MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is a peer-reviewed journal that aims to provide a platform for scholars, researchers, academics, and practitioners from diverse fields of study to contribute and exchange their knowledge, insights, and research findings. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is published by the Institute of Educational, Research, and Community Service. The journal seeks to promote interdisciplinary collaboration by accepting submissions from various disciplines, including but not limited to: Social Sciences: Sociology, Anthropology, Political Science, Psychology, Communication Studies, and Cultural Studies. Humanities: Literature, Linguistics, Philosophy, History, Arts, and Cultural Heritage. Business and Economics: Management, Marketing, Finance, Entrepreneurship, and International Business. Education: Educational Research, Curriculum Development, Teaching Methods, Islamic Studies, and Educational Technology. Health Sciences: Medicine, Nursing, Public Health, Nutrition, and Healthcare Management. Natural Sciences: Biology, Chemistry, Physics, Environmental Science, and Geology. Engineering and Technology: Computer Science, Information Technology, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, and Civil Engineering. Applied Sciences: Agriculture, Environmental Management, Food Science, and Biotechnology. And other disciplines not mentioned. The journal welcomes original research articles, review papers, case studies, and theoretical perspectives that contribute to the advancement of knowledge in their respective fields and foster a holistic understanding of global challenges and solutions. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary focuses on the exploration of contemporary issues, emerging trends, and innovative practices in various disciplines. The journal emphasizes the significance of a multidisciplinary approach to address complex problems and encourages discussions on their social, economic, environmental, and cultural implications. MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary aims to facilitate the dissemination of research findings that have practical applications and societal relevance, contributing to sustainable development and progress of global communities. By promoting interdisciplinary research, the journal seeks to create a collaborative and dynamic space for scholars and professionals to bridge gaps between disciplines and contribute to a more comprehensive understanding of our interconnected world. Submission to MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary is open to researchers and scholars from around the globe, who are committed to advancing knowledge, promoting diversity of perspectives, and contributing to the betterment of societies worldwide.
Articles
605 Documents
Adab-Adab Membaca Dan Mempelajari Al-Qur’an Serta Imbalan Bagi Yang Mengajarkannya
Halimatussa‘diah;
Anisa Maulidya
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai adab-adab seseorang dalam tilawah Al-Qur’an, hukum mempelajarinya dan penerimaan imbalan bagi pengajarnya. Tujuan penelitian ini agar pembaca atau penghafal Al-Qur’an lebih memperhatikan adab-adab tilawah, mengetahui hukum mempelajari Al-Qur’an, menjelaskan pendapat ulama tentang boleh atau tidaknya menerima upah bagi pengajar Al-Quran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian library research. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adab-adab tilawah yang perlu diperhatikan diantaranya menjaga kebersihan mulut, membaca dalam kondisi suci, membaca di tempat yang suci, memulai bacaan dengan ta’awudz dan lain sebagainya. Menghafal Al-Qur’an termasuk dari mempelajarinya dan hukum asalnya adalah fardhu kifayah. Adapun hukum pengambilan upah terhadap murid terdapat ikhtilaf ulama dalam pembahasannya.
Nearpod Based Instruction in Teaching English as a Trend in Education
Chaerul Fadlan Saud;
Syukur Saud2, Nur Aeni
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Traditional learning approaches are now undergoing a transformation due to the inevitable trend of technology integration in education. One of the important innovations in this field is Nearpod, a dynamic platform that offers interactive and engaging opportunities for educators to develop English speaking skills. This study discusses the new practice of using Nearpod as a teaching tool to improve students' English speaking skills. This study uses a classroom action research method to briefly investigate the effectiveness of Nearpod. This platform has emerged as a cutting-edge development in English language teaching, providing new tools that can motivate and empower students to improve their speaking skills. This study reports the findings of the implementation of an online tool for synchronous and interactive learning, and its impact on students' activeness in intensive speaking learning. This classroom action research involved 46 students from the English Education Study Program, Makassar State University. Cycle 1 and Cycle 2 were conducted, and a survey was used to obtain data on students' views on the implementation of the Nearpod application. Data were analyzed using descriptive statistics, which showed that the experimental group showed slightly better improvements compared to the control group. In addition, low-ability students showed more significant improvements after using the program compared to their higher-ability friends. This research emphasizes the importance of integrating Nearpod into modern language learning approaches to better prepare students for success in a global environment.
