cover
Contact Name
Kuntang Winangun
Contact Email
jtm@umpo.ac.id
Phone
+6282333966484
Journal Mail Official
jtm@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 28099397     DOI : https://doi.org/10.24269/jtm
AutoMech : Jurnal Teknik Teknik is a peer-reviewed academic journal published by Universitas Muhammadiyah Ponorogo to accommodate research in mechanical engineering. The main themes are energy, mechanics, materials, manufacturing and automotive, and other relevant themes. Manuscript submissions include original research, simulation/computation, and literature review.
Articles 112 Documents
Analisa Hasil Penggiling Pakan Ternak Dengan Menambah Jumlah Mata Milling Dengan Daya 5.5 HP Lumbantoruan, Manerep; Naibaho, Winfrontstein; Purba, Jhon
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.8157

Abstract

Sekam padi atau yang disebut dengan kulit padi merupakan hasil dari penggilingan padi, sekam  padi  digunakan  sebagai  bahan  untuk membuat pakan ternak dalam bentuk dedak. Akhir-akhir ini dalam kehidupan masayarakat Indonesia yang bekerja dalam bidang peternakan sering terjadi kendala atau kurang maksimalnya dalam pengolahan pakan ternak. masyarakat sekitar banyak yang membuang sekam padi ini, namun penulis atau perancang akan mengolah sekam padi ini menjadi pakan ternak yang Pengolahannya dapat diubah menjadi pakan ternak. Disamping itu juga, sebagian dari peternak juga sudah memanfaatkan tenaga mesin yaitu dengan menggunakan mesin penggiling pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penggilingan dengan penambahan mata  milling. Manfaat penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari komponen mesin terutama pada jumlah mata milling dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data studi Pustaka dan observasi. Lokasi penelitian di bengkel Laboratorium Universitas HKBP Nommensen Pematang siantar, Sumatera Utara. Proses penelitian berupa pengujian yang dilakuakn dalam beberapa tahap yaitu menggunakan mata  milling dengan penambahan tiga, enam, dan sembilan mata  milling. Dengan kecepatan putar mesin 3000 Rpm. Adapun hasilnya berupa perbandingan kecepatan dan hasil penggilingan antara yang menggunakan tiga, enam, Sembilan mata milling. Hasil pengujian lebih efektif mengarah pada jumlah  mata milling yaitu menggunakan Sembilan mata  milling.
Analisa Perbandingan Hasil Produksi Mesin Perajang Jahe Dengan Menggunakan Motor Listrik Dan Motor Bensin Naibaho, Winfrontstein
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 01 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i01.8161

Abstract

Penggunaan peralatan dan perlengkapan untuk memudahkan pekerjaan manusia sudah sejak lama digunakan seiring dengan perkembangan kebudayaan manusia. Sistem yang terapkan manusia pun hanya mengandalkan tenaga serta hasil dari alam. Penemuan peralatan dan perlengkapan serta sistem yang lebih maju oleh manusia tampak dari tidak adanya lagi perlatan maupun perlengkapan yang terbuat dari batu, kayu atau belulang melainkan dari logam. Peralatan dan perlengkapan dari logam juga sudah semakin kompleks sehingga membuat pekerjaan manusia semakin mudah untuk dikerjakan baik dari segi waktu jumlah serta beban pekerjaan. Rangkaian perkembangan penemuan alat sederhana yang digunakan manusia terus terjadi sampai ditemukannya motor penggerak. Berdasarkan hasil pengujian maka diperoleh perbedaan hasil pengujian antara penggunaan motor listrik dan motor bensin. Hasil yang didapatkan yaitu pada pengujian pertama mendapatkan hasil pada motor listrik jahe yang utuh hasil Rajang sebesar 4 Kg sedangkan dengan motor bensin 2 Kg,pada pengujian kedua mendapatkan hasil pada motor listrik jahe yang utuh hasil Rajang sebesar 4 Kg sedangkan dengan motor bensin 2 Kg, pengujian ketiga mendapatkan hasil pada motor listrik jahe yang utuh hasil Rajang sebesar 3.5 Kg sedangkan dengan motor bensin 1.5 Kg, pengujian keempat mendapatkan hasil pada motor listrik jahe yang utuh hasil Rajang sebesar 3 Kg sedangkan dengan motor bensin 1.5 Kg, pengujian kelima mendapatkan hasil pada motor listrik jahe yang utuh hasil Rajang sebesar 3 Kg sedangkan dengan motor bensin 1.5 Kg
Pengaruh Volume Serat Aren terhadap Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Komposit Bermatrik Resin Polyester Irawan, Ryan Ardhitya; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 01 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i01.9006

