cover
Contact Name
Kuntang Winangun
Contact Email
jtm@umpo.ac.id
Phone
+6282333966484
Journal Mail Official
jtm@umpo.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Ponorogo Jl. Budi Utomo No. 10 Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : 28099397     DOI : https://doi.org/10.24269/jtm
AutoMech : Jurnal Teknik Teknik is a peer-reviewed academic journal published by Universitas Muhammadiyah Ponorogo to accommodate research in mechanical engineering. The main themes are energy, mechanics, materials, manufacturing and automotive, and other relevant themes. Manuscript submissions include original research, simulation/computation, and literature review.
Articles 112 Documents
PENGARUH LAMA CURING MATERIAL KOMPOSIT SERAT KARBON TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DENGAN METODE PEMBUATAN KOMBINASI HAND LAY-UP DAN VACUUM BAGGING Yudha, Noval Fitra; Hastuti, Sri; Listyanda, R Faiz
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11808

Abstract

Permasalahan pada sektor transportasi seperti kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian penting, salah satunya disebabkan oleh kondisi kendaraan yang kurang optimal dalam menyerap energi benturan. Oleh karena itu, dibutuhkan material alternatif yang ringan namun memiliki kekuatan mekanik tinggi, salah satunya yaitu komposit serat karbon untuk aplikasi bodi kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi lama waktu curing terhadap kekuatan tarik dan impak material komposit berbahan serat karbon. Material komposit menggunakan serat karbon 3K Twill 220 gsm dan resin epoksi dengan perbandingan resin : hardener (2:1). Proses pembuatan komposit dilakukan dengan kombinasi metode Hand Lay-Up dan Vacuum Bagging, serta variasi lama waktu curing 30 menit, 45 menit, dan 60 menit pada suhu 100°C. Pengujian kekuatan tarik mengacu pada standar ASTM D3039 dan pengujian impak Charpy mengacu pada ASTM E23. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai tegangan tarik tertinggi diperoleh pada spesimen dengan waktu curing 60 menit sebesar 190,86 MPa. Pada uji impak, energi serap dan ketangguhan impak tertinggi diperoleh pada waktu curing 30 menit dengan nilai masing-masing 1,339 J dan 0,253 J/mm². Dengan demikian, waktu curing 60 menit memberikan kekuatan tarik maksimal, sementara waktu curing 30 menit unggul dalam ketangguhan impak. Penentuan lama waktu curing optimal perlu disesuaikan dengan kebutuhan karakteristik yang lebih spesifik. Kata Kunci: Komposit serat karbon, curing, hand lay-up, vacuum bagging.ABSTRACTIssues in the transportation sector, such as traffic accidents, are partly caused by vehicles' poor ability to absorb impact energy. This highlights the need for lightweight materials with high mechanical strength, such as carbon fiber composites, for energy-efficient vehicle body applications. This study investigates the effect of curing time variations on the tensile and impact strength of carbon fiber composites made from 3K Twill 220 gsm carbon fiber and epoxy resin (resin:hardener ratio of 2:1). The composites were fabricated using Hand Lay-Up and Vacuum Bagging methods, with curing times of 30, 45, and 60 minutes at 100°C. Tensile tests followed ASTM D3039 and impact tests followed ASTM E23. The highest tensile strength 190,86 MPa was achieved at 60 minutes, For the impact test, the highest absorbed energy and impact toughness were achieved at 30 minutes of curing, with values of 1.339 J and 0.253 J/mm². Therefore, a curing time of 60 minutes provides maximum tensile strength, while a curing time of 30 minutes excels in impact toughness. The determination of the optimal curing time needs to be adjusted to the specific characteristic requirements.Keywords: carbon fiber composite, curing, hand lay-up, vacuum bagging
PENGARUH PENDINGINAN UDARA BEBAS, AIR, OLI, DAN AIR GARAM TERHADAP MATERIAL BAJA SUP 9 DENGAN PERLAKUAN PANAS Kulsum, Umi Kulsum,; Lostari, Aini; Sugiono, Didik; Hartono, R. Yudi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11820