Hubungan Pengetahuan Dan Tindakan Orang Tua Dengan Terjadinya Rampan Karies Pada Anak TK Permata Bunda Di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur
Mulyani;
Nurdin
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rampan karies merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebagian gigi atau semua gigi susu mengalami kerusakan secara luas dan berkembang dengan sangat cepat. Hasil Riskesdas mencatat bahwa karies gigi telah mengalami peningkatan khususnya pada anak yaitu dari 38% dimana pada anak usia 2-5 tahun meningkat 10,45%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tindakan orang tua dengan terjadinya rampan karies pada anak TK Permata Bunda di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian yang digunakan bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh. Dimana sampel sebanyak 42 orang. Analisis dengan menggunakan Uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden berada pada kategori kurang 54,8%. Tindakan berada pada kategori kurang 61,9%. rampan karies berada pada kategori ada 59,5%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan orang tua dengan terjadinya rampan karies pada anak TK permata bunda di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur dengan p value 0,016 < 0,05. ada hubungan tindakan orang tua dengan terjadinya rampan karies pada anak TK permata bunda di Desa Blang Uyok Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur dengan p value 0,006 < 0,05 Diharapkan dapat memberi informasi kepada orang tua dan anak tentang kesehatan gigi dan mulut khususnya rampan karies sehingga terhindar dari kejadian rampan karies gigi.
Hubungan Pengetahuan Mengkonsumsi Soft Drink Dengan Karies Gigi Pada Murid Kelas V SD Negeri 62 Banda Aceh
Azdkia Al-Mazaya;
Andriani
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Karies merupakan penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan mulai asal permukaan gigi hingga pulpa gigi melalui lubang, fisura, dan ruang interdental. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengetahuan mengkonsumsi soft drink dengan karies gigi pada murid kelas V SDN 62 Banda Aceh. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan desaian cross sectional dilakukan di SDN 62 Banda Aceh Pada tanggal 13-15 Mei 2024. Sampel dari penelitian ini adalah total dari populasi yaitu berjumlah 39 murid, pengumpulan data ini dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaan karies gigi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan tentang karies gigi pada murid di SDN 62 Kota Banda Aceh Besar yaitu pengetahuan mengkonsumsi karies gigi kategori tinggi paling banyak ada karies gigi yaitu 19 murid (79,2%). Dan kategori rendah paling banyak tidak ada karies gigi yaitu 12 murid (80,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahhwa ada hubungan bahwa pengetahuan mengkonsumsi soft drink paling banyak kategori tinggi sebanyak 24 murid (61,5%). Dan karies gigi paling banyak kategori tidak ada karies berjumlah 22 murid (56,5%). Disarankan kepada murid agar segera berkumur-kumur setelah mengkonsumsi soft drink yang mengakibatkan karies gigi. Dan diharapkan kepada pihak sekolah untuk mengadakan kegiatan penyuluhan usaha kesehatan gigi sekolah dengan bekerja sama dengan pelayanan puskesmas.
Pembuatan Spot Swafoto di Pemandian Sumberingin Desa Wringinsongo
Hari Kurnia Safitri;
Herwandi;
Sungkono;
Sidik Nurcahyo;
Edi Sulistio Budi;
Totok Winarno;
Anindya Dwi Risdhayanti
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desa Wringinsongo yang berada di bagian barat wilayah Kecamatan Tumpang yang berada di daerah pengembangan Kabupaten Malang bagian timur dengan bentangan alam yang indah menuju akses Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat saat ini, berpengaruh pada perubahan pola mata pencarian penduduk diantaranya pada sektor perdagngan dan jasa. Pengembangan sektor ekonomi lokal ditopang oleh keberadaan UMK kreatif. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan dan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan potensi yang ada di desa. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan oleh desaa ssebagai tempat wisata edukasi. Pada lokasi pemandian masih belum lengkap sarana dan prasarana, terutama spot swafoto yang menarik. Spot swafoto diperlukan sebagai dayatarik tempat wisata agar pengunjung bisa berfoto di lokasi wisata tersebut. Berdasarkan permasalahan yang ada, tim pengusul PPM melakukan kegiatan : (1) Pendampingan pengembangan tempat wisata dan (2) implementasi pembuatan spot swafoto di pemandian Sumberingin. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah sarana dan prasarana di tempat wisata, pengunjung tempat wisata akan bertambah karena adanya spot swafoto yang saat ini sedang diminati, perubahan ekonomi warga desa akan meningkat, dan dusun Sumberingin sebagai desa wisata yang sedang dikembangkan akan segera terwujud.
