cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 204 Documents
Uji Efektivitas Infus Biji Kopi Sidikalang (Coffea canephora var. robusta) Dan Kopi Gayo (Coffea arabica L.) Dalam Menurunkan Kadar Asam Urat Darah PadaTikus Wistar (Rattus norvegicus L.) Yulsyafrida, Astriani; Mourisa, Cut
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i4.17924

Abstract

Abstrak : Kopi merupakan salah satu minuman alternatif yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Terdapat dua jenis kopi di Indonesia, yaitu kopi robusta (Coffea canephoravar. robusta) dan kopi arabika (Coffea arabica L.). Daerah penghasil kopi arabika di Indonesia yang memiliki kualitas terbaik dunia terdapat di Provinsi Aceh yang ditanam di dataran tinggi Gayo. Kopi Sidikalang merupakan kopi Sumatera jenis robusta yang berasal dari Sumatera Utara. Kandungan  polifenol yang terdapat dalam kopi berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase yang memecah senyawa purin (hipoxanthine dan xanthine) menjadi asam urat sehingga dapat menurunkan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas infus biji kopi Sidikalang maupun biji kopi Gayo dalam menurunkan kadar asam urat darah pada tikus Wistar (Rattus norvegicus L.). Metode pada penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan penelitian “pre test - post test with control group design”. Menggunakan infus biji kopi Sidikalang dan kopi Gayo. Sampel yang digunakan adalah tikus Wistar (Rattus norvegicus L.) yang terbagi atas 6 kelompok. Analisis data menggunakan repeated ANOVA post hoc bonferroni. Hasil penelitian menunjukkannilai rata-rata kadar asam urat darah pada kelompok kontrol negatif (pre-test=5,08 mg/dL, post-test=4,88 mg/dL), kontrol positif (pre-test=13,08 mg/dL, posttest=6,78 mg/dL), infus biji kopi Sidikalang dengan dosis 0,25 mg/g BB (pre-test=9,28 mg/dL, post-test=6,84 mg/dL), infus biji kopi Sidikalang dengan dosis 0,5 mg/g BB (pre-test=11,62 mg/dL, post-test=7,24 mg/dL), infus biji kopi Gayo dengan dosis 0,25 mg/g BB (pre-test=9,42 mg/dL, post-test=8,48 mg/dL), dan infus biji kopi Gayo dengan dosis 0,5 mg/g BB (pre-test=9,76 mg/dL, post-test=7,66 mg/dL). Terdapat perbedaan kadar asam urat darah yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian infus biji kopi Sidikalang dan Gayo pada semua kelompok perlakuan dengan nilai p=0,000 (p0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah infus biji kopi Sidikalang maupun biji kopi Gayo efektif dalam menurunkan kadar asam urat darah pada tikus Wistar.  
Tingkat Stres Yang Berbeda Antara Pria dan Wanita Terhadap Kejadian Hipertensi di RSU Haji Medan Juni, Rivia; Rahman, Shahrul
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i3.21247

Abstract

Abstrak : Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang banyak terjadi di Indonesia. Hipertensi juga disebut sebagai silent disease karena hipertensi cenderung tidak terlalu menunjukkan gejala yang khas. Stres merupakan suatu keadaan yang dapat disebabkan oleh tuntutan fisik, lingkungan, dan situasi sosial yang tidak terkontrol. Stres merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres antara pria dan wanita terhadap kejadian hipertensi di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan metode kuota sampling. Subjek penelitian yang digunakan sebanyak 86 pasien Hipertensi RSU Haji Medan. , uji hipotesis dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai P value = 0,005 (P0,05) yang berarti bahwa perbedaan tingkat stres antara pria dan wanita memiliki perbedaan terhadap pasien hipertensi di RSU Haji Medan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari tingkat stres antara pria dan wanita yang menderita hipertensi.
Perbandingan Terapi Gel Tretinoin 0,025% Dengan Gel Aloe Vera 99% Pada Mask Induced Acne Di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2018 Affany, Ahmad Ilfan; Putri, Arridha Hutami
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i3.20763

Abstract

Abstrak : Semenjak terjadinya pandemi COVID-19, menyebabkan terjadinya peningkatan penggunaan masker wajah di masyarakat dunia, hal ini ternyata menyebabkan kejadian akne lokal di area yang ditutupi oleh masker, yang secara popular disebut sebagai “mask induced acne”. Tujuan: Mengetahui  perbedaan terapi gel tretinoin 0,025% dengan gel aloe vera 99% pada mask induced acne di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen. Sampel pada penelitian ini berjumlah 72 orang dan akan dibagi menjadi 2 kelompok dengan mendapatkan terapi. Pengambilan data diperoleh dari melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2018. Selanjutnya data di analisa menggunakan uji Wilcoxon untuk uji pretest dan posttest dan uji Mann Whitney untuk melihat beda antar kelompok. Penelitian didapatkan gel tretinoin 0,025% lebih efektif dari gel aloe vera 99% dengan hasil p=0,006. Gel tretinoin 0,025% lebih efektif terhadap mask induced acne dari pada gel aloe vera 99%.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persalinan Per Vaginam dan Caesarean Section Akbar, Aidil; Parhusip, Tiara Aulia
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i2.19416