Abstract

Perlakuan panas (heat treatment) didefinisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat - sifat tertentu pada baja/logam atau paduan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut dengan proses quenching, dan normalizing. Proses ini dilakukan pada temperatur austenite (8500C) dan dilanjutkan holding time selama 120 menit kemudian didinginkan dengan air, air garam, oli dan udara bebas. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa nilai kekerasan optimum adalah 501-528 BHN setelah quenching pada media pendingin air garam dan air, membentuk struktur mikro diantaranya ferrit, martensite, simentit, pearlite dan bainite. Dan struktur yang banyak terbentuk dari nilai kekerasan paling optimum adalah martensite. Perubahan struktur mikro yang terjadi dari autensite ke martensite.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa proses quenching dan normalizing dapat merubah nilai kekerasan. Sementara perubahan struktur mikro terjadi karena proses holding time selama 120 menit, dan perubahan nilai kekerasan yang signifikan terjadi adalah dengan quenching air dan air garam.
Analisis Pengaruh Variasi Sudut Jari-jari terhadap Ketahanan Struktur Pelek Ring 17 Menggunakan Ansys. Fikri, Agus; Yongkimandalan, Nicky; Surahto, Aep; Ardika, Rizki Dwi; Ariyansah, Riyan; Avorizano, Arry; Mujirudin, Mujirudin; Bintoro, Sefrian Rizki
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v%vi%i.11835

Abstract

Kemampuan pelek untuk mengatasi tantangan eksternal seperti beban jalan yang tidak merata atau dampak tabrakan, serta mampu menopang beban kendaraan, menjadi sangat penting agar tidak terjadi kegagalan struktural yang dapat menyebabkan kecelakaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kekuatan struktural dan ketahanan deformasi dari masing-masing desain variasi modifikasi sudut pelek ring 17. Metode yang digunakan adalah pendekatan simulasi uji impak menggunakan perangkat lunak ANSYS dengan menerapkan metode explicit dynamics analysis. Dengan menerapkan variasi besar radius sudut spoke pelek yaitu 5o, 34o dan 48o. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan tertinggi terjadi pada pelek ring 17 dengan modifikasi R5 yaitu sebesar 379,72 MPa. Sedangkan, tegangan terendah terjadi pelek ring 17 dengan modifikasi R34 yaitu sebesar 344,65 MPa. Selain itu, diketahui juga nilai regangan ekuivalen maksimum pada sudut pelek R5 sebesar 0,0052116 mm/mm. Jadi modifikasi sudut spoke R34 dan R48 pada pelek dengan tegangan dan regangan yang lebih rendah cenderung memiliki performa struktural yang lebih baik dan lebih dapat diandalkan menahan beban impak. Kata Kunci: Pelek Ring 17, Sudut spoke, Uji Impack, ANSYS.
Studi Eksperimental Variasi Konsentrasi Perekat dan Bentuk Biobriket Limbah Baglog Jamur Tiram dengan Perekat Kanji Zuljian, Bima; Dewi, Rany Puspita; Hayati, Nur
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11862

Abstract

Peningkatan pemakaian energi yang digunakan untuk tujuan industri, transportasi, dan rumah tangga mengakibatkan peningkatan kebutuhan akan minyak bumi meningkat. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah telah menerapkan kebijakan diversifikasi energi. Energi alternatif dapat menjadi upaya untuk menekan angka ketergantungan terhadap gas dan minyak bumi, salah satunya adalah biobriket. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi perekat dan bentuk biobriket terhadap sifat fisis biobriket, yaitu nilai kalor, kadar air, kadar abu, kadar volatile matter, kadar fixed carbon, dan laju pembakaran. Pada penelitian ini menggunakan limbah dari baglog jamur tiramyang didapat dari petani setempat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Pengujian nilai kalor mengacu pada standar ASTM D-5865, pengujian kadar air mengacu pada standar ASTM D-3173, pengujian kadar abu mengacu pada standar ASTM D-3174, pengujian kadar volatile matter mengacu pada standar ASTM D-3175, pengujian kadar fixed carbon mengacu pada standar ASTM D-3172, dan pengujian laju pembakaran mengacu pada SNI 01-6235-2000. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi perekat mempengaruhi tiap-tiap sifat fisis biobriket, semakin tinggi perekat, maka nilai kadar air, kadar abu, kadar volatile matter cenderung meningkat. Maka, nilai kalor menjadi semakin turun dan laju pembakaran semakin baik. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa bentuk biobriket secara tidak langsung mempengaruhi sifat fisis biobriket. Diperoleh bentuk prisma segienam lebih memiliki laju pembakaran yang lebih baik dibanding prisma segitiga karena memiliki distribusi panas yang lebih baik. Kata Kunci : biobriket, baglog jamur tiram, perekat kanji, biomassa
RANCANG BANGUN CEROBONG PADA ALAT INSINERATOR Ibnu Maliq, Muhamad Noa; Mujiarto, Sigit; Suyitno, Suyitno
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11884