Abstract

Komposit merupakan gabungan material yang terdiri dari dua atau lebih bahan dengan sifat yang berbeda untuk menghasilkan material baru dengan sifat yang lebih unggul dari sifat asli material dasar. Salah satu yang sering dijumpai komposit serat alam dimana komposit ini gabungan antara serat yang dapat dari alam dan digabungkan dengan resin. Komposisi serat sangat berpengaruh terhadap sifat yang dihasilkan maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekuatan tarik dan struktur mikro pada komposit serat aren dengan menggunakan empat variasi campuran resin polyester dan serat aren dengan perbandingan (100% : 0%, 75% : 25%, 65% : 35%, 55% : 45%) dan konfigurasi susunan serat acak. Pengujian spesimen menggunakan mesin uji tarik dan mesin uji struktur mikro. Dari hasil pengujian tarik didapatkan kekuatan tegangan tarik tertinggi pada variasi campuran resin polyester 55% : 45% serat aren dengan nilai 11,60 N/mm2. Dengan penambahan volume serat aren dapat meningkatkan kekuatan tarik komposit serat aren bermatrik resin polyester. Setelah dilakukan pengujian struktur mikro dapat dilihat bahwa dengan bertambahnya volume serat aren maka dapat menurunkan/ meminimalisir terjadinya rongga atau cacat pada spesimen.
Simulasi Pemodelan Mobil Listrik Warok V.1 Dan Analisis Metode Berkendara Guna Memprediksi Konsumsi Energi Menggunakan Matlab/Simulink Erlangga, Banyu Sevo; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 01 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i01.9018

Abstract

Dalam merancang dan membuat mobil listrik perlu menganalisis tingkat konsumsi energi. Pemodelan dinamika dan simulasi kendaraan mobil listrik Warok V.1 menggunakan MATLAB/Simulink dan menganalisis metode mengemudi diharapkan bisa memperoleh hasil penggunaan energi yang minimal. Pemodelan dinamika dan simulasi telah di validasi dengan pengujian secara langsung dimana memiliki error kurang dari 5%. Pada analisis metode berkendara/1dilakukan dengan dua metode yaitu konstan dan stop and go dengan tiga variasi kecepatan yakni 32 km/jam, 21 km/jam, dan 18 km/jam. Konsumsi energi minimal di dapat dengan metode stop and go variasi ketiga dengan capaian 66,6 km/kwh. Pada metode stop and go kecepatan puncak dan kecepatan minimal perlu diperhatikan agar waktu tempuh tidak melebihi batas yang telah ditentukan dan mengakibatkan DNF (Do Not Finish).
Analisis Perbandingan Single Piston Dan Double Piston Terhadap Jarak Dan Waktu Pengereman Menggunakan Variasi Discbrake Pada Motor 125 Cc Octa, Hakim; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.9460

Abstract

Safety is a major factor in planning and designing road facilities. Various studies related to accident risk analysis have been carried out, but there are still not many practical applications, especially for accident risk analysis at priority intersections. The method used in this research is a data collection method using a braking test process using single piston and double piston with standard disc brake variations. and after market. This research is intended to compare the braking distance and time using a variation discbrake. The results of comparative testing of single piston and double piston using a standard discbrake and a variation discbrake show that the maximum discbrake performance is the variation discbrake because it has a lower average braking time and distance than the standard disc brake. On a single piston with a pressure of 2kg, the average travel distance was 0.27 m (11.53 m - 11.26 m) with a time of 0.39 s (2.75 s - 2.36 s). Meanwhile, with a double piston with a pressure of 2kg, the average distance traveled was 0.06 m (8.50 m - 8.44 m) with a time of 0.15 s (1.88 s - 1.73 s). Variations in single piston braking greatly influence the braking distance and time, an average of 0.27 m with a time of 0.39 s from the standard discbrake, and variations of the double piston discbrake have a distance and time of 0.06 m with a time of 0.15 s from the standard discbrake.
Analysis of the Effect of Load Variations on Generator Efficiency at the Sarulla Operations Ltd. Geothermal Power Plant Samosir, Sarah Suharni
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.9500

