cover
Contact Name
Nora Usrina
Contact Email
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Phone
+6285260777585
Journal Mail Official
nasuwakes@poltekkesaceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar Telp : +62 852-6077-7585
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah
ISSN : 1978631X     EISSN : 26556723     DOI : doi.org/10.30867/nasuwakes.v1i2
Core Subject : Health, Science,
Journal Nasuwakes was created and developed by Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This journal is published regularly 2 times a year in May and November which publishes research articles in the field of health in general. Articles submitted will be selected by editors and bestari partners. Nasuwakes in its next publication will receive all research articles, reviews, and case studies in the field of health science.
Articles 119 Documents
Hubungan Bullying dan Literasi Kesehatan Mental dengan Status Kesehatan Mental Remaja pada Sekolah Boarding di Banda Aceh Hanis, Nonong; Marthoenis; Maidar; Abdullah, Asnawi; Saputra, Irwan
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO menjelaskan bahwa fenomena baru yang mempengaruhi kesehatan mental remaja pada saat ini adalah maraknya kasus bullying baik disekolah maupun diluar lingkungan sekolah yang mengakibatkan beberapa kejadian tekanan mental emosional yang berat, dan beberapa kasus bullying di Indonesia belakangan berakibat sangat fatal bagi penderitaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa kuat bullying akan berhubungan dengan kesehatan mental anak remaja ketika anak remaja tersebut memiliki literasi kesehatan mental yang baik. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional, responden berjumlah 759 siswa yang berasal dari 4 sekolah boarding yang berada di Kota Banda Aceh, yaitu SMAN 10 Fajar Harapan, SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 9 Banda Aceh, dan SMAKON Aceh. Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa bullying dan literasi kesehatan adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental anak. Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang berhubungan dengan kesehatan mental anak, yaitu sosial ekonomi (p=0,004; OR=1,48), kepribadian (p=0,001; OR=2,37), sikap (p=0,010; OR=3,01), lingkungan sekolah (p=0,032; OR=2,40). Dari analisis multivariat didapatkan bahwa faktor dengan hubungan paling besar terhadap kesehatan mental adalah perilaku bullying dengan OR=5,776. Selanjutnya faktor-faktor yang secara signifikan memiliki hubungan paling besar terhadap kesehatan mental anak adalah literasi kesehatan mental dengan p-value 0,001, dan kepribadian dengan p-value 0.001.
Prevalensi dan Determinan Kejadian Sindrome Metabolik pada Karyawan/ti RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Fithriany, Fithriany; Nurjannah, Nurjannah; Ismail, Nizam
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persentase penderita sindrom metabolik cukup tinggi Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui prevalensi dan determinan kejadian sindrom metabolik. Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional dengan desain penelitian cross-sectional dengan 310 responden di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Analisa data dilakukan dengan menggunakan regresi logistik. Hasil uji analisis bivariat didapatkan ada hubungan antara umur (P-value 0,000), stress kerja sedang (P-value 0,036 ),stress kerja berat (P-value 0,021), beban kerja (P-value 0,036), serta gaya hidup (P-value 0,021) dengan kejadian Sindrome Metabolik Hasil analisis multivariat variabel yang dominan kejadian Sindrome Metabolik karyawan/ti RSUDZA adalah umur (P-value 0,000) dengan OR 1,22 ,stres kerja sedang (P-value 0,031) dengan OR 9,72 dan stres kerja berat (P-value 0,008) dengan OR 25,33 menunjukan bahwa responden yang mengalami stress kerja sedang memiliki resiko 9,72 kali sedangkan responden stress kerja berat memiliki resiko 25,33 kali mengalami sindrome metabolik dibandingkan responden yang tidak mengalami stress kerja pada karyawan/ti RSUDZA