Abstract

Abstrak: Persalinan ialah proses pengeluaran janin, plasenta dan membran dari rahim. Persalinan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu per vaginam dan per abdominal. Persalinan caesarean section 55% lebih cenderung mengalami komplikasi dibandingkan persalinan per vaginam. Ibu  yang menjalani persalinan caesarean section dapat mengalami komplikasi, yang mana salah satu penyebab tingginya kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu bersalin secara per vaginam dan caesarean section. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, Sampel pada penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 185 sampel. Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh tidak terdapat pengaruh usia ibu P-value = 0.767, paritas P-value = 0.842, Indeks Massa Tubuh P-value= 0.709, jarak kehamilan P-value= 0.536, kadar Hemoglobin P-value= 0.159, riwayat penyakit P-value= 0.44 terhadap jenis persalinan. Hasil penelitian yang didapatkan ialah tidak terdapat pengaruh usia, paritas, indeks massa tubuh, jarak kehamilan, kadar hemoglobin, dan riwayat penyakit terhadap jenis persalinan.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Abortus Spontan di RSUD Tugurejo Semarang Atmodjo, Delanaura Puspitasari; Setyabudi, Muhamad Taufiqy; Fuad, Wijayanti
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i1.10154

Abstract

Latar Belakang: Abortus menjadi masalah kesehatan yang mempengaruhi morbiditas dan mortalitas ibu di seluruh dunia. Data dari studi WHO, satu dari setiap empat ibu hamil mengalami aborsi. Insidensi abortus di Indonesia masih meresahkan, diperkirakan sebanyak 10 15% dari lima juta tahun setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian abortus spontan di RSUD Tugurejo Semarang.Metode: Penelitian observasional berdesain cross sectional pada ibu hamil dengan usia gestasi kurang dari 20 minggu yang mengalami abortus di RSUD Tugurejo Semarang. Data diperoleh dari rekam medik periode Januari Desember 2020. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Sebanyak 154 sampel dianalisis dan didapatkan hasil adanya hubungan antara usia ibu (p=0,020; OR=4,047), pekerjaan (p=0,043; OR=2,239), dan riwayat aborsi (p=0,046; OR=2,480) dengan kejadian aborsi spontan. Paritas (p=1,000; OR=1,267) dan riwayat trauma (p=1,000; OR=1,267) tidak berhubungan dengan kejadian abortus spontan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa usia ibu adalah variabel yang paling kuat untuk menduga kejadian abortus spontan. Kesimpulan: Faktor risiko aborsi diantaranya usia ibu, pekerjaan, dan riwayat aborsi. Paritas dan riwayat trauma bukan faktor risiko untuk kejadian abortus spontan.Kata kunci: abortus, usia, pekerjaan, paritas, trauma
Sering Mengonsumsi Kopi Dan Fast Food, Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Dismenorea Primer Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Puspa Ayu, Rahmatika Attiya; Handaria, Diana; Noviasari, Nina Anggraeni
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i3.20941

Abstract

Abstrak: Dismenorea primer terjadi karena adanya peningkatan prostaglandin (PG) F2-alfa yang merupakan suatu cyclooxygenase (COX-2) sehingga dapat mengakibatkan hipertonik dan vasokonstriksi sehingga menyebabkan nyeri saat menstruasi. Konsumsi kopi dan fast food merupakan salah satu faktor risiko dari dismenorea primer. Mahasiswi cenderung menyukai hal hal yang bersifat instan seperti fast food dan kopi di tengah padatnya perkuliahan. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner konsumsi kopi, food frequency questionnaire dan numeric rating scale,  yang telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Sampel penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang Angkatan 20192020 berjumlah 130 yang diambil dengan purposive sampling. Ada Hubungan antara konsumsi kopi yang berlebihan dengan dismenorea primer didapatkan hasil P-value ≤ 0,05. Ada Hubungan antara konsumsi fast food yang berlebihan dengan dismenorea primer didapatkan hasil P-value ≤ 0,05. Semakin sering mengonsumsi kopi dan fast food, semakin tinggi kemungkinan terjadinya dismenorea primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang.
Ukuran Penis Berbanding Terbalik Dengan Berat Badan Menurut Tinggi Badan Anak Laki-Laki Usia 2-5 Tahun Trilaksono, Hasabi Pratomo; Lubis, Irfan Darfika
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i2.19463

