cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 119 Documents
Pengaruh Penggunaan Air Rebusan Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) terhadap Keputihan Fisiologis pada Remaja Putri Dewi, Ratna
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data statistik Provinsi Aceh, jumlah remaja putri Aceh diantaranya 45% pernah mengalami keputihan. Keputihan yang tidak diobati menyebabkan infeksi dan dapat menjalar ke rongga rahim kemudian sampai ke indung telur dan akhirnya sampai ke rongga panggul. Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas penggunaan air rebusan daun sirih merah(piper crocatum) dan daun sirih hijau (piper betle l) terhadap kejadian keputihan pada remaja putri. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen Design dengan rancangan two group pretest-posttest. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri SMAN 2 Kota Banda Aceh yang mengalami keputihan fisiologis sebanyak 30 responden. Hasil Penelitian: Hasil uji wilcoxon, Ada pengaruh bermakna sebelum dan sesudah diberikan air rebusan daun sirih merah dan daun sirih hijau terhadap kejadian keputihan pada remaja putri dengan nilai P=0,000 dimana r value < 0,005 berarti Ha diterima. Kesimpulan dan Saranny adalah ada pengaruh air rebusan daun sirih merah dan daun sirih hijau terhadap berkurangnya gejala keputihan pada remaja putri di SMAN 2 Kota Banda Aceh, pada remaja yang mengalami keputihan dapat mengaplikasikan air rebusan daun sirih merah dan daun sirih hijau sebagai non-farmakologis.
Studi Kematian Larva Culex Sp. dengan Menggunakan Ekstrak Biji dan Kulit Rambutan (Nephelium Lappaceum L.) Zelila, Cut Zyllan; Nindia, Yuni
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kaki gajah merupakan salah satu di antara penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing filarial yang ditularkan oleh nyamuk Culex sp, yang tersebar hampir di semua pulau di Indonesia terutama di pedesaan dan pemukiman transmigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk studi kematian larva Culex sp dengan menggunakan ekstrak biji dan kulit rambutan (Nephelium lappaceum L.). Metode penelitian ini adalah eksperimental semu dengan konsentrasi ekstrak yang digunakan masing-masing adalah 10,20,30gr/150ml air dengan 3 kali pegulangan. Analisa pengaruh ektrak biji dan kulit rambutan dilakukan dengan uji one way anova. Hasil didapatkan pada taraf signifikan 5% menunjukkan nilai p (0,296) > 0,05 berarti hal ini menunjukkan ketiga dosis ekstrak biji rambutan tidak terdapat perbedaan rata-rata dan pengaruh yang signifikan terhadap kematian larva Culex sp. Sedangkan pada kulit nilai p (0,00) < 0,05 yang artinya hal ini menunjukkan bahwa ketiga dosis ekstrak kulit rambutan tersebut menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata dan pengaruh yang signifikan terhadap kematian larva Culex sp. Kesimpulan dosis ekstrak biji tidak terbukti efektif terhadap kematian larva Culex sp sedangkan kulit rambutan terbukti efektif terhadap kematian larva Culex sp yaitu terdapat pada dosis 20 mg/150ml air.
Latihan Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Syamsuddin, Asniah
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

68% ibu hamil mengalami nyeri punggung dengan intensitas sedang, dan 32% dengan intensitas ringan. Nyeri punggung pada wanita hamil memberikan dampak yang buruk terhadap kegiatan sehari-hari dan kesejahteraan selama hamil, maka perlu dilakukan tindakan latihan untuk mengurangi nyeri punggung tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh latihan dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Menggunakan desain quasi experiment, pre-post test design. Sampel 18 orang dengan teknik total sampling. Analisis data dengan paired sampel t test. Hasil penelitian didapatkan rerata skala nyeri punggung ibu hamil trimester III sebelum latihan 3,39, SD 0,502 dan rerata skala nyeri setelah latihan 2,50 SD 0,0514. Nilai p = 0,000 (p<0,05), maka terdapat perbedaan yang signifikan antara nyeri punggung sebelum dan setelah latihan pada ibu hamil trimester III. Diharapkan agar hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan sebagai prosedur tetap untuk meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam mencegah dan mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Penerapan Metode Menyusui Lebih Efektif Dibandingkan Metode Kangguru Dalam Meringankan Nyeri Saat Penyuntikan Imunisasi DPT I Pada Bayi Yusnaini, Yusnaini; Khairina, Nisa; Lajuna, Lia