Tryout Uji Kompetensi; Cross-sectional Study pada Mahasiswa Diploma III Keperawatan di Banda Aceh Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji kompetensi telah ditetapkan pada institusi Pendidikan Diploma III Keperawatan oleh organisasi profesi dan pemerintah. Namun uji kompetensi pada Diploma III keperawatan masih menimbulkan pro dan kontra pada mahasiswa, dosen, pengelola dan pimpinan intitusi. Progam Uji Kompetensi sampai saat ini masih menemukan kendala dan tantangan karena masih ditemukannya institusi yang hanya dapat meluluskan mahasiswanya <10 %. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor faktor yang berkorelasi dengan peluang kelulusan Uji Kompetensi. Desain penelitian berdasarkan pendekatan crossectional dan berbentu restrospective study, yaitu melakukan pengumpulan data pada mahasiswa yang telah mengikuti Uji Kompetensi. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada 5 institusi D III Keperawatan di Banda Aceh pada tanggal 31 Agustus -18 September 2016. Sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan dengan consecutive sampling. Analisa data memnggunakan regresi lineir sederhana dengan bantuan program komputer. Hasil penelitian ditemukan ada hubungan IPK dengan peluang lulus uji kompetensi menunjukkan hubungan sedang (r =0.30. p value 0.061), hubungan prestasi akademik dengan peluang lulus uji kompetensi menunjukkan hubungan lemah (r=-0.138. p-value 0.339), pengaruh motivasi terhadap peluang lulus uji kompetensi menunjukkan hubungan lemah (r=-0.0.202, p value 0.180) dan pengaruh partisipasi terhadap peluang lulus uji kompetensi menunjukkan hubungan lemah (r=-0.021. p value 0.883). Rekomendasi kepada institusi pendidikan keperawatan agar melakukan proses bimbingan yang teroganisir kepda mahasiswa tingkat III dengan mempersiapkan Uji Kompetensi menggunakan pendekatan coaching yang baik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 3-5 Tahun di Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Eliati, Eliati; Handayani, Sri; Heppy Nidia, Wira; Rohani, Rohani; Susanti, Devi; Rahliyadi, Royim
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting (pendek) atau kurang gizi kronik adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya stunting sangat banyak diantaranya Jenis kelamin, Berat Badan Lahir, tinggi badan ayah, tinggi badan ibu, pemberian ASI Ekslusif, tingkat pendidikan ibu dan status ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Stunting pada balita usia 3-5 tahun di Wilayah Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 152 orang ibu- ibu yang memiliki balita yang berusia 3-5 tahun di Wilayah Kecamatan Badar. Cara pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling. Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan ibu pvalue 0,015 (95% CI 1,495-40,012), pemberian ASI Eksklusif p-value 0,006 (95% CI 1,366 – 6,228), jenis kelamin p-value 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Hasil analisis multivariat tinggi badan ibu memiliki besar risiko paling tinggi terhadap dengan kejadian stunting (p=0,015 OR=7,735, 95% CI=1,495-40,012) dan jenis kelamin merupakan faktor yang paling signifikan terhadap kejadian stunting pvalue 0,002 (95% CI 1,590-7,312). Tinggi badan ibu merupakan faktor yang paling dominan dalam hubungannya dengan kejadian stunting.
Literatur Review: Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Yusnaini, Yusnaini; Maybi Nazilla, Erla; Zahri, Kartina
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi pada usia remaja akan mempengaruhi kehidupannya di masa mendatang dan dapat menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya yaitu dapat menyebabkan anemia, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan, dan juga dapat mengganggu siklus menstruasi. Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki persentasi cukup tinggi adanya gangguan status gizi pada remaja, yaitu 37,6% mengalami status gizi kurus, 35,7% mengalami status gizi pendek dan 3,0% mengalami obesitas. Tujuan Penelitian : Untuk melakukan review pada beberapa literatur terkait dengan hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode literatur review Hasil : Hasil literature review menunjukkan bahwa 8 artikel menyatakan adanya hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja sedangkan 2 artikel lainnya menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi. Kesimpulan dan Saran: kesimpulan dari penelitian ini adalah Status gizi yang tidak normal pada remaja berdampak terhadap siklus menstruasi remaja yaitu siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Dari 10 artikel yang di review, 8 artikel diantaranya menunjukkan hasil yang sama. Disarankan bagi institusi kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada remaja dan memberikan informasi dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang makanan yang bergizi seimbang untuk remaja.
