cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 89 Documents
Search results for , issue "2024" : 89 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS PUBLIKASI ANTARA 2019 – 2024 Susilowati, Ika; Dewi, Novi Ratna; Listiaji, Prasetyo
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPA merupakan salah satu pengetahuan sistematis dan dirumuskan yang berkaitan dengan fenomena alam yang mencakup fakta, prinsip, dan ide-ide melalui pengamatan ilmiah. Namun, dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) saat ini, terdapat permasalahan yang perlu diatasi, dimana banyak siswa merasa kesususahan dalam memahami pelajaran IPA karena berkaitan dengan ide – ide dan teori yang cenderung sulit dipahami secara konkrit atau bersifat abstrak. Model pembelajaran Guided Inquiry merupakan jenis pembelajaran yang mana guru memberikan bimbingan menyeluruh kepada siswa. Hal ini menuntut siswa untuk menentukan suatu konsep melalui kegiatan inkuiri, dan memungkinkan siswa berpartisipasi dalam pembelajaran dengan baik sehingga siswa mampu memecahkan permasalahannya sendiri. Tujuan utama dari review artikel ini adalah guna mengeksplorasi penelitian terdahulu tentang penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dari tahun 2019-2024. Metode penelitian yang dilakukan dengan memperluas pencarian informasi yang seluas – luasnya dari jurnal internasional, nasional, dan nasional terakreditasi. Untuk memperbanyak pencarian artikel maka digunakan pencarian berbantuan software publish or perish. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Inquiry secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami konsep-konsep ilmiah yang diajarkan dalam mata pelajaran IPA, terutama dalam era globalisasi yang menuntut kemampuan adaptasi dan pemecahan masalah yang kompleks. Maka dari itu, model pembelajaran inquiri terbimbing memberikan pengaruh positif dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA.
Analisis Kualitas Air pada Sumber Mata Air di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Iqlima, Marsyanda Addelia; Putri, Adinda Rizqita; Hanum, Fadilla; Saputra, Arofi Agung Dwi; Gemilang, Aqshal Panggas; Febriyanto, Hendra; Jabbar, Abdul; Haris, Amnan
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air menjadi salah satu sumber daya air yang memiliki potensi sebagai wilayah yang dapat dimanfaatkan, mata air sering kali berasal dari tanah yang muncul di permukaan, Mata air yang berada di Kelurahan Kandri antara lain Sendang Kali Kidul, Sendang Gede, dan Sendang Jambu. Proses pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik water grab sampling yang dilakukan dengan cara pengambilan sampel terlebih dahulu, kemudian dianalisis lebih lanjut. Uji kualitas mata air di ketiga sendang dilakukan menggunakan parameter fisika dan kimia. Parameter fisika yang diuji meliputi TDS dan suhu. Sedangkan parameter kimia meliputi COD, BOD, dan pH. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar TDS dari ketiga sendang 82 ppm, 131 ppm, dan 141 ppm. Suhu yang diperoleh 28,3 C, 28,4 C dan 28,6 C. BOD yang diperoleh 12,26 mg/l, 4,07 mg/l, dan 0,9 mg/l. COD yang diperoleh 40 mg/l, 1 mg/l dan 13 mg/l. sedangkan , untuk pH sendiri yaitu 4,8 untuk sendang Kidul ; 5,2 untuk Sendang Gede ; dan 4,8 untuk Sendang Gede. Kata kunci : Kualitas Air; Mata Air; TDS; Water grab sampling.
PEMBUATAN VIDEO TIMELAPSE CITRA SATELIT BERBASIS GOOGLE EARTH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DAMPAK PERUBAHAN IKLIM Zahra, Dwi Fathimah; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran perubahan iklim terhitung sulit dikarenakan materinya bersifat abstrak, sehingga dibutuhkan sebuah media pelajaran yang menarik. Sehingga perlu pembuatan video timelapse berbasis citra satelit yang mampu mendeskripsikan dampak perubahan iklim secara spasial. Pembuatan animasi timelapse citra satelit menggunakan Google Earth dan studi kasus yang dipilih adalah perubahan garis pantai di bagian barat Semarang. Pembuatan animasi timelapse citra satelit menjadi lebih mudah menggunakan aplikasi Google Earth. Hasil tes menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami peningkatan nilai post-test dibandingkan nilai pre-test setelah terjadi proses pembelajaran menggunakan media ini. Namun animasi timelapse ini perlu diuji lebih lanjut lagi sebelum layak disebut sebagai media pembelajaran, uji tersebut bisa meliputi uji kelayakan media dan materi dari ahli maupun uji coba produk dan tes pemahaman.