Abstract

This research aims to analyze the influence of steam flow rate values on generator input power and the influence of generator load variations on generator efficiency. PLTP is a power plant whose energy source comes from geothermal energy which is converted into electrical energy. Sarulla Operations Ltd. is one of the GPPs in Indonesia with a total installed capacity of 330 MW, located in North Sumatra Province. The generator is one of the main components used to convert mechanical energy from the steam turbine into electrical energy. The problem that is often encountered with generators is instability of generator efficiency. The method used in this research is a descriptive method with a quantitative approach. This research was carried out at the STG unit which applies single flash steam technology at the Sarulla PLTP NIL 2 unit, where the generator load value according to specifications is 57.45 MW. The research data analyzed was taken from data from Friday, 01 December to Tuesday, 05 December 2023 at 07.00, 11.00, 15.00, 19.00 and 23.00 WIB. The results of the first research show that when the maximum steam flow rate value is 185.84 kg/s, the generator input power is 62.54 MW and when the minimum steam flow rate value is 153.67 kg/s, the generator input power is 54.35 MW. The results of the second research show that when the maximum generator load value is 59.22 MW, the generator efficiency is 94.70% and when the minimum generator load value is 46.31 MW, the generator efficiency is 85.20%. The higher the steam flow rate value, the higher the generator input power and the higher the generator load value, the higher the generator efficiency obtained.
PENGARUH WAKTU PENGINJEKSIAN TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR DIESEL 1 SILINDER DENGAN BAHAN BAKAR CAMPURAN BIODIESEL DAN ETANOL Winangun, Kuntang; Al Hakim, Faris Helmi; Arifin, Rizal; Putra, Wawan Trisnadi; Sudarno, Sudarno
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.10028

Abstract

Motor diesel merupakan mesin pembakaran dalam dimana proses pembakaran bahan bakar dilakukan dengan memanfaatkan temperatur tinggi hasil udara yang dikompresi didalam ruang silinder. Untuk mendapatkan unjuk kerja motor yang optimal, motor diesel dipengaruhi beberapa aspek operasional. Diantaranya : Perbandingan campuran udara dengan bahan bakar (Air Fuel Ratio), waktu penginjeksian bahan bakar (Timing Injevtion) dan jumlah oksigen yang terkandung dalam udara kering disekitar (Ambien). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari karakteristik unjuk kerja pada motor diesel yaitu : Daya, Torsi, Efesiensi Termal, Pengggunaan Bahan Bakar Spesifik dan Emisi Gas Buang yang dihasilkan pada variasi waktu penginjeksian 15°BDC, 25°BDC, 30°BDC dan 35°BDC dengan waktu penginjeksian standar mesin diesel 20°BDC. Penelitian dilakukan dengan uji eksperimental pada sebuah mesin diesel 1 silinder dengan pembebanan elektrik (lampu pijar) dari 500 Watt sampai 3000 Watt dengan interval 500 Watt pada putaran mesin stasioner (1500 rpm) menggunakan bahan bakar campuran biodiesel 80 % dan etanol 20 %. Hasil dari pengujian kinerja mesin menunjukkan adanya kenaikan daya dan torsi mesin pada waktu penginjeksian 30°BDC, daya sebesar 2,52 kW atau 2520 Watt dan torsi sebesar 16,07 Nm. Efisiensi termal menunjukkan hasil paling tinggi pada waktu penginjeksian 30°BDC sebesar 23,19 %. Kemudian hasil dari konsumsi bahan bakar mendapat nilai terendah pada waktu penginjeksian 30°BDC yaitu sebesar 367,19 gr/kWh. Sedangkan hasil pengujian emisi gas buang menghasilkan nilai paling rendah pada waktu penginjeksian 30°BDC sebesar 34,2%. Variasi waktu penginjeksian 30°BDC adalah variasi waktu penginjeksian terbaik untuk mesin diesel dongfeng R185 dengan bahan bakar campuran B80 dan E20.
Analisis perbandingan Bahan Bakar Bioetanol Dari Limbah Kulit Singkong Dengan Pertamax terhadap performa mesin sepeda motor matic Sadewo, Wahyu; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.10070

Abstract

Perkembangan dunia otomotif sangatlah pesat di Indonesia terdapat beberapa jenis kategori motor diantaranya motor matic. Dari motor matic ini sangat diperhatikan adanya fenomena dengan jumlah konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan bahan bakar bioethanol dari limbah kulit singkong dengan campuran pertamax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana performa mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor matic 4 tak menggunakan tiga variasi campuran bioetanol dan pertamax dengan perbandingan (20%:80%, 40%:60, 60%:40%). Dari hasil pengujian daya torsi nilai tertinggi pada 12,43 Nm pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari daya dengan nilai tertinggi 13,32 Hp pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari konsumsi bahan bakar terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,110 lt. Pada hasil emisi HC nilai terendah didapatkan pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 977 ppm. Hasil CO yang dihasilkan nilai terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,39% vol. Pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya penggunaan campuran 20% lebih baik dikarenakan torsi dan daya yang dihasilkan lebih tinggi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan campuran 20% lebih rendah dibandingkan dengan campuran 40%, campuran 60%, dan pertamax murni.
Analisis Pengaruh Campuran Bahan Bahan Bakar Pertamax dengan Bioetanol dari Tuak Tuban terhadap Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Wahyudi, Bambang; Faila, Rizka Nur; Ardianti, Aprillia Dwi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.10304