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Puteri Seriana, Irma; Yusnaini, Yusnaini
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan sehingga dapat menganggu aktifitas fisik remaja puteri. Penelitian ini menggunakan quasi experimen dengan rancangan non randomized pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan di Dayah Insan Qur’ani Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja puteri yang mengalami dismenore. Sampel dibagi menjadi dua kelompok perlakuan terdiri atas 16 orang masing-maisng kelompok. Kelompok pertama adalah remaja putri yang diberikan susu kedelai dan kelompok kedua adalah remaja puteri yang diberikan air mineral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu kedelai menyebabkan penurunan intensitas dismenore remaja puteri dengan nilai p=0,034 (p<0,05). Susu kedelai menyebabkan berkurangnya keluhan dismenore pada remaja puteri di Dayah Insan Qur’ani Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur Penderita Asma di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Rimadeni, Yeni; Maisarah, Siti; Zulkifli, Zulkifli; Faisal, T. Iskandar
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dapat terjadi akibat suatu kelainan medis salah satunya adalah asma. Pada keadaan sakit sering kali terjadi dua hal yang berlawanan, disatu sisi individu yang sakit mengalami peningkatan kebutuhan tidur. Sementara disisi yang lain pola tidur seseorang yang sedang sakit dapat dengan mudah berubah atau mengalami gangguan pola tidur sebagai akibat kecemasan yang kondisi sakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur penderita asma di RSUD Meuraxa Banda Aceh. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita asma di RSUD Meuraxa pada bulan Maret-Juni 2021. Cara pengambilan sample dilakukan secara total sampling, didapatkan 30 responden, data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan analisis korelasi Spearman rho. Sebagian besar tingkat kecemasan pada seluruh responden adalah sedang sebanyak 66,6% dan 36,6% seluruh responden dengan kualitas tidur buruk. Hasil analisis terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur dengan p value 0,001 dengan koefesien korelasi 0,693 sehingga hubungan tersebut kuat.
Hubungan Ansietas terhadap Kualitas Tidur pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang Menjalani Hemodialisis: Studi Literatur Galih Zulva Nugroho, Erlangga; Damar Aji aLI, Enrico; Abdurrahman, Abdurrahman
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan proses penurunan fungsi ginjal yang terjadi lebih dari 3 bulan berupa kelainan struktural atau fungsional dengan nilai laju filtrasi glomerulus (LFG) kurang dari 60 ml/menit/1.73 m2. Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) membutuhkan program terapi pengganti ginjal untuk menggantikan fungsi ginjalnya yang telah rusak. Terapi pengganti ginjal yang paling banyak digunakan adalah hemodialisa. Terapi ini menyebabkan berbagai jenis permasalahan fisik dan psikologis pada pasien, yaitu ansietas dan pemenuhan kebutuhan tidur yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ansietas terhadap kualitas tidur pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Penelusuran jurnal dari rentang tahun 2015-2020 melalui ProMed, Science Direct, PubMed, dan Google Schoolar. Ada 27 jurnal yang diseleksi melalui tahap identification, screening dan eligibility, sehingga tersisa 8 jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Hasil analisa dari 8 jurnal terdapat 6 jurnal yang menunjukkan bahwa sebagian besar pasien PGK yang menjalani HD mengalami ansietas dan 2 jurnal yang menunjukkan bahwa sebagian besar pasien PGK yang menjalani HD memiliki kualitas tidur yang buruk. Studi literatur dari 8 jurnal ini menunjukkan bahwa (56,5%) pasien mengalami ansietas dan (63,1%) pasien memiliki kualitas tidur buruk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien PGK yang menjalani hemodialisis mengalami ansietas dan kualitas tidur yang buruk. Ansietas dipengaruhi oleh usia, prosedur, intensitas dan lama menjalani hemodialisa. Insomnia tidak berhubungan dengan faktor jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status pernikahan, tingkat hemoglobin, merokok, kebiasaan konsumsi kopi. Faktor yang paling mempengaruhi kualitas tidur adalah ansietas. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara ansietas terhadap kualitas tidur pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis.
Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Gizi idris, Halimatussakdiah; Munazar, Munazar
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mempelajari Bahasa Inggris merupakan modal penting bagi para mahasiswa jurusan gizi guna menjawab berbagai tantangan dalam dunia profesi mereka. Peran dosen tentunya sangat penting demi memfasilitasi mahasiswa memperoleh keterampilan Bahasa Inggris yang memadai. Terkait dengan dosen bahasa Inggris yang mengajar mahasiswa kejuruan (English for Specific purpose) mereka diminta untuk mengembangkan silabus dan materi ajar berdasarkan kebutuhan peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kebutuhan belajar Bahasa Inggris mahasiswa jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Aceh. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018 dengan menggunakan metode studi kasus deskriptif yaitu mendeskripsikan masalah dan kebutuhan siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris (English for Academic Purpose) yang kemudian menginterpretasikannya dalam bentuk kerangka silabus. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi D-IV Gizi Tingkat III yang berjumlah 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan tujuan pembelajaran bahasa Inggris bagi para mahasiswa Jurusan Gizi yaitu agar dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara aktif. Terkait kemampuan atau skill yang dianggap penting dalam mempelajari Bahasa Ingrris adalah kemampuan berbicara, yaitu sebesar 40%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mengetahui kebutuhan pasar kerja, dimana hampir semua perusahaan kesehatan menempatkan kemampuan bahasa Inggris secara lisan maupun tulis sebagai persyaratan dalam penerimaan karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran bahasa Inggris pada mahasiswa jurusan gizi kedepannya harus mempertimbangkan pada kebutuhan siswa (necessities) sehingga pemenuhan kompetensi siswa dapat tercapai. Disarankan agar ada penelitian lanjutan terhadap kebutuhan Bahasa Inggris di jurusan gizi, agar pemahaman kita terhadap kebutuhan Bahasa Inggris semakin jelas dan lengkap, dan pada akhirnya dapat berdampak pada hasil hasil pembelajaran yang lebih baik.
Pengaruh Laboratorium Simulasi Terhadap Kompetensi Asuhan Persalinan Normal pada Mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Langsa Mutiah, Cut
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya lahan praktik dan fasilitas yang terbatas sehingga perlu upaya untuk mengatasi kesenjangan dan keterbatasan tersebut salah satunya dengan merancang laboratorium yang dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang seolah riil lahan praktik yang disebut Laboratorium Simulasi. sehingga pengalaman belajar yang lebih relevan. sehingga mahasiswa menjadi lebih kompeten dalam memberikan asuhan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh laboratorium simulasi terhadap kompetensi asuhan persalinan normal mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Langsa. Tempat Penelitian di Prodi Kebidanan Langsa dan STIKes Bustanul Ulum Langsa. Desain Penelitian adalah quasi experiment pretest-posttest nonequivalent control group design. Terbagi dalam 2 kelompok intervensi laboratorium simulasi dan kontrol dengan laboratorium konvensional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah total populasi berjumlah 64 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi menggunakan daftar tilik dan kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji Independent T-Test. Hasil Penelitian sebagai berikut: kompetensi pretest kelompok intervensi yang kompeten 7 (20,0) sedangkan kelompok kontrol 6 (20,7). Terdapat peningkatan kompetensi pada kelompok intervensi yang kompeten 28 (80,0) dibandingkan kelompok kontrol 7 (24,1) dan bermakna secara signifikan p-value=0,000. Hasil OR menunjukkan laboratorium simulasi dapat meningkatkan peluang mahasiswa menjadi kompeten sebesar 12,57 (3,38-41,20). Kesimpulannya adalah laboratorium simulasi dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam Pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal.

Page 2 of 12 | Total Record : 119