Abstract

Masalah pengelolaan sampah yang semakin kompleks di Indonesia mendorong perlunya inovasi dalam pengolahan limbah domestik. Salah satu solusi yang efektif adalah penggunaan alat insinerator yang dilengkapi dengan sistem cerobong asap untuk mengurangi polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun cerobong pada alat insinerator guna menyaring serta mengarahkan asap hasil pembakaran agar tidak menyebar ke lingkungan sekitar. Proses perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak AutoCAD dan SketchUp, kemudian dilanjutkan dengan proses fabrikasi menggunakan material seperti galvalum dan besi balok. Cerobong dirancang memiliki beberapa sekat penyaring untuk memperlambat dan mengurangi emisi asap. Uji coba dilakukan dengan tiga jenis variasi sampah organik: kering, basah, dan campuran. Hasil menunjukkan bahwa cerobong mampu menurunkan intensitas asap hitam yang dihasilkan, dengan temperatur pembakaran maksimum mencapai 60°C. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerobong yang dirancang efektif dalam menyaring asap dan layak diterapkan sebagai bagian dari sistem insinerator skala kecil di lingkungan masyarakat.
Pengaruh Penambahan Serat Daun Pandan Duri Pada Komposit Sekam Padi Dengan Matriks Epoxy Terhadap Koefisien Absorpsi Bunyi Auliadi, Diwa Lingga; Mulyaningsih, Nani; Hastuti, Sri
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.11861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik material komposit berbahan dasar serat daun pandan duri dan sekam padi bermatriks resin epoxy sebagai alternatif material peredam bunyi. Permasalahan polusi suara yang semakin meningkat membutuhkan solusi material yang ramah lingkungan, terjangkau, dan efektif dalam meredam suara. Serat daun pandan duri dan sekam padi dipilih karena ketersediaannya melimpah dan biaya rendah. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan variasi fraksi volume serat dan sekam padi bermatriks resin epoxy. Pengujian meliputi pengukuran koefisien absorpsi bunyi dengan metode direct method, uji ketangguhan impact, dan pengamatan struktur morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit dengan komposisi 25% serat daun pandan duri, 5% sekam padi, dan 70% resin epoxy (Spesimen I) memiliki nilai rata-rata koefisien absorpsi bunyi tertinggi sebesar 0,36, yang masuk dalam klasifikasi kelas D berdasarkan standar ISO 11654. Nilai ini menunjukkan kemampuan redaman bunyi yang baik. Selain itu, nilai ketangguhan impact spesimen terbaik rata-rata mencapai 0,064 J/mm², menandakan performa mekanik yang cukup baik. Hasil uji SEM mengungkapkan ikatan fisik antara serat dan matriks tanpa interaksi kimia yang signifikan. Dengan demikian, komposit serat daun pandan duri dan sekam padi bermatrik resin epoxy berpotensi sebagai material alternatif peredam bunyi yang murah dan ramah lingkungan
Analisis Pengaruh Desain Plumbing terhadap Kualitas Udara Dalam Ruangan Pada Bangunan Tinggi Banurea, Maulana; Tanjung, Dhafa Ikhwana Yusda; Arifin, Ikhsan
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.11898

Abstract

Studi ini menyelidiki 21 penelitian terbaru mengenai dampak arsitektur bangunan, sistem perpipaan, dan rancangan ventilasi terhadap kualitas udara dalam ruangan (IAQ) di gedung tinggi. Analisis tematik mengungkapkan bahwa rancangan sistem ventilasi, pengaturan HVAC, dan tekanan udara berperan krusial dalam mengatur penyebaran polutan seperti PM2. 5, PM10, dan CO2. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan sistem ventilasi yang bersifat pasif serta teknologi kontrol pintar berbasis AI mampu meningkatkan efisiensi energi dan kesejahteraan penghuni. Pengaturan pipa ventilasi dan penerapan sistem prediktif masih perlu diteliti lebih lanjut untuk mendukung desain bangunan yang responsif dan berkelanjutan.
Analisis Kinerja Turbin Savonius Dua Tahap dengan Variasi Phase-Shift Angle Berbasis Computational Fluid Dynamics Mubarok, Muhammad Khusni; Hilmy, Fuad; Sulistyo, Raka Mahendra; Saleh, Arif Rahman; Adipradana, Arrizka Yanuar
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.11957