Abstract

Perkembangan teknologi di Indonesia terutama pada bidang otomotif semakin pesat. Hal ini juga berpengaruh pada meningkatnya jumlah kendaraan yang diproduksi di Indonesia, salah satunya sepeda motor. Sebanyak 5.237.976 unit sepeda motor terjual di Indonesia pada tahun 2023, yang mengalami peningkatan sebesar 26% dari tahun sebelumnya. Sebagai kendaraan yang paling banyak digunakan pada arus lalu lintas di Indonesia, sepeda motor mengeluarkan CO (karbon monoksida) dan HC (hidrokarbon) lebih besar dibanding dengan kendaraan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan campuran bioetanol dan bahan bakar dalam menurunkan emisi gas buang sepeda motor. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah metode eksperimen, dimana bahan bakar pertamax dicampur dengan bioetanol yang mempunyai kadar 90% (bioetanol yang digunakan terbuat dari tuak Tuban yang didestilasi sebanyak tiga kali, sehingga menghasilkan kadar etanol sebesar 90%). Pengujian menggunakan campuran bioetanol sebesar 10%, 20% dan 30% dengan menggunakan putaran mesin idle. Berdasarkan penelitian tersebut, didapatkan hasil kadar CO sebesar 2,06% pada campuran BE 20 mengalami penurunan yang awalnya sebesar 3,32%. Kadar HC yang sebelumnya 237 ppm menurun menjadi 158 ppm dengan campuran BE 20, sedangkan kadar CO2 naik dari yang awalnya 5,1 % menjadi 7,0%, dan kadar O2 juga mengalami kenaikan pada campuran BE 20 dari 15,20% naik menjadi 19,73%. Pencampuran bioetanol memiliki pengaruh yang signifikan terhadap emisi gas buang pada sepeda motor, dan campuran yang menghasilkan emisi terbaik adalah BE20.
Analisis Hasil Coran Dengan Penambahan Tembaga Pada Pengecoran Aluminium Limbah Rumah Tangga Terhadap Uji Tarik Dan Struktur Mikro Ardika, Rizki Dwi; Laksono, Deddy Dwisetia; Fadelan, Fadelan; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji; Akhmad, Nanang Suffiadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11674

Abstract

Aluminium merupakan material untuk membuat sebuah produk yang banyak digunakan oleh masyarakat, namun karena sering menjadi limbah ketika sudah mengalami kerusakan, maka limbah dari aluminium akan mengalami penumpukan yang akan merugikan, karena limbah aluminium tidak mudah terurai maka diperlukan penangan. Pengecoran ulang bisa menjadi upaya alternatif untuk mengurangi limbah. Dalam penelitian ini, digunakan aluminium dari panci dan wajan yang tidak terpakai dan tembaga serbuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan spesimen dengan variasi Al 500 gr Cu 0 gr, Al 500 gr Cu 10 gr, dan Al 500 gr Cu 15 gr. Proses pengecoran menggunakan cetakan pasir, serta pengujian tarik dan pengujian struktur mikro. Kekuatan tarik menurun seiring dengan penambahan tembaga, di mana spesimen dengan varasi Al 97% Cu 3% memperoleh nilai terendah dengan nilai rata-rata 78,328 Mpa, dan kekuatan tarik tertinggi diperoleh spesimen dengan variasi Al 100% Cu 0% dengan nilai rata-rata 100,769 Mpa. Analisis struktur mikro menunjukkan perubahan struktur butir pada setiap spesimen, dimana aluminium yang belum dipadukan dengan tembaga memiliki butir yang lebih rapat daripada aluminium yang sudah dipadukan dengan tembaga. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan tembaga berpengaruh pada pengecoran ulang aluminium limbah rumah tangga karena dapat menurunkan hasil pada coran, dari segi kekuatan tarik pada pengujian tarik, dan berpengaruh terhadap struktur butir pada pengujian struktur mikro.

Page 10 of 12 | Total Record : 112