenai keefektifan PJJ. Sebanyak 62 mahasiswa (40%) mengalami depresi, 100 mahasiswa (55.5%) mengalami ansietas, dan 73 mahasiswa (47.1%) mengalami stres. Mahasiswa yang taat beragama cenderung tidak mengalami depresi. Pada status ansietas, mahasiswa yang taat beragama justru lebih rentan terkena gangguan kecemasan. Masalah finansial pada individu atau keluarga mahasiswa berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa. Sulit bersosialisasi berpengaruh terhadap kejadian depresi, ansietas, dan stres mahasiswa. Masalah dalam hubungan keluarga dengan kejadian depresi dan stres pada mahasiswa. Adanya masalah terkait PJJ berhubungan dengan kejadian depresi dan stres pada mahasiswa. Kendala pada jaringan internet berpengaruh terhadap tingkat depresi dan stres pada mahasiswa. Sebanyak 83 mahasiswa (53.5%) menganggap PJJ tidak efektif. Disisi lain, 72 mahasiswa (46.5%) menganggap PJJ lebih efektif dari pembelajaran luring.
PERBEDAAN RERATA TEKANAN DARAH SISTOLIK SEBELUM DAN SESUDAH 30 MENIT KONSUMSI KOPI PADA SUBJEK USIA DEWASA Margi Lestari; Alfianto Martin; Marcella Erwina Rumawas; Kenny Jose Christopher Tjandra; Emia Debora Karo-Karo
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24636

Abstract

Salah satu faktor eksternal yang memengaruhi peningkatan tekanan darah adalah konsumsi kopi. Hal tersebut menyebabkan tekanan darah serta pengendaliannya sangat penting dilakukan terutama jika dikonsumsi secara berkepanjangan. Kopi bersifat psikostimulan karena dapat mengubah suasana hati dan efek menyegarkan tubuh, namun kafein yang merupakan kandungan utama kopi dapat memberikan efek terhadap tekanan darah. Konsumsi kafein dengan dosis 300 mg dapat memengaruhi tekanan darah sistolik sebesar 5-15 mg. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah terdapat perbadaan rerata tekanan darah sebelum dan 30 menit setelah konsumsi kopi. Sampel penelitian adalah subjek dengan usia di atas 18 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive non-random sampling. Pengukurantekanan darah dilakukan pada sebelum dan 30 menit sesudah konsumsi kopi. Hasil pengukuran dilakukan analisis statistik dengan paired sample T-test dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 dari 50 responden (68%) rutin konsumsi kopi. Rerata tekanan darah sistolik sebelum konsumsi kopi adalah 131,98 ± 19,58 mmHg. Tekanan darah sistolik 30 menit setelah konsumsi kopi adalah sebesar 128,38 ± 16,37 mmHg. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan rerata signifikan dari tekanan darah sistolik sebelum dan 30 menit setelah konsumsi kopi. Konsumsi kopi menurunkan tekanan darah sistolik dan bermakna secara statistik.
HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI KOPI, KECEMASAN DAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Kevin Arya Lim; Noer Saelan Tadjudin
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24773

Abstract

Pendahuluan Tuntutan yang besar dari lingkungan sekitar terhadap mahasiswa dapat menimbulkan rasa cemas pada mahasiswa karena rasa takut tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut. Kecemasan yang berkelanjutan ini juga dapat mempengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Untuk menghindari hal tersebut, sebagian besar mahasiswa cenderung mengonsumsi kopi sehingga bisa kembali fokus dalam belajar dan beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara konsumsi kopi dengan kualitas tidur dan kecemasan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Metodologi penelitian ini adalah penelitian secara analitik dengan desain cross – sectional pada 156 responden yang didapatkan melalui metode random sampling dan dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020/2021. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS) untuk mengukur tingkat kecemasan, Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, dan kuisioner konsumsi kopi oleh Arniaty Shiotang, Vinsensia (2019) untuk mengukur tingkat konsumsi kopi. Hasil penelitian dari 156 responden dengan 47 responden laki – laki (30%) dan 109 responden perempuan (70%) didapatkan bahwa dari hasil uji Chi – square tidak terdapat hubungan yang signifikan pada konsumsi kopi dan kecemasan dengan p value = 0.283 juga tidak terdapat hubungan yang signifikan pada konsumsi kopi dengan kualitas tidur dengan p value = 1 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 / 2021.
Cover JMMPK Vol 2 No 2 JMMPK
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.26031

Abstract

Kata Pengantar JMMPK Vol 2 No 2 JMMPK
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.26045

Abstract

Page 5 of 11 | Total Record : 109