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, kebutuhan energi terus mengalami peningkatan. Energi listrik menjadi salah satu bentuk energi yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan ini adalah memanfaatkan sumber energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan menggunakan turbin hidrokinetik tipe Savonius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain variasi Phase-Shaft Angle (PSA) terhadap kinerja turbin Savonius 2-stage pada aliran Sungai Gending. Penelitian dilakukan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan variasi PSA sebesar 15°, 30°, dan 45°, serta Tip Speed Ratio (TSR) sebesar 0,8 dan kecepatan aliran sungai sebesar 0,7874 m/s. Model turbulensi yang digunakan adalah k-ω SST dalam kondisi steady-state. Hasil simulasi menunjukkan bahwa performa terbaik dicapai pada turbin Savonius 2-stage dengan variasi PSA 45°, menghasilkan torsi sebesar 1,85012 Nm, koefisien torsi (CT) sebesar 0,233, dan koefisien daya (CP) sebesar 0,186. Sedangkan, performa terendah turbin Savonius 2-stage dengan variasi PSA 15°, menghasilkan torsi sebesar 1,5529 Nm, CT sebesar 0,195, dan CP sebesar 0,156.
SIMULASI CFD PADA SAVONIUS HYDROKINETICS TURBINE DUA SUDU DENGAN VARIASI SUDUT PUNTIR HELIX Arianto, Agus; Hilmy, Fuad; Taufik, Ikhwan; Saleh, Arif Rahman; Adiprana, Arrizka Yanuar
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.11959

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil semakin meningkat mendorong pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satu sumber EBT adalah hydropower yang banyak ditemukan di Indonesia, termasuk Magelang. Sungai Ndas Gending misalnya cocok dimanfaatkan pada skala mikro. Penelitian ini menganalisi pengaruh sudut puntir helix pada turbin Savonius menggunakan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) tiga dimensi dengan membandingkan Savonius Hydrokinetics Turbine (SHT) dengan sudut puntir helix sebesar 45°; 67,5°; dan 90° kemudian akan diketahui torsi, Coefisien Power (CP), Coefisien Torsi (CT), dan kontur dari setiap simulasi. Kecepatan aliran menggunakan kecepatan rata-rata 0,7874 m/s saat musim kemarau dan saat musim hujan dengan kecepatan rata-rata 1,07 m/s. Hasil simulasi menunjukkan hasil bahwa SHT terbaik terjadi pada variasi sudut puntir helix sebesar 45° dengan torsi sebesar 1,466 Nm, disusul variasi sudut puntir helix 67,5° dengan torsi 0,184 Nm, dan yang terakhir variasi sudut puntir helix 90° dengan torsi 0,147 Nm, ketiga pengukuran dilakukan dengan kecepatan aliran saat musim kemarau.
Perancangan Ruang Pembakaran Incinerator dan Analisis Efisiensi Pembakaran Menggunakan Double Blower Noriansyah, Tandhu Bizaq; Mujiarto, Sigit; Hayati, Nur
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.11987

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di Indonesia mendorong perlunya inovasi dalam teknologi pengolahan limbah. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan incinerator untuk mengurangi volume sampah secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ruang pembakaran incinerator berkapasitas 45 kg dengan menggunakan double blower serta menganalisis efisiensi pembakarannya. Proses perancangan dilakukan dengan pendekatan Computer-Aided Design (CAD), sedangkan simulasi efisiensi pembakaran dianalisis menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Dimensi ruang pembakaran ditentukan berdasarkan volume sampah dan massa jenisnya, menghasilkan total volume sebesar 0,2995 m³. Double blower dirancang untuk meningkatkan distribusi udara dan efisiensi pembakaran. Hasil simulasi menunjukkan bahwa menggunakan ini menghasilkan fraksi massa CO sebesar 0,415597 dan CO2 sebesar 0,424972, dengan efisiensi pembakaran mencapai 49,39%. Hasil tersebut membuktikan bahwa penggunaan menggunakan double blower mampu meningkatkan proses oksidasi, menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna, serta mendukung pengembangan teknologi pengolahan limbah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Page 11 of 12 | Total Record : 112