Interpretasi Objek di Luar Batas Imajinasi Melalui Applied Drawing Art
Cakrajaya, Clarisa;
Setiawan, Livia;
Rachel Caliesta Zefanya;
Trixie Indrawan, Valerie
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Objek visual di luar batas imajinasi merupakan sebuah karya yang menampilkan berbagai unsur visual out of the box dengan perspektif satu titik hilang. Penciptaan karya seni ini merupakan ungkapan visual imajinatif, dimana setiap ungkapan memiliki maksud dan kisah tersendiri. Tujuan penciptaan ini menciptakan karya seni yang dibuat di atas kertas gambar, yang melibatkan imajinasi dan mengusung sebuah cerita, yang menjadi gagasan utama pada Applied Drawing Art. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan artistic research. Tahapan awal dalam menggali inspirasi dibalik setiap karya diperoleh melalui studi visual. Tahap kedua mengidenttifikasi hasil dari studi visual. Tahap ketiga membuat sketsa dengan menggunakan pensil warna. Tahap keempat adalah proses penciptaan, yaitu karya direalisasikan selanjutnya diberi warna dengan mix media (cat poster, cat air) untuk menghasilkan sebuah kreasi imajinatif. Tahap kelima adalah detailing dan finishing karya. Hasil dari penciptaan ini, karya-karya yang dihasilkan memiliki gagasan yang unik, perpaduan antara kisah keseharian dengan cerita yang imajinatif, pewarnaan yang diekplorasi dengan berbagai teknik seperti kolase, tekstur, sedangkan komposisi dari semua karya, memilih penempatan yang mendominasi bidang pada bagian center.
Pelatihan Perawatan Lampu Tenaga Surya Di Panggung Kesenian Desa Tulusbesar Tumpang
Donny Radianto;
Budhy Setiawan;
Wahyu Tri Wahono;
Agus Sukoco Heru Sumarno;
Doddy Maulana
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecamatan Tumpang terletak disebelah timur Kabupaten Malang yang menawarkan pemandangan alam yang indah menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Di bagian barat Kecamatan Tumpang terdapat Desa Tulusbesar, diamana mata pencaharian penduduknya meliputi sektor pertanian, peternakan, perdagangan,, usaha swasta/wirausaha, jasa dan lain-lain. Desa Tulusbesar merupakan desa yang dijaga dengan baik sebagai destinasi wisata seni dan budaya karena memiliki potensi seni budaya yang beragam, termasuk seni tradisional dan modern. Untuk melestarikan kesenian dan budaya yag ada di desa Tulusbesar maka dibuatlah panggung kesenian di padepokan Mangun Darma, dimana fungsi dari panggung kesenian ini untuk menampilkan karya seni tari dari kelompok-kelompok kesenian yang ada di desa Tulusbesar. Selama ini panggung kesenian hanya digunkan pada siang hari karena belum adanya sumber penerangan di sekitar panggung. Hal ini berdampak tidak adanya latihan atau pementasan di panggung pada malam hari. Dampak lebih lanju adalah perkembangan kemampuan kesenian dan giat kesenian tidak dapat meningkat. Dampak negatif lainnya karena tidak adanya penerangan di sekitar panggung adalah penyalahgunaan oleh muda-mudi yang jelas akan merusak masa depan pemuda-pemudi di desa Tulusbesar. Pemasangan penerangan tenaga surya akan dipasang di area panggug kesenian , sehingga diperlukan pelatihan perawatan penerangan tenaga surya bagi masyarakat/pengelola panggung kesenia desa Tulusbesar. Kegiatan yang telah dilakukan dapat meningkatkan kemampuan pengelola/masyarakat tentang perawatan penerangan tenaga surya.