Aspek Fungsional dan Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Taman Progo, Semarang Timur Putri, Salma Dwi; Salsabela, Salwa; Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid; Anindita, Fadhilla Dyah; Jabbar, Abdul; Atunnisa, Rifa’
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang termasuk kedalam daerah dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Pertumbuhan infrastruktur kota selalu terjadi, pembebasan banyak lahan juga dikhawatirkan akan terjadi. Sebagai upaya tersedianya ruang terbuka hijau (RTH), Kota Semarang dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2010 sudah menetapkan ketentuan tentang penataan ruang terbuka hijau di tingkat kota maupun tingkat kecamatan. Semarang Timur merupakan salah satu kecamatan di Semarang dengan jumlah penduduk sebesar 70.972 jiwa, kesesuaian kondisi dan fungsi RTH perlu dikaji untuk meningkatkan keefektivitasannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek fungsional dan pola pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Taman Progo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data dengan wawancara responden dan observasi lapangan yang kemudian didukung dengan dokumentasi peraturan daerah di Semarang yang berkaitan. Analasis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa Taman Progo sudah cukup memenuhi fungsi yang sudah ada, namun ditemukannya beberapa kekurangan yaitu kurangnya pengelolaan yang dilakukan pemerintah, serta persepsi masyarakat tentang Taman Progo yang belum sesuai.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERPENDEKATAN LINGKUNGAN Nurcahyani, Nadia Devi
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad 21 menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan 4C (Critical thinking, Creative, Collaboration, Communication). Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting dalam pembelajaran IPA karena mendorong peserta didik untuk memahami konsep IPA secara mendalam, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dalam mempelajari IPA, serta mengembangkan kemampuan berpikir logis dan rasional. Namun keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA masih cukup rendah dikarenakan metode pembelajaran yang kurang efektif. Sehingga diperlukan penggunaan metode pembelajaran yang sesuai dan efektif dalam melaksanakan pembelajaran. Salah satunya yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Lingkungan. Dengan metode Problem Based Learning dan pendekatan lingkungan, peserta didik dapat secara langsung belajar dengan pemecahan masalah secara nyata. Peserta didik tidak hanya belajar konsep-konsep IPA secara teoritis, tetapi juga dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah nyata terkait isu lingkungan di sekitar mereka, sekaligus menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
MENDORONG KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PBL BERBANTUAN LABORATORIUM VIRTUAL Fadilah, Syiva Nisa Ul; Munthe, Twinsis Yohani; Kartikarini, Amellia
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis adalah kegiatan kognitif di mana siswa mampu membagikan bagaimana cara berpikir dalam situasi yang nyata dengan fokus pada memutuskan tindakan atau keyakinan mereka. Tujuan dari pendekatan pembelajaran berbasis masalah (PBL) adalah untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan konten, pemecahan masalah, dan pengaturan diri. Dengan menggunakan proses-proses dalam paradigma pembelajaran PBL (Problem Based Learning), siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya selama belajar. Paradigma pembelajaran PBL membantu siswa mengembangkan kebiasaan belajar yang lebih baik dan keterampilan berpikir kritis sambil mengatasi permasalahan dunia nyata. Telah dibuktikan bahwa laboratorium virtual PhET, bersama dengan pendekatan PBL (Pembelajaran Berbasis Masalah), meningkatkan komponen HOTS siswa yaitu berpikir kritis, berpikir kreatif, dan pemecahan masalah. Laboratorium virtual juga dapat membantu siswa belajar sambil melakukan, mengembangkan pemikiran kritis dan keterampilan memecahkan masalah, serta menjadi lebih termotivasi dan tertarik pada studi mereka. Laboratorium virtual membantu meningkatkan minat dan motivasi keterampilan dengan menawarkan keamanan total dalam hal waktu.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAN JAUH PADA KELOMPOK GURU GEOGRAFI KABUPATEN CILACAP Sanjoto, Tjaturahono Budi; Tjahjono, Heri; Aji, Ananto; Aji, Halim Sukma; Irsadi, Andin
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh memiliki beragam manfaat, sehingga dunia pendidikan dalam bidang geografi juga berupaya mengenalkan pengetahuan terkait teknologi tersebut kepada para peserta didik, terutama pada jenjang SMA dan perguruan tinggi, khususnya pada jurusan atau program studi yang konsentrasinya pada sistem informasi geografis dan penginderaan jauh. Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa materi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh faktanya merupakan salah satu materi yang belum dapat diajarkan dengan optimal karena berbagai kendala. Kendala yang dialami oleh kelompok guru geografi di Kabupaten Cilacap diantaranya adalah masih terbatasnya pengetahuan dan pemahaman guru tentang sistem informasi geografis dan penginderaan jauh. Teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh yang terus berkembang baik dari segi data, software dan hardware yang tentunya harus diikuti perkembanganya oleh bapak ibu guru pendidik untuk disampaikan kepada peserta didik. Jarak yang jauh dari ibukota provinsi jawa tengah karena kabupaten cilacap merupakan kabupaten yang terletak paling barat, sehingga sangat jarang kegiatan pengabdian dilakukan pada kabupaten ini. Serta masih terbatasnya keterampilan guru dalam pengolahan data sistem informasi geografis dan penginderaan jauh untuk disampaikan kepada peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktek dan juga update perkembangan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh pada kelompok guru geografi di Kabupaten Cilacap. Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi untuk memberikan pengetahuan bagi guru-guru geografi terkait update perkembangan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh, serta kegiatan workshop dan pelatihan praktek pengolahan data dan pembuatan peta menggunakan teknologi sistem informasi geografis dan penginderaan jauh.
PENGGUNAAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN INTERACTIVE E-MODULE UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL THINKING SKILLS SISWA SMP Nuraini, Habibah; Aji, Septiko; Hardianti, Risa Dwita
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memegang peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan tercapainya kompetensi abad 21. Kemampuan berpikir kritis termasuk dalam kompetensi abad 21. Maka, guru diharapkan mampu mendorong, membimbing dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam proses pembelajaran. Problem Based Learning (PBL) atau model pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan untuk mencapai kompetensi abad 21. Penelitian ini memiliki suatu tujuan yaitu untuk menguji pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan E-Modul terhadap kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan dilandaskan kepada tujuh cara mencari literatur, mulai dari menetapkan tujuan penulisan, lalu memilih sumber basis data, menentukan kata kuncinya, melakukan pencarian literatur, serta menetapkan kualifikasi inklusi bagi artikel dengan relevan. Artikel ditentukan berdasarkan ciri inklusi beserta sintesis dari lima jurnal internasional dan lima jurnal nasional. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah memiliki potensi berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PESMIR BERBANTUAN APLIKASI TRACKER UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL CALON GURU FISIKA DI INDONESIA Kusumawati, Intan; Marwoto, Putut; Rusilowati, Ani; Sumarni, Woro
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi profesional berorientasi pada pemahaman konsep dapat ditinjau dari multiple representations. Peningkatan kompetensi profesional calon guru fisika di Indonesia perlu dilakukan melalui model pembelajaran yang tepat. PESMIR merupakan model PjBL terintegrasi Ethnoscience, STEAM, dan Multiple Intelligences-Representations. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menentukan efektifitas model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker dalam meningkatkan kompetensi profesional calon guru fisika pada mata kuliah Fisika Lingkungan; 2) Menentukan korelasi antara penerapan model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker, dan model PESMIR tanpa aplikasi Tracker; 3) Menentukan signifikansi perbedaan antara hasil tes kompetensi profesional dengan penerapan model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker, dan model PESMIR tanpa aplikasi Tracker; dan 4) Menentukan seberapa besar pengaruh model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker terhadap peningkatan kompetensi profesional calon guru fisika pada mata kuliah Fisika Lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan Quasi-Experimental Design dengan Posttest-Only Design with Nonequivalent Groups. Sebanyak 200 data dianalisis, terdiri dari 100 data kelompok kontrol dan eksperimen. Data diolah dengan Software SPSS 21.0, dan Effect Size Calculator (Cohen’s D) for t-test. Analisis data menggunakan uji N-gain untuk menentukan efektivitas; uji Paired Sample t-test untuk menentukan statistik deskriptif, korelasi, dan perbedaan signifikansi model; uji Effect Size Cohen’s untuk menentukan seberapa besar pengaruh model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker terhadap hasil tes kompetensi profesional. Ditemukan bahwa skor N-gain (0,7629) dan persentase N-gain (76,2861) data berdistribusi normal melalui Kolmogorov-Smirnov test, data homogen melalui Levene’s test, korelasi sig. 0,649 > 0,05, perbedaan sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, dan pengaruh (Effect Size) = 0,514602. Simpulan, model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker efektif meningkatkan kompetensi profesional; tidak terdapat hubungan antar model; terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil kompetensi profesional dengan penerapan model PESMIR berbantuan Tracker, dan model PESMIR tanpa aplikasi Tracker; besar pengaruh penerapan model PESMIR berbantuan aplikasi Tracker terhadap peningkatan hasil kompetensi profesional calon guru fisika dalam mata kuliah Fisika Lingkungan berada pada kategori sedang.

Filter by Year

2024 2024