Abstract

Abstrak: Ukuran penis adalah indikator kecukupan janin jenis kelamin laki- laki. Status gizi anak bisa berdampak pada pertumbuhan serta pertumbuhan mereka secara keseluruhan, termasuk pertumbuhan panjang penis. Nutrisi yang cukup penting                         bagi tubuh untuk yang diperlukan untuk pertumbuhan serta pertumbuhan. Standar normatif ukuran penis bisa menjadi tolak ukur pada menentukan ada tidaknya kelainan genitalia atau sistem endokrin serta untuk memulai pengobatan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang penis pada anak 2-5 tahun dengan berat badan menurut tinggi badannya. Riset ini memakai metode observasional  analitik dengan pendekatan cross          -  sectional. Sebanyak 47 sampel anak laki-laki usia 2-5 tahun dikerjakan pengambilan sampel secara primer dengan mengukur panjang penis anak memakai penggaris serta atau kaliper geser dengan pengukuran dimulai dari pubo-penis hingga glans penis secara horizontal. Uji hipotesis yang digunakan untuk melihat besarnya hubungan ukuran panjang penis anak dengan berat badan berdasarkan tinggi badan mendapatkan hasil yang signifikan, koefisien hubungan yang didapat sebesar 0.521 menunjukkan korelasi yang kuat antara variabel serta arah positif menunjukkan hubungan kedua variabel tersebut searah. Kesimpulan: Dari hasil penelitian dijumpai bahwa ada hubungan positif antara ukuran mikro penis dengan kategori kondisi berisiko gizi lebih, semakin kecil ukuran penis maka semakin besar angka berat badan menurut tinggi badan pada anak usia 2-5 tahun di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Clinical Experiences: Edukasi Pengenalan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Di Lingkungan 6, Teladan Barat Zahran, Fadly; Gurusinga, Nabira Maharani; Putri, Rania Gusmi; Fauzio, Revo; Frisilia Saputri, Anggi Yulisna; Hariaji, Ilham
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i1.18982

Abstract

Abstrak : Jumlah penderita penyakit diabetes melitus di Indonesia terus mengalami peningkatan, sehingga dibutuhkan edukasi agar dapat menekan angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang masalah kesehatan keluarga di lingkungan 6, Teladan Barat. Observasi masalah kesehatan ini berkaitan tentang penyakit diabetes melitus tipe 2. Metode yang penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi (pengamatan), penggunaan kuesioner dan pendekatan terhadap keluarga secara langsung. Data penelitian ini adalah hasil observasi dan hasil pendekatan yang dilakukan ke keluarga terkait masalah kesehatan. Penganalisisan data dilakukan dengan pengumpulan data yang kemudian dilakukan pemilahan data serta mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari observasi. Dari penyuluhan yang dilakukan didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan
Hubungan Riwayat Kontrasepsi Hormonal Dengan Usia Menopause di Kelurahan Simpang Kanan Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Khotimah, Tri Nur; Wirniaty, Dona
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i4.17673

Abstract

Abstrak: Seiring berjalannya waktu, wanita akan mengalami fase perubahan atau perkembangan pada fungsi organ reproduksi. Wanita akan mengalami tahapan perkembangan reproduksi antara lain menarche, reproduksi dan menopause pada usia. Seorang wanita berusia lebih dari 45 tahun akan menghadapi proses penuaan yang disebut dengan menopause. Menopause merupakan berhentinya masa haid, usia normal wanita yang mengalami menopause yaitu 45-55 tahun. Penyebab terjadinya menopause dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor, antara lain usia menarche, penggunaan kontrasepsi hormonal, pekerjaan, merokok, alkohol, riwayat keluarga, status keluarga dan pendapatan. Kontrasepsi hormonal merupakan jenis kontrasepsi yang paling diminati saat ini di Kelurahan Simpang Kanan. Dengan melihat deskripsi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dengan usia menopause di Kelurahan Simpang Kanan Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jenis penelitian ini merupakan analitik observasional melalui pendekatan cross sectional study, pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Berdasarkan hasil uji Chi-Square riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dengan usia menopause diperoleh nilai p-value 0,019, dan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan usia menopause diperoleh nilai p-value 0,043. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal dengan usia menopause.
Olahraga Aerobik Low Impact Dapat Memperbaiki Kualitas Tidur Lansia di Panti Jompo Tresna Werdha Abdi Binjai Ayuna, Windyka; Asfur, Robitah
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i4.21080

Abstract

Pada tahun 2020 prevalensi orang dengan lanjut usia di Indonesia sekitar 27,8 juta jiwa, diprediksi jumlah lansia 2025 akan mencapai 33,69 juta jiwa sedangkan tahun 2030 jumlah  lansia mencapai 40,95 juta jiwa dan pada tahun 2035 diprediksi mencapai sebanyak 48,19 juta jiwa. Masalah kesehatan pada lansia bisa menimbulkan masalah tidur seperti insomnia. Masalah tidur berkepanjangan bisa menurunkan kualitas dari tidur dan berdampak pada penurunan kualitas hidup. Alternatif terapi non-farmakologis, seperti olahraga aerobik low impact, bisa dijadikan cara untuk membantu mengatasi masalah kualitas tidur para orang dengan lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aerobik low impact terhadap kualitas tidur lansia di panti jompo Tresna Werdha  Abdi Binjai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre-test dan post-test dengan melibatkan 33 subjek penelitian. Alat ukur berupa kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) yang diisi sebelum dan sesudah intervensi olahraga aerobik low impact, dan dilakukan uji hipotesis T berpasangan. Didapatkan nilai P sebesar 0,001, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara olahraga aerobik low impact terhadap kualitas tidur lansia di Panti Jompo Tresna Werdha ABDI Binjai.