Pelatihan Rangkaian Elektronik Sederhana Untuk Lampu Hias
Mohammad Luqman;
Hari Kurnia Safitri;
Yulianto;
Eka Mandayatma;
Totok Winarno;
Wahyu Tri Wahono
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecamatan Tumpang berada di wilayah pengembangan Kabupaten Malang bagian timur dengan bentangan alam yang indah menuju akases Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Desa Tulusbesar berada di bagaian barat Kecamatan Tumpang, yang secara umum mata pencaharian warga masyarakat adalah sektorm pertanian, peternakan, perdagangan, swasta/wirausaha, jasa dan lain-lain. Desa Tulusbesar adalah desa binaan Wisata Seni dan Budaya, karena potensi seni budaya yang ada sangat beragam dan kelestariannya selalu dijaga baik kesenian tradisional dan modern. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat saat ini, berpengaruh terhadap perubahan pola mata pencaharian penduduk diantaranya pada sektor perdagangan dan jasa. Pengembangan sektor ekonomi lokal ditopang oleh keberadaan UMK kreatif. Kendala utama yang dihadapai adalah kurangnya kemampuan ketrampilan, inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan potensi yanga ada di desa. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah kerajian lampu hias dengan desain unik dan artistik. Produk yang dihasilkan pengrajin selama ini hanya menggunakan teknik yang sederhana dan dengan sumber tegangan dr jala-jala PLN. Untuk mengembangkan produk kerajinan lampu hias yang inovatif diperlukan pelatihan yang dapat merangsang daya kreativitas masyarakat. Berdasarkan permasalahan yang ada, tim pengusul PPM melakukan kegiatan : (1) Pelatihan rangkaian elektronik sederhana dan (2) implementasi rangkaian elektronik pada kerajian lampu hias. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menngkatkan wawasan, kemampuan, kreativitas dan inovasi mitra PPM, sehingga dapat meningkatkan variasi produk dan menambah penghasilan mitra.
Dampak Ketimpangan Ekonomi Terhadap Stabilitas Sosial: Analisis Peran Kebijakan Pemerintah Dalam Mengurangi Kesenjangan Ekonomi
Rahmat Purbandono
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ketimpangan ekonomi di banyak negara berkembang semakin memburuk. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh perubahan struktur ekonomi, seperti globalisasi dan teknologi yang semakin maju, yang memberikan keuntungan lebih besar kepada kelompok kaya dan berpengaruh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketimpangan ekonomi memengaruhi stabilitas sosial di Indonesia, peran kebijakan pemerintah dalam mengurangi kesenjangan ekonomi di Indonesia, dan untuk mengetahui efektivitas kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial melalui pengurangan kesenjangan ekonomi. Metode yang digunakan adalah literatur review, yang mencakup analisis data dengan langkah-langkah berikut: (1) identifikasi fokus penelitian dengan topik utama, (2) pemilihan literatur yang relevan, dan (3) sintesis informasi dari berbagai penelitian. Data diperoleh dari database seperti Google Scholar dan ScienceDirect, dengan menggunakan kata kunci "ketimpangan ekonomi", "stabilitas sosial", "pemerintah", dan "kesenjangan ekonomi". Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai pengurangan kesenjangan ekonomi yang lebih berkelanjutan, pemerintah juga perlu fokus pada pemberdayaan ekonomi melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan, serta dukungan terhadap sektor-sektor ekonomi produktif seperti UMKM.
Perancangan Identitas Visual UMKM Light Giftbox sebagai Bentuk Strategi Komunikasi Bisnis
Suhana, Wardah;
Mohammad Ilham Baihaqi;
Aman Asefi;
Alya Rahma Fitri Wijaya
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pentingnya suatu identitas visual guna meningkatkan daya saing antar para pelaku usaha di UMKM, khususnya untuk UMKM Light Giftbox yang bergerak di kerajinan tangan. Meskipun memproduksi produk unik dan berkualitas, UMKM ini menghadapi permasalahan komunikasi bisnis terutama pada komunikasi pemasarannya, terutama karena logo yang saat ini tidak sesuai dengan identitas visual perusahaan. Tujuan dibuatnya penelitian ini adalah untuk menciptakan identitas visual yang dapat menarik pelanggan sehingga dapat mencerminkan sebuah kualitas produk. Penelitian ini melibatkan metodologi kualitatif dengan metode perancangan, guna mengumpulkan informasi mengenai komponen visual dan nilai-nilai produk yang akan dikomunikasikan yang akan menciptakan sebuah logo dengan melakukan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana identitas visual yang kuat, berdasarkan komponen seperti bouquet dan tema estetik produk dapat meningkatkan kesadaran merek untuk keterlibatan konsumen. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang mencakup berbagai metode yang dilakukan dengan perancangan sebuah logo pada UMKM Light Giftbox bahwa hal tersebut dapat meningkatkan citra merek mereka dengan menciptakan identitas visual yang kuat dan mudah dikenali.