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2017, diperkirakan 19,9 juta bayi di seluruh dunia tidak terjangkau oleh layanan imunisasi rutin seperti 3 dosis vaksin DPT. Khususnya pencapaian program imunisasi di Puskesmas perawatan Ingin Jaya pada tahun 2017 adalah BCG sebanyak 618 (86,07%) dari target 95%, DPTHB1 sebanyak 605 (84,26%) dari target 90%, DPTHB 3 sebanyak 535 (90%) dari target 95%, Polio sebanyak 551 (92,917%) dari target 95% dan Campak sebanyak 578 (97,47%) dari target 95%. Cakupan desa UCI adalah 39 desa (78%) dari target 90%. Dari capaian tersebut masih banyak ibu-ibu yang berada di wilayah kerja Ingin Jaya yang tidak memberikan imunisasi kepada bayinya dengan berbagai alasan, salah satunya dikarenakan rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyuntikkan imunisasi. Untuk melihat efektivitas Metode Kangguru dan Menyusui terhadap Intensitas Nyeri saat Imunisasi DPT 1 pada Bayi di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya. Penelitian ini menggunakan metode pre–Experimental Design atau Quasy-Eksperimental Design dengan Post test only design with non-equivalent group dengan subjek penelitian yang dipilih adalah semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji statistic menggunakan U Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan yang signifikan nyeri saat imunisasi pada kelompok metode kangguru dan kelompok metode menyusui. Metode menyusui lebih efektif dibandingkan metode kangguru dalam mengatasi rasa nyeri saat Imunisasi DPT1 pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Diet Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSU H. Sahuddin Kutacane Eliati, Eliati; Rohani, Rohani; Rahliadi, Royim
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diabetes merupakan penyakit gangguan metabolisme akibat dari suatu defisiensi sekresi insulin atau berkurangnya efektifitas biologis dari insulin, sehingga menyebabkan pasien diabetes mellitus memerlukan insulin untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah, selain itu upaya mempertahankan konsistensi jumlah kalori dan karbohidrat yang dikonsumsi pada jam makan merupakan hal penting. Penelitian ini bersifat Deskriptif Exploratif bertujuan untuk menggambarkan suatu keadaan dengan menggunakan Kuesioneruntuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap yang menderita diabetes melitus tipe II di Poliklinik penyakit dalam RSU H. Sahuddin Kutacane Tahun 2019 yang berjumlah 29 orang. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik penyakit dalam RSU H. Sahuddin Kutacane. Dari hasil penelitian yang di lakukan di Poliklinik penyakit dalam RSU H. Sahuddin Kutacane dengan jumlah responden 29 orang didapatkan bahwa pengetahuan pasien diabetes mellitus tipe II yaitu baik 11 orang (38%) dan kurang sebanyak 18 orang (62%). Sikap pasien diabetes mellitus tipe II yaitu baik 18 orang (62%) dan kurang baik sebanyak 11 orang (38%) Tingkat kepatuhan diabetes mellitus tipe II yaitu katagori patuh 17 orang (60), dan katagori tidak patuh sebanyak 12 orang.
Hubungan Lingkungan Fisik Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bebesen Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Srifati, Srifati
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Aceh Tengah yang terdiri dari 15 Kecamatan terdapat 73 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terhitung sejak bulan Januari hingga Desember tahun 2018. Tujuan penelitian ini untuk hubungan lingkungan fisik dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bebesen Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain Cross Sectional. Dilakukan pada 4 s/d 9 Maret 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang ada di wilayah kerja puskesmas Bebesen Kecamatan Bebesen yang berjumlah 39.437 orang, Tehnik pengambilan sampel menggunakan menggunakan Simple Random Sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (p .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 71 responden (60,9%) mayoritas lingkungan fisik baik. Terdapat 62 responden (62,0%) mayoritas tidak mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD). Hasil analisis ada hubungan lingkungan fisik dengan kejadian demam berdarah dengue (P value = 0,003 < 0,05).
Budaya Madeung Ibu Post Partum di Gampong Tumpok Ladang Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat yusnidar, yusnidar; Ichwansyah, Fahmi; Harbiyah, Harbiyah
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menemukan pengalaman dalam menjalani madeung dimula dari mandi setelah melahirkan, melakukan urut/kusuk badan, menggunakan ramuan untuk bagian luar dan ramuan untuk minum, melakukan meutangeh (pengasapan), mandi pada hari kesepuluh. Keinginan madeung adalah keinginan sendiri dan juga adanya dukungan dari orangtua. Budaya madeung pada masyarakat Tumpok Ladang hampir sama dengan daerah Aceh lainnnya seperti mandi setelah melahirkan, menggunakan ramuan. Namun pada masyarakat Tumpok Ladang melakukan Meutangeh sedangkan daerah lain di Aceh melakukan Sale, pada masyarakat Tumpok Ladang selama madeung tidak melakukan pantangan makanan dan masih tetap memberikan ASI pada bayi. Hasil dari FGD disimpulkan bahwa budaya madeung sudah ada zaman dulu karena yang diwariskan secara turun temurun yang berguna untuk kesehatan ibu melahirkan. Sepengetahuan semua narasumber madeung sudah ada sejak dulu dan sampai sekarang masih di terapkan di tengah masyarakat. Bagi Stakeholder Kabupaten Aceh Barat, dapat mengadakan pelatihan pijat nifas yang benar kepada dukun kampung di Kecamatan kaway XVI agar pijat yang dilakukan oleh dukun kampung tidak membahayakan bagi ibu nifas dan dapat melakukan pengujian terhadap herbal yang digunakan sebagai ramuan.
Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Infeksi Pernafasan Akut (ISPA) di Desa Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Sukria, Sukria
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Lingkungan yang tidak baik akan menurunkan tingkat kualitas kesehatan pernapasan manusia, secara umum Infeksi Saluran Pernasapan Akut (ISPA) dapat menyerang keberbagai usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah dengan Kejadian. Penelitian ini bersifat Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional study yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan pengamatan sesaat atau dalam waktu priode tertentu dan subjek studi hanya dilakukan sekali pengamatan selama penelitian, responden dalam penelitian ini sebanyak 62 responden dari keseluruhan populasi di Desa Mendalesebanyak 165 kk, pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan data Primer dan Sekunder serta melakukan pengolahan dan Analisa Statistic dengan menggunakan Uji Chi-Square test, pada derajat kepercayaan 95% yang dilakukan untuk mengetahui hubungan Kondisi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut, yaitu terdapat hubungan Signifikan antara Kondisi Lingkungan Rumah dengan Kejadian ISPA sebanyak 7 (11.3%), dari rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 20 (32.3%) dengan nilai Pvalue =0.003 (P<0.05).hal ini menunjukan bahwa Ha diterimadan Ho ditolak, yaitu ada Hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian ISPA di Desa Mendale Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2019. Disarankan bagi masyarakat supaya menjaga kebersihan rumah serta lingkungannya dan bagi tenaga kesehatan hendaknya agar lebih meningkatkan lagi pemberian bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakt.
Tingkat Kecemasan Pasien Yang Diberikan Informasi Sebelum Operasi di Rumah Sakit Umum Daerah H. Sahudin Kutacane Heppy, Wira; nidia, nidia; Handayani, Sri; Susanti, Devi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan suatu keadaan perasaan keprihatinan, rasa gelisah, ketidaktentuan, atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman sumber aktual yang tidak diketahui atau dikenal. Pemberian informasi sebelum operasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang persiapan pre operatif dan harapan pasca operatif dapat menurunkan dan menghilangkan ansietas pada proses pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Yang Diberikan Informasi Sebelum Operasi di Rumah Sakit Umum H. Sahudin Kutacane Tahun 2019. Penelitian ini bersifat deskriptif exploratif dengan desain cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 32 pasien pre operasi yang di rawat di Rumah Sakit Umum H. Sahudin Kutacane (accidental sampling). Hasil yang diperoleh untuk tingkat kecemasan pasien akan di operasi, 12 orang (37,5%) ringan, 18 orang (56,3%) sedang dan 2 orang (6,3%) berat. Hasil penelitian untuk pemberian informasi kepada pasien sebelum operasi, 20 orang (62.5%) ada mendapatkan informasi dan 12 orang (37.5%) tidak pernah mendapatkan informasi. Hasil penelitian gambaran tingkat kecemasan pasien sebelum operasi yang di beri informasi, 21 orang (65,6%) ringan,11 orang (34,4) sedang, serta tidak ada responden yang berat. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa setelah diberikan informasi tingkat kecemasan semakin menurun. Untuk tenaga medis khususnya dokter dan perawat perlu ditingkatkan lagi komunikasi terapeutik dalam pemberian informasi tentang pre operasi pada pasien yang menghadapi operasi melalui pelatihan-pelatihan khusus atau seminar agar dapat menerapkan komunikasi terapeutik yang efektif dalam menurunkan kecemasan klien preoperasi.
Pengaruh Perokok Pasif terhadap Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas Negeri di Banda Aceh Noviyanti, Noviyanti; Mahliza, Deska; Anita, Anita
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 2 (2020): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah rerata batang rokok yang dihisap per hari per orang di Indonesia adalah 12 batang (setara satu bungkus), di Aceh jumlah rerata batang rokok yang dihisap perorang perhari sebanyak 15 batang. Dismenore primer dapat dicegah atau dikurangi dengan cara meningkatkan pengetahuan dan kesadaran diri pada remaja dengan gaya hidup yang sehat serta lingkungan yang sehat dan juga promosi kesehatan lainnya yang dapat dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perokok pasif dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 4 Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah Observasional Analitik dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan rancangan Cross-Sectional dimana peneliti ini merupakan suatu penelitian yang mempelajari korelasi antara paparan atau faktor resiko (independen) dengan akibat atau efek (dependen), dengan pengumpulan data dilakukan bersamaan secara serentak dalam waktu antara faktor resiko dengan efeknya. Hasil penelitian yang didapat tidak adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara perokok pasif dengan kejadian dismenore primer (p-value 0,119), tetapi dapat di katakan bahwa remaja putri perokok pasif akan lebih beresiko mengalami Dismenore (62,5%). Kesimpulannya pengaruh perokok pasif dengan kejadian dismenore menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang bermakna secara statistik dengan nilai (Pvalue 0,119), tetapi dapat di katakan bahwa remaja putri perokok pasif akan lebih beresiko mengalami Dismenore (62,5%).

Page 3 of 12 | Total Record : 119